cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
ISSN : 23551925     EISSN : 25808915     DOI : -
Core Subject : Education,
TERAMPIL is a journal of basic education and learning p-ISSN 2355-1925 e-ISSN 2580-8915 which is managed by Prodi PGMI Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of Raden Intan State Islamic University of Lampung. This journal is published twice a year and serves as a tool for researchers, academics and practitioners interested in basic education and learning studies and wishes to channel their thoughts and findings, especially in relation to studies in science at madrasah ibtidaiyah / elementary schools. The articles contained are the results of research, scientific and critical and comprehensive review of the important and current issues covered in the journals.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PENGEMBANGAN MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR MARDIYAH, MARDIYAH
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2216

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) nilai- nilai pendidikan karakter yang ada dalam pengembangan materi ajar Bahasa Indonesia (2)Klasifikasi isi buku pengembanga materi ajar bahasa Indonesia yang mengandung nilai-nilai pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek yang diteliti adalah buku  pengembanganmateri ajar BahasaIndonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) yang digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) Nilai- nilai pendidikan karakteryang ada dalam pengembangan materi ajar bahasa Indonesia antara lain nilai karakter religius, nilai karakter pribadi yang baik,nilai karakter kepedulian sosial, nilai karakter kejujuran, nilai karakter kerja keras,dan nilai karakter cinta lingkungan; (2) Klasifikasi isi buku pengembanga materi ajar bahasaIndonesia yang mengandungnilai-nilai pendidikan adalah: 1) Ideologi; disiplin, hukum dan tata tertib, mecintai tanah air, demokrasi, mendahulukan kepentingan umum, berani, setiakawan/solidaritas, rasa kebangsaan, patriotik, warga negara produktif, martabat/harga diri, setia/bela negara, 2) Agama; iman kepada tuhan yme, taatpada perintah tuhan yme, cinta agama, patuh pada ajaran agama, berakhlak,berbuat kebajikan, suka menolong dan bermanfaat bagi orang lain, berdoa danbertawakal, peduli terhadap sesame, berperikemanusiaan, adil, bermoral danbijaksana, 3) Budaya; toleransi dan itikad baik, baik hati, empati, tata cara dan etiket, sopan santun, bahagia/gembira, sehat, dermawan, persahabatan, pengakuan, menghormati, berterima kasih.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Buku Materi Ajar
SIGNIFIKANSI PENGUASAAN GURU TERHADAP PSIKOLOGI SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR RATNAWATI, RATNAWATI
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2217

Abstract

AbstrakA teacher in the process of teaching learning is one of the very influancer factor in gaining the purpose of teaching learning. In this contects, teacher is a giver and performer of the teaching learning. In performing his profession a teacher needs very much some variaty of up to date psychology according to development era and technology for development psychology is a knowledge which teachs equality and difference of psyche function as long as life, as like teaching about thinking process of children in one, two or five years old and how personality of some one changes and develops from children, adolecense to adult.The rule of teacher in developing studentspsychis that covered internal and external aspects is very signifcant. Because of students facedby a teacher hasdifferents cultural and educational backgrounds either internal or external, a techer as a educator is not possible to threat them without caring all of thir differentiations.  Teachers mastering of students’ psychis is very significant due to for a teacher who conducts his duties as educator and teacher with determainedpotentions and createrias, making teaching learning process effectively and efficiantly.
PENERAPAN TEORI SOSIAL DALAM MENUMBUHKAN AKHLAK ANAK KELAS I MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 1 REJANG LEBONG YANTO, MURNI; SYARIPAH, SYARIPAH
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2218

Abstract

AbstrakThis research is a field research with qualitative approach. Data were obtained through interviews aimed at principals and teachers. Observation to obtain data by observing directly the process of learning and documentation to obtain information related to madrasah. The results showed that first, the concept of social learning theory has been practiced in Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Rejang Lebong, which is doing the learning process through imitation. The process of observing and imitating the behavior and attitudes of others as a model is an act of learning. Second, growing the morality of madrasah Ibtidaiyah children using various methods. methods include exemplary methods, habituation, story. Third, the factors that influence the morale of the students are influenced by the age of the child, talents, interests and environment. Fourth Implementation of learning process in social learning theory is through phase of attention, retention phase, reproduction and motivation phase. The authors hope in this study is the need for emphasis on good cooperation between parents, educational institutions, and the public in education, especially in the effort to nurture the childKeywords: Social Learning Theory, Growing, Child Morals.
URGENSI KURIKULUM DAN SISTEM PEMBELAJARAN INKLUSIF GENDER ZULAIHA, SITI
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2219

