cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
GAMBARAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN RISIKO KERJA PADA PEGAWAI ADMINISTRASI DI RSUP SANGLAH: STUDI DESKRIPTIF Rizki Cristine Hasibuan; Anak Agung Angga Puspa Negara; I Putu Yudi Pramana Putra; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p12

Abstract

Pendahuluan: Gangguan muskuloskeletal merupakan suatu permasalahan yang terjadi akibat terganggunya fungsi normal sistem muskuloskeletal, karena paparan yang terjadi secara berulang dan disebabkan oleh banyak faktor risiko kerja, salah satunya adalah postur kerja. Pada pegawai administrasi RSUP Sanglah, postur duduk merupakan posisi yang selalu dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal dan risiko kerja pada pegawai administrasi Di RSUP Sanglah. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan oktober 2021. Sampel pada penelitian ini adalah pegawai administrasi di RSUP Sanglah, Denpasar Selatan, Bali dengan jumlah 71 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Peneliti mengevaluasi keluhan muskuloskeletal dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan mengevaluasi risiko kerja dengan menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Teknik analisa data pada penelitian ini adalah analisis univariat, yaitu usia, jenis kelamin, keluhan muskuloskeletal dan risiko kerja. Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan bahwa prevalensi keluhan muskuloskeletal pada pegawai administrasi RSUP Sanglah, yaitu keluhan pada upper cervical (leher) 63,4%, tengkuk 69%, bahu kiri 54,9%, bahu kanan 53,5%, punggung 63,3%, pinggang 64,7%, pinggul 53,5% dan pantat/bokong 60,5%. Sedangkan, prevalensi risiko kerja pada pegawai, yaitu risiko rendah 5,6%, risiko sedang 50,7%, dan risiko tinggi 43,7%. Simpulan: Prevalensi keluhan muskuloskeletal yang sering dialami pada pegawai administrasi RSUP Sanglah adalah keluhan pada ekstremitas atas dan paling banyak memiliki risiko kerja sedang. Kata Kunci: keluhan muskuloskeletal, risiko kerja, pegawai administrasi
KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN PEKERJAAN TERHADAP RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA PABRIK-SEBUAH STUDI POTONG LINTANG Amaze Grace Davidz Morato; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Agung Wiwiek Indrayani; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p02

Abstract

Pendahuluan: Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah permasalahan akibat gangguan yang dikeluhkan oleh seseorang pada bagian muskuloskeletal seperti pada bagian otot, saraf, tendon, sendi, kartilago, dan spinal discs. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi MSDs yaitu faktor individu, faktor pekerjaan, dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu (umur, jenis kelamin, masa kerja, dan indeks massa tubuh (IMT) dan karakteristik pekerjaan (postur dan durasi kerja) terhadap risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja di pabrik Cooperativa Café Timor (CCT) di Timor-Leste. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik cross sectional. Subjek penelitian ini berjumlah 100 orang pekerja dari pabrik CCT yang terpilih melalui purposive sampling technique berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Berdasarkan uji korelasi spearman dengan metode uji chi-square diperoleh hasil yaitu adanya hubungan pada variabel umur (p=0,000), jenis kelamin (p=0,012), masa kerja (p=0,000), postur kerja (p=0,000), durasi kerja (p=0,004) serta tidak ada hubungan pada variabel IMT (p=0,218) terhadap risiko terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, masa kerja, postur dan durasi kerja, serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IMT terhadap risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders. Pekerja dengan umur >35 tahun (23,4%), berjenis kelamin laki-laki (22,4%) dengan masa kerja (33,3%), postur kerja (62,5%) dan durasi kerja (22%) yang tinggi akan berpengaruh mengalami keluhan MSDs dengan risiko tinggi. Kata Kunci: musculoskeletal disorders, pekerja pabrik, cooperativa café timor
BERAT TAS PUNGGUNG DENGAN KELUHAN NYERI LEHER DAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Siluh Ngurah Ratih; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Ni Komang Ayu Juni Antari; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p08

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan tas punggung dengan berat >10% berat badan dapat memberikan dampak negatif bagi penggunanya apabila penggunaanya salah seperti nyeri leher, nyeri punggung bawah hingga perubahan pada postur tubuh, namun masih banyak siswa yang menggunakan tas punggung dengan >10% berat badan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan antara berat tas punggung dengan keluhan nyeri leher dan nyeri punggung bawah pada siswa SMP di Kecamatan Mengwi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional yang menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel yaitu 77 siswa berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Data dikumpulkan dengan mengukur berat badan, berat tas punggung dengan menggunakan timbangan digital dan nyeri leher serta nyeri punggung bawah dengan wawancara langsung. Observasi dan pengukuran variabel setiap subjek penelitian hanya dilakukan satu kali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 di Aula SMP Negeri 4 Mengwi, Kabupaten Badung. Hasil: Hasil uji analisis non-parametrik spearman rho dari berat tas punggung dengan nyeri leher yaitu nilai p=0,000 (p<0,05) dan r=0,827 sedangkan hasil uji analisis non-parametrik spearman rho dari berat tas punggung dengan nyeri punggung bawah didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dan r=0,582. Simpulan: Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara berat tas punggung dengan nyeri leher dan nyeri punggung bawah pada siswa SMP di Kecamatan Mengwi yang bernilai positif, hal ini berarti semakin berat tas punggung yang digunakan maka semakin tinggi angka kejadian nyeri leher dan nyeri punggung bawah pada siswa. Kata Kunci: berat tas punggung, nyeri leher, nyeri punggung bawah, siswa SMP
OBESITAS BERHUBUNGAN DENGAN KESEIMBANGAN LANSIA DI DESA CANGGU Ni Made Rika Puriyanti; M Widnyana; I Made Krisna Dinata; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p06

Abstract

Pendahuluan: Obesitas adalah salah satu permasalahan gizi yang menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat khususnya lansia. Pola makan yang berlebihan dan juga aktivitas fisik yang rendah akan menyebabkan penumpukan lemak yang berlebih di dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Obesitas pada lansia akan menyebabkan berubahnya center of gravity (CoG), penurunan sensitivitas pada plantar, penurunan lingkup gerak sendi (LGS), dan juga menurunnya kekuatan otot yang nanti akan berimplikasi pada terganggunya keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan keseimbangan lansia di Desa Canggu. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode cross sectional dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh pada penelitian ini sebanyak 63 orang sampel. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Lokasi penelitian bertempat di Balai Banjar Kayutulang dan Umabuluh selain itu juga dilakukan secara door to door di wilayah Banjar Pipitan, Desa Canggu. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang mengalami obesitas sebanyak 38 orang. Lansia dengan obesitas memiliki keseimbangan yang lebih buruk dibandingkan dengan tidak obesitas. Berdasarkan uji analisis spearmen rho didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dan keoefisien korelasi r=0,676. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa obesitas berhubungan dengan keseimbangan lansia di Desa Canggu. Kata Kunci: keseimbangan, lansia, obesitas
AKTIVITAS FISIK DAN KUALITAS TIDUR DENGAN NILAI VO2MAX PADA REMAJA PUTRI Desak Made Dewi Mahayuni; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara; Ni Wayan Tianing; M Widnyana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p09

Abstract

Pendahuluan: VO2max adalah rentang kemampuan seseorang untuk menggunakan oksigen sebanyak mungkin selama aktivitas dan juga merupakan tingkat kebugaran kardiorespirasi. Usia, keturunan, jenis kelamin, aktivitas fisik, komposisi tubuh, dan kualitas tidur merupakan faktor-faktor yang dapat mengubah VO2max. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap VO2max pada siswi di SMA Negeri 1 Mengwi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan metodologi cross-sectional dan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dalam penelitian ini, dibutuhkan 62 sampel untuk memenuhi persyaratan. Untuk mengumpulkan data, terdapat dua kuesioner yang perlu diisi: kuesioner IPAQ untuk menilai aktivitas fisik dan kuesioner PSQI untuk memeriksa kualitas tidur, serta Tes Cooper untuk menguji VO2max. Uji hipotesis korelasi Spearman digunakan untuk melihat apakah ada hubungan antara variabel seperti aktivitas fisik dan VO2max, serta kualitas tidur dan VO2max. Hasil: Analisis Korelasi Spearman menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,671 dan p<0,05. Analisis korelasi Spearman menghasilkan p<0,05. dan nilai korelasi 0,621 untuk variabel kualitas tidur dan VO2max. Simpulan: Aktivitas fisik dan kualitas tidur berhubungan dengan nilai VO2max pada remaja putri di SMA Negeri 1 Mengwi. Kata Kunci: aktivitas fisik, kualitas tidur, VO2max, remaja putri
AKTIVITAS FISIK BERHUBUNGAN DENGAN KESEIMBANGAN STATIS DAN DINAMIS LANSIA-SEBUAH STUDI POTONG LINTANG Ni Komang Artini Yanti; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi; I Nyoman Adi Putra; I Gusti Ayu Artini
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p04

Abstract

Pendahuluan: Keseimbangan memiliki peranan penting dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Menurunnya kontrol neuromukuler, perubahan sendi, serta sistem lainnya menyebabkan kemampuan lansia untuk memjaga keseimbangan tubuh menurun, sehingga risiko jatuh pada lansia meningkat. Aktivitas fisik diperlukan untuk kualitas hidup lansia yang baik, jika selama bertahun-tahun lansia mengalami penurunan tingkat aktivitas fisik, akan dapat berdampak negatif pada kesehatan lansia termasuk gangguan keseimbangan statis dan dinamis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik terhadap keseimbangan statis dan dinamis lansia di Banjar Taman Griya Desa Adat Jimbaran. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional yang menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel yaitu 41 lansia yang sesuai dengan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out yang telah ditentukan. Data dikumpulkan dengan mengukur aktivitas fisik menggunakan GPAQ, keseimbangan statis menggunakan Functional Reach Test dan keseimbangan dinamis dengan Time Up and Go Test. Hasil: Hasil uji analisis non parametrik spearman rho dari aktivitas fisik dengan keseimbangan statis yaitu nilai p=0,000 (p<0,05) dan r=0,665, sedangkan hasil uji analisis non parametrik spearman rho dari aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dan r=0,716. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap keseimbangan statis dan dinamis lansia di Banjar Taman Griya Desa Adat Jimbaran.
POSTURAL CORRECTION PADA INTERVENSI INIT DAN ULTRASOUND THERAPY DALAM MENURUNKAN DISABILITAS PADA NYERI LEHER NON SPESIFIK Putu Ayu Sita Saraswati; Sayu Aryantari Putri Thanaya; Indah Pramita; Ni Kadek Ayu Satya Dewanti
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p12

Abstract

Pendahuluan: Nyeri leher non spesifik jika tidak ditindaklanjuti dengan tepat akan berdampak pada aktivitas, produktivitas dan pendapatan serta kualitas hidup seseorang. Penatalaksanaan klinis kasus ini dapat berupa terapi Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) dan Ultrasound Therapy yang dikombinasikan dengan postural correction. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi postural correction, INIT dan Ultrasound Therapy dalam mengurangi disabilitas leher pada pasien nyeri leher non spesifik. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan jenis rancangan one group pre-test and post-test group design. Penelitian dilakukan di praktek mandiri fisioterapi di Denpasar dan Badung, Bali terhitung mulai bulan Agustus-September 2022. Terdapat 12 orang sampel yang diberikan intervensi sebanyak tiga kali tiap minggu selama empat minggu. Pengukuran disabilitas dilakukan dengan Neck Disability Index (NDI). Hasil: Hasil uji hipotesis berpasangan pada kelompok didapatkan nilai p<0,001 yang menyatakan bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Simpulan: Intervensi Postural Control, Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dengan Ultrasound Therapy dapat mengurangi disabilitas leher pada penderita nyeri leher non spesifik di Indonesia. Data yang didapat bermanfaat bagi peneliti dan praktisi di ranah klinis untuk mengimplementasikan hasil penelitian pada populasi nyeri leher non-spesifik. Kata kunci: postural correction, init, ultrasound therapy, nyeri leher non spesifik
KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN BERHUBUNGAN DENGAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA WANITA Ni Putu Sukma Nathania; Made Hendra Satria Nugraha; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p01

Abstract

Pendahuluan: Menua merupakan keadaan alamiah yang disertai dengan penurunan kapabilitas jaringan dalam menjaga struktur dan fungsi normal tubuh. Pada proses menua, salah satu penurunan yang terjadi adalah berkurangnya massa otot skeletal yang berdampak terhadap menurunnya kekuatan otot. Kekuatan otot adalah komponen krusial dari keseimbangan fungsional tubuh. Keseimbangan penting untuk mencegah jatuh dan mempertahankan kemandirian lansia. Kekuatan genggaman tangan merupakan biomarker kesehatan dan dapat menggambarkan kekuatan otot tubuh secara keseluruhan. Kekuatan otot genggam yang rendah dapat menandakan adanya gangguan keseimbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kekuatan genggaman tangan berhubungan dengan keseimbangan pada lansia wanita. Metode: Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 orang sesuai dengan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out yang telah ditentukan. Prosedur penelitian dilakukan dengan pengukuran kekuatan genggaman tangan menggunakan Handgrip Dynamometer dan keseimbangan menggunakan Berg Balance Scale. Hasil: Uji analisis non parametrik chi square dengan nilai p<0,05 yang menandakan adanya hubungan signifikan antara kekuatan genggaman tangan dan keseimbangan. Simpulan: Berdasarkan hasil dari penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa kekuatan genggaman tangan berhubungan dengan keseimbangan pada lansia wanita. Kata Kunci: kekuatan genggaman tangan, keseimbangan, lansia
SEDENTARY LIFESTYLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA Muhammad Rival Verdian; Putu Ayu Sita Saraswati; Gede Parta Kinandana; I Made Niko Winaya
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p08

Abstract

Pendahuluan: Sedentary lifestyle adalah setiap kegiatan yang dilakukan dalam posisi duduk, bersandar, ataupun berbaring. Perilaku tersebut dapat berupa membaca, menonton TV, menggunakan komputer, dan lain lain. Sedentary lifestyle dapat menghambat produksi pada neuroptopin yang membuat transmisi sinaps otak terganggu sehingga mempengaruhi kemampuan memori jangka pendek. Penelitian memiliki tujuan untuk membuktikan adanya hubungan antara sedentary lifestyle terhadap kemampuan memori jangka pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Februari 2022. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan didapatkan jumlah sebanyak 51 subjek yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Peneliti mengukur sedentary lifestyle menggunakan Adult Sedentary Behaviour Questionnaire (ASBQ). Kemudian peneliti mengukur kemampuan memori jangka pendek subjek dengan alat ukur Scenery Picture Memory Test (SPMT). Hasil: Analisis Uji Korelasi Spearman’s Rho menghasilkan nilai p 0,034 (<0,05) serta koefisien korelasi sebesar -0,298. Simpulan: Terdapat hubungan yang tidak searah, cukup kuat, dan signifikan antara sedentary lifestyle dan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Semakin tinggi tingkat sedentary lifestyle maka memori jangka pendek akan semakin rendah Kata Kunci: sedentary lifestyle, memori jangka pendek, mahasiswa
TINGKAT SEDENTARY LIFE TERHADAP KEBUGARAN KARDIOVASKULER REMAJA Ni Made Indri Sagita; Ni Komang Ayu Juni Antari; I Putu Adiartha Griadhi; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p05

Abstract

Pendahuluan: Kebugaran kardiovaskuler merupakan salah satu komponen penting dalam mekanisme homeostasis tubuh dan merupakan salah satu tolak ukur dari kesehatan individu. Penurunan aktivitas fisik atau sering disebut sedentary lifestyle dapat memengaruhi tingkat kebugaran kardiovaskuler dimana gaya hidup ini sering dijumpai pada remaja yang disebabkan oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sedentary lifestyle terhadap kebugaran kardiovaskuler pada remaja sekolah SMAN 1 Ubud. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Oktober 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 sampel yang merupakan siswa di SMAN 1 Ubud. Peneliti mengukur tingkat sedentary lifestyle dengan kuesioner Adolescent Sedentary Activity Quesionnaire (ASAQ) yang diisi secara langsung oleh sampel. Setelah itu, sampel melakukan Harvard Step Test yang digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran kardiovaskuler. Dalam penelitian ini, analisis data mengggunakan analisis bivariat dengan uji spearman. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi p value = 0,000 dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,700. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat sedentary lifestyle terhadap kebugaran kardiovaskuler pada remaja sekolah SMAN 1 Ubud dimana semakin tinggi tingkat sedentary lifestyle maka semakin buruk kebugaran kardiovaskuler. Kata Kunci: sedentary lifestyle, kebugaran kardiovaskuler, remaja, SMAN 1 Ubud

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue