cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Gerak Jatuh Bebas Bermuatan STEM (Science, Technologi, Engineering, And Mathematics) Untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Kelas X Setiawan, Didik; Supriyadi, Supriyadi; Ellianawati, Ellianawati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.7859

Abstract

Learning related to STEM aspects provides opportunities for students to understand the concept of Physics combined with technology, engineering and mathematics through discussion, practicum, and project making activities. Learning physics has four main components that must be achieved by students. The four components are understanding, skills, abilities and scientific attitudes. These abilities are basic abilities that are included in the generic science skills that need to be analyzed for their development in students. This study aims to determine student responses to the development of STEM-charged free fall worksheets that can improve generic science skills for class X. This study uses descriptive research methods to determine student responses to the development of learning media. The results of this study based on interviews with physics teachers that the LKPD did not contain STEM which improved science generic skills and showed that the STEM-loaded LKPD media for use in learning received a student response of 79.9% with a good category.Keywords: LKPD, STEM, science generic skills
Pengembangan LKPD Pembelajaran Argument-Driven Inquiry untuk Meningkatkan Ketrampilan Literasi Sains pada Materi Hukum Newton Novitasari, Novitasari; Admoko, Setyo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11528

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kevalidan, keefektifan, serta kepraktisan sebuah pengembangan LKPD dalam upaya peningkatan ketrampilan literasi sains siswa menggunakan pembelajaran Argument-Driven Inquiry. Pengembangan LKPD yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ADDIE. Tahap awal yaitu analisis kebutuhan LKPD perlu dikembangkan. Tahap perencanaan dilakukan penyusunan desain karakteristik LKPD mampu mengajarkan literasi sains. Tahap pengembangan dilakukan pengembangan dan penyempurnaan produk LKPD yang mampu diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Pada tahap ini dilakukan validasi oleh tiga validator yang terdiri dari 2 dosen pendidikan fisika dan satu guru fisika. Rerata hasil validasi dari masing-masing validator berturut-turut 93,93%, 92,49%, 92,02%. Sehingga rata-rata hasil validasi mencapai 92,81% dikategorikan sangat valid. Pada tahap implementasi terbatas LKPD diterapkan pada 10 siswa kelas X SMA 1 Driyorejo. Pada tahap akhir evaluasi, diperoleh N-gain sebesar 0,78 yang dikategorikan tinggi dari hasil pretest dan posttest setelah pembelajaran menggunakan LKPD. Kepraktisan LKPD didapatkan dari skor angket respon dan observasi. Dari angket respon didapatkan skor 90,72%, sedangkan dari observasi didapatkan skor 90%. Maka dari hasil rerata didapatkan skor 90,36% yang dikategorikan sangat praktis. Berlandaskan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKPD menggunakan pembelajaran Argument-Driven Inquiry memperoleh kategori valid, efektif, dan praktis dalam peningkatan ketrampilan literasi sains siswa pada materi hukum newton.Kata kunci: LKPD, argument-driven inquiry, literasi sains.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring pada Mata Kuliah Eksperimen Fisika Makiyah, Yanti Sofi; Nurhidayat, Wahyu; Mahmudah, Ifa Rifatul; Sulistyaningsih, Dwi; Susanti, Ernita
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11424

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah eksperimen fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Siliwangi dengan pelaku penelitian yaitu mahasiswa angkatan 2018 sebanyak 60 mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah eksperimen fisika. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik berupa penyebaran angket, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah eksperimen fisika dikategorikan baik dengan persentase sebesar 73,7% dan memberikan respon yang baik terhadap R-Phylab sebagai penunjang kegiatan praktikum berbasis remote laboratory.Kata kunci: Eksperimen Fisika, Pembelajaran Daring, Persepsi.
Efektivitas Pembelajaran Daring Pada Materi Hukum Hooke Menggunakan LMS berbasis Edmodo Muspa, Rizky Merian; Sulisworo, Dwi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.8028

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of online learning on hooke law material using edmodo-based lms, the method used is to analyze the questionnaire given to respondents via google form, the subject of this study is class XI SMA N 1 Lahat, this research divides 3 topics. In the survey, the use of Edmodo in terms of the aspect of ease, the use of Edmodo in terms of the aspect of language structure and use of Edmodo in terms of the aspect of presentation. Based on the survey results from the aspect of convenience in Figure 4, the data obtained respectively 3,867 - 3,8 - 3,73. Which means that it has an average in the good category. Next, the survey results from the aspect of language structure in Figure 5, respectively, obtained data from 3.8 to 3.93 - 3.73, which means that it has an average in the good category. And the survey results from the presentation aspect in Figure 6 respectively obtained data 3,867 - 3,867 - 3,93 which means that it has an average in the good category. Of the three types of surveys that have been conducted, it can be categorized that the results of this study are good, so it can be said that this research is able to increase the effectiveness of learning and is suitable for use in the learning process.Keywords: LMS, Effectiveness of Learning Physics, Edmodo.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Laboratorium Virtual PhET Untuk Meningkatkan HOTs Siswa SMA Alfiah, Siti; Dwikoranto, Dwikoranto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11494

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi peran model Problem Based Learning (PBL) berbantuan laboratorium virtual PhET dalam meningkatkan HOTs siswa SMA. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif beserta Pre-Experimental sebagai metode penelitian yang berbentuk one group pretest-posttest design. Tempat pelaksanaan penelitian di SMAN 17 Surabaya secara daring pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 dengan sampel penelitian 30 siswa kelas X MIPA 5 yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode tes tertulis berbentuk soal esai dengan kategori HOTs yang diuji validitas terlebih dahulu sebelum diterapkan dalam pembelajaran. Teknik analisis data dilaksanakan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis melalui software SPSS 25 dengan taraf signifikansi sebesar 5% serta uji N-gain untuk mengidentifikasi level peningkatan HOTs peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data sampel homogen dan terdistribusi normal sehingga uji hipotesis dilakukan menggunakan Paired-Samples T-test dengan hasil nilai signifikansi (2-tailed) kurang dari 0,05 sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model PBL berbantuan laboratorium virtual PhET pada peningkatan HOTs peserta didik dengan level peningkatan sedang dan N-gain 0,56.Kata kunci: PBL, Laboratorium Virtual, PhET, HOTs
Pengembangan Instrumen Tes Critical Thinking Skill Dan Angket Science Motivation Siswa Materi Pesawat Sederhana Sukmawati, Indah; Siswanto, Joko; Farikhah, Irna
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.10679

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan validitas instrumen Critical Thinking Skill dan  Science Motivation siswa materi pesawat sederhana. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 3 Pemalang berupa penelitian pengembangan (R and D) untuk menghasilkan produk baru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji validasi ahli dan praktisi, menganalisis hasil skor angket validasi yang diperoleh dari validator kemudian dianalisis dengan menggunakan  formula Aiken’s.   Indeks dengan empat kategori dan 8 validator.  Indeks penilaian dari ahli dan praktisi selanjutnya dikonsultasikan dengan table Aiken’s V untuk mengetahui valid dan tidaknya item tes dan angket.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa. hasil validasi  tes Critical Thinking Skill dengan formula Aiken’s  nomor 1 sampai 12 dengan indeks Aiken’s sebesar 0,961.  Selanjutnya  butir angket Science Motivation nomor 1 sampai  30 dengan  indeks Aiken’s sebesar 0,958. Berdasarkan hasil validasi ahli dan  validasi praktisi dapat disimpulkan bahwa instrumen  tes Critical Thinking Skill dan angket Science Motivation dinyatakan valid.Kata kunci: Critical Thinking Skill,  Science Motivation, Pesawat Sederhana.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berorientasi Hots untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Diri Sari, Nindi Elita
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.10967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan diri dan hasil belajar siswa dengan mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri terbimbing beorientasi HOTS pada materi Hukum Newton tentang gravitasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kotaagung dengan melibatkan 34 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala kemampuan diri dan lembar tes soal hukum Newton tentang gravitasi. Data yang diperoleh pada penelitian dianalisis menggunakan N-Gain dan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor rata-rata kemampuan diri mengalami peningkatan N-Gain sebesar 0,33 dan N-Gain pada skor rata-rata hasil belajar sebesar 0,54.Terdapat perbedaan kemampuan diri dengan hasil belajar secara signifikan antara pretest dan posttest memperoleh asymp sig.(2-tailed) 0,005. Selain itu, hubungan kemampuan diri dengan hasil belajar diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,001 dengan nilai pearson correlation sebesar 0,558.Kata kunci: Inkuiri terbimbing, Hasil Belajar, Kemampuan Diri
Penerapan LKS Berbasis PhET untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa pada Materi Arus Listrik Bolak Balik Frans, Benedicta Utami; Wasis, Wasis
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11529

