cover
Contact Name
Eny Puspani
Contact Email
jurnaltropika@unud.ac.id
Phone
+62361-222096
Journal Mail Official
jurnaltropika@unud.ac.id
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Udayana Kampus UNUD, Bukit Jimbaran Badung, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Peternakan Tropika
Published by Universitas Udayana
ISSN : jurnaltr     EISSN : 27227286     DOI : https://doi.org/10.24843/JPT
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan Tropika (JPT) was published by the Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) is published regularly, three times a year, in January-April, May-August, and September - December. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) summarizes various manuscripts in the field of animal husbandry such as nutrition, production, reproduction, post-harvest (processing and technology) and socio-economic fields of livestock. Open manuscripts for lecturers and researchers related to the field of animal husbandry, and open to S1, S2 and S3 students, by following the rules set by Jurnal Peternakan Tropika (JPT).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019)" : 47 Documents clear
Identifikasi Panjang Badan, Tinggi Gumba, Dan Tinggi Panggul, Kambing Peranakan Etawah Pada Peternakan Rakyat Di Kampung Bugis, Desa Serangan, Bali Ramadhani I. F.; L. Doloksaribu; G. A. M. K. Dewi
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.796 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dimensi tubuh yang mempengaruhi pertumbuhan kambing yang dipelihara di Kampung Bugis Desa Serangan, Bali. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara peternak kambing secara formal terstruktur serta wawancara informan kunci yang dilakukan dari bulan Juli hingga September 2018. Dua dari tiga peternak yang masih memelihara kambing terlibat dalam study ini. Masing-masing peternak memelihara kambingnya dengan sistem kandang kelompok dan memberikan hijauan ±10% dari berat badan/ekor/hari, namun satu peternak memberikan tambahan campuran probiotik dengan air minum secara ad libitum kepada kambingnya. Peubah yang diamati adalah panjang badan, tinggi gumba, dan tinggi panggul. Penelitian ini menunjukkan bahwa rataan total panjang badan dari kambing Kontrol 86,7 ± 2,4 cm adalah nyata lebih panjang dari 79,6 ± 2,4 cm dari kambing Perlakuan. Rataan total tinggi gumba kambing Kontrol 63,9 ± 0,8 cm adalah nyata lebih tinggi dari kambing Perlakuan 58,4 ± 2,2 cm. Rataan total tinggi panggul kambing Kontrol 63,4 ± 0,6 cm cendrung lebih tinggi daripada 59,5 ± 1,5 cm dari kambing Perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa rataan dimensi tubuh kambing Kontrol lebih besar dari kambing Perlakuan, disebabkan hanya ada dua cempe I0 Kontrol (25%) sementara ada 11 cempe I0 Perlakuan (61%). Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian campuran probiotik dengan air minum yang diberikan secara ad libitum memiliki peranan penting untuk menunjang pertumbuhan dimensi tubuh khususnya pada kambing usia yang lebih tua (I1, I3, I4, dan ompong).
Pengaruh Penyimpanan Terhadap Kualitas Telur Itik Warmana I W. G. T.; G. A. M. K. Dewi; I W. Wijana
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.042 KB)

