cover
Contact Name
Nizaruddin
Contact Email
jp3@upgris.ac.id
Phone
+6224-8455461
Journal Mail Official
jp3@upgris.ac.id
Editorial Address
LPP Universitas PGRI Semarang, Jl. Lingga No. 8 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
ISSN : 24773387     EISSN : 25976516     DOI : -
Core Subject : Education,
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) memuat hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik. Penelitian, pengkajian, dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik dapat dilakukan dalam lingkup pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi. Terbit dua kali setahun bulan November dan Mei, berisi tulisan ilmiah hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
THE ROLE OF FRAMEWORK IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT) IN ASEAN: VOICES FROM REGIONAL ENGLISH EDUCATORS Tias, Silfia Asning; Tongjean, Waraporn
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 1 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i1.23295

Abstract

This study examines the role of a framework in English Language Teaching (ELT) in ASEAN countries through the lens and experiences of regional English educators. Utilising a qualitative research design to examine three central questions: the frameworks used, the challenges of implementation and integration of the framework in classroom practice. The data collection was conducted through interviews with approximately 18 English educators from multiple regions in ASEAN countries. Findings bring attention to the frameworks which are commonly referenced, such as Communicative Language Teaching (CLT) and the Common European Framework of Reference (CEFR). The implementation is often shaped by contextual constraints, including facilities and infrastructure, educators’ competencies, learners’ proficiency and institutional or national policy. Additionally, the discussion reveals a diverse range of approaches influenced by local, national, and international ELT models. Teachers reported both benefits, such as improved clarity and coherence in lesson planning, as well as challenges, including mismatches between framework assumptions and classroom realities. The study highlights the importance of critical reflection in adapting the frameworks, emphasising the need for localised pedagogical strategies that empower educators to make context-sensitive decisions. These insights contribute to ongoing discussion on responsive ELT practices in linguistically and culturally diverse settings.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN 2 KEDUNGGADING KABUPATEN KENDAL Wicaksono, Heribertus Ganang; Budiman, Muhammad Arief; Fajriah, Khusnul
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 10, No 1 (2024): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v10i1.20171

Abstract

Hasil pembelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN 2 Kedunggading masih rendah. Kondisi awal menunjukkan bahwa hanya terdapat 2 orang siswa atau 14,28 % dari 14 orang siswa yang mendapatkan nilai lebih dari 75, sedangkan sisanya 12 siswa atau 85,72 % mendapat nilai 75. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode Role Playing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kedunggading yang terdiri atas 14 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kompetensi setiap siklusnya, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 2 Kedunggading, Kabupaten Kendal. Aktivitas guru melalui penerapan metode Role Playing di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh total skor 75 dengan nilai 78,125 kategori baik dan pada siklus II memperoleh total skor 85 dengan nilai 88,54 kategori sangat baik. Aktivitas siswa melalui penerapan metode Role Playing di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh total skor 75 dengan nilai 78,125 kategori baik dan pada siklus II memperoleh total skor 85 dengan nilai 88,54 kategori sangat baik. Kemampuan berbicara siswa setelah menerapkan metode Role Playing yang dilakukan di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan.
ANALISIS BAHAN AJAR BIOLOGI SMA DITINJAU DARI MUATAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Utami, Dian Tri; Roshayanti, Fenny; Dewi, Endah Rita Sulistya; Nugroho, Ary Susatyo
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 9, No 1 (2023): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v9i1.17029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran awal bahan ajar biologi SMA kelas X ditinjau dari muatan Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket melalui google form kepada guru-guru SMA di Kabupaten Brebes, selanjutnya memilih satu bahan ajar biologi yang paling banyak digunakan oleh siswa dan guru di sekolah-sekolah tersebut. Obyek penelitian ini adalah bahan ajar Biologi kelas X pada semua materi. Berdasarkan hasil analisis bahan ajar biologi kelas X dapat disimpulkan bahwa bahan ajar biologi kelas X pada seluruh bab sudah bermuatan SDGs dengan persentase bab 1 sebanyak 2%, bab 2 sebanyak 16%, bab 3 sebanyak 2%, bab 4 sebanyak 1%, bab 5 sebanyak 1%, bab 6 sebanyak 2%, bab 7 sebanyak 3%, bab 8 sebanyak 4%, bab 9 sebanyak 5% dan bab 10 sebanyak 16%. Berdasar jumlah kalimat yang memunculkan pilar ESD yaitu pilar ekonomi sebanyak 43 kalimat, pilar sosial budaya sebanyak 12 kalimat, dan pilar lingkungan sebanyak 60 kalimat. Dari hasil penelitian tersebut disarankan bagi sekolah diharapkan menggunakan bahan ajar yang bemuatan SDGs dengan persentase yang tinggi.
UNDERSTANDING BY DESIGN: STRATEGI EFEKTIF DALAM MENCAPAI HASIL PEMBELAJARAN YANG OPTIMAL DENGAN BACKWARD DESIGN Ramadhanti, Dita; Widyastuti, Dwita; Agusantia, Dwi; Lubis, Wanda Efriyani; Mulyatna, Fauzi
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 10, No 2 (2024): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v10i2.22751

