cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
PERTUMBUHAN ISOLAT JAMUR PASCAPANEN PENYEBAB BUSUK BUAH PISANG AMBON (Musa paradisiaca L.) SECARA IN VIVO rahmawati ibrahim saleh rahmawati; Rina agus setiawati; Elvi Rusmiyanto Pancaningwardoyo
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11083

Abstract

Abstrak Permukaan kulit buah pisang ambon yang terluka dapat menyebabkan infeksi oleh jamur busuk buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan jamur penyebab busuk buah pisang ambon. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan meliputi isolasi jamur dari buah pisang ambon yang busuk dan inokulasi jamur pada buah pisang ambon yang sehat metode tanam langsung (Direct Plating Method). Parameter pengamatan meliputi pengukuran diameter pertumbuhan jamur dan pengukuran ketebalan kerusakan daging buah. Isolat jamur yang diperoleh ada 9 isolat dengan kode isolat PA1, PA2, PA3, PA4, PA5, PA6, PA7, PA8 dan PA9.Berdasarkan hasil pengamatan,diameter pertumbuhan terbesar berturut-turut adalah isolat PA 8, isolat PA 1,PA 4, PA 2, PA 7, PA 9, PA 5 dan PA 6 masing-masing 34,55 mm, 30,61 mm, 27,86 mm, 26,8 mm, 26,45 mm, 24,12 mm, 21,86 mm dan 21,34 mm, dengan kerusakan daging buah masing-masing 100%, sedangkan isolatPA 3 10,32 mm dengan kerusakan daging buah terendah yaitu 15%. Hal ini menunjukkan bahwa pisang ambon dapat terkontaminasi oleh berbagai koloni jamur dengan pertumbuhan berbeda-beda. Kata kunci : Diameter Pertumbuhan, Jamur, Kerusakan, Pisang Ambon
IDENTIFICATION OF HELMINTH AND ZOONOSIS POTENTIAL IN EEL (Anguilla spp.) FROM LINDU LAKE, SIGI DISTRICT ARIF RAHMAN JABAL; UMI CAHYANINGSIH; RISA TIURIA; ARINI RATNASARI
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11183

Abstract

Parasitic helminth infection in eel (Anguilla spp.) From the Lindu Lake affects fish health and fish weight. The purpose of this study identified parasitic helminth and zoonosis potential in eels From Lake Lindu. The helminth parasitic examinations were collection of eels, observation, measurement, identification of helminth, and staining nematode and trematode used clove oil and Semichon Acetocarmine. The species of helminth found were Anisakis sp. 44%, Anguillicola sp. 2%, and digenean 23%. The potential zoonotic is Anisakis sp., among other Helminth on eels. Eel consumption must cook because there are Anisakis sp. that have the potential for zoonosis.Keywords: Identification, Helminth Parasitic, Eel
KARAKTERISTIK FISIOLOGIS JAMUR HALOFILIK BERDASARKAN FAKTOR LINGKUNGAN DARI SUMUR AIR ASIN DI DESA SUAK, SINTANG, KALIMANTAN BARAT rahmawati ibrahim saleh rahmawati; Lukmanul Hakim; Rikhsan Kurniatuhadi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11299

Abstract

Jamur halofilik adalah kelompok mikroorganisme yang dapat hidup dan beradaptasi pada kondisi lingkungan salin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik fisiologis jamur halofilik berdasarkan faktor lingkungan dari sumur air asin di desa Suak, Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan yaitu dengan menumbuhkan jamur halofilik pada media cair Potato dextrose broth (PDB), selanjutnya dilakukan karakterisasi fisiologis jamur. Uji fisiologis meliputi uji salinitas, suhu dan pH. Berdasarkan hasil pengamatan karakteristik fisiologis, semua isolat jamur dapat tumbuh pada salinitas 50‰ (slightly halophiles) dan 150‰ (moderate halophiles) kecuali isolat JAS8, dan semua isolat jamur tidak dapat tumbuh pada tingkat salinitas 250‰ (extreme halophiles). Semua isolat jamur dapat tumbuh pada suhu 30°C (mesofil) dan 40°C (mesofil), kecuali isolat JAS3. Hanya isolat JAS3 dan JAS7 yang dapat tumbuh pada suhu 10°C, dan semua isolat jamur dapat tumbuh pada suhu 40°C, kecuali isolat Cladosporium JAS3. Semua isolat Jamur dapat tumbuh pada pH 4 (asam) dan 7 (netral), namun isolat JAS4 dan JAS7 tidak dapat tumbuh pada pH 9, sedangkan isolat jamur yang lain dapat tumbuh pada pH tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa jamur memiliki karakteristik yang tidak selalu sama berdasarkan faktor lingkungan. Kata Kunci: Halofilik, jamur, Sumur Air Asin, salinitas
POTENSI TANAMAN KELADI SARAWAK Alocasia macrorrhizos DALAM BIOSINTESIS NANO PARTIKEL PERAK (NNP) : ANALISIS SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) SEBAGAI FUNGSI WAKTU Athiah Masykuroh; Heny Puspasari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11480