Abstract

AbstactUrgency curriculum and gender inclusive learning system because there are still many gaps in the world of education, especially in three aspects, namely access, participation and benefits and msih lack of participation of female learners in learning, low skill of women in technology mastery, there are still many curriculum and teaching materials that is bias gender and there is still a benefit gap in the curriculum and learning gained by male and female learners. It is the background of the importance of curriculum and gender inclusive learning. The curriculum and inclusive gender learning is a curriculum that integrates gender equality principles (taking into account equality of access, participation, control, benefits, and ensuring no gender discrimination in its various forms), or in curriculum documents in an attempt to achieve social justice. While gender-inclusive learning is learning that recognizes and considers the different needs, interests, experiences, and ways of learning of students and students caused by the construction of gender in their environment. Furthermore, to analyze the implementation of curriculum in gender inclusive learning the author presents the rubric of syllabus analysis and the rubric of analysis of learning implementation plan so that the implementation of learning is in accordance with the principles of gender equality.Keywords: Urgency Curriculum,  Gender Inclusive Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA DI KELAS IV MI TERPADU MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG HANDAYANI, RISKA DEWI; YANTI, YULI
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2220

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar PKn siswa antara kelompok siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair sharedengan kelompok yang diajarkan model pembelajaran guided note taking. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment Design dengan teknik pengambilan sampel Sampling Jenuh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV MI Terpadu Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 41 siswa. Desain penelitian mengambil dua kelompok subjek dari populasi meliputi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dimana kelas IV Thoriq bin Ziyad sebagai kelas eksperimen dan kelas IV Zaid bin Tsabit sebagai kelas kontrol. Pada kelompok kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan model pembelajaran Guided Note Taking. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif (pretest-posttest) dan dokumentasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji t, dengan uji prasyarat analisisnya menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data dengan perhitungan program IBM SPSS Statistics v.20  for Windows yang menggunakan analisis Uji t untuk sampel yang berasal dari distribusi yang berbeda Independent samples test, menunjukkan bahwa nilai sig =  0.011 < 0.025. Dengan demikian nilai sig.(2-tailed) < α pada taraf signifikan 5%, maka hipotesis (Ha) diterima, dengan perbandingan ratarata dikelas eksperimen 78,81 dan rata-rata kelas kontrol 69,25 ini berarti bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar PKn siswa di kelas IV MI Terpadu Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017.  Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, Hasil belajar Pkn siswa.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR KELAS BAWAH KUSUMAWATI, OKTARIA
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2221

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh permainan  tradisional  terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar siswa sekolah dasar kelas bawah. Khususnya di SD Negeri 1 Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung.Metodel penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen.Metode eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. Untuk  memperoleh  data  yang  sesuai  dengan  tujuan  penelitian  ini  maka mempergunakan  eksperimen  yaitu  dengan  memberikan  perlakuan  pada  Siswa berupa kegiatan tes awal, treatment atau latihan-latihan dan tes akhir. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah  bentuk  One  Group  Pretest  and  Postest  Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD N 1 Blitarejo sebanyak 15 siswa. Data dikumpulkan melalui pengukuran(tes). Teknik analisis data menggunakan analisis uji t paired sample t test dengan taraf signifikan 5 %.Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis data dan pembahasan pada uraian sebelumnya telah diperoleh hasil uji t tersebut diperoleh nilai tes lari thitung (6,774) > t tabel (2,145),  nilai tes lompat thitung (5,706) > t tabel (2,145),  nilai tes lempar thitung (9,939) > t tabel (2,145),  dan nilai p (0,000) < dari 0,05, hal tersebut menunjukkan diartikan Ha: diterima dan Ho: ditolak. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan ada pengaruh latihan permainan tradisional terhadap hasil gerak dasar lari lompat lempar siswa kelas 2 SD N 2 Blitarejo Gadingrejo Pringsewu Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016 Kata Kunci :Permainan tradisional, Gerak dasar, Siswa kelas bawah.
MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR HIDAYATI, ARINI ULFAH
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2222

