cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi
ISSN : 20856873     EISSN : 25409271     DOI : -
Jurnal Pendidikan Biologi (JPB) publishes peer-reviewed research of special importance and broad interest in any area of biology education by research and or result of conceptual studies.
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
PENGARUH 5E-FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF, DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Kusumawati, Evi; Suwono, Hadi
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i1p9-24

Abstract

Abstrak. Untuk memecahkan masalah di kehidupan abad ke-21 yang penuh tantangan dan persaingan global perlu adanya penguasaan keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif. Pembelajaran yang dirancang harus memfasiltasi proses mengkonstruksi pemahaman dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif serta fleksibel. Pembelajaran inkuiri 5E Flipped-Classroom merupakan model pembelajaran yang berpendekatan konstruktivis sekaligus fleksibel diterapkan dalam pembelajaran kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari pembelajaran 5E Flipped-Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan hasil belajar kognitif kelas kelas XI pada pembelajaran biologi. Desain penelitian menggunakan desain quasi-experimental non randomized control group. Pada masing-masing variable dilakukan pengukuran melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran inkuiri 5E-Flipped Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran biologi (nilai signifikansi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN METODE JELAJAH ALAM SEKITAR Shinta, Damaris Clara; Hastuti, Susanti Pudji; Kasmiati, Sri
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p125-132

Abstract

Abstrak. Proses kegiatan pembelajaran ilmiah yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian pada siswa kelas XF yang berjumlah 34 siswa di SMA Negeri 2 Salatiga. Siswa menghadapi permasalahan yaitu adalah rendahnya hasil belajar dikarenakan proses pemberian materi hanya berbasis ceramah. Hasil wawancara dengan guru biologi di SMA Negeri 2 Salatiga pada materi Perubahan Lingkungan belum menerapkan sepenuhnya kegiatan laboratorium. Metode yang digunakan adalah pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS). Teknik pengumpulan data berupa wawancara, soal pre-test, post-test, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dapat meningkat pada materi Perubahan Lingkungan (pre-test siklus 1 rerata nilai 42,9 menjadi 85,6 dan post-test dan siklus 2 nilai pre-test rerata nilai 44,1 menjadi 84,0). Analisis N-Gain menunjukkan kategori “ tinggi” dari nilai siklus 1 sebesar 0,71 dan naik pada siklus 2 sebesar 0,73. Selain itu, hasil Uji Mann–Whitney mendapatkan hasil
A BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF LESSON STUDY: TRACKING BETWEEN THE YEARS 2012 AND 2023 Kusmahardhika, Noviansyah; Susilo, Herawati; Inayah, Ilul; Mushlich, Muhammad Ahva; Agustina, Tri; Manalu, Marison Sudianto
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i2p162-173

Abstract

Abstrak. Beberapa penelitian telah menyebutkan efektivitas Lesson Study (LS) pada proses pembelajaran. Namun, belum ada penelitian bibliometik terhadap perkembangan LS di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan terhadap penelitian LS yang berkembang dari tahun 2012-2023 melalui analisis bibliometrik. Sebanyak 683 artikel dikumpulkan melalui database Scopus. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa terdapat 27 tema penelitian yang tersebar dalam 8 klaster. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa tren penelitian LS pada tahun 2012-2016 berfokus pada peningkatan pembelajaran melalui penelitian tindakan, pemecahan masalah, fenomenografi, pengembangan guru, reformasi sekolah, dan pembelajaran profesional. Pada tahun 2017-2020, penelitian LS berfokus pada studi kasus, keberlanjutan, lingkungan belajar, pengetahuan guru, pendidikan guru awal, pendidikan guru, kolaborasi, berpikir kritis, kepemimpinan, sekolah dasar, pengembangan profesional guru. Sementara itu, pada tahun 2021-2023, penelitian LS berfokus pada lesson study online, pendidikan tinggi, komunikasi, pendidikan inklusif, dan keyakinan guru. Analisis dan visualisasi bibliometrik mengungkapkan bahwa dari tahun 2012-2023 tren penelitian LS semakin berkembang seiring dengan meningkatnya hasil publikasi dan kutipan. Penelitian ini juga menggambarkan peluang publikasi di berbagai negara yang memiliki minat tinggi terhadap penelitian LS. Oleh karena itu, temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian LS lebih lanjut. Abstract. Several studies have mentioned the effectiveness of Lesson Study (LS) on learning process. However, bibliometric governing LS is scarce. This study aims to provide a bibliometric view of LS research that develops from 2012-2023. A total of 683 articles were collected through the Scopus database. The visualization results showed that there were 27 research themes distributed in 8 clusters. From these results, it was found that LS research trends in 2012-2016 focused on improving learning through action research, problem-solving, phenomenography, teacher development, school reform, and professional learning. In 2017-2020, LS research focused on case studies, sustainability, learning environment, teacher knowledge, initial teacher education, teacher education, collaboration, critical thinking, leadership, primary school, teacher professional development. Meanwhile, in 2021-2023, LS research focuses on online lesson study, higher education, communication, inclusive education, and teacher beliefs. Bibliometric analysis and visualization revealed that from 2012-2023 the trend of LS research is growing along with the increasing results of publications and citations. This study also illustrates publication opportunities in various countries that have a high interest in LS research. Therefore, this finding is expected to be a reference for further LS research.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BIOLOGI TERINTEGRASI NILAI KEISLAMAN PADA SISWA MAN Husna, Misrayatul; Fitri, Ramadhani; Fajrina, Suci
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i1p79-88

Abstract

Asbtrak. Dunia pendidikan sangat mempengaruhi prilaku seseorang pola pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan kecerdasan intektual dan materialisme dan mengabaikan kecerdasan emosional dan spiritual. Ilmu biologi perlu dipahami dan dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari dengan melihat secara nyata pada alam sekitar. Pengamatan terhadap alam sekitar merupakan suatu kegiatan yang perlu dilakukan oleh seorang yang beragama. Dengan memperhatikan alam sekitar berarti seseorang sedang memperhatikan keteraturan ciptaan tuhan atau memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Tujuan penelitian ini adalah agar dihasilkannnya modul pembelajaran biologi materi terintegrasi nilai keislaman yang layak digunakan, memenuhi kebutuhan pendidik dalam menyajikan bahan ajar dan kebutuhan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dengan modul yang efektif untuk digunakan, serta membentuk karakter peserta didik MAN, agar menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia, berjiwa sosial tinggi, berilmu pengetahuan, serta menjadi pribadi yang terampil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Review artikel. Data diperoleh dari hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Sumber data dari penelitian ini diambil dari hasil pencarian pada Google Scholar dan Google Books dengan kata kunci “Pengembangan Modul”, “Terintegrasi Nilai Keislaman”, “Pengaruh Modul Terintegrasi Nilai Keislaman”. Referensi yang akan diambil dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Berdasarkan hasil review terhadap beberapa artikel dan berdasarkan data hasil penelitian dari peneliti terdahulu, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran terintegrasi nilai keislaman layak untuk di gunakan. Beberapa data hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang digunakan layak digunakan dilihat dari respon peserta didik terhadap modul, kepraktisan modul, pengaruh modul terhadap karakter maupun kemampuan afektif siswa, serta pengaruh modul terhadap kemampuan kogntif siswa. Modul pembelajaran biologi terintegrasi nilai keislaman perlu untuk terus dikembangkan agar dapat digunakan secara optimal oleh peserta didik. Modul dapat dibuat dengan cara lebih kreatif agar dapat menarik perhatian siswa. Modul yang terintegrasi nilai keislaman perlu didukung oleh penyajian materi yang mudah dipahami, desain yang menarik, dan unsur-unsur lainnya yang dapat menjadikan modul disenangi oleh peserta didik. Abstract. The world of education greatly influences a person's behavior. The pattern of education in Indonesia is too immersed in intellectual intelligence and materialism and ignores emotional and spiritual intelligence. Biology needs to be understood and related to everyday life by seeing the real world around us. Observation of the natural surroundings is an activity that needs to be carried out by a religious person. Paying attention to the natural surroundings means that someone is paying attention to the orderliness of God's creation or paying attention to the signs of Allah's power. The purpose of this research is to produce biology learning modules integrated with Islamic values that are suitable for use, meet the needs of educators in presenting learning materials and the needs of students in understanding learning materials with effective modules to use, as well as shape the character of MAN students, so that they become the next generation who having noble character, high social spirit, knowledgeable, and being a tough individual. The research method used is the article review method. Data obtained from the results of previous studies that are relevant to the research objectives to be achieved. The data source for this research was taken from search results on Google Scholar and Google Books with the keywords "Module development”, “Integrated Islamic Values”, “The Influence of Integrated Islamic Values Modules”. References to be taken are selected based on inclusion and exclusion criteria. Based on the results of a review of several articles and based on research data from previous researchers, it can be concluded that the Islamic values integrated learning module is feasible to use. Some of the research data shows that the module used is feasible to use seen from the students' responses to the module, the practicality module, the effect of the module on students' character and affective abilities, and the effect of the module on students' cognitive abilities. Biology learning modules integrated with Islamic values need to be continuously developed so that they can be used optimally by students. Modules can be made in a more creative way in order to attract students' attention. Modules that integrate Islamic values need to be supported by easy-to-understand presentation of material, attractive designs, and other elements that can make the modules liked by students.
KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR: SEBUAH STUDI KORELASI PADA SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Antika, Linda Tri; Safitri, Noviana Indah; Haikal, Moch.
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p181-188

Abstract

Abstrak. Proses pembelajaran di abad 21 menuntut siswa untuk aktif dalam mencari, menemukan, dan menggunakan pengetahuan agar dapat memahami suatu konsep dengan atau tanpa bantuan guru. Oleh sebab itu, penting untuk memberdayakan keterampilan berpikir siswa dalam pembelajaran, termasuk keterampilan metakognitif. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui korelasi antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPA A di SMA Bustanul Mubtadiin semester genap tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis korelasi regresi menggunakan program SPSS 25.0. Pengumpulan data keterampilan metakognitif menggunakan rubrik yang terintegrasi dengan tes tertulis essay, sedangkan motivasi belajar menggunakan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa. Hasil analisis regresi menunjukkan besar nilai R sebesar 0.517 yang menunjukkan hubungan yang sedang antara keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar. Adapun model Problem-based Learning mampu menjadi model pembelajaran yang direkomendasikan dalam memberdayakan keterampilan metakognitif dengan motivasi belajar siswa, terutama pada pembelajaran biologi. Abstract. The learning process in the 21st century requires students to be active in seeking, finding, and using knowledge to understand a concept with or without the help of teacher. Therefore, it is important to empower students' thinking skills in learning, including metacognitive skills. This study aimed to determine the correlation between metacognitive skills and students' learning motivation. The subjects in this study were students of class X IPA A at SMA Bustanul Mubtadi'in Pamekasan Madura in the second semester of academic year 2021/2022. This research is quantitative research with regression correlation analysis technique using SPSS 25.0. Data collection for metacognitive skills used a rubric that was integrated with an essay test, while learning motivation used a questionnaire. The results of this study indicated that there was a relationship between metacognitive skills and students' learning motivation. The results of the regression analysis showed a large R value of 0.517 which showed a moderate relationship between metacognitive skills and learning motivation. The Problem-based Learning model is able to become a recommended learning model in empowering metacognitive skills with student learning motivation, especially in learning biology.
ANALISIS PERMASALAHAN DAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH DALAM LAPORAN PTK CALON GURU BIOLOGI YANG MENGIKUTI PPG PRAJABATAN Putri, Maharani Chintya; Anwar, Yenny; Susanti, Rahmi; Vianty, Machdalena
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i2p125-132

