cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
MULTIPLIKASI ANGGREK Dendrobium sp. DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAGUNG (Zea mays) DAN NAPTHALAENE ACETIC ACID (NAA) SECARA IN VITRO Desy Herawati Herawati; Mukarlina; Zulfa Zakiah
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11870

Abstract

Upaya perbanyakan Dendrobium secara konvensional memerlukan waktu yang lama untuk penyediaan bibit. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memperbanyak anggrek Dendrobium adalah melalui multiplikasi tunas secara in vitro dengan penambahan ekstrak jagung dan Napthalaene Acetic Acid (NAA) pada media kultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak jagung dan NAA terhadap multiplikasi dan pertumbuhan tunas anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan di Laboratorium Kultur Jaringan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama konsentrasi NAA dengan 4 taraf (0M; 10-7M; 5x10-7M; dan 10-6 M) dan faktor kedua konsentrasi ekstrak jagung dengan 6 taraf (0%; 2,5%; 5%; 7,5%; 10%; dan 12,5%) perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jagung, NAA serta kombinasi ekstrak jagung dan NAA memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah tunas, jumlah daun serta jumlah akar. Perlakuan 10-6 M NAA + 10% ekstrak jagung menghasilkan multiplikasi tunas terbaik dengan jumlah tunas 8,67 buah. Perlakuan 10-6 M NAA + 5% ekstrak jagung menghasilkan jumlah daun terbanyak yaitu 11,33 helai dan perlakuan 5x10-7 M NAA + 12,5% ekstrak jagung menghasilkan jumlah akar terbanyak yaitu 3,00 buah. Kata kunci: Multiplikasi, Dendrobium sp., Ekstrak Jagung, NAA, In vitro
DIVERSITAS KELELAWAR PENGHUNI GUA Di KAWASAN KARST PULAU NUSA KAMBANGAN : STUDI KALI BENER DAN LEMPONG PUCUNG Tatag Bagus Putra Prakarsa; Sudarsono; Suhandoyo
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.11960

Abstract

Kawasan karst di Indonesia mencapai 20% dari luas wilayah Indonesia. Karst memiliki potensi yang unik dan sangat kaya dengan biodiversitas. Masih banyak biodiversitas yang belum terungkap di kawasan-kawasan kasrt tersebut salah satunya adalah Kawasan Karst di Pulau Nusa Kambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari diversitas kelelawar di gua Kali Bener dan Lempong Pucung karst Nusa Kambangan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2020 di Gua Kali Bener dan Lempong Pucung Karst Nusa Kambangan. Metode yang digunakan adalah metode dengan mengkombinasikan observasi dan penangkapan penggunaan misnet. Analisis data dilakukan deskriptif kuantitatif dengan bantuan software Ecological Methodology versi 7.0. Spesies yang dijumpai di gua Lempong Pucung terdapat 6 spesies yaitu C.brachyotis, R.amplexicaudatus, H.diadema, R.affinis, M.schreibersi, dan M.pusillus. Di Kali Bener sebanyak 5 spesies, terdiri dari C.brachyotis, H.diadema, Hipposideros sp., M.schreibersi, dan M.pusillus. diversitas di habitat Gua Lempong Pucung lebih tinggi dibandingkan dengan Gua Kali Bener dan sama-sama memiliki kekayaan spesies dan similaritas sedang. Kedua gua di Karst Nusa Kambangan tersebut memiliki peranan penting sebagai habitat kelelawar dengan status endemik, sebaran yang terbatas, dan spesies-spesies dengan status konservasi rentan (vulnerable/VU). Upaya perlindunagn habitat perlu terus ditingkatkan, karena dengan menjaga kelestarian habitat maka seluruh biodiversitas yang ada di dalamnya akan ikut lestari. Kata Kunci: Biodiversitas, Kelelawar, Karst, Nusa Kambangan, Biospeleologi
FERMENTASI NIRA KELAPA ( Cocos nucifera L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU (Phaseolus radiate L.) PADA PEMBUATAN NATA DE NIRA Larasati Ningsih; Zulfa Zakiah; Rahmawati
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.12106

