cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
Efektifitas media Aplimath pada mata kuliah kalkulus I sebagai peningkatan motivasi belajar mahasiswa Pukky Tetralian Bantining Ngastiti; Aris Alfan; Ahmad Khairul Umam
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.6979

Abstract

Pada dasawarsa terakhir perkembangan teknologi begitu pesat, salah satunya di bidang smartphone. Teknologi smartphone begitu canggih salah satunya yaitu penggunaan operasi sistem android yang terus berkembang dan terbarukan. Bidang kalkulus adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, differensial, deret tak terhingga, dan integral. Tujuan dari penulisan ini yaitu menguji efektivitas dari media aplimath berbasis android pada mata kuliah kalkulus I. Aplimath merupakan salah satu alternatif media pembelajaran berbasis teknologi android. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain borg and gall dengan 6 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk. Hasil dari penelitian yaitu rata-rata hasil angket yang diberikan mahasiswa dari berbagai aspek penilaian yaitu sebesar 85%. Sedangkan berdasarkan hasil belajar yaitu terdapat perbedaan hasil belajar antara nilai uts dengan nilai media yaitu sebesar 13,33 dan dengan menggunakan uji-t didapat thitung 2,588 > ttabel 2,365. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media aplimath berbasis android pada matakulah kalkulus I efektif digunakan sebagai alternatif sumber belajar berbasis teknologi bagi mahasiswa prodi matematika di Universitas Billfath.Kata Kunci: Aplimath, Efektifitas, Kalkulus I
Analisis kemampuan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pisa konten change and relationship Selan, Madensi; Daniel, Farida; Babys, Urni
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.6256

Abstract

Literasi matematis merupakan kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks, termasuk kemampuan melakukan penalaran secara matematis, menggunakan konsep, prosedur, fakta dan alat bantu matematika untuk mendeskripsikan suatu fenomena atau kejadian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan kajian tentang kemampuan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten change and relationship. Penelitian dilakukan di SMA Efata Soe dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X Mia 1 sebanyak 30 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan hanya sebagian kecil siswa yang mampu mencapai semua indikator literasi matematis yaitu mengidentifikasi aspek-aspek matematika, mengubah ke dalam model matematika, merancang model untuk menemukan solusi dan menafsirkan hasil matematika ke dalam konteks dunia nyata. Sebagian besar siswa hanya mampu menyelesaikan soal sampai pada tahap membuat model, menerapkan rancangan model dan masih kesulitan dalam menemukan solusi yang tepat dan menafsirkan ke dalam konteks dunia nyata. Penyebab kesulitan tersebut karena dalam pembelajaran siswa kurang dibiasakan mengerjakan soal-soal latihan maupun tugas berkarakteristik PISA yang membutuhkan  kemampuan literasi matematis dalam penyelesaiannya.
Proses berpikir siswa kelas XI dalam menyelesaikan soal berorientasi HOTS pada materi deret aritmatika Dewi Astutik; Toto Nusantara; Cholis Sa'dijah; Susiswo Susiswo
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.5998

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal berorientasi HOTS pada materi Deret Aritmatika dilihat dari empat tahapan penyelesaian masalah George Polya. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian studi kasus adalah siswa kelas XI IPS 1 MAN Kota Batu tahun ajaran 2019/2020 dengan keunikan bisa mengerjakan soal berorientasi HOTS dengan benar disertai langkah-langkah pengerjaan yang lengkap dibandingkan dengan siswa dalam kelas yang sama. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pemberian tes dan wawancara untuk mengetahui proses berpikir. Hasil penelitian berdasarkan jawaban dan wawancara dengan siswa menunjukkan bahwa siswa melakukan tahapan understanding the problem (walaupun secara tertulis tidak lengkap), devising the plan, dan carrying out the plan, tetapi tidak melakukan tahapan looking back.Kata kunci: proses berpikir; HOTS; deret aritmatika
Proses berpikir fungsional siswa SMP dalam menyelesaikan soal matematika Eny Suryowati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.7082