Abstract

Nano partikel perak (NNP) telah banyak disintesis, khususnya dengan metode biosintesis dengan bantuan kemampuan ekstrak tanaman sebagai bioreduktor. Sintesis NNP dilakukan dengan bantuan ekstrak kental etanol tanaman keladi sarawak Alocasia macrorrhizos sebagai bioreduktor dan konsentrasi larutan AgNO3 sebesar 4 mM dan suhu 70 ˚C. Studi keberhasilan pembentukan NNP didasarkan pada terbentuknya Surface Plasmon Resonance (SPR) dengan bantuan instrumen Spektofotometer UV-Visibel setiap 30 menit dengan rentang 0-90 menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa NNP terbentuk optimum pada panjang gelombang maksimum 466,60 nm yaitu pada waktu reaksi 60 menit. Kata kunci : nano partikel perak , bioreduktor , keladi sarawak, SPR
Uji Bioaktivitas Minyak Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Penyebab Karier Gigi A.R.Pratiwi Hasanuddin; Subakir Salnus
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11490

Abstract

Abstrak Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor yang dapat menimbulkan masalah kesehatan jika diabaikan. Salah satu masalah yang ditimbulkan adalah gigi berlubang (karier gigi). Jenis bakteri yang dapat menyebabkan terbentuknya plak, yaitu bakteri dari genus Streptococcus. Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman tropis. Bunga cengkeh mengandung minyak atsiri (clove essential oil) dengan kandungan utama ialah Eugenol yang dianggap mampu membunuh bakteri Streptococcus mutans penyebab karier gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok konsentrasi tertinggi dengan kelompok konsentrasi rendah dan kontrol (p<0.05). Sedangkan, kelompok perlakuan ciprofloxacin jika dibandingkan dengan kelompok konsentrasi 100% tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0.05). Ekstrak minyak cengkeh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak minyak cengkeh yang digunakan maka semakin besar diameter zona hambat (zona bening) yang terbentuk. Kata Kunci: Aktivitas Antibakteri, Ekstrak Minyak Cengkeh, Bakteri Streptococcus mutans.
INVENTARISASI SERANGGA HAMA PADA TANAMAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DI KECAMATAN TELLULIMPOE, KABUPATEN SINJAI Rahmawati Arma Arma; Dian Ekawati Sari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11657

Abstract

Membudidayakan tanaman buah naga merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan karena pengembangannya sangat bagus di daerah tropis seperti di Indonesia (Putra, 2011). Mengingat pentingnya tanaman buah naga maka perlu diadakan penelitian guna mendapat informasi penting tentang hama-hama apa saja yang berada pada pertanaman buah naga di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai. Karena kendala yang sering dihadapi dalam peningkatan produksi tanaman buah naga ialah gangguan hama dan penyakit. Penelitian bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis serangga hama pada pertanaman buah naga di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, yang bermanfaat untuk menyediakan informasi awal tentang hama-hama yang terdapat pada tanaman buah naga di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengelolaan hama dan penyakit terpadu. Hasil penelitian diperoleh 6 ordo serangga yang berasosiasi dengan tanaman buah naga di desa Sukamaju, Kecamatan Tellu Limpoe. Ordo serangga tersebut adalah ordo diptera (Batrocera umbrosa, Batrocera papayae, dan Atharigona sp.), ordo hymenoptera (Tapinoma sp., juga ditemukan tawon tetapi karena tawon bersifat pollinator atau serangga penyerbuk maka tidak dilakukan identifikasi lebih lanjut), ordo coleoptera (kumbang yang didapatkan bersifat predator sehingga tidak diidentifikasi lebih lanjut), ordo lepidoptera (Agrotis sp., dan Hesperia spp.), dan ordo hemiptera (Psedudococcus sp.). Kesimpulan dari penelitian ini adalah serangga yang bersifat sebagai hama yang menyerang tanaman buah naga merah di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai ada 4 ordo yaitu ordo yaitu ordo diptera, ordo lepidoptera, ordo hymenoptera dan ordo hemiptera, dengan populasi serangga hama yang paling dominan adalah dari family/genus Batrocera dari ordo diptera.
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI Aglaophenia cupressina Lamoureoux TERHADAP BAKTERI PATOGEN Rosdarni Rosdarni; Ari Tjahyadi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11728

