cover
Contact Name
Resmi Bestari Muin
Contact Email
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
ISSN : 22527699     EISSN : 25985051     DOI : -
Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Jurnal ini terbit pertama kali pada bulan Februari 2012. Naskah dalam jurnal ini berupa hasil penelitian, inovasi – inovasi baru, makalah teknik (makalah lengkap), diskusi (berdasarkan makalah yang terbit sebelumnya) dalam bidang Teknik Sipil. Untuk mengirimkan atau mengupload naskah dapat menghubungi email: rekayasa.sipilumb@mercubuana.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2024)" : 7 Documents clear
Pengaruh Jumlah Kendaraan Terhadap Kerusakan Jalan Aspal Kelas IIIa (Studi Kasus: Jalan Hayam Wuruk, Jakarta) Pelangie, Kissi Rosari; Kinasih, Reni Karno
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.04

Abstract

Penelitian ini mencatat volume dan jenis kendaraan Jalan Hayam Wuruk sepanjang 1,5 kilometer yang dibagi ke dalam 3 segmen selama 16 jam, dikonversi ke dalam satuan kinerja (smp/jam) sesuai MKJI Bab 5 Perkotaan. Data disajikan dalam diagram batang untuk setiap segmen, menunjukkan fluktuasi volume kendaraan dengan puncak pagi, siang, dan sore hari. Volume kendaraan tertinggi terjadi pada jam sibuk sore (17.00-18.00 WIB) di semua segmen, dengan angka tertinggi 3956,4 smp/jam di Segmen 2. Penelitian juga menemukan kerusakan yang paling signifikan setelah diperiksa dengan Metode Bina Marga adalah lubang, tambalan, dan amblas dengan nilai persentase kerusakan sebesar 41,3781% yang masuk ke dalam kategori banyak kerusakan. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa volume lalu lintas rata-rata tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kerusakan jalan, akan tetapi volume pada jam puncak berpengaruh secara signifikan dengan signifikansi 0.044. Hasil persamaan atau model prediksi dari analisa volume jam puncak dan nilai kerusakan jalan adalah Nr = 58,350 + [0,035×Volume Harian Rata-rata] dengan (R2) = 0,998.
Analisis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Penanganan Muara Sungai Dengan FAHP Mirnayani, Mirnayani
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.05

Abstract

Mengurangi terjadinya kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek konstruksi, pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang penerapan K3. Diharapkan dengan menjalankan peraturan tersebut secara komprehensif kecelakaan kerja dapat dicegah. Proyek yang diteliti adalah bangunan jetty pada Proyek Penanganan Muara Sungai Cidurian, Kabupaten Serang. Kondisi aktual pelaksanaan belum sesuai dengan standar SMK3 sehingga ada sanksi berupa surat teguran dari pihak pengguna jasa dan konsultan supervisi kepada pihak penyedia jasa. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), yang merupakan pengembangan dari AHP dengan tingkat akurasi yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan bobot implementasi SMK3, di mana bobot terendah dianalisis menggunakan fishbone diagram untuk mengidentifikasi masalah dan rekomendasi berdasarkan wawancara dengan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat tertinggi implementasi SMK3 adalah pada Komitmen Manajemen dan Safety Planning, masing-masing dengan bobot 17,6%. Bobot terendah terdapat pada Behavioural Safety dengan nilai 7%, yang disebabkan oleh kesulitan komunikasi, kesehatan pekerja yang buruk, dan regulasi K3 yang sulit dipahami. Adapun solusi yang diterapkan antara lain membuat ruang diskusi komunikasi, pemeriksaan rutin serta tunjangan kesehatan pekerja dan membuat peraturan K3 yang mudah dipahami.
Analisis Diagfragma, Kord, dan Kolektror pada Mixed Use Building Elza, Suci Putri; Fitriansyah, Erlangga Rizqi
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.01

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk di Indonesia mengalami peningkatan. Hal tersebut berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan terhadap tempat tinggal, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan sebagainya. Agar dapat mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan tersebut, bangunan-bangunan di pusat kota sudah menerapkan konsep mixed use building yang memiliki ciri khas berupa adanya fasilitas hunian, komersial, dan rekreasi pada satu bangunan. Pada umumnya bangunan dengan konsep mixed use building ini termasuk ke dalam kategori high rise building dimana setiap lantainya memiliki fungsi yang bermacam-macam. Beban lateral gempa memiliki perhatian oleh para perencana struktur terhadap bangunan- bangunan tinggi. Diafragma, kord, dan kolektor, berfungsi untuk menstabilkan dan meneruskan gaya gempa lateral antara sistem lantai dan sistem elemen vertikal penahan tekanan gempa, merupakan beberapa komponen struktur yang akhir-akhir ini menarik perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan gaya desain diafragma antar lantai dan detail penulangan pada komponen diafragma, perbandingan gaya desain kolektor antar lantai dan detail penulangan pada kolektor, serta pengaruh pemeriksaan diafragma terhadap elemen struktur balok, pelat, kolom, dan shear wall pada bangunan mix use building. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa fungsi bangunan yang berbeda-beda menghasilkan detail elemen-elemen struktur yang berbeda-beda. Hal tersebut mengakibatkan perbedaan gaya desain diafragma, kord, dan kolektor, sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan tulangan ekstra dari setiap fungsi bangunan.
Analisis Pengendalian Pengadaan Material Bangunan dengan Metode MRP (Material Requirement Planning) pada Proyek Gedung Fertilia, Novika Candra; Sunandar, Ali
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.02

