cover
Contact Name
AHMAD SYAUQI
Contact Email
syauqiberbakti@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.empati@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95, (Gedung Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi Lt. III), Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 1541
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EMPATI : JURNAL ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL
ISSN : 23014261     EISSN : 26216418     DOI : 10.15408/empati
Core Subject : Social,
Empati: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial is a peer-reviewed journal on social welfare and social work, offering access to a better understanding of social welfare in Indonesia and developments through the publication of articles and research reports. EMPATI emphasizes on social welfare and social work practice in Indonesia, and intended to communicate original researches and current issues on various subjects such as on human service organizations, children, elderly, disability, economy, policy, health, gender, age, class, mental health, etc. The Journal provides an interdisciplinary forum to which academics and professionals working in the fields of social welfare.
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
DINAMIKA PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PEKERJAAN SOSIAL DALAM UPAYA MENANGGULANGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS Humairoh, Siti
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i1.19700

Abstract

Abstract. This study describes the practice of social work in an effort to further improve the quality and quantity as a helping profession for others, by applying the principles of social work in accordance with the code of ethics contained in it. This research is a type of qualitative-descriptive research, data collection techniques with observation, interviews, documentation. This research is oriented to the description of the application of social work principles and the dynamics of efforts to tackle homeless people and beggars in Kab. Jember and how to work with team work. The performance of this research explains the existence of several social work principles applied by Liposos Jember: individualization, meaningful relationships, acceptance, communication and expression of feelings, controlled emotional involvement, non-judgmental attitude, self-determination, self-awareness, social learning, confidentiality. The dynamics are: the skills/skills of social workers themselves, determining the fate of the clients themselves, improper planning in the static innovation and innovation process, financial problems/budget funds, and there are several strategies carried out by social workers in dealing with dynamics in the application of social work principles as is the case when burn out, namely: Relax or accept reality, dedicated me time, self-relaxation, exercise and adequate rest. The results of this study also show that Liposos social workers work together in providing services to clients. Abstrak. Studi ini mendeskripsikan praktik pekerjaan sosial dalam upaya lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas sebagai profesi penolong bagi sesama, dengan menerapkan prinsip pekerjaan sosial yang sesuai dengan kode etik yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif, teknik pengumpulan data dengan observation, interview, documentation. Penelitian ini berorientasi tentang deskripsi penerapan prinsip pekerjaan sosial dan dinamikanya upaya menanggulangi gelandangan dan pengemis di Kab. Jember serta bagaimana bekerja dengan team work. Performa penelitian ini menjelaskan adanya beberapa prinsip pekerjaan sosial diterapkan oleh Liposos Jember: individualisasi, hubungan yang bermakna, penerimaan, komunikasi dan ekspresi perasaan, keterlibatan emosional terkontrol, sikap tidak menghakimi, penentuan nasib sendiri, kesadaran diri, pembelajaran sosial, kerahasiaan. Adapun dinamikanya yaitu: keterampilan/skill Peksos itu sendiri, menentukan nasib klien itu sendiri, perencanaan yang kurang tepat dalam proses inovasi dan inovasi yang statis, masalah keuangan/anggaran dana, serta terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh para peksos dalam menghadapi dinamika dalam penerapan prinsip pekerjaan sosial seperti halnya ketika burn out, yaitu: legawa atau menerima kenyataan, dedicated me time, self-relaksasi, latihan dan istirahat yang cukup. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Peksos Liposos saling bekerja sama dalam memberikan pelayanan kepada klien. Kata kunci: .
COPING STRATEGY OF PLWHA THROUGH ECONOMIC EMPOWERMENT: A LITERATURE REVIEW Soulthoni, Hannin Pradita N; Imelda, Johanna Debora
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i1.19981

Abstract

Abstract. In Indonesia, the HIV-AIDS case is one of the sensitive issues in which the spread of this case continues to increase every year. The problems of people living with HIV-AIDS (PLWHA) consist of physical dimensions, economic dimensions, and social dimensions. A potential intervention model that can be done to help break the vicious circle for PLWHA sufferers is economic empowerment. So it is necessary to support microeconomic finance in carrying out conventional financial practices which can later have implications for health and economic success for PLWHA through collaboration. PLWHA faces conditions of disadvantage in the form of stigma, physical decline, and economic problems. For this reason, it is necessary to have an appropriate coping strategy from PLWHA in the form of empowering micro-business economies. The implementation of economic empowerment needs to require a good support system in the form of collaboration in which the family, government, and NGOs help carry out economic empowerment. The research method used is a literature review. The journal criteria that have been selected by researchers in this study discuss PLWHA, the existence of similarities in research in the form of coping strategies for economic empowerment, as well as being relevant and accredited. The results of the analysis identified PLWHA in overcoming the economic problems they face can be assisted through a coping strategy that focuses on problems (problem-focused coping) by involving collaborators in overcoming these problems through economic empowerment.Abstrak. Di Indonesia kasus HIV-AIDS merupakan salah satu isu sensitif di mana dalam penyebarannya kasus ini terus mengalami peningkatan setiap tahun. Permasalahan orang dengan HIV-AIDS (ODHA) terdiri dari dimensi fisik, dimensi ekonomi, dan dimensi sosial. Model intervensi potensial yang dapat dilakukan dalam membantu melepaskan lingkaran setan bagi penderita ODHA adalah dengan pemberdayaan ekonomi. Sehingga perlu dukungan keuangan mikro ekonomi dalam menjalankan praktik keuangan konvensional yang nantinya dapat menghasilkan implikasi dalam keberhasilan kesehatan dan perekonomian bagi ODHA dengan cara kolaborasi. ODHA menghadapi kondisi tidak beruntung dalam bentuk stigma, penurunan fisik, dan masalah ekonomi. Untuk itu perlu adanya coping strategi yang tepat dari ODHA dalam bentuk pemberdayaan ekonomi usaha mikro. Pelaksanaan pemberdayaan ekonomi perlu membutuhkan support system yang baik dalam bentuk kolaborasi di mana swasta, pemerintah, serta LSM membantu menjalankan pemberdayaan ekonomi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Kriteria jurnal yang telah dipilih oleh peneliti dalam penelitian ini membahas mengenai ODHA, adanya kesamaan penelitian berupa coping strategi pemberdayaan ekonomi, serta relevan dan juga terakreditasi. Hasil analisis mengidentifikasikan ODHA dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapinya dapat dibantu melalui strategi coping yang berfokus kepada masalah (problem focused copping) dengan melibatkan kolaborator dalam mengatasi permasalahan tersebut dengan melalui pemberdayaan ekonomi.
MANFAAT PEMBERDAYAAN YANG DILAKUKAN BANK SAMPAH INDUK DI KOTA BANDUNG Jaya, Ratnawati Kusuma; Machdum, Sari Viciawati
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.20370