Abstract

The level of resistance possessed by most antibiotics is a major problem that must be treated immediately. Several studies on the study of antibiotic resistance have suggested that studies be carried out to find new antimicrobials. One of the antimicrobials that have the potential to inhibit and even have bacteriocidal properties against several resistant pathogens is Aglaophenia cupressina Lamoureoux from the sea. This species has long been used by the people of Linsowu village as a natural anti-toxic agent. This study aims to determine the effect of the concentration of Hydrozoid extract on the growth of pathogenic bacteria that cause infection. This research is an experimental study with a post test only continue design. The research method was carried out in 3 stages, namely the stage of making sample separation in the form of extraction, the stage of testing the extract against 3 different bacteria namely E.coli, Staphylococcus aureus and Streptococcus mutans and measuring the inhibition zone compared to cloranphenicol. The results showed that the extract of Aglaophenia cupressina L. increased the growth of E. coli compared to the two tested bacteria with a zone of 7 mm inhibition based on the level of effectiveness, the extract of Aglaophenia cupressina Lamoureoux is bacteriostatic against E. coli
POLIMORFISME PENANDA RAPD UNTUK ANALISIS KERAGAMAN GENETIK KEMIRI (Aleurites mollucana) DI KABUPATEN MAROS Gusmiaty Gusmiaty; Sari N.A; Safira T.N; Budiman A; Larekeng S.H
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11814

Abstract

The genetic diversity of candlenut (Aleurites mollucana) need to be analysed using molecular study for plant breeding purpose. Primer selection are basic steps for molecular study especially in analysis of genetic diversity. The aim of this research was to obtain RAPD primers were able to amplify candlenut DNA, produce bright and clear polymorphic bands. The result showed that seven of 20 RAPD primers were able to produce polymorphic band. These seven polymorphic primers can be recommended to use for genetic diversity of candlenut analyses.
SKRINING BAKTERI PADA KULIT PISANG DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA NUTRIENT AGAR DAN BLOOD AGAR sanatang abbas
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11822

Abstract

Pisang (Musa paradisiaca) merupakan salah satu komoditi terbesar produk hasil pertanian di Indonesia, namun limbah dari kulit pisang belum termanfaatkan secara optimal. Bakteri yang terdapat pada kulit pisang dapat digunakan sebagai agen dalam proses industri.  Bakteri simbion kulit pisang dapat menghasilkan senyawa yang dapat digunakan dalam industri kesehatan, pangan dan farmasi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi bakteri simbion pada kulit pisang (Mas, Kepok dan Raja) pada media Nutrien Agar dan untuk mengetahui sifat hemolisis bakteri tersebut dalam melisis sel darah merah dengan menggunakan media Blood Agar.  Isolasi bakteri simbon pada 3 jenis kulit pisang dilakukan dengan menggunakan teknik pengenceran sampai 10-7. Inokulum bakteri pada pengenceran 10-7 ditanam pada media Nutrien Agar dan diinkubasi pada suhu ruang selama 24 jam. Hasil dari penanaman bakteri diperoleh bentuk koloni yang beragam dari setiap kulit pisang yang tumbuh dalam media Nutrien Agar. Pada media Blood Agar mempelihatkan sifat hemolisis dari bakteri dan sifat patogennya. Dari hasil penanaman di Media Blood Agar terdapat 4 isolat yang bersifat hemolisis alfa (α) yaitu sampel KPM1, KPK1, KPK2, KPR1 sedangkan isolat bakteri yang bersifat hemolisis beta (β) yaitu sampel KPR2, dan isolat yang bersifat hemolisis gamma (γ) yaitu KPM2. Dari hasil menunjukkan bahwa terdapat terdapat isolat  bakteri simbion Kulit Pisang Raja (KPR2) yang bersifat patogen. Kata Kunci: Bakteri Simbion Kulit Pisang, Nutrien Agar, Blood Agar
UJI POTENSI BAKTERI SIMBION Holothuria scabra SEBAGAI AGEN ANTI BAKTERI Escherichia coli ESBL Sugireng Sugireng; Suwarny
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11828

Abstract

Bakteri Escherichia coli ESBL (Extended-Spectrum Beta-Lactamase) adalah bakteri yang memiliki enzim penyebab resistensi terhadap hampir seluruh antibiotik β laktam. Bakteri Simbion Teripang (Holothuria scabra) merupakan salah satu kandidat bakteri penghasil senyawa antibiotik yang dapat dijadikan sebagai agen antibakteri Escherichia coli ESBL terbaru karna bakteri simbion tersebut memiliki metabolit sekunder berupa senyawa bioaktif seperti pada inangnya yang telah banyak digunakan sebagai antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi bakteri yang bersimbiosis dengan Teripang laut (Holothuria scabra) yang berasal dari perairan Tanjung Tiram untuk dijadikan sebagai antibakteri Escherichia coli penghasil ESBL. Pada penelitian ini dilakukan peremajaan isolat bakteri simbion Teripang yang sudah diperoleh pada penelitian sebelumnya dan diuji potensinya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli ESBL dengan menggunakan metode paper disc untuk mengetahui aktivitas daya hambat. Berdasarkan pengujian daya hambat kelima isolat bakteri simbion yaitu isolat HS2, HS3, HS4, HS8 dan HS9 memiliki kemampuan daya hambat lebih besar dibandingkan kontrol positif dan bersifat sensetive dalam menghambat bakteri Escherichia coli ESBL. Isolat bakteri HS4 memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingan dengan isolat lainnya yaitu sebesar 65 mm dan berpotensi untuk dijadikan sebagai agen antibakteri Escherichia coli ESBL.

Page 9 of 22 | Total Record : 218