Abstract

Nira kelapa merupakan cairan yang keluar dari bunga tanaman kelapa. Nira kelapa dapat diminum sebagai penyegar atau difermentasi menjadi tuak serta sebagai bahan dasar pembuatan gula merah. Kandungan nutrisi yang terdapat pada nira kelapa dapat menjadi media pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum pembentuk selulosa (nata). Salah satu faktor pendukung pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum adalah sumber nitrogen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi ekstrak kecambah kacang hijau sebagai sumber nitrogen terhadap kualitas nata de nira ( nata dari nira kelapa). Rancangan yang akan digunakan adalah RAL dengan 7 perlakuan konsentrasi sumber nitrogen meliputi nira+0%, nira+ZA 1%, nira+ekstrak 0,5%, nira+ ekstrak 1%, nira+ekstrak 1,5%, nira+ekstrak 2% dan nira+ekstrak 2,5% serta dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan ekstrak kecambah kacang hijau (Phaseolus radiata L.) memiliki pengaruh dengan meningkatkan ketebalan dan kadar serat nata de nira dibandingkan perlakuan kontrol. Sedangkan penggunaan media fermentasi berupa nira kelapa dapat menghasilkan nata dengan tekstur yang lebih kenyal dan aroma khas nira kelapa yang harum. Penerimaan organoleptik nata de nira dengan penambahan ekstrak kecambah kacang hijau yang paling disukai secara keseluruhan adalah konsentrasi 2,5%. Kata Kunci : Nira kelapa, sumber nitrogen, Phaseolus radiata, nata de nira
PENGARUH SINAR ULTRAVIOLET TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Enterotoxigenic E.coli (ETEC) PENYEBAB PENYAKIT DIARE Risky Vidika Apriyanthi; I Gst. AA Ratnawati; Retno Kawuri
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.12157

Abstract

. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh sinar ultraviolet terhadap pertumbuhan bakteri Enterotoxigenic E.coli  (ETEC). Penelitian dilakukan untuk mengetahui jarak, lama penyinaran, persentase kematian dan pengaruh sinar ultraviolet yang dapat mematikan bakteri ETEC. Metode penanaman dan penghitungan total koloni bakteri yang digunakan adalah plating method. Selanjutnya dilakukan pewarnaan gram untuk melihat bentuk sel bakteri uji.Hasil penelitian menunjukkan, persentase kematian bakteri ETEC tertinggi yaitu pada jarak 15 cm dengan lama penyinaran 15 menit.dengan intensitas 40 lux, sebesar 91,36%. Sedangkan pada jarak 30 cm dengan lama penyinaran 5 menit dan intensitas 19 lux, hanya berhasil membunuh bakteri sebesar 19,52%. Sel bakteri ETEC yang telah diberi penyinaran, bentuk sel bakteri ETEC mengalami perubahan menjadi elips, ada yang mengalami lysis dan susunan rantai terputus. Kata Kunci : Ultraviolet, jarak, lama penyinaran, Enterotoxigenic E.coli  (ETEC).  
JENIS-JENIS BIVALVIA DI PERAIRAN DANAU LINDU, KABUPATEN SIGI, PROVINSI SULAWESI TENGAH Manap Trianto; Syech Zainal; Daratul Maulydiia
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.12558

Abstract

Bivalvia merupakan organisme yang memiliki ciri khas berupa dua bagian cangkang yang kurang lebih simetris. Bivalvia banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber makanan dan mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari jenis-jenis bivalvia di Perairan Danau Lindu, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2020 di tiga stasiun pengamatan. Berdasarkan hasil identifikasi, diperoleh 3 genus dari 5 spesies bivalvia yaitu Corbicula (C. javanica, C. moltkiana, C. fluminea), Pseudodon (P. vondembuschianus), dan Pilsbryoconcha (P. exilis).
Bioaktivitas Ekstrak Calotropis gigantea Terhadap Pomacea canaliculata Dian Ekawati Sari; Bakhtiar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.12689

