cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 431 Documents
E- Government Service Review In Dumai City Indonesia: Conceptual Paper Afrizal, Dedy
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.363 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.4805

Abstract

Electronic government are in their early stages in many city in Indonesia. Local government has faced a number of challenges and faced with various issues pertaining to their implementation of e-government services. This paper utilises the Unified Theory of Acceptance and Use of technology (UTAUT) model to explore e-government services in Dumai city. The purpose of this paper to present a concept idea to seeing intention to use e-government in Dumai City. The Paper suggest future research with quantitative approach to find aspect to consider in producing significant and credible research findings. This research is expected can help government in improving intention citizens’ use of e-government services. Keywords: E-Government, UTAUT model, Local Government
Strategi Badan Perencanaan Pembagunan Daerah Penelitian Dan Pengembangan Bapedalitbang Di Kabupaten Kuantan Singingi Annisa Putri.M.; Seno Andri
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.335 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui strategi Badan Perencanaan Pembagunan Daerah Penelitian dan pengembangan (Bappedaltbang) di Kabupaten Kuantan singingi 2) Mengetahui faktor-faktor penghambat strategi Badan perencanaan pembagunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Di kabupaten kuantan singingi. Penelitian ini Mengunakan Model Pendekatan Penelitian Deskriptif Kualitatif. Data Primer diperoleh langsung melalui wawancara dari key informan, sedangkan Data Sekunder diperoleh Dokumen penelitian yaitu,Kepala Bappedalitbang,Kasubag Program Kasubag serta kasubag lain nya.Hasil Penelitian menunjukan bahwa Belum Terlaksannya Secara Maksimal Strategi Badan Perencanaan Pembagunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Di kabupaten kuantan singingi.
Analisis Bentuk Komunikasi Pada Pagang Gadai Sawah Di Kabupaten Tanah Datar (Studi Kasus Nagari Jaho Kecamatan X Koto) Benny Oktavian; Melinda Noer; Jafrinur
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.757 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4848

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk komunikasi yang dipakai oleh pemagang dan penggadai dalam melakukan pagang gadai sawah, mengidentifikasi aspek-aspek yang mendasari terjadinya pagang gadai sawah dan menganalisis terjadinya sengketa/konflik komunikasi dalam pagang gadai sawah di Nagari Jaho Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini telah dilaksanakan di Nagari Jaho, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara puposive (sengaja). Masyarakat Nagari Jaho Kecamatan X Koto melakukan pagang gadai karena kebutuhan ekonomi yang mendesak yaitu kebutuhan sekolah anak, kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan dapur dan yang lainnya dan kebutuhan bertani (sawah dan ladang), aspek sosial budaya menjadi hal yang lumrah dalam melakukan pagang gadai. Kehidupan sosial budaya di Nagari Jaho sampai saat ini sangat menjunjung adat istiadat dan mengutamakan musyawarah mufakat dalam hal apapun salah satunya dalam hal pagang gadai. untuk mendekatkan individu satu dengan individu lainnya. Adapun dalam hal pagang gadai juga dilakukan pendekatan secara lansung atau interpersonal descrption dan melakukan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan pagang gadai antar kedua belah pihak. Hambatan Komunikasi yang terjadi di Nagari Jaho yaitu sengketa/konflik dalam melakukan pagang gadai adalah keturunan pihak pertama dan pihak kedua tidak diikut sertakan dalam pagang gadai karena beralasan belum cukup umur, jadi akan diberitahukan pada saat umur ±17 Tahun dan juga mamak di dalam tatanan adat di Miangkabau khususnya Nagari Jaho tidak melakukan hal-hal yang diluar aturan adat yang ada sehingga menyusahkan keturunan yang ada, fungsi pokok mamak adalah sebagai pengawa harta pusako tinggi (pusaka tinggi) maupun pusako randah (pusako rendah). Penyelesaian sengketa/konnflik yang terjadi dengan cara musyawarah mufakat antar pihak dan yang sudah sampai ke meja hijau harus sesuai hasil dari keputusan yang sudah di ambil secara hukum
Pengembangan Kompetensi Aparatur Perencana Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Rokan Hulu Arif Budi Setiawan; Adianto
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.934 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4850

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan upaya pengembangan kompetensi aparatur perencana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Rokan Hulu serta menganalisis faktor penghambat pengembangan kompetensi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pengembangan kompetensi aparatur perencana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Rokan Hulu ditinjau dari kriteria perencanaan, pelatihan, penilaian, dan pengembangan kompetensi berorientasi pekerjaan adalah belum optimal. Faktor penghambatnya yaitu koordinasi dan sosialisasi antar instansi terkait pengembangan kompetensi belum berjalan dengan baik serta keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Evaluasi Kebijakan Kebandarudaraan Pada Bandar Udara Tempuling Di Kabupaten Indragiri Hilir Yesi Nazila; Febri Yuliani; Hasim As'ari
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.054 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4851

Abstract

Pengelolaan bandara tidak hanya dilaksanakan oleh kota-kota besar, namun juga oleh kota-kota pada tingkat Kabupaten yang ada diseluruh Indonesia termasuk Kabupaten Indragiri Hilir. Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir merupakan Kabupaten yang juga dikenal sebagai kota seribu jembatan dengan luas 11,606 km2 yang sebagian daerahnya adalah rawa-rawa. Bandar Udara Tempuling merupakan hasil dari kebijakan yang dikeluarkan guna untuk memenuhi misi pembangunan diharapkan akan menjadi Kabupaten yang maju dan berkembang dari segala bidang termasuk dalam hal pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya, dengan tolak ukur pendapatan, masyarakat yang meningkat, distribusi pendapatan yang merata, dan dengan melihat potensi yang dimiliki oleh Kabuapeten Indragiri Hilir dari berbagai bidang perkebunan, pertanian, kelautan, dan perindustrian. Untuk pengelolaan bandar udara tersebut maka dibutuhkanlah sebuah evaluasi dalam proses untuk menilai dari awal bagaimana kebijakan tersebut dapat terlakasana dengan baik sehingga sasaran yang telah di wacanakan dapat terarah dengan benar. Evaluasi Kebijakan Kebandarudaraan Pada Bandar Udara Tempuling Di Kabupaten Indragiri Hilir menggunakan teori tipe evaluasi dengan skema penilaian menurut Nurcholis yaitu ada 4 tipe : (1) input, (2) proses, (3) output, (4) outcomes. Adapun faktor penghambat dari penyelenggaraan bandar udara tempuling ialah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) baik dalam segi kualitas maupun kuantitas dalam perencanaan hingga dalam pelaksanaannya, selain itu keterbatasan kewenangan Pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir dalam menangani kegiatan bandar udara. Tidak berkesinambuanganya pemerintah daerah dalam melihat aspek jangka panjang terhadap bandar udara, Serta kurangnya sosialisasi dari pemerintah kepada masyarakat mengenai bandar udara tempuling.
Penggunaan Media Sosial Dalam Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya Eza Safitri; Ernita Arif; Asmawi
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.818 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4852

Abstract

Fenomena penggunaan media sosial di masyarakat diharapkan bisa meningkatkan layanan informasi dan mempermudah kegiatan penyuluhan. Penyuluh dan petani diharapkan bisa bertukar informasi dengan penyuluh yang ada di daerah lain dengan mudah, cepat, dan murah. Sebagian besar penyuluh di Kabupaten Dharmasraya menggunakan media sosial sebagai media penyuluhan dalam melakukan kegiatan penyuluhan pertanian. Media sosial merupakan salah satu media penyuluhan yang digunakan oleh para penyuluh dalam memberikan berbagai informasi kepada para petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial oleh penyuluh dalam aktivitas penyuluhan di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, mengalisis hambatan-hambatan penggunaan media sosial oleh penyuluh dalam aktivitas penyuluhan di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, dan menganalisis dampak penggunaan media social dalam aktivitas penyuluhan di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian ini menggukan pendekatan kualitatif. Jenis data terdiri atas data primer dan sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan teknis Miles and Huberman yang terdiri atas data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dalam aktivitas penyuluhan di lokasi penelitian sudah baik, di mana media sosial dimanfaatkan untuk aktivitas penyuluhan, pelatihan, dan sosialisasi. Selain itu media sosial juga digunakan untuk diskusi dengan penyuluh atau sesama petani terkait pertanian, mencari lebih banyak informasi mengenai pertanian, dan memasarkan hasil pertanian melalui berbagai aplikasi media sosial. Dampak positif penggunaan media sosial adalah peningkatan akurasi, efisiensi, dan efektifitas penyuluhan, menjadi media pembelajaran dan sharing informasi, serta peningkatan produktivitas pertanian
Kepemimpinan Lurah Wanita Dalam Jabatan Publik prihati, prihati; Nurpeni; Fara Merian Sari
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.912 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4853

Abstract

Fenomena yang peneliti temui dilapangan berkaitan dengan bagaimana seorang pemimpin perempuan berkoordinasi,berkomunikasi dan menyeimbangkan antara karir dan rumah tangga, serta kultur yang kurang mendukung wanita bekerj .Konsep teori dalam dalam penelitian ini mengacu pada konsep kepemimpinan. teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara mendalam. Adapun jenis penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif Kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ibu lurah harus lebih intensif melakukan pendekatan pendekatan kepada pegawainya,melalui komunikasi yang intensif,selalu memotivasi pegawai dalam bekerja dan mengutamakan disiplin dan kejujuran kepada pegawai. Hambatan yang dimiliki ibu lurah berasal dari kurangnya sarana dan prasarana kantor kelurahan,usia ibu lurah yang relative muda sehingga sulit berkomunikasi dengan pegawai yang lebih tua dan hambatan ekternal kantor kelurahan. saran penulis adalah bahwasanya ibu lurah harus lebih intensif melobi kepala kecamatan untuk kelengkapan sarana prasarana kantor, harus bisa lebih mempengaruhi pagawai dalam kebijakan kebijakannya.
Keadilan Spasial Dan Keseimbangan Kebutuhan Lokal Dalam Neo-Endogenous Model Pembangunan Pedesaan Di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Bunga Chintia Utami; Putri Asrina
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.631 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4854

Abstract

Indeks pembangunan desa mengukur perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi terhadap Undang-Undang Desa. Kemandirin desa penting dilakukan untuk mendorong pembangunan. Hasil survey Potensi Desa (Podes) 2018 menunjukkan 87,43 persen desa di Riau adalah Desa Berkembang, 7,09 persen Desa Mandiri dan 5,48 persen adalah Desa tertinggal. Salah satu masalah dalam pembangunan desa adalah tidak sesuainya antara karakteristik dan potensi desa dengan kebijakan pembangunan yang dilakukan. Olehkarena itu perlu dilakukan identifikasi model pembangunan desa untuk dapat mengetahui kebijakan pembangunan yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk melihat model neo-endogenous dalam pembangunan pedesaan di desa Koto Mesjid serta upaya pemerintah desa dalam membentuk karakteristik masyarakat dalam model neo-endogenous. Penelitian dilakukan pada desa Koto Mesjid Kabupaten Kampar dengan metode kualitatif diskriftif dan dibantu aplikasi nvivo plus 12 untuk memudahkan pengkodeaan dan menganalisis data kualitatif.
Pembangunan Berbasis Masyarakat Di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Surya Dailiati; Hernimawati; Sudaryanto
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.695 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4857

Abstract

Kabupaten Kampar merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Riau. Kabupaten ini termasuk daerah yang memiliki wilayah yang sangat luas di bandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinis Riau. Terbukti sejak era resformasi dari Kabupaten Kampar telah berhasil di mekarkan sejumlah daerah yakni Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan dan sebagian Kabupaten Kuantan Singingi serta sebagian Kabupaten Rokan Hilir. Dari pengamatan yang dilakukan ternyata di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar terdapat permasalahan yang perlu diselesaikan yakni terdapat madrasyah yang digunakan untuk siswa belajar dalam keadaan kurang layak dimana dinding dan atapnya rusak. Kemudian lapangan sepak bola yang kurang terawat sehingga bersemak dan hutan lindung yang belum terkelola dengan baik sesuai dengan kearifan lokal. Oleh karena itu dilakukan penelitian, untuk pemecahan masalahnya menggunakan teori Tim Delivery dalam Aprillia Theresia dkk (2014 halaman 220). Pembangunan berbasis masyarakat mencakup; seleksi lokasi, sosialiasi, proses dan pemandirian masyarakat. Dari kegiatan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa pembangunan berbasis masyarakat di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar sudah berjalan dengan namun masih diperlukan perbaikan-perbaikan. Hal-hal yang sudah berjalan dengan meliputi seleksi lokasi, sosialisasi pembangunan berbasis masyarakat dan proses pembangunan berbasis masyarakat. Sedangkan yang perlu menjadi perbaikan kedepannya adalah pemandirian masyarakat
Analisis Atribut Inovasi Pelayanan Kesehatan Taman Obat Keluarga Di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Dadang Mashur; Fanny Pratiwi
Jurnal Niara Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.377 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i2.4860

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis atribut inovasi pelayanan kesehatan taman obat keluarga dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat analisis atribut inovasi pelayanan kesehatan taman obat keluarga. Jenis penelitian yang dipilih adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif, yaitu pemecahan masalah dengan meneliti menampilkan data yang diperoleh dengan pengamatan lapangan dan kepustakaan, kemudian di analisa dan di interpretasikan untuk ditarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi penelitian. Setelah data terkumpul dari informan penelitian, kemudian akan digunakan metode teknik tringulasi dengan check dan re-check terhadap hasil yang diberikan oleh informan penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa atribut inovasi pelayanan kesehatan taman obat keluarga sudah terlaksana baik karena hal ini sudah ada sejak turun temurun dan dimunculkan dengan hal baru. Keadaan masyarakat yang masih memegang tradisi gotong royong sehingga munculnya nilai kebersamaan membuat partisipasi dan motivasi bertambah. Meskipun belum mengenal teknologi dan jarak letak lokasi desa yang terpencil sehingga dalam pelaksanaan inovasi masih dilaksanakan secara tradisional.

Page 11 of 44 | Total Record : 431