Abstract

Telur merupakan produk yang mudah mengalami kerusakan dan penurunan kualitas akibat masuknya mikroba ke dalam telur selama penyimpanan, oleh karena itu dilakuakan penelitian penyimpanan telur itik selama 21 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap kualitas telur itik yang disimpan di dataran tinggi Bedugul. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 3 butir telur, sehingga telur yang digunakan sebanyak 60 butir telur itik. Variabel yang diamati yaitu kualitas eksterior dan interior telur, kualitas eksterior telur meliputi bobot telur dan indeks bentuk telur, kualitas interior telur meliputi tebal kerabang, berat kerabang, pH, warna kuning telur, dan (HU) Haugh Unit. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perbedaan yang nyata (P<0,05) pada interior yaitu pada berat kerabang, warna kuning telur, dan HU telur, sedangkan terhadap bobot telur, indeks bentuk telur, tebal kerabang, pH menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05). Dapat disimpulkan bahwa perlakuan tanpa penyimpanan 0 hari, dan pada penyimpanan 7, 14, dan 21 hari pada telur itik secara interior mengalami penurunan kualitas pada berat kerabang, warna kuning telur, Haugh Unit (HU) namun telur masih layak dikonsumsi hingga lama penyimpanan 21 hari dalam suhu ruang serta masih menunjukkan nilai grade AA dan cemaran mikroba masih dibawah Standar Nasional Indonesia (SNI). Kata Kunci: Telur itik, kualitas telur itik, lama waktu penyimpanan telur. dataran tinggi
Persentase Motilitas Spermatozoa Babi dalam Pengencer BTS (Beltsville Thawing Solution) ii Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Inseminasi Buatan Daerah Baturiti Ranggadana I P. S.; N. L. G. Sumardani; N. P. Mariani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.262 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui parameter kualitas semen babi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Inseminasi Buatan Provinsi Bali. Data yang dikumpulkan dalam pembelajaran magang ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan teknik survei, wawancara dan observasi secara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh melalui catatan hasil penampungan semen cair babi selama bulan Oktober 2018 di UPT Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Bali. Variabel yang diamati ini meliputi volume spermatozoa, motilitas, dan jumlah produksi semen babi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata persentase motilitas spermatozoa babi produksi UPT Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Bali pada bulan Oktober 2018 yang terdiri atas volume semen yaitu 207 ml, persentase motilitas individu yaitu 65%, dan jumlah produksi semen cair babi selama sebulan pada bulan oktober yaitu 60 dosis/pejantan. Simpulan dari ini bahwa secara umum persentase semen segar babi di UPT BIBD Provinsi Bali meliputi volume semen, persentase motilitas individu, dan jumlah produksi semen cair sesuai dengan target dan semen cair layak untuk didistribusikan. Kata kunci : persentase motilitas semen, pengencer semen, semen babi
Pengaruh Pemberian Probiotik Effective Microorganism-4 Melalui Air Minum terhadap Berat Organ Dalam Itik Bali Jantan Dewi N. M. A. W.; N W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.672 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik effective microorganism-4 melalui air minum terhadap berat organ dalam itik bali jantan. Penelitian dilakanakan di kandang milik Bapak I Ketut Sunatra yang berlokasi di Kediri, Tabanan selama 8 minggu. Rancangan yang digunakan adalah Rancanagn Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan, masing-masing unit menggunakan 3 ekor itik bali jantan dengan berat badan 55,72 ± 7,16 g. Ketiga perlakuan tersebut adalah air minum tanpa probiotik Effective Microorganism-4 sebagai kontrol (P0), penambahan probiotik Effective Microorganism-4 sebanyak 0,5% (P1), dan penambahan probiotik Effective Microorganism-4 sebanyak 1% (P2). Variabel yang diamati yaitu berat jantung, hati, provetrikulus, ventrikulus, empedu, ginjal, usus halus dan panjang usus halus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum berat organ dalam itik yang diberi probiotik Effective Microorganism-4 cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol seiring dengan meningkatnya level yang diberikan, namun secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik Effective Microorganism-4 pada level 0,5% dan 1% tidak berpengaruh terhadap berat organ dalam (berat jantung, hati, proventrikulus, ventrikulus, empedu, ginjal, usus halus dan panjang usus halus) itik bali jantan umur 8 minggu. Kata kunci: Itik bali jantan, organ dalam, probiotik
Analisis Finansial Penggunaan Tepung Kulit Kecambah Kacang Hijau Pada Ransum Terhadap Pendapatan Peternakan Itik Bali Wyandhana D; I G. N. Kayana; I M. Suasta
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.573 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tepung kulit kecambah kacang hijau terhadap pendapatan usaha peternakan Itik Bali. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 minggu dan dilaksanakan di laboratorium Fakultas Peternakan, Universitas Udayana jalan Raya Sesetan, Denpasar. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan dampak finansial dari tiga perlakuan yaitu: (P0) Itik tanpa perlakuan (sebagai kontrol) , (P1) Itik yang diberikan 6 % tepung kulit kecambah kacang hijau dan (P2) Itik yang diberikan 12 % tepung kulit kecambah kacang hijau. Setiap perlakuan dilakukan 5 kali pengulangan, masing masing pengulangan menggunakan 3 ekor Itik. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah: Total biaya, Total penerimaan, pendapatan bersih, Revenue and Cost Ratio (R/C), Profit Rate dan BEP (Break Even Point). Hasil penelitian ini menunjukkan Itik dengan perlakuan pemberian kulit kecambah kacang hijau 12% paling layak untuk dilakukan. Dengan hasil Net Benefit Sebesar Rp. 172.578 lebih tinggi dari (P0) Rp. 91.210 dan (P1) 172.578 dari Revenue and Costs Ratio (P2) memperoleh nilai sebesar 1,156, (P0) 1,077 dan (P1) 1,099. Profit Rate (P2) sebesar 15,6%, P0 sebesar 7,7% dan P1 sebesar 9,9%, BEP Rupiah (P2) sebesar Rp. 232.764 (P0) sebesar Rp. 359.272 dan (P1) Rp. 304.385 dan BEP unit (P2) sebanyak 4 unit, (P0) sebanyak 6 Unit dan (P1) sebanyak 5 Unit. Disimpulkan bahwa perlakuan (P2) paling menguntungkan dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci: Itik, Analisis Finansial. tepung kulit kecambah kacang hijau.
Strategi Pemulihan Usaha Peternakan Sapi Bali pada Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Lingga Liga; B. R. T Putri; N. L. G. Sumardani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.428 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami tentang strategi pemulihan usaha peternakan sapi bali pada wilayah terdampak erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem dan menghasilkan rekomendasi strategi yang tepat untuk diterapkan pada usaha peternakan sapi bali pada wilayah tersebut yang diharapkan mampu memulihkan usaha peternakan masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di lima kecamatan yang menjadi wilayah terdampak erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yaitu Kecamatan Rendang, Selat, Kubu, Bebandem dan Abang, yang dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan April 2019 menggunakan metode survai. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 85 responden yang terdiri dari 75 orang peternak, 5 orang pendamping SIMANTRI, dan 5 orang ahli. Hasil analisis IFE-EFE menunjukkan bahwa nilai faktor internal sebesar 2.54 dan nilai faktor eksternal sebesar 2,34 menunjukkan posisi usaha peternakan sapi bali pada wilayah terdampak erupsi Gunung Agung berada pada kuadran V di dalam matriks IE yaitu devisi pertahanan dan pelihara. Terdapat sembilan alternatif strategi yang dihasilkan yaitu 1) menyediakan sarana informasi nonverbal berupa flayer atau spanduk mengenai informasi penampungan ternak; 2) mengadakan sosialisasi kepada peternak mengenai cara penanganan ternak saat terjadi erupsi; 3) membentuk kelompok peternak dalam lingkup kecil di setiap desa; 4) menyediakan lokasi/tempat untuk mengadakan bursa ternak; 5) melakukan pelatihan pembuatan pakan cadangan; 6) melakukan pelatihan pengolahan limbah peternakan; 7) memberikan pemodalan untuk pengembangan usaha peternakan melalui kegiatan bussines plan competition yang diselenggarakan oleh pemerintah ; 8) pemerintah menyediakan transportasi untuk mengangkut hewan-hewan ternak yang berada di wilayah terdampak erupsi; 9) mengedukasi peternak untuk menerapkan teknologi tepat guna pada usaha peternakan. Kata kunci : sapi bali, lokasi terdampak erupsi, strategi pemulihan
Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Telur Ayam Ras (Studi Kasus UD Prapta, Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem) Astrini N. K. M. S; G. L. O. Cakra; N. N. Suryani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.578 KB)

