cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
TINGKAT KEPUASAN DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DALAM PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF QUIPPER SCHOOL Terrina Chairulita Handayanti; Andreas Priyono Budi Prasetyo; Priyantini Widianingrum
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i1.6030

Abstract

Quipper School merupakan aplikasi online yang berfokus pada guru dan siswa dengan memanfaatkan internet sebagai media pembelajaran. Sekalipun Quipper School mulai terkenal di SMA Negeri 1 Jepara, pada kenyataannya masih sedikit informasi tentang dampak penerapan media terhadap hasil belajar. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan media interaktif Quipper School pada tingkat kepuasan dan hasil belajar materi ekosistem di SMA Negeri 1 Jepara. Desain penelitian adalah Pre-Experiment dengan pola One-Group Pretest-Posttest Design . Populasi adalah seluruh kelas X-IPA berjumlah 214 siswa di SMA Negeri 1 Jepara. Teknik penelitian menggunakan purposive sampling diperoleh kelas X IPA 4, X IPA 5 dan X IPA 6. Waktu penelitian dimulai pada semester genap yakni tahun ajaran 2018/2019. Keterlaksanaan pembelajaran diukur dengan lembar observasi dan angket tingkat kepuasan siswa. Skor hasil belajar diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan media interaktif Quipper School pada materi ekosistem (0,64%). Sekolah dapat menggunakan media interaktif secara intensif untuk meningkatkan hasil belajar biologi. Kata kunci : Hasil belajar, Quipper School, tingkat kepuasan.
MODEL PEMBELAJARAN BIOREPRODUKSI NEWS-BASED SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN BIOLOGI Nadiyal Muthwa; Andreas Priyono Budi Prasetyo; Margareta Rahayuningsih
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i1.6035

Abstract

Bioreproduksi News-based merupakan model pembelajaran pada materi sistem reproduksi yang memanfaatkan berita sebagai sumber belajar. Topik bioreproduksi menarik bagi siswa namun pembelajarannya cenderung satu arah dan belum berfokus pada dampak kelainan, penyimpangan dan penyakit yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Bioreproduksi News-based dengan kriteria layak dan efektif diterapkan pada pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validitas silabus oleh ahli pendidikan dan guru Biologi sebesar 93% dengan kriteria sangat valid, validitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebesar 94% dengan kriteria sangat valid, validitas Lembar Diskusi (LDS) sebesar 93% dengan kriteria sangat valid dan validitas model pembelajaran sebesar 94% dengan kriteria sangat valid. Tanggapan guru dan siswa mendapat kriteria sangat dapat diterapkan. Hasil belajar kognitif siswa kelas XII MIA 3 dan XII MIA 4 didapatkan ketuntasan klasikal sebesar 79,1%. Nilai N-gain kedua kelas sebesar 0,5 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran bioreproduksi news-based yang dikembangkan telah layak dan efektif diterapkan pada pembelajaran. Kata Kunci : Hasil belajar, Model pembelajaran, News-based Bioreproduksi
PENGEMBANGAN BUKLET KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SUB MATERI KOMPONEN EKOSISTEM DI SMA Umi Roudlotul Jannah; Priyantini Widiyaningrum; Sigit Saptono
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i1.6031

Abstract

Dalam rangka memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter, pemerintah  telah mengidentifikasi 18 nilai karakter yang bersumber dari agama, pancasila, budaya dan tujuan pendidikan nasional. Salah satu nilai yang dikembangkan yaitu karakter peduli berwawasan konservasi mengembangkan 8 nilai karakter konservasi salah satunya adalah karakter peduli yang di dalamnya termasuk karakter peduli lingkungan. Materi ekosistem merupakan materi yang erat kaitannya dengan lingkungan. Dalam pembelajaran ekosistem, biasanya guru menggunakan metode ceramah dan media buku paket sebagai bahan ajarnya sehingga kurang menarik minat peserta didik. Oleh karena itu, dikembangkan buklet yang mengangkat secara langsung potret lingkungan di sekitar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas buklet, kontribusi buklet dalam meningkatkan hasil belajar serta efektivitas buklet dalam menstimulasi karakter peduli lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development). Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kudus, yaitu kelas XI IPA 4 dan XI IPA 5. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 20 peserta didik kelas XI yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, angket dan wawancara serta angket tanggapan guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi media oleh ahli media sebesar 83,75 % dan oleh ahli materi sebesar 96,52 % dengan kriteria sangat layak. Hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,40 dengan kriteria peningkatan pemahaman konsep peserta didik sedang. Kemudian hasil angket karakter peduli lingkungan peserta didik menunjukkan kriteria sedang dengan rata-rata skor angket sebesar 44. Hal ini selaras dengan hasil observasi yang menunjukkan peserta didik merespon positif pembelajaran menggunakan buklet. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buklet karakter peduli lingkungan sub materi komponen ekosistem layak digunakan sebagai suplemen media pembelajaran, berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik sub materi ekosistem serta efektif dalam menstimulasi karakter peduli lingkungan. Kata kunci: karakter peduli lingkungan, pengembangan media, sub materi komponen ekosistem.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO-VISUAL PEMBELAJARAN MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nora Amelia Dewi; Nugroho Edi Kartijono; Nur Kusuma Dewi
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i1.6036

Abstract

Materi keanekaragaman hayati Indonesia sangat luas dan dalam, dikarenakan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah bahkan termasuk dalam negara mega biodiversity. Pembelajaran materi keanekaragaman hayati diperlukan waktu yang relatif lama, untuk itu guru perlu mengembangkan media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD). Produk yang dikembangkan berupa media audio-visual sebagai media belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan efektifitas media audio-visual pembelajaran materi keanekaragaman hayati Indonesia. Uji kelayakan dilakukan oleh dosen biologi Universitas Negeri Semarang dan guru biologi SMA Negeri 15 Semarang. Penilaian validator menunjukkan bahwa media audio-visual layak diterapkan dalam pembelajaran. Hasil uji efektifitas media audio-visual dalam pembelajaran menunjukkan bahwa pembelajaran dengan media audio-visual bersifat efektif dilihat dari ketuntasan klasikal yang menunjukkan ≥85% serta berturut-turut siswa kelas X IPA 2, kelas X IPA 6, dan X IPA 7 yang mencapai hasil belajar dengan kriteria baik dan sangat baik sebesar 69,4%; 91,6% dan 88,8%. Kata kunci: materi keanekaragaman hayati Indonesia, media audio-visual, kelayakan, efektifitas.
BIOINFORMATIK DAN ANALISIS GENETIK MIKROPROPAGASI Cibotium barometz Devi Anugrah; Susilo Susilo; Hilman Faruq
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 1: April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i1.6032

Abstract

Kultur in vitro sangat penting untuk pengembangan kultivar Simpei (Cibotium barometz) yang jumlahnya semakin langka. Penggunaan nitrogen dapat berpengaruh terhadap keberlanjutan sifat pemuliaan. Penelitian ini bertujuan untuk lebih menginvestifigasis pengaruh pemberian variasi konsentrasi nitrogen (KNO3) terhadap keragaman genetic plantet Cibotium barometz yang dihasilkan dari kultur in vitro. Tunas tunas dikumpulkan dan dikultur pada medium Murashige dan Skoog (MS) dengan konsentrasi nitrogen (KNO3) yang berbeda untuk pembentukan kultur in vitro. Dalam penelitian ini, analisis RAPD diterapkan untuk mengidentifikasi 4 planlet Cibotium barometz. Lima primer RAPD disusun untuk analisis ini. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa Polimorfisme pola pita DNA yang dihasilkan dari 5 primer RAPD menunjukkan keberagaman yang sangat tinggi hingga mencapai 100%. Hasil analisis klustering pola pita RAPD menggunakan metode UPGMA pada koefisien kemiripan 0.68 dan analisis komponen utama mampu dibedakan dengan tegas menjadi 3 kelompok. Kata Kunci :  ; Cibotium barometz, Keragaman Genetik, Micropropagation, Nitrogen,  PCR-RAPD
RHIZOPHORACEAE DI EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH Slamet Mardiyanto Rahayu; Sunarto Sunarto
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i2.7063