Abstract

Abstrak Pembelajaran di era sekarang ini tidak lagi memandang siswa sebagai gelas kosong yang merupakan hanya sebatas target untuk memenuhi kewajiban pengajaran. Pembelajaran yang ditargetkan pada abad ke-21 adalah pembelajaran yang bisa merangsang siswa menjadi pembelajar yang aktif, kreatif, kritis serta menyenangkan sehingga akan tercipta pembelajaran bermakna. Pembelajaran di Indonesia saat ini menggunakan kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik diduga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun kendala yang diperoleh selama ini sangat sulit sekali bagaimana melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. keterampilan berpikir tingkat tinggi perlu dilatih bukan hanya pada siswa tingkat lanjutan namun harus dilatih sejak dini seperti pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu sebagai pendidik harus mempunyai terobosan supaya siswa terlatih berpikir tingkat tinggi. Berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi ada 6 keterampilan berpikir siswa yaitu mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Yang merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Pada pendekatan saintifik siswa dapat dilatih untuk berpikir tingkat tinggi dengan cara seperti pada kegiatan menanya guru dapat memberikan pertanyaan pancingan seperti What if ... (bagaimana jika ....?), what’s wrong ... (Apa yang salah ...?), what would you do ...( Apa yang akan kamu lakukan....?), dan what another ways ... (adakah cara lain...?). Keempat kata tanya ini dapat menjadi kunci untuk mengawali siswa bertanya pada tingkat yang advance sehingga dapat melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Kata kunci: keterampilan berpikir tingkat tinggi, pendekatan saintifik, pembelajaran matematika sekolah dasar
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MIND MAPPING DAN PICTURE MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NUREVA, NUREVA; CITRA, AULIA GUSTINA
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2223

Abstract

AbstrakMind mapping dan picture mapping adalah salah satu media atau alat bantu pembelajaran, yang berfungsi untuk menggali kreativitas anak untuk berfikir tentang suatu materi. Mind mapping atau pemetaan pikiran dan picture mapping atau pemetaan melalui gambar, adalah salah satu pendekatan alat bantu dalam pembelajaran IPA, dan diharapkan setelah anak merasa bahwa belajar IPA itu adalah menyenangkan, mereka akan menyukainya, dan diharapkan hasil belajarnya akan meningkat. Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini adalah mind mapping dan picture mapping. Mind mapping sendiri adalah suatu penggambaran atau penuangan ide atau gagasan tentang sesuatu melalui kerangka alur berpikir dari konsep yang umum menuju yang khusus, sedangkan picture mapping sendiri adalah penggambaran ide atau gagasan tidak hanya dengan kata-kata tapi juga dikolaborasikan dengan gambar-gambar baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Pada penelitian ini pembelajaran IPA yang akan dipelajarai adalah materi ciri-ciri makhluk hidup. Penelitian yang membahas tentang “Pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiri berbantuan mind mapping dan picture mapping terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar” ini merupakan penelitian eksperimen, untuk membuktikan sejauh mana pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Kata Kunci : inkuiri, mind mapping, picture mapping, hasil belajar
ANALISIS PERBEDAAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF YANG BERKOMBINASIPADA MATERI IPA DI MIN BANDAR LAMPUNG FITERIANI, IDA; BAHARUDIN, BAHARUDIN
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4 No 2 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v4i2.2224