Abstract

Pomacea canaliculata merupakan salah satu organisme penganggu tanaman yang sangat meresahkan petani. Gejala serangan yang ditimbulkan dapat menurunkan produksi dengan cara memotong batang padi. Hama tersebut memiliki intensitas serangan yang cukup tinggi sehingga diperlukan upaya pengendalian yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan ekstrak bahan alami tanaman. Salah satu ekstrak tanaman yang efektif mengendalikan P. canaliculata yaitu Calotropis gigantea. Tanaman tersebut memiliki kandungan senyawa yang diduga mampu mengendalikan hama dengan berbagi efek yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu teknik pengendalian yang ramah lingkungan dengan menggunakan ekstrak tanaman. Tahapan penelitian ini terdiri dari enam tahapan yaitu pengumpulan dan pemeliharaan hama P. canaliculata, penyediaan tanaman inang hama P. canaliculata, pengumpulan tanaman C. gigantea, pembuatan ekstrak tanaman, pengujian ekstrak tanaman terhadap hama P. canaliculata dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak C. gigantea efektif terhadap P. canaliculata di tahap laboratorium dan lapangan. Pada uji ovicidal, ekstrak yang paling bagus dalam menghambat penetasan telur yaitu crude ekstrak 3 %, 4 % dan 5 %. Pada pengujian mortalitas ekstrak yang paling cepat menimbulkan efek mortalitas yaitu ekstrak segar 90 %. Pada tahap pengujian lapangan ekstrak segar C. gigantea dapat mengurangi intensitas serangan P. canaliculata.
DETEKSI MOLEKULER BAKTERI Escherichia coli SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT DIARE DENGAN MENGGUNAKAN TEHNIK PCR Ismaun Ismaun; Muzuni; Nur Hikmah
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 2 (2021): Bioma : Juli - Desember 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i2.13194

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeteksi secara molekuler bakteri Escherichia coli sebagai penyebab penyakit diare dengan menggunakan tehnik PCR. DNA genomik Escherichia coli diekstraksi menggunakan metode boiling, kemudian diamplifikasi menggunakan primer 16E1 dan 16E2. Hasil PCR positif Escherichia coli ditunjukkan dengan adanya pita fragmen DNA pada ukuran sekitar 584 pasang basa pada gel elektroforesis. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah sebanyak delapan titik dengan distribusi empat titik dari sampel air sumur bor dan empat dari air sumur galian. Dari delapan titik sampel, ada satu sampel yang terdeteksi secara molekuler yaitu mengandung Escherichia coli yaitu dengan kode sampel ASB 3yang dibuktikan dengan adanya pita DNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PCR dapat mendeteksi Escherichia coli secara spesifik dan lebih cepat. Kata Kunci : Air, Bakteri Escherichia coli, Isolasi DNA, Tehnik PCR.
IDENTIFICATION OF SOIL TRANSMITTED HELMINTH (STH) CHILDREN AGED 7-10 YEARS OLD USING FECAL SAMPLES WITH NATIVE METHOD IN FINAL DISPOSAL SITE AREA IN BULUKUMBA REGENCY 2020 asriyani ridwan; Fatimah; Nurfadillah
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.13201