Abstract

Artikel ini membahas penerapan Understanding by Design (UbD) dengan pendekatan Backward Design sebagai strategi efektif dalam merancang pembelajaran yang lebih berorientasi pada hasil yang mendalam. Melalui kajian pustaka dan analisis studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa penerapan UbD, khususnya dengan metode Backward Design, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses pembelajaran. Pendekatan ini menciptakan pembelajaran yang lebih sistematis, berfokus pada pemahaman yang mendalam, dan mendorong partisipasi aktif siswa. Selain itu, UbD meningkatkan keterampilan berpikir kritis, minat belajar, dan keterlibatan siswa. Integrasi Teaching at the Right Level (TaRL) dengan UbD semakin meningkatkan efektivitas pendekatan ini, khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa UbD dengan Backward Design memberikan dampak positif yang signifikan terhadap sistem pendidikan dan perlu terus dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
PENGEMBANGAN PERMAINAN SUNDA MANDA BERNOMOR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS III SD N GOTPUTUK KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN BLORA Shafira, Risma Meita; Suyitno, Suyitno; Budiman, Muhammad Arief
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 10, No 1 (2024): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v10i1.20165

Abstract

Permainan mempunyai kemampuan untuk melibatkan siswa dalam proses belajar secara aktif. Salah satu cara yaitu dengan menjadikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan uji pemahaman siswa di sekolah terutama mata pelajaran matematika. Berdasarkan permasalahan di atas alternatif strategi yang bisa digunakan dalam pembelajaran matematika ialah dengan menggunakan permainan tradisional sunda manda (engklek). Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan pengembangan permainan Sunda Manda, Mendeskripsikan permainan Sunda Manda, Mendeskripsikan keterimaan permainan Sunda Manda, serta Mendeskripsikan kelayakan permainan Sunda Manda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) yaitu rangkaian proses atau langkah-langkah dalam pengembangan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada agar dapat dipertanggung jawabkan. Hasil angket respon guru mendapatkan hasil 94% yang berarti termasuk ke dalam kategori "Sangat Efektif". Setelah media sunda manda divalidasi oleh ahli media dan ahli materi maka media sunda manda selesai dan valid untuk dipergunakan dalam pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar Kelayakan permainan Sunda Manda berdasarkan hasil kelayakan angket keefektifan kepada guru dan angket keterimaan peserta didik yang mendapatkan hasil 86% dengan kategori "Sangat Efektif". Media sunda manda yang dikembangkan memiliki kelebihan antara lain yaitu peserta didik lebih senang dengan pembelajaran sambil bermain, secara berkelompok peserta didik dapat bersosialisasi dengan temannya.
NARRATIVE LITERATURE REVIEW: PENERAPAN UNDERSTANDING BY DESIGN DALAM RANCANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dewi, Nida Nisya; Khofifah, Erwanda Nur; Ulya, Ghina Nadhifatul; Pangestu, Khoeri Aji; Mulyatna, Fauzi
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 10, No 2 (2024): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v10i2.22697