Abstract

Pada penelitian sebelumnya yang berjudul Analisis Risiko Penyebab Keterlambatan Proyek Pengembangan Pembangunan Gedung Margono Suradji Yogyakarta Berbasis PMBOK, didapatkan bahwa salah satu risiko tinggi yang berpengaruh pada kinerja waktu proyek adalah jadwal pengiriman material ke site. Agar perencanaan dan penggunaan material menjadi efektif dan efisien, diperlukan perencanaan kebutuhan material yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran perencanaan pengadaan material yang lebih terukur terhadap kuantitas dan jadwal penggunaan material dengan mengaplikasikan model pengadaan metode MRP. Dengan adanya metode MRP diharapkan ketersediaan stok material dapat terjaga secara berkesinambungan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dengan teknik lot-sizing lot for lot model POQ ditemukan pengelola proyek dapat meramalkan jumlah material yang harus dipesan dan juga stock yang harus terjaga dalam setiap pekan sesuai dengan jadwal pelaksanaan proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa material bekisting (multiplex 6 mm, 120x240), proses pengadaannya dapat lebih terukur, yaitu pemesanan dilakukan selama 6 kali, dengan jumlah yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan kebutuhan pada pekan tersebu. Material besi Dia. 10 mm juga perlu dipesan sebanyak 6 kali dalam 1 periode, sedangkan material besi dia. 19 mm, besi dia. 22 mm, dan wiremesh M-10 hanya cukup 1 kali pemesanan dalam 1 periode pelaksanaan pekerjaan
Static and Dynamic Response of Curved Concrete Frame Structures (Case Study: Jakarta International Stadium) Sanjaya, Arif; Sukamdo, Pariatmono
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.03

Abstract

An ideally designed building should be symmetrical to mitigate eccentricities between the center of mass and the center of stiffness during seismic events. However, suppose a special design is intended to enhance the aesthetics and visual appeal of a building. In that case, it should still be engineered to perform well in static and dynamic behaviours. Jakarta International Stadium is an example of a building with a circular shape, irregular vertical geometry, and lacks expansion joints. This research investigated the static and dynamic behaviours of four structural models: the entire building without expansion joints (model ND) andthe building with expansion joints (models D1, D2, and D3). The analysis included internal forces, mode shape analysis, structural displacements, inter-story drifts, and base shear forces. The analysis is conducted using the SAP2000 v22 software. The analysis results indicated that the models with expansion joints in Jakarta International Stadium generally exhibit several positive effects. These included reducing structural displacements, inter-story drifts, internal forces, and base shear forces. Furthermore, all modalities remain within the standard limits SNI 1726-2019 set.
Analisis Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Preservasi Jalan Long Segment Berbasis Manual Program Evaluation And Review Technique (M-Pert) Dan Value Engineering (Ve) al-imam, ahmad fikry; Widyaningsih, Nunung; Suroso, Agus
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.06

Abstract

The provision in the 2014 National Medium-Term Development Plan (RPJMN) for the distribution of packages of national road preservation and maintenance activities with the Long Segment contract scheme was chosen by the Directorate General of Highways to improve connectivity between regions as set out in the infrastructure development strategy in Indonesia. The problem of delays in project implementation and work cost efficiency on road projects based on Long Segment contracts. The expected goal in this research was time and cost efficiency using the Manual Program Evaluation and Review Technique (M-PERT) and Value Engineering (VE) method. The analysis resulted in influencing factors, namely the process of activity stages (RII = 0.911), Planning (RII = 0.936), Implementation (RII = 0.919), Supporting (RII = 0.882) Structural Planning (RII = 0.952) Supervision (RII = 0.871) External conditions (RII = 0.769) and road preservation works (RII = .864). The case study using M-PERT method obtained a time optimization value of 1.21% with an accuracy of 98.79% of the completion time at the job site.
Faktor Pendorong dan Penghambat Penerapan Building Information Modelling (BIM) 3D di Konsultan Manajemen Konstruksi (KMK) Murdiyanto, Edy; Susetyo, Budi
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2024.v13.i1.07

Abstract

Dunia konstruksi dalam memasuki Era Revolusi 4.0, dimana semua kebutuhan pengembangan teknologi pada industri konstruksi secara terus menerus. Building Information Modelling (BIM) merupakan representasi digital yang lagi banyak digunakan saat ini, dimana hal ini diperkuat dengan adanya Peraturan Pemerintah No. 16 tahun 2021 dengan mewajibkan penggunaan BIM dalam pembangunan konstruksi di Indonesia. Namun dalam penerapan BIM masih terbatas dan tidak semua jasa konstruksi menerapkannya, dikarenakan masih banyak kendala-kendala yang terjadi terutama pada konsultan manajemen konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan BIM pada konsultan manajemen konstruksi dan apa saja faktor pendorong dan penghambatnya. Sumber data penelitian ini adalah kuesioner yang telah diisi para praktisi BIM di konsultan manajemen konstruksi. Kemudian diolah menggunakan Regresi Linear Berganda dengan Program SPSS 25. Penerapan BIM diukur dari fungsi BIM, maturity BIM dan LOD BIM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan BIM di konsultan manajemen konstruksi sudah baik dan faktor yang paling pengaruh dalam penerapan BIM adalah karakteristik eksternal dan karakteristik BIM, namun untuk faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan BIM adalah variabel bisnis, variabel teknologi dan variabel individu.

Page 1 of 1 | Total Record : 7