Abstract

Ekosistem pesisir memiliki tumbuhan tingkat tinggi seperti mangrove dan lamun. Purworejo merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan mangrove familia Rhizophoraceae di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode eksplorasi di ekosistem mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap hasil identifikasi jenis dan kerapatan individu per hektar tumbuhan mangrove Familia Rhizophoraceae. Berdasarkan penelitian diperoleh dua (2) jenis tumbuhan mangrove familia Rhizophoraceae di ekosistem mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yaitu Rhizophora mucronata dan R.stylosa. Status kondisi mangrove Familia Rhizophoraceae pada fase semai termasuk baik. Adapun status kondisi mangrove Familia Rhizophoraceae fase pohon termasuk rusak. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui stategi rehabilitasi mangrove yang perlu dilakukan. Kata kunci: Mangrove, Purworejo, Rhizophoraceae 
PENGARUH PEMBERIAN HERBAL JAHE (Zingiber officinale) DENGAN AUTOMATIC FEEDER TERHADAP ORGAN HATI PADA ITIK (Anas Mei Sulistyoningsih; Atip Nurwahyunani; Nia Dian Susanti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.7038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe gajah dan jahe emprit dengan cara pemberian pakan melalui Automatic feeder dan manual terhadap bobot organ  hati pada itik. Itik yang digunakan yaitu 12 ekor DOD (Day Old Duck) pejantan, pada penelitian ini menggunakan Rancangan  Acak Lengkap (RAL) pola faktor 2 x 2 dengan penambahan herbal jahe sebanyak 2  perlakuan  jahe yang digunakan yaitu jahe gajah dan jahe emprit, sedangkan pada faktor B cara pemberian pakan dengan dua perlakuan yaitu melalui Automatic feeder dan manual. Penelitian ini menggunakan 4 kali perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga pengambilan sampel itik sebanyak 12 ekor. Data hasil penelitian ini menggunakan uji analisis sidik ragam untuk mengetahui perbedaan hasil perlakuan. Hasil penelitian menujukkan bahwa rataan persentase bobot organ hati 48 - 60,6%. Disimpulkan bahwa pemberian herbal jahe gajah dan jahe emprit dengan cara pemberian pakan melalui Automatic feeder dan manual tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot organ  hati itik.Kata kunci: itik, jahe, automatic feeder, organ hati
Peningkatan pH air asam dengan kompos daun ubi kasesa (Manihot sp.) untuk kegiatan akuakultur Hani Sintiya; Eva Prasetiyono; Endang Bidayani
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 10 No. 1: April 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v10i1.6310

Abstract

ABSTRAKUbi kasesa yang banyak terdapat di Pulau Bangka memiliki daun yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kompos untuk meningkatkan pH air dalam akuakultur. Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan menentukan dosis terbaik kompos daun ubi kasesa terhadap kenaikan pH air akuakultur. Metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis kompos daun ubi kasesa yang digunakan adalah 0 g/L (P0), 1,25 g/L (P1), 2,25 g/L (P2), 3,25 g/L (P3). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh nyata penggunaan kompos daun ubi kasesa terhadap kenaikan pH air. Nilai pH air awal sebesar 3,6 meningkat masing-masing 5,83±0,06, 7,07±0,06, 7,23±0,12, 7,37±0,06 pada P0, P1, P2, dan P3 setelah diberikan kompos daun ubi kasesa. Air yang diberi kompos tersebut selanjutnya digunakan untuk pemeliharaan ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis kompos daun ubi kasesa terbaik adalah P3 dengan dosis kompos sebesar 3,25 g/L. Kata kunci: akuakultur;  kompos; pH air; ubi kasesa  ABSTRACTMany kasesa tuber is grown in Bangka where the leaves can be used as raw material for making compost to increase pH in aquaculture. This study aims to analyze the effectiveness and determine the best dose of “kasesa” leaves compost to increase the pH for aquaculture activities.This study used an experimental method with a Single Randomized Complete Design (CRD). The treatments consisted of 4 treatments and 3 replications. The doses compost were 0 g/L (P0), 1,25 g/L (P1), 2,25 g/l (P2), 3,25 g/L (P3). The results showed that composting was effective in raising the pH of acidic water. The initial pH of water is 3.6. After being given kasesa leaves compost, the result of pH water for P0, P1, P2, and P3 were 5,83±0,06; 7,07±0,06; 7,23±0,12; 7,37±0,06; respectively. This study showed that the best level of “kasesa” leaves compost was 3.25 g/L. Keywords: aquaculture; compost; kasesa tuber; water pH
EFEKTIVITAS EDMODO DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIKUM JARINGAN TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 MAGELANG Erna Setyana; Krispinus Kedati Pukan; Ely Rudyatmi
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 9 No. 2: Oktober 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v9i2.7059