Abstract

Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengulas penerapan prinsip UbD (Understanding by Design) dalam rancangan pembelajaran pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dimana peneliti mencari berbagai jurnal untuk selanjutnya dipilih lima jurnal yang akan direview dan diulas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan prinsip UbD (Understanding by Design) pada rancangan pembelajaran efektif dan meningkatkan kualitas pembelajaran dan keaktifan peserta didik. Selain itu, prinsip UbD juga membantu guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang sistematis dan terarah. Selain itu dengan prinsip UbD juga dapat meningkatkan kemampuan matematika salah satunya berpikir kritis. Agar prinsip UbD dapat lebih maksimal, saran yang dapat diberikan adalah terus melakukan perbaikan terhadap rancangan pembelajaran melalui refleksi dengan tujuan mewujudkan pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik.
POTENSI PEMANFAATAN EMPING MELINJO PADA P5 DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN SIKAP KEWIRAUAHAN SISWA SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL LIMPUNG Andriani, Mefi; Indiati, Intan; Hayat, M Syaiful
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 9, No 2 (2023): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v9i2.18238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Potensi Pemanfaatan Emping Melinjo Pada P5 Dalam Menumbuhkan Kemampuan Berfikir Kreatif Dan Sikap Kewirauahan Siswa Smp Muhammadiyah Boarding School Limpung. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket guru-guru dan siswa SMP Muhammadiyah Boarding School Limpung di Kabupaten Batang. Obyek penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII. Berdasarkan hasil analisis instrument hasil analisis instrument berorientasi ETNOSAIND dan ESD untuk mengukur tingkat kreatifitas siswa dan sifat kewirausahaan siswa kelas VII dapat disimpulkan bahwa siswa yang mengetahui memiliki presentase 94%, siswa yang pernah makan emping dan menyukai emping memiliki presentase 84%, siswa yang keluarganya membuat emping melinjo memiliki presentase 53%, siswa yang memiliki sodara yang memiliki usaha emping melinjo memiliki presentase 13%, siswa yang pernah memakan hasil olahan dari emping melinjo memiliki presentase 44%. Dari jumlah siswa 32 siswa terdiri 19 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan memiliki perbedaan. Ada terdapat 2 siswa yang tidak mengetahui tanaman asal di kecamatan limpung tanaman melinjo karena asal daerh mereka yang bukan merupakan penduduk asli Limpung . Tanaman asli daerah limpung dan diolah menjadi emping melinjo yang merupakan ciri khas Limpung dan ada icon patung emping. Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian diatas penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut: guru di SMP diusahakan dalam proses pembelajaran mengkaitakan pembelajaran berorientasi ETNOSAINS dan ESD yang memiliki tujuan agar siswa lebih banyak memiliki wawasan yang global dan meningkatkan daya kreatifitas siswa dan sikap kewirausahaan siswa untuk meningkatkan kreatifitas, sikap optimis serta sikap berani dan menyukai tantangan dan berorientasi masa depan.
PENGARUH IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA LABORATORIUM UPGRIS Kalsum, Norma Ira; Roshayanti, Fenny
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 9, No 2 (2023): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v9i2.17897