Abstract

Abstrak  Permasalahan penelitian ini beranjak dari data penelitian yang  menunjukkan proses pembelajaran IPA di SD/MI yang berlangsung kurang memfasilitasi peserta didik untuk memiliki pengetahuan sains (scientific knowledge), keterampilan proses ilmiah (scienific process skills), dan sikap ilmiah (scienific attitute) secara terpadu dan menyeluruh. Akibatnya mempengaruhi pencapaian hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, kombinasi  pembelajaran kooperatif NHT dan STAD pada pembelajaran IPA materi proses terjadinya fotosintesis diyakini dapat memperkuat pemahaman konsep siswa, keterampilan mempraktekkannya dalam sebuah eksperimen (percobaan) dan sekaligus menumbuhkan karakter ilmiah siswa, karena desain pembelajaran yang disetting mendorong siswa untuk bisa belajar bersama dalam mengeksplorasi dan mengelaborasi kemampuannya. Dengan demikian, akan terbentuk sinergitas yang positif dalam mengembangkan potensi diri untuk meraih prestasi dan kemajuan bersama-sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental design). Desainnya Nonequivalent Control Group Design. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif NHT dan STAD, sedangkan kelas kontrol sebagaimana lazimnya metode yang digunakan, seperti ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi dengan berbantu media gambar. Tempat penelitian di MIN 11 Bandar Lampung dan waktu penelitian berlangsung pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas V yang berjumlah 64 orang dan sampel penelitian adalah kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Penetapan kelas sampel menggunakan teknik acak (random sampling). Untuk instrumen penelitian menggunakantes hasil belajar kognitif berbentuk pilihan ganda, dengan jumlah 25 soal. Tes dilakukan berulang yaitu sebelum (pretes) dan sesudah (posttes). Instrumen sebelum digunakan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Terakhir, dilakukan pengujian hipotesis, namun sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas dengan taraf signifikan 5%. Pengujian hipotesis dengan rumus t (t-test) dependent. Pengujian dibantu program SPSS 17.0. Kriteria penetapan, jika nilai Asymp.Sig≤ α, maka H0 ditolak dan sebaliknya jika nilai Asymp. Sig> α, maka H0  diterima. Hasil penelitian menunjukkan 1) Perhitungan data statistik deskriptif, pada kelas eksperimen nilai rata-rata 70,66, median 80, modus 80, nilai minimum 65 dan nilai maksimum 100. Sedangkan pada kelas kontrol; nilai rata-rata 53,73, median 75, modus 75, nilai minimum 60 dan nilai maksimum 80. Hasil membuktikan bahwa kelas eksperimen lebih unggul daripada kelas kontrol dalam pencapaian skor/nilai hasil belajar. 2) Pengujian hipotesis, diketahui nilai thitung sebesar  3.618 dan Sig sebesar 0,000, dengan dibandingkan dengan taraf signifikansi α = 0,05 (5 %), maka Sig sebesar 0,000<α = 0,05 (5 %), sehingga keputusannya ??ditolak dan ?1 diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif yang berkombinasi antara NHT dan STAD dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional pada materi IPA Proses Fotosintesis di Kelas V MIN 11 Bandar Lampung. 3) Hasil analisa mengungkapkan penyebab perbedaan pencapaian hasil belajar yang diperoleh siswa terletak pada sistem pembelajaran yang dibangun dan penempatan kedudukan siswa dalam belajar.    Kata Kunci: Kombinasi pembelajaran kooperatif  NHT dan STAD, hasil belajar, dan pembelajaran IPA di SD/MI
PEMBELAJARAN CALISTUNG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN UJIAN MASUK CALISTUNG SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG ASIAH, NUR
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5 No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v5i1.2746

Abstract

Pembelajaran aksara menjadi bagian dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).Pembelajaran aksara ini pada dasarnya lebih ditujukan sebagai pengenalan keterampilan membaca, menulis dan menghitung. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Standar Isi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) Usia 4-5 dan 5-6 Tahun lampiran I peraturan menteri (Permen) pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor  137  tahun 2014. Pengenalan ini diberikan dengan maksud untuk mempersiapkan kelak anak untuk masuk jenjang pendidikan selanjutnya, yakni pendidikan dasar.Namun demikian, model pembelajaran ideal Calistung PAUD semacam itu menyisakan permasalahan serius dilihat dalam konteks yang lebih luas.Khususnya apabila dikaitkan dengan kesempatan untuk melanjutkan jenjang pendidikan dasar (SD/MI).Beberapa tahun belakangan, masyarakat diresahkan dengan adanya ujian masuk SD/ MI yang berupa tes Calistung.Tidak sedikit SD/ MI menerapkan ujian masuk Calistung sebagai syarat penerimaan siswa baru dengan standar yang dibuat oleh masing-masing SD/ MI.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber data sekolah TK dan SD yang Ada di Bandar Lampung.Pendekatan yang digunaka dalam penelitian ini adal pendekatan naturalistic. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi difokuskan  untuk mengenali dan menggali permasalahan di balik penerapan semua fenomena tersebut, yakni pembelajaran Calistung di TK/ RA dan penerapan Ujian Calistung sebagai persyaratan masuk Sekolah Dasar. Masih maraknya praktik ini tidak boleh hanya dilihat sebagai praktik ketidaksadaran/ guru TK/RA akan konsep, hakikat dan batasan Pendidikan Anak Usia Dini. Tidak boleh dilihat hanya sebagai ketidaktaatan atau ketidakdisplinan SD/ MI terhadap Permen Nomor 17 tahun 2010 pasal 69 dan 70 yang mengatur tata cara penerimaan siswa SD/ MI.Hasil penelitian  menunjukan bahwa pembelajaran calistung pendidikan  anak usia dini dan ujian masuk calistung sekolah dasar di Bandar Lampung masih menyisakan banyak pekerjaan rumah terutama bagi dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung yang sebagian besar baik TK/RA kurang benar dalam menerapkan pembelajaran yang seharusnya diberikan sesuai dengan fase-fase perkembangan anak-anak. Begitu juga dengan penerapan ujian masuk calistung untuk sekolah dasar sebagian besar sekolah-sekolah masih mengadakan ujian masuk calistung walaupun secara diam-diam itupun dinilai kurang benar walaupun ujian tersebut bukan penentu lulus tidaknya calon siswa masuk kesekolah dasar.

Page 8 of 24 | Total Record : 233