Abstract

Abstract. Waste Bank is one of the instruments in community participation-based waste management which is expected to be able to contribute to the process of reducing and handling waste in Indonesia. However, the waste bank (unit) faces many obstacles in the field. To face these challenges, the Government of Indonesia recommends that every Regency/City have a Main Waste Bank. This study discusses the impacts of the Bandung City Induk Waste Bank, the Resik Waste Bank of Bandung City Regional Company (PD), in an effort to reduce and handle waste to support sustainable development through community empowerment. This research was conducted using a qualitative research approach. Methods of collecting data through in-depth interviews and observation. The results of the study indicate that the Resik Waste Bank performs various empowerment roles through facilitative and educational roles and abilities that are carried out which ultimately provide benefits to the community and members of the waste bank unit both in terms of economic, environmental, and social development. These benefits contribute to the social dimensions of sustainable development, namely poverty reduction, participatory development, and consensus building.Keywords: Solid waste management; sustainable development; community development; empowerment; waste bank.Abstrak. Bank Sampah merupakan salah satu instrumen dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat yang diharapkan mampu berkontribusi dalam proses pengurangan dan penanganan sampah di Indonesia. Namun, bank sampah (unit) mengalami banyak kendala di lapangan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Indonesia menyarankan agar setiap Kabupaten/Kota memiliki Bank Sampah Induk. Penelitian ini membahas tentang manfaat pemberdayaan yang dilakukan Bank Sampah Induk di Kota Bandung yang bertujuan untuk mengetahui upaya pengurangan dan penanganan sampah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Resik melakukan berbagai peran pemberdayaan melalui peran dan kemampuan fasilitatif dan edukasional yang dilakukan yang akhirnya memberikan manfaat kepada masyarakat dan anggota bank sampah unitnya baik manfaat pada perkembangan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Manfaat tersebut berkontribusi pada dimensi sosial dalam pembangunan berkelanjutan yakni poverty reduction, participatory development dan consensus building.   Kata kunci: Pengelolaan sampah; pembangunan berkelanjutan; pengembangan masyarakat; pemberdayaan; bank sampah.
REHABILITASI SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS MENTAL TELANTAR DI PSBL 1 DKI JAKARTA Harjani, Harjani; Fawzi, Indra Lestari
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i1.20405

Abstract

Abstract. Health is one of the agenda of Sustainable Development Goal’s (SDG’s). Mental health is an important aspect in achieving social welfare and one of the highest disability causes in Indonesia at a 13,7% rate. DKI Jakarta Province pays great attention to the treatment of homeless people with mental disability. That is shown by the total of non-homeless people with a mental disability according to the Infodatin of Ministry of Health RI in 2019. This research is a descriptive qualitative approach. This research is to scrutinize the social rehabilitation for homeless People with Mental Disability (PDM) in PSBL 1. The result shows that on the initial approach step, there is social support from Cengkareng Barat Officials. On the disclosure and problem understanding step, PSBL 1 conducts an assessment in the form of Social Services’ Psychotic Screening Instrument. The problem planning arrangement step is conducted to arrange the cluster 1 syllabi. The problem-solving step is conducted with the pharmacotherapy method at Tiendra clinic and daily activity which is written on syllabi. The resocialization step is conducted with the regular examination. The termination step is conducted with a homeless PDM assessment determined for the progress of homeless PDM. The further counselling step is conducted with the independence stabilization of homeless PDM in the form of social support such as counselling. The research implication could serve as reflection material for policymakers and internal evaluation.Abstrak. Kesehatan merupakan salah satu agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Kesehatan jiwa merupakan aspek penting yang dibutuhkan dalam mencapai kesejahteraan sosial dan salah satu penyumbang angka disabilitas tertinggi di Indonesia dengan 13,7%. Provinsi DKI Jakarta memberikan perhatian yang besar terhadap penanganan penyandang disabilitas mental terlantar. Hal itu ditunjukkan dengan jumlah penyandang disabilitas mental nontunawisma menurut Infodatin Kementerian Kesehatan RI tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk dikaji rehabilitasi sosial Tunawisma Penyandang Disabilitas Mental (PDM) di PSBL 1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada langkah pendekatan awal, terdapat dukungan sosial dari Pejabat Cengkareng Barat. Pada tahap pengungkapan dan pemahaman masalah, PSBL 1 melakukan penilaian berupa Instrumen Skrining Psikotik Dinas Sosial. Tahap penyusunan perencanaan masalah dilakukan untuk menyusun silabus klaster 1. Langkah pemecahan masalah dilakukan dengan metode farmakoterapi di klinik Tiendra dan aktivitas sehari-hari yang tertulis pada silabus. Tahap resosialisasi dilakukan dengan pemeriksaan rutin. Langkah terminasi dilakukan dengan penilaian PDM tunawisma ditentukan untuk kemajuan PDM tunawisma. Langkah konseling selanjutnya dilakukan dengan pemantapan kemandirian PDM tunawisma berupa dukungan sosial berupa penyuluhan. Implikasi penelitian dapat menjadi bahan refleksi bagi pengambil kebijakan dan evaluasi internal.
PEMBANGUNAN SOSIAL PADA PENATAAN KAMPUNG KOTA STUDI KASUS KAMPUNG AKUARIUM PENJARINGAN JAKARTA Age, Gerry Novandika
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.20414