Abstract

Miskonsepsi masih sering terjadi pada siswa khususnya pada pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan menerapkan LKS dengan menggunakan program simulasi PhET untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi arus bolak balik. Jenis penelitian adalah pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Responden penelitian terdiri dari tiga kelas yaitu XII MIPA 1, XII MIPA 2, dan XII MIPA 6 dengan jumlah siswa pada masing masing kelas 36 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes awal sebelum pembelajaran dimulai dan tes setelah melakukan pembelajaran dengan instrumen tes berupa soal miskonsepsi four-tier. Teknik analisis penurunan miskonsepsi menggunakan uji T berpasangan dan N-gain. Hasil penelitian menunjukan siswa yang mengalami peningkatan pemahaman konsep yang menyebabkan penurunan miskonsepsi untuk ketiga kelas adalah 0,7944; 0,6819; 0,8421 dengan kategori cenderung tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan LKS berbasis PhET dapat digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa.Kata kunci: miskonsepsi, arus listrik bolak balik, LKS berbasis PhET 
Pembelajaran Fisika secara Online dengan Aplikasi Seesaw Berdasarkan Scientific Based Learning untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Ilmiah Prahestiningtyas, Tatag; Sulisworo, Dwi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11108

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya tingkat pemahaman fisika di SMK Bhakti Mulia Blora pada pembelajaran online di era pandemi. Siswa merasa kesulitan dalam memahami materi secara online karena pemahaman konsep masih rendah dan tidak bisa melakukan praktikum secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep fisika serta membantu kesulitan memecahkan masalah penerapan persamaan matematis sesuai kemampuan berpikir secara ilmiah. Metode pembelajaran adalah menggunakan Learning Management System (LMS ) bernama aplikasi Seesaw. Metode penelitian yang digunakan penelitian Kuantitatif dan Research and Development (R n D). LMS Seesaw dikembangkan pada pembelajaran Fisika melalui ScientificBasedLearning. ScientificBasedLearning merupakan metode berpikir yang systematis dan empiris, sesuai kehidupan nyata. Sedangkan kemampuan berpikir ilmiah adalah serangkaian proses pemikiran yang menggunakan akal budi dengan cara mempertimbangkan, memutuskan dan mengembangkan pengetahuan. Sampel penelitian siswa SMK Bhakti Mulia Blora kelas X sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket metode USE untuk mengukur efektivitas aplikasi pembelajaran, dan lembar validasi untuk mengukur validitas bahan ajar. Berdasarkan angket hasil analisis data disimpulkan siswa yang setuju bahwa aplikasi Seesaw digunakan secara online pada pembelajaran fisika untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah sebesar 63%. Hal ini didukung hasil posttest penggunaan Seesaw untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah mengalami  kenaikan nilai siswa rata-rata sebesar 17%.Sedangkan pada aspek berpikir ilmiah terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 24%. Kata kunci: LMS,Seesaw, Pembelajaran Fisika, ScientificBasedLearning, ScientificThinking
Remediasi Miskonsespsi Peserta Didik Pada Materi Hukum Hooke Melalui LKPD Discovery Learning Berbantuan PhET Simulation Putri, Shafira Azzahra Nandira; Wasis, Wasis
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v13i1.11530

Abstract

Peserta didik yang teridentifikasi miskonsepsi dapat ditangani dengan diberi remediasi pembelajaran. Sehingga riset ini bermaksud untuk menganalisis penurunan miskonsepsi peserta didik pada materi hukum hooke melalui pembelajaran remedial menggunakan LKPD Discovery Learning berbantuan PhET Simulation. Riset ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel riset terdiri dari 3 kelas yakni XI MIPA 2, XI MIPA 3, dan XI MIPA 4 di SMA Negeri 4 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan uji awal dan uji akhir berupa tes diagnostik berformat empat tingkat yang berjumlah 5 soal pada masing-masing tes yang telah dinyatakan valid oleh validator. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dan uji mann-whitney. Hasil riset yang diperoleh : 1) Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) ketiga kurang dari 0,05, dimana hasil belajar peserta didik meningkat secara signifikan setelah mengikuti remediasi pembelajaran. 2) Peningkatan hasil belajar antar kelas tidak berbeda secara signifikan, dimana hasil uji mann-whitney nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) ketiga kelas 0,05. Hasil riset menyatakan bahwa peserta didik mengalami mengalami penurunan miskonsepsi pada materi hukum hooke melalui remediasi pembelajaran menggunakan LKPD discovery learning berbantuan PhET Simulation.Kata kunci: Remediasi, Miskonsespsi, Hukum Hooke, LKPD discovery learning, dan PhET Simulation.