Abstract

Infeksi cacing jenis Soil Transmitted Helminth adalah infeksi yang dapat ditularkan melalui tanah diantaranya Ascaris lumbricoides, Trichuris trichura, dan Hookworm. Di Indonesia, infeksi kecacingan merupakan masalah kesehatan yang paling utama terdapat didaerah urban dan semi urban yang memiliki sanitasi yang buruk, kebersihan personal hygiene, dan kondisi sosial ekonomi.Tujuanpenelitian yaitu diketahuinya jenis telur cacing nematode usus atau Soil transmitted helminth (STH) pada feses anak usia 7-10 tahun di Wilayah Tempat pembuangan akhir di Dusun Borong Manempa Desa Polewali Kabupaten Bulukumba tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan metode natif dengan teknik pengambilan Accidental Sampling. Kesimpulan penelitian ini adalah  ditemukan 2 kasus sampel positif dengan persentase 10%  terinfeksi Soil Transmitted Helminth golongan Ascaris lumricoides dari 20 sampel yang diperiksa, dan 18 sampel negatif terinfeksi Soil transmitted helminth dengan persentase sebesar 90%. Kata Kunci: Kecacingan,Soil transmitted helminth (STH), Tempat pembuangan akhir (TPA)
EFEKTIVITAS SENYAWA ASAM HEKSADEKANOAT DAN β-SITOSTEROL ISOLAT DARI HYDROID Aglaophenia cupressina LAMOUREOUX SEBAGAI BAHAN ANTIMIKROBA PADA BAKTERI Salmonella thypi dan JAMUR Aspergillus flavus Sjafaraenan Sjafaraenan; Eva Johannes; Mustika Tuwo
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 1 (2021): Bioma, Januari - Juni 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i1.13296

Abstract

Kasus cemaran mikroorganisme patogen pada bahan pangan yang dapat menimbulkan berbagai penyakit dan meningkatnya resistensi terhadap berbagai jenis antimikroba, maka diperlukan jenis antibiotik baru yang lebih efektif untuk mengatasi bakteri Multi Drug Resistant (MDR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senyawa bioaktif dari hydroid Aglaophenia cupressina Lamoureoux dalam menghambat atau mematikan bakteri S almonlla thypi dan jamur Aspergillus flavus yang sering mencemari bahan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental, dengan tahapan perlakuan; Isolasi dan karakterisasi senyawa dari hydroid A.cupressina Lamoureoux dengan metode kromatografi, elusidasi struktur molekul isolat dengan UV,IR,NMR. Dua isolat yang diperoleh yaitu asam heksadekanoat dan β-sitosterol selanjutnya diuji terhadap S. Thypi dan A. flavus dengan konsentrasi senyawa ( 30 ppm dan 50 ppm). Hasil penelitian ditemukan bahwa senyawa asam heksadekanoat dengan konsentrasi (30ppm dan 50 ppm) bersifat bakterisida terhadap S. Thypi dan bersifat fungistatik terhadap A. flavus pada konsentrasi (30 ppm dan50 ppm). β-sitosterol dengan konsentrasi (30 ppm dan 50ppm) bersifat bakteriostatik terhadap S. thypi,dan bersifat fungistatik terhadap jamur A. flavus. Kata kunci : Asam Heksadekanoat, β-sitosterol, Hydroid Aglaophenia cupressina Lamoureoux, Antimikroba, Salmonella thypi, Aspergillus flavus
PENGARUH KOPI INSTAN TINGGI GULA DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI HEPAR TIKUS PUTIH Rattus norvegicus GALUR WISTAR Kurnia Ritma Dhanti; Lovitasari; Arif Mulyanto
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 2 (2021): Bioma : Juli - Desember 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i2.13392

Abstract

Dampak dari mengonsumsi kopi instan dengan kadar gula yang tinggi akan menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah dan membuat hepar bekerja lebih keras untuk memetabolismenya. Metabolisme yang tidak sempurna dapat menyebabkan kerusakan sel-sel hepar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kopi instan tinggi gula dosis bertingkat terhadap gambaran histologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dari bulan April-Juli 2020. Sebanyak 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian diketahui adanya hubungan antara dosis kopi instan tinggi gula dengan kerusakan histologi hepar p<0,000. Terdapat perbedaan gambaran histologi hepar tikus antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan yang diberikan dosis 4,5 ml/250 g BB/hari, 9 ml/250 g BB/hari dan 13,5 ml/250 g BB/hari. Hasil ini dipengaruhi oleh faktor penggangu cacing Taenia taeniaeformis pada organ hepar. Kata Kunci : kopi instan, gula, histologi, hepar

Page 10 of 22 | Total Record : 218