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan apa saja yang teridentifikasi oleh calon guru biologi yang harus dipecahkan melalui PTK, strategi apa yang digunakan calon guru biologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, dan hasil apa yang didapatkan setelah menerapkan strategi yang telah dipilih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data menggunakan sofware Nvivo 14. Hasil pada tahap analisis bahwa permasalahan yang paling banyak teridentifikasi yaitu hasil belajar dengan persentase 23%, keaktifan 18%, dan kesulitan dalam memahami materi 15%. Sedangkan strategi yang paling banyak digunakan calon guru biologi yaitu model PBL dengan persentase 38%, E-LKPD 16%, dan discovery learning 16%. Hasil yang didapatkan 88% calon guru berhasil mengatasi permasalahan yang muncul pada siklus II dan 12% berhasil pada siklus III. Abstract. The purpose of this study is to analyse which problems are identified by pre-service biology teachers that need to be solved through PTK, which strategies are used by pre-service biology teachers to overcome these problems, and what results are obtained after applying the chosen strategy. This study used descriptive qualitative methods with data analysis techniques using Nvivo 14 software. The results of the analysis stage show that the most common problems are learning outcomes with a percentage of 23%, activity 18% and difficulty understanding the material 15%. On the other hand, the most used strategy among the future biology teachers is the PBL model with a percentage of 38%, E-LKPD 16% and discovery learning 16%. The results obtained show that 88% of the pre-service teachers managed to overcome the problems encountered in Cycle II and 12% in Cycle III.
PENGEMBANGAN E-MODULE PERUBAHAN LINGKUNGAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS X Afifah, Haryatin Nurul; Sueb, Sueb; Suhadi, Suhadi
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i1p25-30

Abstract

Abstrak. Dalam era keterampilan abad ke-21, peningkatan berpikir kritis dan literasi digital siswa menjadi prioritas pendidikan. Observasi dilakukan di SMAN 9 Malang menunjukkan potensi ini belum optimal. Penelitian ini fokus pada Modul Elektronik Perubahan Lingkungan berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Tujuan utama adalah merancang, menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul. Menggunakan model pengembangan Lee & Owen (2004), data kuantitatif (validasi, respons siswa, pretest-posttest) dan kualitatif. Analisis persentase mengukur validitas dan kepraktisan, sementara uji Ancova menguji efektivitas. Hasil menunjukkan modul valid, praktis, dan efektif dengan hasil validasi oleh ahli materi sebesar 100%, media dan bahan ajar sebesar 100%, dan praktisi lapang sebesar 99%. Hasil uji kepraktisan oleh responden sebesar 92,41%. Uji keefektifan menunjukkan adanya peningkatan pada kelas eksperimen sebesar karena hasil uji ancova dengan nilai selisih 14,29 dankelas kontrol sebesar 12,86. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul elektronik layak digunakan sebagi media dan bahan ajar. Abstract. In the era of 21st century skills, increasing students' critical thinking and digital literacy is an educational priority. Observations made at SMAN 9 Malang show that this potential is not optimal. This research focuses on the Guided Inquiry-based Environmental Change Electronic Module to improve this ability. The main objective is to design, test the validity, practicality and effectiveness of the module. Using the Lee & Owen development model, quantitative data (validation, student response, pretest-posttest) and qualitative. Percentage analysis measures validity and practicality, while Ancova's test tests effectiveness. The results show that the module is valid, practical, and effective with validation results by subject matter experts at 100%, media and teaching materials at 100%, and field practitioners at 99%. The practicality test results by respondents amounted to 92.41%. The practicality test results by respondents amounted to 92.41%. The effectiveness test showed that there was an increase in the experimental class due to the results of the Ancova test with a difference value of 14.29 and that of the control class of 12.86. So it can be concluded that electronic modules are suitable for use as media and teaching materials.
PENGARUH MODEL PROBLEM-ORIENTED PROJECT-BASED LEARNING (POPBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMUNIKASI SISWA SMAN 1 PONDIDAHA Harisatyma, Nur Khofifa Ayu; Ibrohim, Ibrohim; Gofur, Abdul
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v14i2p133-144

Abstract

Abstrak. Kehidupan abad 21 menuntut pendidikan untuk meningkatkan beragam keterampilan diantaranya berpikir kreatif dan komunikasi. Berdasarkan beberapa literatur menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif dan komunikasi siswa indonesia masih berada pada kategori rendah. Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) merupakan salah satu metode pembelajaran yang mampu meningkatkan bebeberapa keterampilan abad 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model POPBL terhadap keterampilan berpikir kreatif dan komunikasi siswa. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest posttest non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X-B sebagai kelas eksperimen dengan diberi perlakuan model pembelajaran POPBL dan kelas X-C sebagai kelas kontrol dengan diberi perlakuan model pembelajaran PBL. Keseluruhan Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik dengan uji hipotesis menggunakan ANAKOVA (Analysis of Covariance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan komunikasi. Sekolah dapat menggunakan POPBL sebagai model pembelajaran baru untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran dan memberi siswa keterampilan yang sesuai dengan era modern. Abstract. Life in the 21st century demands education to improve various skills, including creative thinking and communication skills. Some studies show that Indonesian students' creative thinking and communication skills are still in the low category. Problem-oriented project-based learning (POPBL) is a learning method that can improve several 21st-century skills. This research aimed to investigate the influence of the POPBL model on students' creative thinking and communication skills. This type of research uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, namely, a pretest-posttest research design. The sample in this study was class X-B as an experimental class treated with the POPBL learning model, and class X-C as the control class treated with the PBL learning model. The data obtained were then analyzed statistically by testing the hypothesis using analysis of covariance (ANCOVA). The results showed that the Problem-oriented project-based learning (POPBL) model affected creative thinking and communication skills. For this reason, schools can use POPBL as a reference for new learning models to improve learning activities and student skills relevant to the 21st century.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR METODE PEMBELAJARAN DAN HABITS OF MIND TERHADAP PENGUASAAN KONSEP BIOLOGI PADA SISWA SMA Aziz, Adika Muhammad; Surakusumah, Wahyu; Sanjaya, Yayan
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i2p174-179

Abstract

Abstrak. Penguasaan konsep merupakan hasil belajar yang sangat penting untuk dikuasai oleh siswa. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan penguasaan konsep siswa, beberapa diantaranya adalah penggunaan metode pembelajaran dan habits of mind. Penelitian ini bertujuan untuk melihat model analisis metode pembelajaran dan habits of mind terhadap penguasaan konsep, mengetahui pangaruh media pembelajaran terhadap penguasan konsep dan kemunculan habits of mind, serta mengetahui pengaruh habits of mind terhadap penguasaan konsep. Variabel yang digunakan terdiri atas dua variabel bebas yaitu metode pembelajaran (X1) dan habits of mind (X2) serta satu variabel bebas yaitu penguasaan konsep (Y). Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik sampling yaitu convinient sampling. Sampelnya adalah siswa kelas X SMA sebanyak 34 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket kuesioner dan tes. Analisis data menggunakan analisis multivariat dengan metode SEM dengan bantuan aplikasi Smart-PLS. Hasil analisis menujukan adanya pengaruh metode pembelajaran terhadap penguasaan konsep sebesar 2,2% dengan nilai koefisien 0,229 dan nilai P value 0.523 yang merupakan pengaruh positif tetapi tidak signifikan. Selain itu, terdapat pengaruh metode pembelajaran secara positif dan signifikan terhadap habits of mind dengan nilai koefisien 0,837 dan nilai P value 0,000. Akan tetapi, habits of mind memiliki pengaruh secara langsung yang negatif, tetapi tidak signifikan terhadap penguasaan konsep dengan nilai koefisien -0,286 dan nilai P value 0,427. Abstract. Concept mastery are very important learning outcomes for students to master. Many factors can influence the improvement of students' concept mastery, some of which are the use of learning methods and habits of mind. This study aims to examine the analysis model of learning methods and habits of mind on concept mastery, determine the effect of learning media on concept mastery and the emergence of habits of mind, and determine the effect of habits of mind on concept mastery. The variables used consist of two independent variables, namely learning methods (X1) and habits of mind (X2), and one independent variable, namely concept mastery (Y). This study uses a survey method with a sampling technique called convinience sampling. The sample was high school class X students as many as 34 students. The instruments used were questionnaires and tests. Data analysis using multivariate analysis with the SEM method with the help of Smart-PLS application. The results of the analysis indicate that there is an effect of learning methods on concept mastery of 2.2% with a coefficient value of 0.229 and a P value of 0.523, which is a positive but insignificant effect. In addition, there is a positive and significant effect of learning methods on habits of mind with a coefficient value of 0.837 and a P value of 0.000. However, habits of mind have a negative, but insignificant direct effect on concept mastery with a coefficient value of -0.286 and a P value of 0.427.
MODEL OF EDUCATION RECONSTRUCTION TERHADAP MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA TOPIK RESPIRASI ANAEROB Pasaribu, Mika Yanti Arita; Wainarisi, Esterlin; Hadirama, Khanna; Nursa'adah, Euis
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v15i1p89-94

Abstract

Abstrak. Respirasi Anaerob merupakan salah satu topik pelajaran biologi yang wajib dipelajari oleh peserta didik kelas XII IPA. Pada topik respirasi anaerob mempelajari tentang bioteknologi. Bioteknologi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari karena penerapannya berkaitan dengan respirasi anaerob. Namun pada topik ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dan seringkali peserta didik mengalami miskonsepsi pada tahapan, pemanfaatan mikrobia dan produk yang dihasilkan dalam respirasi anaerob. Dengan demikian diperlukan Model of Education Reconstruction (MER) untuk memperbaiki konsepsi peserta didik menjadi konsep ilmuan dengan penerapan desain pembelajaran berbasis video dan praktikum. Penggunaan video dalam kegiatan pembelajaran dapat memaparkan tahapan dan pemanfaatan mikrobia dalam penerapan konsep respirasi anaerob. Sedangkan melalui kegiatan praktikum peserta didik dapat melihat secara langsung produk yang dihasilkan dalam respirasi anaerob. Subjek penelitian ini berjumlah 20 orang peserta didik kelas XII IPA SMA Negeri 11 Kota Bengkulu dengan 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Instrumen penelitian berupa three-tier test yang diberikan kepada sampel pada kegiatan pre-assesment dan post-assesment. Hasil penelitian pada pre-assesment menunjukkan konsepsi peserta didik pada topik respirasi anaerob tergolong rendah, dengan data 33% miskonsepsi, 42% tidak tahu konsep, dan 25% tahu konsep. Setelah dilaksanakan Model of Education Reconstruction (MER) berbasis video dan praktikum, konsepsi peserta didik mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil post-assesment, yaitu 16% miskonsepsi, 2 % tidak tahu konsep, dan 82% tahu konsep. Dari persentase tersebut menunjukkan bahwa Model of Education Reconstruction (MER) berbasis video dan praktikum mampu meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik pada topik respirasi anaerob. Abstract. Anaerobic Respiration is one of biology topics that must be studied by XII IPA high school Students. The topic is Biotechnology which useful in everyday life due to its application related to anaerobic respiration. However, this topic has a fairly high level of difficulty and sometimes make students get misconceptions about the stages between microbes and the products produced in anaerobic respiration. Thus a Model of Education Reconstruction (MER) is needed to improve students' conceptions into scientific concepts by applying video-based learning designs and practicums. It can be used to explain the stages and utilization of microbes in applying the concept of anaerobic respiration. Meanwhile, through practicum, the students can see directly the products produced in anaerobic respiration. The subjects of this study were 20 students of XII IPA high School in Bengkulu City which consist of 10 boys and 10 girls. The research instrument was a three-tier test which was given to the sample in the pre-assessment and post-assessment activities. The results of the pre-assessment showed that students' conceptions on the topic of anaerobic respiration were low, with the data of 33% misconceptions, 42% did not know the concept, and 25% knew the concept. After implementing the video and practicum-based Model of Education Reconstruction (MER), students' conceptions have increased. This is evidenced by the post-assessment results, namely 16% had misconceptions, 2% did not know the concept, and 82% knew the concept. This percentage shows that the video-based Model of Education Reconstruction (MER) and practicum can improve students conceptual understanding on the topic of anaerobic respiration.