Abstract

Kegiatan praktek kerja mahasiswa ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh dalam pemasaran telur ayam ras serta menganalisis strategi alternatif yang sesuai diterapkan di UD Prapta. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan (November 2018) dengan melibatkan 50 responden yang terdiri dari 15 orang peternak ayam ras petelur, 30 konsumen, dan 5 orang ahli. Responden peternak ditentukan dengan metode random sampling, responden konsumen ditentukan dengan random sampling, dan responden ahli ditentukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi langsung di lapangan dengan melakukan wawancara, dan pengisian kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis EFE-EFI, Matrik IE, dan Matrik SWOT. Hasil analisis IFE-EFE menunjukkan bahwa nilai faktor internal sebesar 2,39 dan nilai faktor eksternal sebesar 2,83 yang menunjukkan posisi usaha UD Prapta berada pada kuadran V di dalam matriks IE yaitu devisi pertahankan dan pelihara. Terdapat empat alternatif strategi yang dihasilkan yaitu 1) mengadakan sosialisasi mengenai era revolusi industri 4.0; 2) menerapkan penggunaan aplikasi yang dapat membantu proses pemasaran; 3) penyuluhan tentang manajemen pemasaran; 4) Membangun kerjasama dengan pihak-pihak yang membutuhkan telur dalam kapasitas besar dan membuat perjanjian jual beli. Kata kunci : ayam ras petelur, survei, strategi pemasaran, IE,
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Ayam Broiler dengan Sistem Kandang Closed House (Studi Kasus di Pt.Ciomas Adisatwa, Desa Tuwed, Jembrana, Bali) Widana I P. V. H.; I W. Sukanata; I G. N. Kayana
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.689 KB)

Abstract

This study aims to determine whether the closed house broiler chicken farms are feasible or not. This research was conducted at the PT. Ciomas Adisatwa located in Tuwed Village, Jembrana, Bali. The type of data used is primary and secondary data which are quantitative and qualitative. The method used in collecting data is observation, interviews, and documentation. The variables observed in this study were broiler production performance and the financial feasibility of broiler farms. The results showed that the average harvest age was 32.61 days with an average weight of 1.75 kg/head, average feed consumption of 3.4 kg/head, depletion rate of 3, 64%, FCR of 1.61, and performance index of 322.15. The results of the financial feasibility analysis show that the broiler chicken business in PT. Ciomas Adisatwa is financially feasible which can be shown by the NPV of Rp. 12.6 billion, IRR 26.55%, Net B/C Rp. 1.74, the Pay Back Period (PBP) can be achieved in a period of 0.74 years, Break Event Point time (BEP) of 4.7 years, BEP production is 1,394,700.18 kg, BEP price is Rp. .19,742.52/kg. Whereas the sensitivity of financial feasibility to increase of feed price decrease of chicken price 6,4% are 10,37% and 6,4% respectively.The conclusion of this study is the performance of the production of broiler chicken farms in the Tuwed Farm owned by PT.Ciomas Adisatwa classified as sufficient and feasible to run financially. Keywords: Broiler chicken, Closed house, Financial feasibility, Sensitivity.
Pengaruh Pemberian Jus Kulit Buah Naga Dalam Air Minum Terhadap Karkas dan Racahan Karkas Ayam Lohmann Brown Umur 52 Minggu Sitepu M.; G. A. M. K. Dewi; M. Wirapartha
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.92 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian jus kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dalam air minum terhadap karkas dan recahan karkas ayam Lohmann Brown umur 52 minggu telah dilaksanakan di Teaching Farm, kandang ayam petelur Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali selama satu bulan. Penelitian ini menggunakan ayam Lohmann Brown umur 48 minggu sebanyak 45 ekor. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari 3 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan adalah air minum tanpa jus kulit buah naga (KBN0), air minum yang diberikan jus kulit buah naga sebanyak 1% (KBN1), air minum yang diberikan jus kulit buah naga sebanyak 3% (KBN2). Variabel yang diamati : berat potong, berat karkas, persetase karkas dan recahan karkas (dada, punggung, sayap dan paha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat potong, berat karkas, persentase karkas dan recahan karkas (dada, punggung, sayap, dan paha) pada perlakuan KBN0, KBN1 dan KBN2tidak berbeda nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian jus kulit buah naga dengan konsentrasi 1% dan 3% dalam air minum tidak mempengaruhi berat potong, berat karkas, persentase karkas, recahan karkas (dada, punggung, sayap dan paha) ayam Lohmann Brown umur 52 minggu. Kata Kunci: jus kulit buah naga, karkas, recahan karkas, ayam lohmann brown
Evaluasi Kemampuan Ekstrak Daun Bidara (Zizipus mauritiana Lam.) sebagai Pengawet Alami pada Daging Ayam Broiler Komaruddin M; I N.S. Miwada; S. A Lindawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.919 KB)

Abstract

Ekstrak daun bidara yang digunakan dalam penelitian ini berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan ekstrak daun bidara sebagai anti bakteri dan pengaruhnya terhadap karakteristik dari daging ayam Broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan bahan ekstrak daun bidara (0% (kontrol), 10%, 15%, dan 20%) dan empat ulangan . Peubah yang diamati meliputi nilai pH, kadar air, daya ikat air, warna, aroma, dan total bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun bidara 10% sampai 20% dapat meningkatkan kemampuan mengikat air (DIA) dari 27.70 sampai 36.67; diikuti penurunan total bakteri dari 2.23x107 Sampai 1.1x107; dengan kadar air mengalami peningkatan dari 76.29 sampai 77.99; tetapi pada pH mengalami penurunan dari 6.66 sampai 5.99. Simpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak daun bidara mampu menjadi pengawet alami pada daging ayam broiler. Kata kunci: ekstrak daun bidara, pengawet alami, daging ayam broiler