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakulikuler yang beragam. Kurikulum ini pula memiliki konten yang lebih optimal sehingga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Kompetensi yang sering digunakan oleh siswa yaitu kemampuan berpikir kritis. Implementasi Kurikulum Merdeka ini lebih fleksibel dan terdapat pembelajaran ekstrakulikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati dan kendala yang dihadapi guru SMA Laboratorium UPGRIS. Subyek penelitian adalah kelas X-Bali sebagai kelas eksperimen dan X-Dayak sebagai kelas kontrol, serta subyek tambahan guru biologi kelas X. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dengan pengundian. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan kelas ekperimen pada soal posttest nilai tertinggi yang didapat yaitu pada indikator memberikan penjelasan dasar dan membuat inferensi. Kelas kontrol nilai tertinggi yang didapat pada indikator memberikan penjelasan dasar Hasil analisis menggunakan Uji t, ttabel sebesar 1,676 thitung 1,703. Kelas eksperimen memiliki rata-rata hasil posttest keterampilan berpikir kritis tinggi daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki keterampilan berpikir kritis lebih tinggi daripada keterampilan berpikir kritis kelas kontrol. Implementasi kurikulum merdeka di SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang terlaksana secara optimal namun belum efektif. Hal ini disebabkan oleh kurang pelatihan guru. Kendala yang dihadapi oleh guru yaitu kurangnya referensi, akses yang masih terbatas, keterbatasan pembagian waktu antara pembelajaran teori dengan proyek.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I DI SD N PANDEAN LAMPER 05 SEMARANG Sari, Dwi Nofita; Listyarini, Ikha; Budiman, Muhammad Arief
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 10, No 1 (2024): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v10i1.20172

Abstract

Salah satu keterampilan berbahasa yang harus dimiliki siswa adalah membaca. Pada tingkat permulaan, siswa diminta untuk menyuarakan lambang-lambang bunyi bahasa dan belajar mengenal bahasa tulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan masalah yang dihadapi siswa dalam membaca permulaan di kelas 1 SD N Pandean Lamper 05 Semarang, mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menghambat siswa dalam membaca permulaan, dan mengetahui upaya guru untuk membantu siswa mengatasi masalah ini. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh kelas I di SD N Pandean Lamper 05 Semarang: 1) belum bias mengidentifikasi huruf vocal, 2) belum bias menidentifikasi huruf konsonan, 3) belum bisa mengidentifikasi huruf diftong, 4) belum bisa mengidentifikasi huruf digraph, 5) belum bisa mengidentifikasi huruf, 6) belum bisa mengidentifikasi susunan kata, 7) belum bisa menggunakan tanda baca, dan 8) belum lancar dalam membaca. Adapun faktor yang menghambatnya yaitu: 1) faktor fisikologis, 2) minat baca yang rendah, 3) gangguan pada daya ingat, 4) faktor lingkungan, dan 5) kurang dukungan dari orang tua. Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu 1) memberikan jam tambahan, 2) memberi perhatian khusus pada siswa, dan 3) berkolaborasi dengan orang tua.
PROFIL COMPUTATIONAL THINKING SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MRANGGEN TAHUN 2023 Mustahib, Mustahib; Roshayanti, Fenny; Dewi, Endah Rita Sulistya
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 9, No 1 (2023): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v9i1.17044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kemampuan computational thinking siswa kelas X di SMA Negeri 2 Mranggen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes berupa soal yang terdiri dari empat komponen computational thinking: dekomposisi, abstraksi, algoritma, dan pengenalan pola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan cukup dalam computational thinking. Rata-rata tertinggi terdapat pada indikator CT2 (pengenalan pola) sebesar 65,28, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada indikator CT3 (abstraksi) sebesar 41,42. Berdasarkan standar deviasinya menunjukkan variasi yang signifikan dalam kemampuan computational thinking siswa. Kesimpulannya, pengembangan pembelajaran computational thinking perlu diperhatikan. Disarankan untuk melibatkan strategi pembelajaran yang mendorong dekomposisi/pemecahan masalah, pengenalan pola, algoritma, dan abstraksi. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam abstraksi, yang merupakan indikator dengan rata-rata terendah. Selain itu, perlu adanya upaya untuk mengurangi perbedaan kemampuan siswa dalam computational thinking melalui program pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan ini.