cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi
ISSN : 20856873     EISSN : 25409271     DOI : -
Jurnal Pendidikan Biologi (JPB) publishes peer-reviewed research of special importance and broad interest in any area of biology education by research and or result of conceptual studies.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2023)" : 10 Documents clear
E-MODULE SEBAGAI BAHAN AJAR BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA/MA KELAS XII PADA PEMBELAJARAN PROYEK Cahyanti, Indra; Ibrohim, Ibrohim; Susilo, Herawati
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p145-152

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi dan keterampilan berpikir kreatif siswa melalui penggunaan e-module sebagai bahan ajar berbasis potensi lokal pada pembelajaran proyek pada materi Bioteknologi. Rancangan penelitian menggunakan one-group pretest-postest design yang diterapkan kepada 30 siswa Madrasah Aliyah (MA). Data keterampilan kolaborasi dianalisis secara deskriptif kualitatif kemudian dikategorikan sesuai dengan hasil persentase yang diperoleh. Sedangkan data keterampilan kreatif dianalisis menggunakan uji t Hasil penelitian menunjukkan penggunaan e-module sebagai bahan ajar berbasis potensi lokal pada pembelajaran proyek dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Abstract. This study aims to determine the improvement of students' collaboration skills and creative thinking skills through the use of e-module as teaching materials based on local potential in project learning on Biotechnology materials. The research design uses a one-group pretest-postest design applied to 30 students of Madrasah Aliyah (MA). Collaboration skills data were analyzed in a qualitative descriptive and categorized according to the percentage results obtained. Meanwhile, creative skills data were analyzed using the T-test. The results showed that the use of e-module as teaching materials based on local potential in project learning could improve students' collaboration skills and creative thinking skills.
EFEKTIVITAS M-LEARNING APPLICATION B-CALL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONSEP BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 MALANG Sigarra, Dhia Fajrianti; Suwono, Hadi; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p198-206

Abstract

Abstrak. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa penting dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas m-learning application B-Call dalam meningkatkan pengetahuan konsep biologi siswa pada materi bakteri. Studi quasi-experimental ini diterapkan kepada 65 siswa sekolah menengah atas. Kegiatan pembelajaran dirancang menggunakan model instruksional 5E. Hasil uji hipotesis melalui the one-way analysis of covariance (ANCOVA) menunjukkan ada pengaruh penggunaan m-learning application B-Call melalui strategi model instruksional 5E terhadap pengetahuan konsep biologi siswa. Hasil ini memberikan latar belakang empiris dan teoritis dalam penerapan m-learning application untuk pembelajaran biologi. Abstract. Promoting students' understanding and knowledge is essential in learning biology. This study aims to determine the effectiveness m-learning application B-Call in promoting students' knowledge of biological concepts on bacterial topic. This quasi-experimental study was applied to 65 high school students. Learning activities are designed using 5E instructional model. The result of hypothesis testing through the one-way analysis of covariance (ANCOVA) shows that there is an effect of using m-learning application B-Call through the 5E instructional model strategy on students' knowledge of biological concepts. The study results provide empirical and theoretical background in effecting m-learning application for biology learning.
PENGARUH PROBLEM ORIENTED PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN SCIENCE REFLECTIVE JOURNAL WRITING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI SISWA SMP NEGERI 8 BANDAR BARU-ACEH Mursyidah, Mursyidah; Ibrohim, Ibrohim; Balqis, Balqis
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p99-111

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based oriented project based learning (POPBL) yang diintegrasikan dengan science reflective journal writing (SRJ) terhadap keterampilan berpikir kritis dan keterampilan argumentasi siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Bandar Baru. Penelitian ini tergolong jenis penelitian pra-eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Bandar Baru yang terdiri atas 1 kelas berjumlah 24 siswa dengan sampel sebanyak 24 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari ATP, Modul ajar, lembar kerja peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan sintaks, tes keterampilan berpikir kritis, dan tes keterampilan argumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan untuk uji dua sisi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan argumentasi siswa yang diajarkan melalui model POPBL dengan SRJ yang dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Abstract. This study aims to determine the effect of problem based oriented project based learning (POPBL) integrated with science reflective journal writing (SRJ) on critical thinking skills and argumentation skills of class VIII students of SMP Negeri 8 Bandar Baru. This research is classified as a type of pre-experimental research with a one group pretest posttest design. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 8 Bandar Baru consisting of 1 class totaling 24 students with a sample of 24 respondents who were determined through a purposive sampling technique. The research instrument consisted of a syllabus, learning implementation plans, student worksheets, syntax implementation observation sheets, tests of critical thinking skills, and tests of argumentation skills. The data analysis technique uses a paired sample t-test for a two-tailed test. The results showed that there were significant differences in students' critical thinking skills and argumentation skills taught through the POPBL and SRJ models as evidenced by the significance value of 0.000 < 0.05.
KELAYAKAN MEDIA DARING ASINKRON INTERAKTIF BERBASIS H5P PADA MATA KULIAH STRUKTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN Alamsyah, Muhammad Radian Nur; Prajoko, Setiyo; Khotijah, Siti Lailatul
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p153-164

Abstract

Abstrak. Fleksibilitas akses materi menjadi kelebihan pembelajaran daring asinkron. Namun, terdapat kendala pemenuhan aspek interaktif dalam pembelajaran daring asinkron karena terbatasnya pola komunikasi. Kurangnya aspek interaktif dapat menjadikan pencapaian pemahaman materi mahasiswa tidak maksimal. Oleh karena itu, diperlukan media yang berisi materi sekaligus memenuhi aspek interaktif dalam pembelajaran daring asinkron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media daring asinkron interaktif yang telah dikembangkan untuk perkuliahan Struktur Perkembangan Tumbuhan. Pengembangan media dilakukan melalui pendekatan ADDIE, menggunakan aplikasi developer H5P. Data kelayakan media ditinjau dari hasil validasi ahli, menggunakan instrumen rating scale. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai validitas media pada aspek kebenaran materi sebesar 98,21%, kejelasan tampilan 91%, kemudahan penggunaan 100%, aspek muatan interaktif 96,87%, dan respon mahasiswa sebesar 87,96%. Secara keseluruhan, media daring asinkron interaktif untuk mata kuliah Struktur Perkembangan Tumbuhan tersebut memperoleh nilai kelayakan 96,52% dengan kategori sangat baik. Abstract. The flexibility of access to materials is an advantage of asynchronous online learning. However, there are obstacles to fulfilling the interactive aspects of asynchronous online learning due to limited communication patterns. The lack of interactive aspects can make the achievement of student understanding of the material not optimal. Therefore, it is necessary to have media that contains material while fulfilling the interactive aspects of asynchronous online learning. This study aims to determine the feasibility of an interactive asynchronous online media that has been developed for the Plant Development Structure lecture. Media development is carried out through the ADDIE approach, using the H5P developer application. The media feasibility data is reviewed from the results of expert validation, using a rating scale instrument. Based on the results of data analysis, the validity of the media in the aspect of material truth is 98.21%, display clarity is 91%, ease of use is 100%, interactive content is 96.87%, and student responses are 87.96%. Overall, the interactive asynchronous online media for the Plant Development Structure course obtained a feasibility score of 96.52% in the very good category.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH KONTEKSTUAL PADA MATERI LIMBAH UNTUK SISWA KELAS X SMA Reza, Salsabiela Praha Karima; Fatmawati, Umi; Oetomo, Dwi
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p112-124

Abstract

Abstrak. Penanganan limbah perlu dikuasai siswa sebagai bentuk kemampuan pemecahan masalah dalam menghadapi permasalahan tentang limbah, sehingga topik ini dapat dikembangkan menjadi sumber belajar untuk melatih kemampuan problem solving siswa. Pengembangan bahan ajar ini dapat dilakukan dengan pembuatan video pembelajaran berbasis masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran, mengetahui kelayakan dan mengetahui efektifitas penggunaan video dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi limbah. Desain penelitian pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) mengacu model 4D oleh Thiagarajan yang dimodifikasi menjadi 3-D, yang meliputi tahap Define, Design, dan Develop. Teknik analisis data meliputi analisis kelayakan produk dan analisis efektifitas penggunaan media. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan mendapatkan persentase penilaian sebesar 85,61% dengan kategori sangat layak. Implementasi video pembelajaran juga menunjukkan kenaikan kemampuan pemecahan masalah siswa awal (85.4) dan kemampuan pemecahan masalah akhir (98.78). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai probabilitas (sig) 0,001 < 0,05 artinya terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah sebelum dan sesudah implementasi video pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa video pembelajaran berbasis masalah kontekstual pada materi limbah layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Abstract. Waste treatment needs to be acquired by the students which is associated with the solution of waste problems, therefore this topic can be developed as a learning resource to enhance students' problem-solving skills. This teaching material can be developed by making problem-based learning videos. This study aimed to develop learning videos, determine the feasibility, and determine the differences the effectivity of developed media to promote students' problem-solving abilities before and after implementing problem-based learning videos for class X high school students on waste management topics. The research design in this research is Research and Development (R&D) referring to the Four Door (4-D) model by Thiagarajan which is modified to 3-D, which includes the Define, Design, and Develop stages. Data analysis techniques include product feasibility analysis and effectiveness of media use in learning. The results of the research show that the developed problem-based learning videos get an assessment percentage of 85.61% in the very feasible category. The implementation of learning videos also showed an increase in students' initial problem solving abilities (85.4) and final problem solving abilities (98.78). Test results: The results of the analysis of problem-solving abilities using the Wilcoxon Signed Rank Test show that a probability value (sig) of 0.001
PROFIL INTEGRASI ASPEK SAINTIFIK PADA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH MICROTEACHING TA 2020/2021 Chotimah, Yesi; Agustina, Putri
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p165-180

Abstract

Abstrak. Pembelajaran biologi seharusnya dilakukan sesuai hakikat biologi sebagai sains. Salah satu pendekatan yang sesuai dengan karakteristik biologi sebagai sains adalah pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil integrasi aspek saintifik pada RPP mata kuliah microteaching semester genap T.A 2020/2021. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin sebagai metode penentuan jumlah sampel. Sampel RPP berjumlah 78 dokumen RPP dari 39 mahasiswa calon guru biologi FKIP UMS yang menempuh mata kuliah microteaching. Hasil penelitian integrasi aspek saintifik pada RPP microteaching menunjukkan, bahwa persentase tertinggi terdapat pada kegiatan inti dari RPP 1 dan RPP 2 yaitu mengamati (100% dan 92,31%), menanya (38,46% dan 43,59%), mengumpulkan informasi (97,44% dan 100%), dan mengomunikasikan (94,87% dan 100%), sedangkan mengasosiasi (100% dan 97,44%) tertinggi pada tujuan pembelajaran. Persentase integrasi terendah terdapat pada kegiatan pendahuluan dan penutup. Integrasi terendah aspek mengamati (5,13%) terdapat pada penutup, aspek menanya (0%) pada semua bagian RPP 1 kecuali kegiatan inti dan (0%) pada tujuan, pendahuluan dan penutup pada RPP 2, aspek mengumpulkan informasi (2,56%) pada pendahulaun dan penutup RPP 1 dan (2,56%) pada penutup di RPP 2. Aspek mengasosiasi (2,56%) pada pendahuluan RPP 1 dan (5,13%) pada pendahuluan dan penutup RPP 2. Aspek mengomunikasikan (0%) pada pendahuluan. Abstract. The biology learning should be carried out according to the nature of biology as a science. One approach that fits the characteristics of biology as a science is a scientific approach. This study aims to determine the profile of the integration of scientific aspects in the implementation of microteaching courses in the even semester of the 2020/2021 academic year. The sampling technique was carried out by purposive sampling using the Slovin formula as a method of determining the number of samples. The sample of the lesson plan amounted to 78 learning implementation plan documents from 39 prospective biology teacher students at the Faculty of Teacher Training and Education at the University of Muhammadiyah Surakarta who took microteaching courses. The results of the integration of scientific aspects in the microteaching learning implementation plan showed that the highest percentage was found in the core activities of the learning implementation plan 1 and lesson plan 2, namely observing (100% and 92.31%), asking questions (38.46% and 43, 59%), collecting information (97.44% and 100%), and communicating (94.87% and 100%), while associating (100% and 97.44%) was highest on learning objectives. The lowest percentage of integration is in the preliminary and closing activities. The lowest integration of the observing aspect (5.13%) is in the closing, the questioning aspect (0%) in all parts of the learning implementation plan 1 except for the core activities and (0%) in the objectives, introduction and closing of the lesson plan 2, information gathering aspects (2.56%) at the introduction and closing of the lesson plan 1 and (2.56%) at the end of the lesson plan 2. Associating aspects (2.56%) at the introduction to the lesson plan 1 and (5.13%) in the introduction and closing of the lesson plan 2. The aspect of communicating (0%) in the introduction.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN METODE JELAJAH ALAM SEKITAR Shinta, Damaris Clara; Hastuti, Susanti Pudji; Kasmiati, Sri
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p125-132

Abstract

Abstrak. Proses kegiatan pembelajaran ilmiah yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian pada siswa kelas XF yang berjumlah 34 siswa di SMA Negeri 2 Salatiga. Siswa menghadapi permasalahan yaitu adalah rendahnya hasil belajar dikarenakan proses pemberian materi hanya berbasis ceramah. Hasil wawancara dengan guru biologi di SMA Negeri 2 Salatiga pada materi Perubahan Lingkungan belum menerapkan sepenuhnya kegiatan laboratorium. Metode yang digunakan adalah pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS). Teknik pengumpulan data berupa wawancara, soal pre-test, post-test, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dapat meningkat pada materi Perubahan Lingkungan (pre-test siklus 1 rerata nilai 42,9 menjadi 85,6 dan post-test dan siklus 2 nilai pre-test rerata nilai 44,1 menjadi 84,0). Analisis N-Gain menunjukkan kategori “ tinggi” dari nilai siklus 1 sebesar 0,71 dan naik pada siklus 2 sebesar 0,73. Selain itu, hasil Uji Mann–Whitney mendapatkan hasil
KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR: SEBUAH STUDI KORELASI PADA SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Antika, Linda Tri; Safitri, Noviana Indah; Haikal, Moch.
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p181-188

Abstract

Abstrak. Proses pembelajaran di abad 21 menuntut siswa untuk aktif dalam mencari, menemukan, dan menggunakan pengetahuan agar dapat memahami suatu konsep dengan atau tanpa bantuan guru. Oleh sebab itu, penting untuk memberdayakan keterampilan berpikir siswa dalam pembelajaran, termasuk keterampilan metakognitif. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui korelasi antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPA A di SMA Bustanul Mubtadiin semester genap tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis korelasi regresi menggunakan program SPSS 25.0. Pengumpulan data keterampilan metakognitif menggunakan rubrik yang terintegrasi dengan tes tertulis essay, sedangkan motivasi belajar menggunakan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa. Hasil analisis regresi menunjukkan besar nilai R sebesar 0.517 yang menunjukkan hubungan yang sedang antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar. Adapun model Problem-based Learning mampu menjadi model pembelajaran yang direkomendasikan dalam memberdayakan keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa, terutama pada pembelajaran biologi. Abstract. The learning process in the 21st century requires students to be active in seeking, finding, and using knowledge to understand a concept with or without the help of teacher. Therefore, it is important to empower students' thinking skills in learning, including metacognitive skills. This study aimed to determine the correlation between metacognitive skills and students' learning motivation. The subjects in this study were students of class X IPA A at SMA Bustanul Mubtadi'in Pamekasan Madura in the second semester of academic year 2021/2022. This research is quantitative research with regression correlation analysis technique using SPSS 25.0. Data collection for metacognitive skills used a rubric that was integrated with an essay test, while learning motivation used a questionnaire. The results of this study indicated that there was a relationship between metacognitive skills and students' learning motivation. The results of the regression analysis showed a large R value of 0.517 which showed a moderate relationship between metacognitive skills and learning motivation. The Problem-based Learning model is able to become a recommended learning model in empowering metacognitive skills with student learning motivation, especially in learning biology.
PENGARUH MODEL PROBLEM-ORIENTED PROJECT-BASED LEARNING (POPBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMUNIKASI SISWA SMAN 1 PONDIDAHA Harisatyma, Nur Khofifa Ayu; Ibrohim, Ibrohim; Gofur, Abdul
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p133-144

Abstract

Abstrak. Kehidupan abad 21 menuntut pendidikan untuk meningkatkan beragam keterampilan diantaranya berpikir kreatif dan komunikasi. Berdasarkan beberapa literatur menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif dan komunikasi siswa indonesia masih berada pada kategori rendah. Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) merupakan salah satu metode pembelajaran yang mampu meningkatkan bebeberapa keterampilan abad 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model POPBL terhadap keterampilan berpikir kreatif dan komunikasi siswa. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest posttest non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X-B sebagai kelas eksperimen dengan diberi perlakuan model pembelajaran POPBL dan kelas X-C sebagai kelas kontrol dengan diberi perlakuan model pembelajaran PBL. Keseluruhan Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik dengan uji hipotesis menggunakan ANAKOVA (Analysis of Covariance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan komunikasi. Sekolah dapat menggunakan POPBL sebagai model pembelajaran baru untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran dan memberi siswa keterampilan yang sesuai dengan era modern. Abstract. Life in the 21st century demands education to improve various skills, including creative thinking and communication skills. Some studies show that Indonesian students' creative thinking and communication skills are still in the low category. Problem-oriented project-based learning (POPBL) is a learning method that can improve several 21st-century skills. This research aimed to investigate the influence of the POPBL model on students' creative thinking and communication skills. This type of research uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, namely, a pretest-posttest research design. The sample in this study was class X-B as an experimental class treated with the POPBL learning model, and class X-C as the control class treated with the PBL learning model. The data obtained were then analyzed statistically by testing the hypothesis using analysis of covariance (ANCOVA). The results showed that the Problem-oriented project-based learning (POPBL) model affected creative thinking and communication skills. For this reason, schools can use POPBL as a reference for new learning models to improve learning activities and student skills relevant to the 21st century.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI HERITAGE TAMAN BUKIT BARISAN SELATAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Maulina, Dina; Wahyuni, Sri; Nurhadian, Yardan Permata; Meriza, Nadya
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p189-197

Abstract

Abstrak. Sumber daya lingkungan sekitar menjadi salah satu media yang penting dalam proses pembelajaran. Problem Based Learning (PBL) menginisiasi kegiatan pembelajaran berbasis masalah dengan mengamati lingkungan sebagai sumber belajar untuk memecahkan permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBL terhadap sikap peduli heritage TNBBS dan hasil belajar peserta didik pada materi pencemaran lingkungan kelas VII SMP Negeri 13 Krui dan menentukan dimensi manakah yang paling dikuasai oleh peserta didik untuk meningkatkan sikap peduli heritage TNBBS. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif quasy experiment. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B dan VII C dengan jumlah total 60 orang dari 150 peserta didik dan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data nilai sikap peduli heritage TNBBS diperoleh dari angket kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way Anova pada taraf 5%. Selain data nilai sikap peduli heritage dalam penelitian ini juga terdapat data pendukung yaitu hasil belajar kognitif yang diperoleh dari nilai tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning terhadap sikap peduli heritage TNBBS di SMP Negeri 13 Krui dengan nilai signifikan sebesar 0.00 (sig < 0,05). Dimensi konasi dengan persentase 39% paling dominan dimiliki peserta didik oleh sikap peduli heritage TNBBS. Dengan demikian model PBL dapat berpengaruh terhadap sikap peduli heritage pada materi pencemaran lingkungan. Abstract. The environmental resources become an important medium in the learning process. Project Based Learning (PBL) initiates problem-based learning activities by observing the environment as a learning resource. This study aims was to determine the effect of PBL on the attitude of caring for the heritage of BBSNP and student learning outcomes on environmental pollution material for class VII SMP Negeri 13 Krui and determine which dimensions are most controlled by students to increase the attitude of caring for the heritage of BBSNP. The research design was the quantitative descriptive of quasi experiment. The samples were students at grade VII B and VII C with the number of 60 students out of 150 total students. The value data of the caring attitude of Bukit Barisan National Park heritage were obtained from questionnaire analyzed statistically using One Way Anova test with rate of 5%. On the other hand, data in the research also composed of the supporting data, cognitive learning outcome taken from test score. The research results showed that there was a significant influence of problem based learning model on the caring attitude of the Bukit Barisan Selatan National Park in Junior High School State 13 Krui with the significant rate of 0.00 (sig < 0,05). The behavior dimension with the 39% was the most dominant which students had by the caring attitude to the material of environmental pollution. In conclusion, Problem Based learning Model can influence on the caring attitude of heritage to the material of environmental pollution.

Page 1 of 1 | Total Record : 10