Abstract

Berpikir fungsional pada penelitian ini merupakan generalisasi dari suatu hubungan antara beberapa variabel. Proses berpikir fungsional pada penelitian ini menggunakan tahapan berpikir dalam menyelesaikan soal atau masalah matematika yang terdiri dari tahap entry, attack dan review. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini melalui pemberian soal matematika dan wawancara. Soal matematika tersebut dikerjakan secara think aloud. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal matematika tentang pola dan pedoman wawancara. Sebanyak 20 siswa SMP kelas VII diberi soal matematika dan dua siswa dipilih untuk dianalisis proses berpikir fungsionalnya. Proses berpikir subjek pertama dan kedua memperoleh informasi yang terdapat pada soal, ini merupakan tahap entry. Pada tahap attack, subjek pertama membuat strategi dengan membuat tabel tentang banyak meja dan banyak orang yang bisa menempatinya lalu menemukan keteraturan pola. Subjek kedua mencari kesamaan cara untuk menghitung banyaknya orang yang bisa menempati meja pada setiap model (meja dan banyak orang yang menempati) yang terdapat pada soal. Pada tahap review, subjek pertama memperluas keteraturan pola dan subjek 2 memperluas kesamaan cara untuk menghitung banyak orang yang menempati meja. Proses berpikir subjek pertama secara parsial, mengamati keteraturan pola pada setiap bagian. Sedangkan proses berpikir subjek kedua secara induktif, cara yang berlaku disetiap model diperluas sesuai yang ditanyakan pada soal.
Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika Siswa Kelas XI SMA Negeri 15 surabaya Rani Kurnia Putri; Dinda Inggit Prasesti Roichan
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.7272

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya siswa dalam kemampuan pemecahan masalah matematika. Agar kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tidak rendah maka dibutuhkan model pembelajaran. Model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Adapun rumusan  masalah dalam penelitian ini yaitu “Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI SMA Negeri 15 Surabaya”. Tujuannya adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI SMA Negeri 15 Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di kelas XI SMA Negeri 15 Surabaya tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas XI-IPA 3 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI-IPA 2 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data nilai thitung adalah 2,15. Dengan menggunakan taraf signifikan α = 5% dan dengan derajat kebebasan (dk) = 63, ttabel = 1,9983, karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI SMAN 15 Surabaya.
Keefektifan pembelajaran daring melalui Google Classroom terhadap kemampuan pemahaman matematis wikan budi utami; risma silviana putri; isnani isnani; fikri aulia
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.6536

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom dapat mencapai KKM melampaui 60%, (2) ada perbedaan kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom dan whatsapp, (3) kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom lebih baik daripada peserta didik yang diajar melalui whatsapp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Slawi Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling, diperoleh 90 peserta didik untuk sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom dapat mencapai KKM melampaui 60%, (2) ada perbedaan kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom dan whatsapp, (3) kemampuan pemahaman matematis peserta didik yang diajar melalui google classroom lebih baik daripada peserta didik yang diajar melalui whatsapp
Memanfaatkan pendekatan Stem pada pembelajaran pola bilangan Kurniawan, haris; Susanti, Eva
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.5342

Abstract

Penelitian ini didasari pada fokus pembelajaran yang diinginkan pada kurikulum K13, serta arahan dari bapak menteri yang baru Nadiem Makarim yang ni memberikan pembelajaran yang lebih bermanfaat pada siswa dengan melakukan perubahan kecil dimulai dari kelas dan guru masing - masing, dan Hasil PISA 2018, dimana peringkat Indonesia dalam hal literasi matematika menurun. Untuk itu penelitian ini mengangkat ide menggunakan Pendekatan STEM pada pembelajaran matematika, dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk menggali dan menemukan pengetahuan dengan dasar pengetahuan yang dimilikinya dan dengan memanfaatkan unsur – unsur ilmu pengetahuan, budaya, keadaan yang ada disekitarnya. Peneliti menggunakan metode penelitian design research. Dengan 3 tahapan penelitian yakni preliminary, teaching experiment, retrospective analysis. Untuk melihat proses penggalian informasi yang siswa gunakan pada saat pembelajaran dengan menggunakan sebuah stimulus. Setelah mendapatkan informasinya kemudian peneliti memberikan sebuah tes atau evaluasi dengan tanpa menggunakan stimulus apapun.
Analisis motivasi belajar matematika Siswa Kelas XII IPA SMA Bunda Padang Yusri Wahyuni
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.6022

Abstract

Dalam pembelajaran, motivasi sangat berfungsi untuk mendorong siswa untuk berbuat, menentukan arah perbuatan, yakni kearah tujuan yang hendak dicapai dan menyeleksi perbuatanya yang harus dikerjakan. Hasil belajar akan menjadi optimal, kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, makin berhasil pula pembelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan tingkatan dan menganalisis motivasi belajar matematika siswa kelas XII IPA SMA Bunda Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA SMA Bunda Padang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Bunda Padang yang berjumlah 15 orang. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XII IPA SMA Bunda Padang memiliki tiga tingkatan motivasi yaitu tingkat motivasi belajar tinggi sebanyak 2 orang (7%), tingkat motivasi sedang 4 orang (29%), dan tingkat motivasi rendah 9 orang (64%). Sedangkan dalam analisis dari aspek pada angket yang diberikan diperoleh rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebesar 70,67% dengan kriteria cukup. Hal ini ditunjukkan dari 13 indikator yang diberikan dan pernyataan siswa, 8 diantaranya berada pada kriteria cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa kurangnya rasa ingin tahu dan minat siswa dalam pembelajaran yang dibuktikan dengan tidak adanya upaya siswa untuk menggali sendiri informasi-informasi mengenai materi pelajaran yang akan dipelajari
Penalaran analogi mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gaya berpikir Asri Fauzi; Aisa Nikmah Rahmatih; Dyah Indraswati; Husniati Husniati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris penalaran analogi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gaya berpikir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 32 mahasiswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket gaya berpikir, soal tes penalaran analogi matematika dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan penalaran analogi mahasiswa yang berada pada kategori rendah sebesar 28%, kategori sedang sebesar 56%, dan pada kategori tinggi sebesar 16%. Mahasiswa yang memiliki kemampuan penalaran analogi tinggi sudah mampu menyelesaikan keempat tahapan penalaran analogi hingga Applying (Apl), mahasiswa yang memiliki kemampuan sedang hanya mampu sampai ke tahap ketiga yaitu Mapping (Map), sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah hanya mampu sampai ke tahap Inferring (Inf); 2) Dilihat dari pola gaya berpikir mahasiswa didapatkan hasil pola gaya berpikir Sekuensial Konkret (SK) sebesar 34%, pola gaya berpikir Sekuensial Abstrak (SA) sebesar 28%, Acak Konkret (AA) sebesar 34%, dan Acak Konkret (AK) sebesar 3%. Kemampuan tinggi rendahnya penalaran analogi tidak dipengaruhi oleh pola gaya berpikir tertentu, sehingga tidak ada kecenderungan suatu gaya berpikir yang lebih tinggi dalam hasil penalaran analoginya.
Modifikasi metode Schroder tanpa turunan kedua dengan orde konvergensi empat Putri, Rahmadhani Yulmi; Wartono, Wartono
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.6060

Abstract

Metode Schroder merupakan metode iterasi berode dua yang digunakan untuk menentukan akar-akar persamaan nonlinear. Artikel ini membahas modifikasi metode Schroder untuk meningkatkan orde konvergensi. Metode Schroder dengan satu parameter real dikembangkan menggunakan ekspansi deret Taylor orde dua. Metode Schroder yang dimodifikasi masih memuat turunan kedua. Selanjutnya, turunan kedua tersebut direduksi menggunakan kesamaan dua metode iterasi. Berdasarkan hasil kajian, metode iterasi baru mempunyai orde konvergensi empat yang melibatkan tiga evaluasi fungsi dengan indeks efisiensi sebesar  untuk b = ½. Simulasi numerik diberikan untuk menguji performa metode iterasi baru yang meliputi jumlah iterasi, orde konvergensi secara komputasi (COC), galat mutlak dan galat relatif. Nilai-nilai performa dari metode iterasi baru dibandingkan dengan metode Newton, metode Schroder, metode Chebyshev dan metode Halley. Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa performa metode iterasi baru lebih baik dibandingkan dengan metode iterasi lainnya.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue