cover
Contact Name
Rike Penta Sitio
Contact Email
rikepenta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rikepenta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Management and Business Review
ISSN : 18298176     EISSN : 25030736     DOI : -
Journal of Management and Business Review (JMBR) is a source of scientific information for academia, research institution, government agencies, and industries. We publish research paper on management and business strategy as well as related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
ANALISIS PENGARUH ANTARA MUTU PRODUK, PELAYANAN PURNA JUAL DAN EKUITAS MEREK TERHADAP CITRA MEREK SMARTPHONE SAMSUNG Arifin Sitio; R Rusnali
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i1.38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh antara mutu produk dengan citra merek,(2) Pengaruh antara pelayanan purnajual dengan citra merek, (3) Pengaruh antara ekuitas merek dengan citra merek. Hipotesis penelitian adalah sebagai berikut : (1) terdapat Pengaruh positif antara mutu produk dengan citra merek. (2) terdapat Pengaruh positif antara pelayanan purnajual dengan citra merek. (3) terdapat Pengaruh positif antara ekuitas merek dengan citra merek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey pada karyawan PT Mercedes-Benz Indonesia. Jumlah responden sebnya 123 orang yang dipilih dengan non probability sampling dengan metode convenience samling Dari 123 target responden, hanya 74 responden yang mengembalikan instrument penelitian. Data yang dikumpulkan berdasarkan instrumen penelitian berbentuk kuesionar yang telah dikalibrasi. Uji asumsi klasik dengan menggunakan: Uji Normalitas dan Uji Homogenitas. Penelitian Menyimpulkan bahwa: Pertama, ditemukan bahwa mutu produk (X1) mempunyai Pengaruh positif dengan citra merek artinya makin tinggi mutu produk, maka citra merek akan semakin baik. Jika mutu produk lebih ditingkatkan dan diarahkan secara positif, maka citra merek juga akan leih meningkat atau lebih positif. Kedua, ditemukan bahwa pelayanan purnajual (X2) mempunyai Pengaruh positif dengan citra merek artinya makin tinggi pelayanan purnajual, maka citra merek akan semakin baik. Jika pelayanan purnajual lebih ditingkatkan dan diarahkan secara positif, maka citra merek juga akan lebih meningkat atau lebih positif. Ketiga, ditemukan bahwa ekuitas merek (X3) mempunyai Pengaruh positif dengan citra merek artinya makin tinggi ekuitas merek, maka citra merek akan semakin baik. Jika pelayanan purnajual lebih ditingkatkan dan diarahkan secara positif, maka citra merek juga akan lebih meningkat atau lebih positif. The purpose of this study is to determine: (1) the impact of quality product to brand image, (2) the impact of post-sale service to brand image, (3) the impact of brand equity to brand image, Samsung Android smartphones. The research hypotheses are as follows: (1) there is a positive impact between the quality product to brand image. (2) there is a positive impactbetween post-sale service to brand image. (3) there is a positive impact between brand equity to brand image.. The method used in this research is survey method the employees of PT Mercedes-Benz Indonesia. 123 respondents are selected with non probability sampling with convinience sampling method. Only 74 questionnaire that returned. Classic assumption test that used: Normality test, test of homogeneity and multicoliniearity. Research Concludes that quality product (X1) has a positive impact to brand image means that the higher the quality of the product, the brand image, the better. If the product quality further improved and redirected positively, then the brand image will also leih increased or more positive. Secondly, it was found that the post-sale service (X2) has a positive impact to brand image means that the higher the sales service, the brand image, the better. If further enhanced after-sales service and redirected positively, then the brand image will also be increased or more positive. Thirdly, it was found that brand equity (X3) has a positive impact to brand image means that the higher the brand equity, then the image of the brand, the better If further enhanced after-sales service and redirected positively, then the brand image will also be increased or more positive.
MODEL POLICY DESIGN FOR THE BEEF CATTLE DEVELOPMENT IN SOUTH SULAWESI Machmud Achmad; Sri Hartoyo; Bustanul Arifin; Muhammad Said Didu
Journal of Management and Business Review Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v11i2.54

Abstract

This study examines some factors that influence policies on developing cattle beef and designing integrated planning systems in South Sulawesi. The method for this study includes qualitative and quantitative approaches using survey method to obtain primary data. Data were analysed and presented in the form of descriptive tables and graphs with analytical tools policy. Results were obtained from choices of recommendations which are elaborated in the form of strategy and policy implications based on expert opinions (expert judgment). Internal and External Matrices were generated by the SWOT analysis and the QSPM. The results show that current position of beef cattle in South Sulawesi is in the quadrant of growth and development. Analysing all the factors from SWOT approach, four strategies were developed to determine the beef cattle policy strategy. Using the QSPM, the results further suggest that the best strategy is priority strategy as seen from its QSPM value of 6,901.An integrated system between the beef cattle rancher and crop (rice and corn), implies that in order to achieve this goal, technology improvement and innovation play important roles, especially technology for the feed processing system.
ANALISIS PAKAR TERHADAP TINGKAT TURBULENSI LINGKUNGAN ORGANISASI BISNIS TELEKOMUNIKASI SELULAR DI INDONESIA Dwi Idawati; Arya Hadi Dharmawan; Sjafri Mangkuprawira
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i2.71

Abstract

The key challenge for the telecommunication business industry in the global world’s is “assuring competitiveness and profitability” for their companies in turbulent environments. Never in history has the pace of change in the business environment been as rapid as it is now. Recent developments such as the global marketplace, customers’ demands that are differentiated by different buying power and product preferences in this environment, technological leadership is one of the key success factor. New technologies and new industries develop rapidly and customers are prepared to pay for the most newest technology. The company’s strengths and successful strategies of the corporate leadership in the past are likely to remain relevant in the future. The research findings revealed that the turbulent environment level in the mobile telecommunication industry was in the discontinuous –strategic level, where the future is not extension of the past. This environment situation facing by Indonesia’s telecomunication industry need the corporate leadership to challenge the organisation survival. This research is based on the qualitative descriptive method by using data obtained from telecommunication industry experts and secondary data.
STRATEGI PROMOSI ABOVE THE LINE PRODUK MINUMAN ROOT BEER – THE GROOVY TASTE® DI WILAYAH JABODETABEK (2010-2011) Melina Sari; Pepey Riawati Kurnia
Journal of Management and Business Review Vol 8, No 1 (2011)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v8i1.87

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk merumuskan strategi promosi above the line untuk Root Beer – The Groovy Taste®, yang merupakan produk minuman carbonated soft drink. Studi ini menggunakan penelitian eksploratori untuk mengetahui kondisi eksternal dan industri, serta menggunakan penelitian deskriptif untuk mengetahui perilaku konsumen dari industri carbonated soft drink. Dalam formulasi strategi promosi akan ditentukan target audience, tujuan komunikasi, sasaran yang akan dicapai oleh strategi promosi ini, anggaran, desain komunikasi dan bauran media. Implementasi strategi promosi dibuat dalam bentuk Media Plan, yang berisi jadwal implementasi berikut anggaran promosi yang dibutuhkan.
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PELITA AIR SERVICE Vera Sylvia Saragi Sitio
Journal of Management and Business Review Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v15i2.128

Abstract

PT Pelita Air Service sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero)  yang berfokus pada bisnis  pesawat charter. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah banyaknya perusahaan pesaing yang memiliki kualitas dan kinerja optimal. Oleh karena itu melalui penerapan Total Quality Management dan gaya kepemimpan diharapkan mampu meningkatkan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Total Quality Management dan gaya kepemimpinana terhadap kinerja karyawan. Populasi pada penelitian ini adalah 220 karyawan. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu karyawan pada Departemen Engineering yang berjumlah 72 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrument penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda menggunakan Minitab 16. Hasil statistik menunjukkan koefisien regresi Total Quality Management = 0.00327 dan koefisien regresi gaya kepemimpinan = 0.0190. Hasil penelitian menunjukkan  variabel Total Quality Management dan gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan pada tingkat signifikan 0.05 baik secara parsial dan secara simultan dengan 31.3 % faktor tersebut mampu menjelaskan model persamaan.
UTAUT EXTENSION MODEL: FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK BEHAVIORAL INTENTION TO REPURCHASE DALAM AKTIVITAS BELANJA ONLINE PADA MARKETPLACE C2C Andika Dzulhaji Pratama Putra; Pepey Riawati Kurnia
Journal of Management and Business Review Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v16i2.155

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor pembentuk niat untuk melakukan pembelian kembali seseorang pada layanan e-commerce dengan total 206 responden. Kerangka konseptual menggunakan model dasar UTAUT extension, seperti penambahan variabel confirmation, trust, satisfaction dan perceived enjoyment. Metode pengolahan data menggunakan analisis structural equation model (SEM) dengan tools statistik AMOS. Pengujian pada AMOS menggunakan pengujian measurement model dan structural model. Pada pengujian measurement model merujuk pada pengujian validitas dan reliabilitas, uji validitas dengan menggunakan kriteria minimum nilai R hitung yaitu 0.791 dan uji reliabilitas dengan minimum nilai 0.7. Hasil pengujian validitas menunjukkan 29 dari 40 item valid dengan nilai 0.791, sedangkan untuk pengujian reliabilitas menunjukkan seluruh item reliable dengan hasil nilai reliabilitas 0.943 0.7. Hasil pada uji  structural model menunjukkan nilai  Chi-Square positif pada nilai 975.776, nilai TLI 0.842, nilai GFI 0.803, nilai AGFI 0.752, CFI 0.888 dan RMSEA 0.079 menunjukkan model fit. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perceived usefulness dan perceived enjoyment merupakan faktor  utama yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan pembelian kembali pada aktivitas belanja online. Selain itu faktor trust terbukti mempengaruhi perceived usefulness dan faktor confirmatory terbukti mempengaruhi perceived usefulness dan satisfaction.This research is to find the factors of intention to repurchase someone on e-commerce with 206 respondents. The conceptual framework using the basic UTAUT extension model by modifying variables such as the addition of confirmation variables, trust, satisfaction and perceived enjoyment. The method in this research using structural equation model (SEM) analysis with AMOS statistical tools. Analysis in AMOS using  measurement and structural models analysis. In the measurement analysis refers to testing of validity and reliability, test the validity by using the minimum criteria R count value is 0.791 and the reliability test with a minimum value is 0.7. The results of the validity test show 29 of the 40 items are valid with a value of 0.791, while for reliability testing shows all reliable items with the results of the reliability value 0.943 0.7. The results of the structural model analysis showed a positive Chi-Square value is 975,776, TLI 0.842, GFI 0.803, AGFI value 0.752, CFI 0.888 and RMSEA 0.079 showing model fit. The results of this result show that perceived usefulness and perceived enjoyment are the main factors that influence someone to repurchase online shopping activities. In addition, factor trust is proven to affect perceived usefulness and confirmatory factors proven to affect perceived usefulness and satisfaction.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP SKEPTIS KONSUMEN PADA IKLAN HIJAU (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT KOTA PALEMBANG KONSUMEN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) MEREK ADES "PILIH, MINUM, REMUKKAN") Fathiyah, Fenny; Wahab, Zakaria
Journal of Management and Business Review Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v13i1.32

Abstract

The number of green advertising has been increasing recently accompanied by the increasing number of environmental problems faced. This research aims to determine the influence of environmental concern, buying behavior, and conservation behavior on skepticism toward green advertising. In addition, this research aims to determine whether customers demographic characteristics (age, gender, and education level) moderate the relationship between factors affecting skepticism toward green advertising. The method used in this research is descriptive and associative. Data has been obtained by distributing questionnaires to 100 respondents that are Palembang residents who are buying and consuming Ades Mineral Water at least once in the last 3 months. Accidental sampling method has been selected to obtain data. The techniques of analysis used include multiple linear regression and moderated regression analysis, while for the processing of the data, SPSS 21 for Windows has been used. The results of this research indicate that: (i) environmental concern was 5,8 percent having significant influence on skepticism toward Ades green advertising, (ii) buying behavior was 19,2 percent having significant influence on skepticism toward Ades green advertising, (iii) conservation behavior was 23.6 percent, having significant influence on skepticism toward Ades green advertising, and (iv) customers demographic characteristics by age and gender moderate (strengthen) the relationship between factors affecting skepticism toward Ades green advertising, while level of education not moderate (strengthen) the relationship between factors affecting skepticism toward Ades green advertising.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN SEGMEN DEWASA MUDA DALAM PENGGUNAAN LAYANAN DARING PERBANKAN: MANFAAT DAN RISIKONYA Hilarius Bambang Winarko
Journal of Management and Business Review Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v12i1.49

Abstract

Dewasa ini penggunaan layanan daring (online) di industri perbankan semakin memiliki peran penting untuk mendorong kualitas transaksi perbankan modern yang lebih transparan dan efisien. Penerapan layanan daring perbankan tidak terlepas dari peran segmen Dewasa Muda (young adults) karena mereka termasuk dalam generasi yang dekat dengan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin bersifat “ubiquitous”. Indonesia memiliki profil demografi dimana populasi anak muda yang ada saat ini memiliki potensi besar dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional di masa yang akan datang. Studi ini bermaksud untuk mengamati perilaku konsumen khususnya mereka yang tergolong dalam segmen Dewasa Muda, khususnya mereka yang berusia sekitar 16-29 tahun, terhadap penggunaan layanan daring perbankan dilihat dari sudut pandang persepsi manfaat dan risikonya. Hasil penelitian studi ini melaporkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara kelompok yang sudah pernah dan kelompok yang belum pernah melakukan layanan daring perbankan. Para pelaku industri perbankan dapat memanfaatkan layanan daring sebagai nilai tambah untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan mengenali kebutuhan (needs) para nasabahnya, khususnya segmen Dewasa Muda.
PERANCANGAN MANAJEMEN RISIKO KORPORAT PADA KEGIATAN INVESTASI, VALUASI AKTUARIA, SERTA PELAYANAN LEMBAGA DEFG I Made Hari Resmana; Bramantyo Djohanputro
Journal of Management and Business Review Vol 10, No 1 (2013)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v10i1.66

Abstract

DEFG memiliki aktivitas-aktivitas utama yang memiliki dampak strategis terhadap perusahaan, aktivitas tersebut adalah aktivitas investasi, valuasi aktuaria dan aktivitas pelayanan yang dilakukan oleh DEFG serta aktivitas pelayanan terhadap peserta program manfaat pensiun. Ketiga aktivitas ini merupakan aktivitas utama dari DEFG sebagai dana pensiun pemberi kerja. Risiko-risiko yang muncul dalam ketiga kegiatan ini memiliki potensi merugikan perusahaan, baik risiko yang memiliki dampak dan kemungkinan kejadian yang kecil hingga risiko yang memiliki dampak serta kemungkinan kejadian yang besar. Masih adanya kejadian-kejadian dimana DEFG tidak dapat memenuhi target yang dicanangkan, seperti tidak tercapainya rasio kecukupan dana hingga tingkat I, kemudian adanya kebutuhan untuk melakukan peningkatan konsolidasi data dengan Pendiri agar dapat memberikan pelayanan kepada para peserta, menunjukkan keinginan DEFG untuk mencapai secara keseluruhan, visi dan misi yang dicanangkan oleh DEFG. Oleh karena itu diperlukan penerapan manajemen risiko pada ketiga kegiatan ini, dengan tujuan agar DEFG dapat meningkatkan kinerjanya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Melalui tahapan awal berupa risk assesment, dalam lanjutannya, dibutuhkan suatu bentuk pengelolaan dan pengendalian dari risiko - risiko yang sudah teridentifikasi tersebut, karena beberapa dari sekian risiko yang telah teridentifikasi, memiliki dampak yang bersifat strategis bagi perusahaan, bila risiko yang sudah teridentifikasi tersebut benar terjadi.Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan sebelumnya maka tujuan yang dicapai dalam penulisan yaitu Tersusunnya rancangan manajemen risiko korporat pada kegiatan Investasi, Valuasi Aktuaria serta kegiatan Pelayanan Dana Pensiun Karyawan Jamsostek dan tersusunnya rencana implementasi manajemen risiko korporat pada kegiatan Investasi, Valuasi Aktuaria, serta kegiatan Pelayanan Dana Pensiun Karyawan Jamsostek. Melanjutkan dari hasil risk assesment pada ketiga kegiatan utama DEFG, maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah menentukan perlakuan terhadap risiko yang telah teridentifikasi sebelumnya. Penggunaan risk register pada tahapan ini bertujuan agar jenis – jenis perlakuan yang diterima oleh tiap – tiap risiko, dapat ditampilkan dengan jelas.Pada tahapan pemberian perlakuan, semua risiko yang telah teridentifikasi mendapatkan perlakuan, karena semua risiko dianggap penting dan memiliki pengaruh satu sama lain. Hasil akhir daripada pemberian perlakuan terhadap para risiko yang telah teridentifikasi adalah berkurangnya dampak dan frekuensi kejadian dari setiap risiko tersebut, yang akan mengakibatkan perubahan peta risiko yang telah dihasilkan sebelumnya pada proses risk assement pada tiga kegiatan utama tersebut Pada perencanaan implementasi manajemen risiko koporat pada tiga kegiatan utama DEFG, akan dibagi ke dalam tiga aspek, yaitu terdiri atas aspek struktural, aspek operasional serta aspek perawatan, yang akan diterapkan pada kegiatan utama DEFG.Pada akhirnya DEFG disarankan untuk melengkapi data historis, terus melakukan pengawasan, karena risiko – risiko yang ada bersifat dinamis serta mengkomunikaskan penerapan manajemen risiko disarankan terus dilakukan secara berkelanjutan, demi meningkatkan kesadaran akan perlunya manajemen risiko.
STRATEGI PENDANAAN INVESTASI TUGBOAT DAN TONGKANG DI PTMS Adityo Reksoprawiro
Journal of Management and Business Review Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v8i2.82

Abstract

Tujuan studi ini adalah memperoleh instrumen utang dan ekuitas untuk yang tepat untuk pendanaan proyek investasi tugboat dan tongkang PTMS, memperoleh komposisi/struktur pendanaan yang tepat untuk proyek investasi tugboat dan tongkang PTMS, mendesain action plan untuk proses perolehan dana proyek investasi tugboat dan tongkang PTMS. Metode yang digunakan adalah analytical hierarchy process yang digunakan sebagai pengambilan keputusan untuk pemilihan instrumen pendanaan yang digunakan, dan pemilihan struktur pendanaan yang tepat untuk mendanai proyek investasi dengan pendekatan cost of capital. Hasil yang didapatkan adalah sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan,bahwa instrumen yang digunakan adalah saham biasa dan hutang bank, sedangkan struktur pendanaan yang tepat untuk membiayai proyek tersebut adalah 90% saham dan 10% utang bank.

Page 3 of 22 | Total Record : 217