Abstract

Abstract. The Development perspective that is trapped in sectoral development and oriented towards economic development is in fact largely unable to solve problems in society directly. The majority of settlement arrangements for the urban kampong settlements are carried out by displacing or relocating the settlements which then creates new problems in the community. In the case of the construction of Kampung Aquarium in Penjaringan, D.K.I Jakarta tried to carry out development from the prespective of social development. This study describes the development in urban Kampong arrangement, especially the D.K.I Jakarta Kampung Aquarium by using the concept of social development by describing three elements in the concept, namely structure, culture, and process with an academic text that aims to provide a reference to stakeholders trying as an option in appearance.  The method used in this research is a qualitative approach with descriptive explanations by describing case studies on the three elements of social development. The results of this study conclude that the three elements of social development cannot be separated because they are interrelated. Then by using the concept of social development that is applied to the Kampung Akuarium, it can prove that the arrangement of urban village settlements can be completed humanely based on the needs of the community as a goal. As well as in practice the community or residents who live in Urban Kampong are involved in the development planning process up the implementation of development so that the implementation of development can be directly felt by the community.Keywords: Social Development; Urban Kampung Development; Kampung Akuarium; Participation in Development.Abstrak. Perspektif pembangunan yang terjebak dalam pembangunan sektoral dan berorientasi pada pembangunan ekonomi nyatanya sebagian besar tidak dapat menyelasaikan permasalahan dalam masyarakat secara langsung. Penataan permukiman kampung kota mayoritas pelaksanaanya dengan menggusur ataupun merelokasi permukiman yang kemudian melahirkan permasalahan baru pada masyarakat. Pada kasus pembangunan Kampung Akuarium di Penjaringan DKI Jakarta mencoba melaksanakan pembangunan pada perspektif pembangunan sosial. Penelitian ini menjelaskan pembangunan pada penataan kampung kota khususnya Kampung Akuarium DKI Jakarta dengan menggunakan konsep pembangunan sosial dengan menjabarkan tiga elemen pada konsep tersebut yaitu struktur, kultur, dan proses dengan naskah akademis yang bertujuan untuk mencoba memberikan referensi kepada para stakeholder perkotaan sebagai opsi dalam penataan permukiman. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan penjelasan secara deskriptif dengan menggambarkan studi kasus pada ketiga elemen pembangunan sosial tersebut. Pada hasilnya penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga elemen pada pembangunan sosial tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan. Kemudian dengan menggunakan konsep pembangunan sosial yang diterapkan pada Kampung Akuarium dapat membuktikan bahwa penataan permukiman kampung kota dapat diselesaikan secara manusiawi dengan melandasi kebutuhan masyarakat sebagai tujuan. Serta dalam praktiknya masyarakat atau warga yang bermukim pada kampung kota diikut sertakan dalam proses perencanaan pembangunan sampai pada pelaksanaan pembangunan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakatnya.   Kata kunci: Pembangunan Sosial; Pembangunan Kampung Kota; Kampung Akuarium; Partisipasi Pembangunan.
AKUNTABILITAS LEMBAGA KESEJAHTERAN SOSIAL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sugiyanto, Sugiyanto
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i1.20440

Abstract

Abstract. The study of the accountability of social welfare institutions in the Special Region of Yogyakarta in the framework of good corporate governance aims to determine the principle of accountability and the variance of accountability of LKS managers towards related stakeholder. This research description provides an overview of the accountability principles of social welfare institutions as public institutions from the aspects of legal accountability and honesty, managerial accountability, program accountability, policy accountability, and financial accountability. The qualitative research method explores the sample of student worksheets with the first rank of the DIY level. The research subjects were determined by purposive sampling of student worksheet with DIY level. The data were collected by in-depth interviews, in-depth observation and literature study. Everything is integrated into the analytical content. Data credibility validation through triangulation. validation of results followed by transferability, dependability and conformability tests. The results showed that managerial accountability and program accountability tended to be passive, managerial accountability and program accountability were low, financial accountability was closed and accountability of policy was relative. The courage to run GCG LKS depends on the attitude of the BOD. Even though the research was conducted for 8 years, this research still has weaknesses, it is recommended that further research with a personal approach to the founders and BOD, so that researchers can analyze the relationship between the founders and BOD. The research implication is reflective material for policymakers to evaluate BOD, managers, volunteers and LKS donors.Abstrak. Penelitian akuntabilitas lembaga kesejahteraan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kerangka good corporate governance bertujuan untuk mengetahui prinsip akuntabilitas dan varian akuntabilitas pengelola LKS terhadap stakeholder terkait. Deskripsi penelitian memberikan gambaran mengenai prinsip akuntabilitas lembaga kesejahteraan sosial sebagai lembaga publik dari aspek akuntabilitas hukum dan kejujuran, akuntabilitas manajerial, akuntabilitas program, akuntabilitas kebijakan, dan akuntabilitas finansial. Metode penelitian kualitatif eksplorasi sampel LKS berprestasi peringkat pertama tingkat DIY. Subjek penelitian ditentukan purposive sampling LKS berprestasi tingkat DIY, data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi mendalam dan studi pustaka. Semua ada diintegrasi dalam konten analisis. Validasi data credibility melalui triangulasi. validasi hasil dilanjutkan dengan uji transferability, dependability dan conformability. Hasil penelitian menunjukkan akuntabilitas manajerial dan akuntabilitas program cenderung pasif, akuntabilitas manajerial dan akuntabilitas program bersifat rendah, akuntabilitas finansial bersifat tertutup, akuntabilitas kebijakan bersifat relatif. Keberanian menjalankan GCG LKS tergantung dari sikap BOD. Walaupun penelitian dilakukan selama 8 tahun, penelitian ini masih ada kelemahan, disarankan penelitian lanjutan dengan pendekatan personal kepada para pendiri dan BOD, sehingga peneliti dapat menganalisis hubungan antara pendiri dengan BOD. Implikasi penelitian menjadi bahan refleksi bagi pengambil kebijakan untuk mengevaluasi BOD, pengelola, relawan dan para donatur LKS.
STRATEGI FILANTROPI ISLAM BERBASIS MEDIA DIGITAL Kharima, Nadya; Muslimah, Fauziah; Anjani, Aninda Dwi
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i1.20574

Abstract

Abstract. The phenomenon of digital media utilisation is currently in turmoil, in addition to the increasing need due to the coronavirus outbreak (COVID-19) which forces us to always be connected. The use of digital media is a form of adaptation in terms of communication during a pandemic. One of the Islamic philanthropies that uses digital media is the Wisata Panti (Orphanage Tourism) Community. Founded in 2015, this community maximizing the use of various media platforms, starting from the website, Instagram, YouTube and Facebook. With the presence of this orphanage tourism community, it can refer for researchers to see how Islamic philanthropic strategies based on digital media. This research uses a qualitative approach, with a descriptive case study strategy. This study aims at understanding comprehensively and deeply how the digital media-based Islamic philanthropic strategy is carried out by the Wisata Panti community. This research draws several conclusions including; Firstly, in the digital era, social media has become a new platform for promotion in the form of community branding. Secondly, social media can be a new platform for raising funds or online donations that finance social activities in WP. Thirdly, being active on social media is done with a special strategy of good content management. Fourthly, the success of community branding on social media has allowed the WP Community to legally turn into a Foundation. Fifthly, some shortcomings are not so significant in terms of the number of followers, likes, and comments. However, from the start, it was not the focus of WP's social media goals, which only wanted to share promotional content for social activities and fundraising. Abstrak. Fenomena penggunaan media digital saat ini tengah bergejolak. Di samping karena kebutuhan yang makin tinggi akibat wabah virus corona (COVID-19) yang memaksa kita untuk selalu terhubung, penggunaan media digital sebagai salah satu bentuk adaptasi dalam hal komunikasi di masa pandemi. Salah satu filantropi Islam yang menggunakan media digital adalah Komunitas Wisata Panti (WP). Sebuah komunitas yang berdiri pada tahun 2015 dengan berbagai platform media yang digunakan, mulai dari website, Instagram, YouTube dan Facebook. Dengan kehadiran komunitas wisata panti ini dapat membuat referensi bagi peneliti untuk melihat bagaimana strategi filantropi islam berbasis media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan strategi studi kasus secara deskriptif. Hal tersebut dikarenakan penelitian ini memiliki tujuan untuk menjawab pertanyaan rumusan masalah secara komprehensif dan mendalam mengenai bagaimana strategi filantropi Islam berbasis media digital yang dilakukan komunitas Wisata Panti. Selanjutnya, berdasarkan latar belakang dan metode tersebut, hasil penelitian ini adalah; pertama, di era digital media sosial menjadi sebuah wadah baru untuk melakukan promosi berupa community branding. Kedua, media sosial bisa menjadi wadah baru untuk galang dana atau donasi online yang membiayai kegiatan sosial di WP. Ketiga, aktif di media sosial tersebut dilakukan dengan strategi khusus manajemen konten yang baik. Keempat, kesuksesan community branding di media sosial membuat komunitas WP bisa beralih menjadi Yayasan secara legal. Kelima, ada kekurangan yang memang dari segi jumlah followers, like, dan komen tidak begitu signifikan pertambahannya. Berdasarkan hasil wawancara, fokus tujuan media sosial WP adalah untuk membagikan konten promosi kegiatan sosial dan galang dana.
FENOMENA TERORISME SEBAGAI ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA DALAM PERSPEKTIF KESEJAHTERAAN SOSIAL Khoirunnisa, Regita; Raharjo, Santoso Tri; Fedryansah, Muhammad
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.20923

Abstract

Abstract. This research is motivated by acts of terrorism that are spiced with provocation that disturbs the public and interprets a sense of security and trust in the government which is a threat to the nation's disintegration. Economic factors (poverty). This study aims to discuss the phenomenon of terrorism as a threat to the nation's disintegration in the perspective of social welfare. The research method used is literature study. The conclusion is that terrorists are a group that has collective goals and decisions so that it grows and develops based on shared beliefs and is supported by domestic, international, and cultural factors. The attitude and understanding of radicalism towards religion or extreme fundamentalism is motivated by the various factors above to help someone fall into acts and networks of terrorism. There are several approaches to preventing and solving the problem of violence and terrorism, including an economic approach, an ideological approach, a psychological approach, and a spiritual approach. It takes the involvement of all components of society from families, communities, social institutions, educational institutions, and others in order to create a society that is prosperous, safe, peaceful, and free from violence and terrorism.Keywords: Terrorism, Disintegration of the nation, social welfareAbstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh aksi terorisme yang dibumbui oleh provokasi sehingga meresahkan masyarakat serta melemahkan rasa aman dan percaya terhadap pemerintah yang menjadi ancaman disintegrasi bangsa. Faktor ekonomi (kemiskinan) ditandai dengan kesejahteraan yang tidak merata, ketimpangan distribusi, hubungan antara pemilik modal dan kekuasaan, serta ketidakstabilan sistem ekonomi dan politik dapat menjadi menyebabkan munculnya kekerasan sosial dan terorisme. Penelitian ini bertujuan untuk membahas fenomena terorisme sebagai ancaman disintegrasi bangsa dalam perspektif kesejahteraan sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Kesimpulan atau hasil yang didapatkan dari artikel ini adalah teroris merupakan kelompok yang memiliki suatu tujuan dan keputusan secara kolektif sehingga tumbuh dan berkembang berdasarkan keyakinan yang dipegang bersama serta didukung oleh factor domestic, internasional, dan budaya. Sikap dan pemahaman yang radikalisme terhadap keagamaan atau fundamentalisme ekstrim disertai motivasi oleh berbagai faktor di atas seringkali menjadikan seseorang terjerumus dalam aksi dan jaringan terorisme. Ada beberapa pendekatan untuk mencegah dan menyelesaikan masalah kekerasan dan terorisme, diantaranya pendekatan ekonomi, pendekatan ideologi, pendekatan psikologi, dan pendekatan spiritual. Dibutuhkan keterlibatan dari seluruh komponen masyarakat dari keluarga, masyarakat, lembaga sosial, lembaga pendidikan, dan lain-lain agar terciptanya masyarakat yang sejahtera, aman, damai, dan terbebas dari kekerasan dan terorisme.Kata Kunci: Terorisme, Disintegrasi Bangsa, Kesejahteraan Sosial
PERAN PEKSOS DALAM TARAUMA HEALING PADA KORBAN BENCANA TSUNAMI DI TANJUNG LESUNG BANTEN Fuad, Syahrul Fadillah; Zulaikha, Siti; Fuad, Syahrul; Fitri, Yaumil
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.21314

Abstract

Abstract. The purpose of this activity is to provide psychological assistance and support to Tsunami victims in TanjungLesung, Banten. The method used for the victims of the Tsunami disaster is using trauma healing in the event, namely "Exposure Therapy". The conclusion of this research is to improve the psychology of disaster victims and help disaster victims to repair infrastructure damaged by the Tsunami disaster in TanjungLesung, Banten. For this reason, there must be cooperation from various parties to recover victims and infrastructure at TanjungLesung. Disaster victims still have hope to continue to move forward and not fall for what happened to them. They can rebuild a place that has been destroyed by the disaster without any fear.Keywords: Trauma Healing, Exposure Therapy, Tsunami Disaster, TanjungLesungAbstrak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan bantuan dan dukungan secara psikis kepada korban Tsunami di Tanjung Lesung, Banten. Metode yang digunakan kepada korban bencana Tsunami menggunakan trauma healing pada kejadian yaitu ‘Exposure Therapy’. Kesimpulan penelitian ini adalah memperbaiki psikis korban bencana dan membantu korban bencana memperbaiki insfrasuktur yaang rusak akibat bencana Tsunami di Tanjung Lesung, Banten. Untuk itu harus adanya kerjasama dari berbagai pihak memulihkan korban dan infrastruktur pada Tanjung Lesung. Korban bencana masih memiliki harapan untuk terus melangkah maju dan tidak terpuruk pada kejadian yang menimpa mereka. Mereka dapat membangun kembali tempat yang sudah hancur akibat bencana tanpa ada rasa ketakutan yang menghantui.Kata Kunci: Trauma Healing, Exposure Terapi, Bencana Tsunami, Tanjung Lesung
APLIKASI DATA EKSTERNAL DAN INTERNAL PADA PROGRAM BEASISWA AKTIVIS SALMAN Anjani, Firda Dwi; Nulhaqim, Soni Akhmad; Kamil Basar, Gigin Ginanjar
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.21491

Abstract

Abstract. Rumah amal salman is a human service organization where its service activities are in the form of collecting, managing, and distributing ZISWAF (Zakat, Infaq, Sadaqah, and Waqf). The distribution of zakat is carried out in the form of programs, one of which is the salman activist scholarship program. This article aims to describe the application of external and internal data on management information systems in the salman activist scholarship program in rumah amal salman. The description begins with a description of management information systems in human service organization, and is followed by a discussion of the application of external and internal data in the management information system for decision making in the salman activist scholarship program.. Consideration of internal and external data input is important in order to produce comprehensive, accurate, and useful information for the benefit of the organization. The research method in this article uses a qualitative approach. Data collection was carried out by interviews, literature study, and documentation study. The results show that rumah amal salman considers the application of external and internal data on the management information system in making decisions to support the sustainability of the salman activst scholarship program. In conclusion, the researcher also gives advice on the need to optimize the application of political data by increasing cooperation with the government, the community, and other organizations to expand the range of services. This is reinforced by the potential for an salman scholarship activist program in the form of social project activities that have an impact on the community.Keyword: human service organization; management information system; external data; internal data.Abstrak. Rumah amal salman merupakan organisasi pelayanan manusia dimana kegiatan pelayanannya berupa penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf). Pendistribusian zakat dilakukan dalam bentuk program, salah satunya adalah program beasiswa aktivis. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan aplikasi data eksternal dan internal pada sistem informasi manajemen dalam program beasiswa aktivis di rumah amal salman. Pendeskripsian diawali dengan penjabaran mengenai sistem informasi manajemen dalam organisasi pelayanan manusia, serta dilanjutkan dengan pembahasan mengenai aplikasi data eksternal dan internal pada sistem informasi manajemen rumah amal salman dalam program beasiswa aktivis. Pertimbangan aplikasi data eksternal dan internal merupakan hal penting dalam rangka menghasilkan informasi yang komprehensif, tepat, serta dapat bermanfaat bagi kepentingan organisasi. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah amal salman mempertimbangkan aplikasi data eksternal dan internal pada sistem informasi manajemen dalam rangka pengambilan keputusan untuk mendukung keberlanjutan program beasiswa aktivis salman. Sebagai kesimpulan, peneliti juga memberikan saran perlunya optimalisasi aplikasi data politik dengan meningkatkan kerjasama baik dengan pemerintah, masyarakat, maupun organisasi lainnya untuk memperluas jangkauan pelayanan. Hal ini diperkuat dengan adanya potensi program beasiswa aktivis berupa kegiatan proyek sosial yang berdampak bagi masyarakat.Kata Kunci: organisasi pelayanan manusia; sistem informasi manajemen; data eksternal; data internal.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Empati Edisi Juni 2025 Vol 13, No 2 (2024): Empati Edisi Desember 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Empati Edisi Desember 2024 Vol 13, No 1 (2024): Empati Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Empati Edisi Juni 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Empati Edisi Desember 2023 Vol 12, No 2 (2023): Empati Edisi Desember 2023 Vol 12, No 1 (2023): Empati Edisi Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Empati Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2022): Empati Edisi Desember 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): Empati Edisi Desember 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Empati Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Empati Edisi Juni 2022 Vol 10, No 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021 Vol 10, No 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Empati Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2020): Empati Edisi Desember 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Empati Edisi Desember 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Empati Edisi Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): Empati Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2019): Empati Edisi Desember 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): Empati Edisi Desember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Empati Edisi Juni 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): Empati Edisi Juni 2019 Vol 7, No 2 (2018): Empati Edisi Desember 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Empati Edisi Desember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Empati Edisi Juni 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): Empati Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2017): Empati Edisi Juni 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Empati Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2016): Empati Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): Empati Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2015): Empati Edisi Juni 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Empati Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2014): Empati Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): Empati Edisi Juni 2014 Vol. 2 No. 1 (2013): Empati Edisi Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Empati Edisi Juni 2013 Vol 1, No 1 (2012): Empati Edisi Juni 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): Empati Edisi Juni 2012 More Issue