cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 431 Documents
Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Bengkalis Khairul Amri; Adia Ferizko
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.028 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.4106

Abstract

ABSTRAK Pokok permasalah pada masalah kemiskinan di Indonesia khususnya kabupaten Bengkalis. Kemiskinan adalah masalah klasik dan terjadi hamper di seluruh Negara di dunia. baik itu kemiskinan absolut maupun kemiskinan relatif. Masalah tentang masyarakat miskin ternyata sangat kompleks, sehingga meskipun sudah banyak program-program dalam upaya pengentasan kemiskinan, namun juga tak kunjung selesai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen pemberdayaan masyarakat di kabupaten bengkalis dan pemberdayaan masyarakat desa di kabupaten Bengkalis. Metode penelitian menggunakan pedekatan kualitatif studi kepustakaan, jenis penelitian menggunakan studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pemberdayaan masyarakat di kabupaten bengkalis belum maksimal, hal ini terlihat dari lemahnya upaya pemerintah dalam upaya melinearisasi kebijakan hingga tingkat desa khususnya desa tradisional yang masih tertinggal, tentu butuh sentuhan-sentuhan khusus yang bisa di tuangkan ke dalam sebuah aturan/kebijakan. Dengan kata lain, factor administrasi dan organisasi sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pencapaian tujuan. Pemberdayaan masyarakat desa di kabupaten bengkalis juga belum terlaksana dengan maksimal. Hal ini terlihat dari lemahnya upaya pemerintah dalam upaya menduplikasi strategi dari desa yang berhasil kepada desa-desa lainnya di kabupaten bengkalis. Dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa di kabupaten bengkalis perlu menanamkan kesadaran kepada masyarakat yang menjadi sasaran pemberdayaan terhadap pentingnya pemberdayaan tersebut agar dalam pelaksanaan, masyarakat sasaran pemberdayaan dapat lebih partisipasif. Kata Kunci: Manajemen, pemberdayaan, masyarakat.desa. Abstract: The main problem in the problem of poverty in Indonesia, especially Bengkalis Regency. Poverty is a classic problem and occurs in almost all countries in the world. both absolute poverty and relative poverty. The problem of the poor turns out to be very complex, so that even though there have been many programs in poverty alleviation efforts, it has also not been finished. The purpose of this study was to find out how the management of community empowerment in Bengkulu Regency and village community empowerment in Bengkalis Regency. The research method uses a qualitative approach to literature study, this type of research uses literature studies by looking for theoretical references relevant to the case or problem found. The results of this study indicate that the management of community empowerment in Bengkulu Regency is not yet maximal, this can be seen from the weak efforts of the government in an effort to line up policies at the village level, especially traditional villages that are still lagging, naturally requiring special touches that can be poured into a rule / Policy. In other words, administrative and organizational factors greatly influence success in achieving goals. Empowerment of rural communities in the Bengkulu district has also not been carried out to the maximum. This can be seen from the weak efforts of the government in an effort to duplicate the strategy of the successful village to other villages in the Regency of Bengkulu. In an effort to empower the village community in Bengkulu Regency it is necessary to instill awareness to the people who are the target of empowerment of the importance of empowerment so that in the implementation, the target community of empowerment can be more participatory. Keywords: Management, empowerment, community. Village
Inovasi Pelayanan Publik Di Desa Seberang Taluk Kabupaten Kuantan Singingi Ikhsan; Syofian; Utami, Bunga Chintia
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.24 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.4141

Abstract

The purpose of this research describes the innovation of public services in public information disclosure in village governance. This research method uses primary literature studies, interviews, observations, and documentation, as well as data analysis techniques using interactive models. This research found that public service innovations are carried out by the village to be done with an Incremental innovation level and done continuously without having to change or a new invention, the driving factor of innovation success in the cooperation research site, participation, commitment, flexibility, transparency and infrastructure facilities Innovation service. Research findings can be used as a reference for legal researchers, public administration, and rural economic development
Disiplin Pegawai Untuk Peningkatan Kinerja Di Balai Latihan Masyarakat Pekanbaru Erayuana, Weli; Andri, Seno; Yuliani, Febri
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.519 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.4215

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan masalah kedisiplinan Pegawai Balai Latihan Masyarakat Pekanbaru dalam dalam peningkatan kinerja dengan penggunaan finger print. Kedisiplinan yang digambarkan berkaitan dengan kedisiplinan waktu, disiplin mengikuti aturan, disiplin dengan tanggungjawab. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif untuk mengambarkan kedisiplinan pegawai. Fokus penelitian ini pada disiplin pegawai dalam meningkatkan kinerja organisasi. Informan Penelitian diambil mengunakan teknik purposive sampling karena peneliti sudah mengetahui lokasi dan informan penelitian dengan data-data yang bersifat komunitas dari subjektif. Informan penelitian terdiri dari Bendaharawan, Administrator atau operator dari Finger Print Bagian Sistem Informasi, Bagian Program Perencanaan Kinerja Pegawai dan Pegawai Balai Latihan Masyarakat Kota Pekanbaru. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini mengunakan data primer terdiri dari data yang diperoleh secara langsung dari lapangan sedangkan data sekunder diperoleh data yang diperoleh dari literature review dan dokumen administrasi yang dipublikasi atau tidak dipublikaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan dengan model Interaktif dan dalam menguji validitas data dengan triagulasi data. Hasil penelitian menunjukkan dispilin pegawai tidak berjalan sesuai dengan aturan dan harapan dalam pencapaian kinerja organisasi
Faktor Penyebab Konflik Sosial Masyarakat Pesisir Penambangan Pasir Laut Di Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Awan, Fajriharish Nur; Badaruddin; Miswar Budi Mulya
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.235 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.4294

Abstract

Aktivitas penambangan pasir di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang dinilai menimbulkan kerusakan lingkungan seperti abrasi dan merusak biota laut. Hal ini memicu timbulnya konflik sosial masyarakat yang perlu untuk dikaji terutama terkait penyebab konflik atau resistensi sosial masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus pada konflik sosial masyarakat pesisir terhadap adanya penambangan pasir laut di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Data primer diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan serta observasi lapangan. Sedangkan, data sekunder didapatkan dari dokumen instansi terkait sebagai penunjang data primer. Penyebab terjadinya konflik sosial masyarakat yaitu perbedaan antar individu dalam hal pemahaman dan reaksi terhadap masalah, perbedaan kepentingan dimana pelaku usaha mengutamakan keuntungan sedangkan masyarakat mengutamakan kerusakan lingkungan yang berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat. Selain itu juga perubahan sosial dalam hal musyarawah desa. Penyebab terjadinya konflik masyarakat pesisir penambangan pasir laut yaitu perbedaan antar individu, kepentingan, dan perubahan sosial.
Optimalisasi Potensi Zakat : Faktor Yang Mempengaruhi Muzzaki Membayar Zakat Di Baznas Lampung Tengah pertiwi, intan suri mahardika; Ruslan Abdul Ghofur
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.663 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4311

Abstract

Potensi pengumpulan zakat Indonesia mencapai 217 T pertahun. Sedangkan jumlah dana zakat yang berhasil dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional dari keseluruhan Unit Pengelola Zakat di Indonesia hanya mencapai 6 T Artinya, dibandingkan dengan potensi zakat yang sangat besar jumlah pengumpulan zakat yang dikumpulkan oleh BAZNAS kurang lebih 1% per tahun. Provinsi Lampung merupakan provinsi paling selatan yang ada di pulau sumatera. Agama mayoritas yang dianut oleh masyakat provinsi Lampung adalah Islam, yang mencapai 93,55% dari total masyarakat yang ada di provinsi Lampung. menurut data BAZNAS, potensi pengumpulan zakat di provinsi Lampung sebesar 1,8 T pertahun akan tetapi jumlah dana zakat yang dikumpulkan oleh BAZNAS hanya sebesar 1,15 M dengan demikian perbandingan antara potensi dan realisasi terdapat gap yang cukup besar mengartikan bahwa pengumpulan dana zakat masih dikatakan kurang optimal. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah akuntabilitas dan transparasi berpengaruh secara parsial terhadap kepercayaan muzzaki menunaikan zakat di BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah ? dan apakah akuntabilitas dan transparasi berpengaruh secara simultan terhadap kepercayaan masyarakat menunaikan zakat di BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah? Penelitian ini mengunakan penelitian lapangan. Dengan mengunakan data primer yang disebarkan melalui goegle foam. pada penelitian ini polpulasi yang diambil adalah masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. Penentuan sampel dengan metode slovin 100 sampel di Kabupaten Lampung tengah. Setelah didapatkan hasil data dinalisis dengan aplikasi spss 20. Hasil penelitian menyatakan bahwa Akuntabilitas dan transparasi baik secara parsial dan juga secara simultan memiliki pengaruh terhadap kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat di Kabupaten Lampung Tengah
Peran Ruang Publik Dalam Meningkatkan Pasrtisipasi Politik Di Nagari Talang Anau Puspika Sari, Lusi; Aidil Zetra; Tengku Rika Valentina
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.482 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus), dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Nagari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Dengan menggunakan teori Ruang publik dan demokrasi deliberatif Jurgen Habermas. Hasil penelitian menunjukan hubungan peran pemerintah nagari, Bamus dan KAN terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nagari dengan memanfaatkan Ruang publik mempunyai pengaruh yang sangat besar. Dengan menjadikan lembaga permusyawaratan desa dan Kerapatan adat Nagari sebagai ruang publik yang dapat diakses masyarakat dari semua lapisan tanpa ada intervensi dari kelompok lain. Dalam ruang publik, lembaga/institusi nagari mempunyai andil untuk mempengaruhi masyarakat dalam berpartisipasi. Keberadaan ruang publik di tengah tengah kehidupan masyarakat, dapat memicu kepedulian masyarakat dalam pembangunan nagari. Banyak aksi dan interaksi yang terjadi dalam ruang publik, yang menjadi mediasi antara masyarakat dan lembaga nagari dimana publik mengatur dan mengorganisirnya sendiri sebagai opini publik
Implementasi Pembangunan Jalan Tol Ruas Padang-Sicincin dari Aspek Pengadaan Tanah Ayu, Wahyu Putri Arifah; Nora Eka Putri
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.354 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4502

Abstract

Pembangunan jalur bebas hambatan (jalan tol) terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan di seluruh wilayah Indonesia. Keberadaannya juga diperhitungkan, menimbang manfaat yang akan dirasakan terutama dari segi ekonomi. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan lahan yang luas demi kelancaran pembangunan yang telah direncanakan melalui pengadaan tanah. Namun dalam pengadaan tanah tidak terlepas dari kendala-kendala terutama persoalan ganti kerugian, salah satunya jalan tol ruas Padang-Sicincin yang berada di Kabupaten Padang Pariaman yang terkendala karena masih banyak masyarakat yang tidak setuju dengan nilai tanah yang dikeluarkan oleh tim appraisal serta tumpang tindih kepemilikan lahan antara pemilik sertifikat dengan penggarap lahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana implementasi pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin dilihat dari aspek pengadaan tanah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatatif. Untuk informan penelitian, ditentukan dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin sudah sesuai dengan undang-undang pengadaan tanah dan petunjuk teknis pengadaan tanah. Kendala yang terjadi, sudah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk dicarikan solusinya, namun belum maksimal.
Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Awaliyah, Hani
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.864 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4662

Abstract

Kepuasan masyarakat merupakan faktor yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan suatu instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan yang diberikan unit layanan Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru kepada publik atau masyarakat dan untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara kinerja pelayanan dengan harapan atau tingkat kepentingan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dimana datanya berupa angka-angka dan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Guna melengkapi hasil analisis, disajikan juga analisis kuantitatif sebagai pelengkap. Berdasarkan nilai rata-rata unsur dari masing-masing pelayanan pada unit layanan Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru didapatkan hasil penelitian pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang menunjukkan kualitas pelayanan dengan nilai IKM setelah dikonversikan yaitu 80,69 dan berada pada kategori “BAIK”.
Faktor-Faktor Keberhasilan Implementasi Kebijakan Pengelolaan Limbah Kelapa Sawit Di Kabupaten Rokan Hulu Meirina Suri, Dia; Muhammad Faisal Amrillah
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.7 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4726

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat factor-faktor keberhasilan implementasi kebijakan dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit. Limbah kelapa sawit yang menyebabkan pencemaran dimanfaatkan menjadi energy listrik dan mampu memberikan kontribusi listrik bagi masyarakat sekitar yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi data dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor keberhasilan dalam implementasi kebijakan pemanfaatan limbah kelapa sawit adalah adanya kejelasan program dan tingkat kesepakatan diantara pelaksana kebijakan yaitu adanya kejelasan pasokan limbah yang akan diolah menjadi energy listrik, adanya lahan yang akan dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan dan komitmen dari pelaksana, kemudian adanya perubahan dari penerima manfaat yaitu masyarakat yang dulunya tidak mendapat aliran listrik mulai merasakan adanya listrik selama 24 jam sehingga produktivitas mereka bisa meningkat, dan tipe dari masyarakat penerima manfaat.
Implementasi Kebijakan Pengalihan Kewenangan Pendidikan Menengah Dari Pemerintah Kabupaten/Kota Ke Pemerintah Provinsi (Studi Di Provinsi Sumatera Barat) Sumarsyah, Wilda; Jendrius, Jendrius; Putera, Roni Ekha
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.708 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4745

Abstract

Implementasi kebijakan adalah metode agar sebuah kebijakan dapat mencapai tujuannya. Disahkannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah maka terjadi peralihan dalam pengelolaan yang berhubungan dengan bidang pendidikan menengah. UU Nomor 23 Tahun 2014 mengamanatkan bahwa kewenangan pengelolaan Pendidikan menengah atas yang sebelumnya dikelola oleh kabupaten/kota diserahkan ke pemerintah provinsi. Berdasarkan data dilapangan, menunjukkan indikasi belum optimalnya implementasi kebijakan pengalihan kewenangan pendidikan menengah atas ke Pemerintah Provinsi di Sumatera Barat. Tujuan penelitian untuk menjelaskan implementasi kebijakan pengalihan kewenangan pendidikan menengah atas ke Pemerintah Provinsi di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelotian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan survei. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan teori Edward C III bahwa implementasi kebijakan pengalihan kewenangan pendidikan menengah atas ke Pemerintah Provinsi dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi berhubungan positif dan signifikan terhadap implementasi kebijakan pengalihan kewenangan pendidikan menengah dari Pemerintah Kabupaten atau Kota ke Pemerintah Provinsi di Provinsi Sumatera Barat. Begitu juga secara parsial ditemukan bahwa variabel-variabel tersebut berhubungan positif dan signifikan terhadap implementasi kebijakan pengalihan kewenangan pendidikan menengah dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi di provinsi Sumatera Barat

Page 10 of 44 | Total Record : 431