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Edmodo dalam pembelajaran materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Magelang. Sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data hasil belajar kognitif dianalisis ketuntasan klasikal dan diuji t. Hasil belajar afektif, psikomotor dan tanggapan siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil tersebut diperkuat dengan pencapaian ketuntasan klasikal kelompok eksperimen sebesar 87,50% sedangkan kelompok kontrol hanya 21,88%. Ketercapaian hasil belajar afektif dan psikomotor kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen ketercapaian hasil belajar afektif dan psikomotor telah mencapai >80% yaitu 100% siswa sikapnya baik-sangat baik dan 93,75% siswa terampil-sangat terampil. Tanggapan siswa terhadap Edmodo sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media Edmodo efektif digunakan dalam pembelajaran praktikum struktur jaringan tumbuhan di SMA Negeri 4 Magelang. Kata kunci : edmodo, hasil belajar, praktikum, struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.
Perbandingan metakognitif pada peserta didik yang tinggal di asrama dan non asrama pada pembelajaran biologi Abdul Aziz Habibi; Romy Faisal Mustofa; Ryan Ardiansyah
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 10 No. 1: April 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v10i1.6291

Abstract

ABSTRAKHasil belajar peserta didik dapat dipengaruhi oleh komponen metakognitif dan juga lingkungan sekitar. Peserta didik MAN 1 Tasikmalaya tergolong menjadi 2 kelompok yaitu yang tinggal di asrama dan non asrama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan metakognitif antara peserta didik yang tinggal di asrama dan di non asrama. Metode penelitian berupa kausal komparatif dengan purposive sampling. Sampel berupa masing-masing 29 peserta didik kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2. Tes dilakukan dengan Metacognitive Awareness Inventory. Data dianalisis menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui normalitas data, dilanjutkan dengan uji homogenitas dengan Levene Test dan Uji t untuk mengetahui perbandingan antara kedua data tersebut. Skor rata-rata metakognitif peserta didik asrama sebesar 91,96% sedangkan untuk peserta didik non asrama sebesar 88,1%. Data menunjukkan adanya perbedaan metakognitif antara peserta didik yang tinggal di asrama dan non asrama. Kata kunci: asrama; metakognitif; non asrama; perbandingan ABSTRACTMetacognitive comparisons of students living in dormitories and non- dormitories in learning biology The learning outcomes of a student are influenced not only by the metacognitive components they have but also by the surrounding environment. The students of MAN 1 Tasikmalaya can be classified into two groups, who live in dormitories and in non-dormitories. This study aims to determine the metacognitive differences between students who live in dormitories and non-dormitories. The method used is causal-comparative with a purposive sampling technique and obtained 29 students each in XI MIPA 1 and XI MIPA 2 as samples. The test was conducted with Metacognitive Awareness Inventory. The data were analyzed with Kolmogorov-Smirnov,, the homogeneity test using the Levene test, and the t test to determine the comparasion between two data. The average metacognitive score for boarding students was 91.96%, while for non-boarding students was 88.1%. That data showed there are metacognitive differences between students in dormitories and non-dormitories. Keywords: boarding; comparison; metacognitive; non-boarding