cover
Contact Name
Resmi Bestari Muin
Contact Email
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
ISSN : 22527699     EISSN : 25985051     DOI : -
Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Jurnal ini terbit pertama kali pada bulan Februari 2012. Naskah dalam jurnal ini berupa hasil penelitian, inovasi – inovasi baru, makalah teknik (makalah lengkap), diskusi (berdasarkan makalah yang terbit sebelumnya) dalam bidang Teknik Sipil. Untuk mengirimkan atau mengupload naskah dapat menghubungi email: rekayasa.sipilumb@mercubuana.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
Analisa Penurunan Tanah Pada Struktur Galian Dalam Menggunakan Parameter Kuat Geser Efektif Melalui Analisis Elemen Hingga 3D di Jakarta Pusat Tatag Yufitra Rus; Ali Arifin Soeparlan
Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2021.v10.i1.03

Abstract

Penelitian ini berupa analisa untuk menentukan nilai dari penurunan tanah akibat pekerjaan galian dalam di Jakarta Pusat. Perhitungan analisis menggunakan metode elemen hingga 3D dengan parameter kuat geser tanah sebagai parameter input yang digunakan dalam simulasi. Hasil yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan komparasi atau perbandingan dengan beberapa metode perhitungan pendekatan empiris oleh penelitian sebelumnya berdasarkan hasil simulasi nilai dari pergerakan dinding galian dalam secara horisontal. Pada penelitian kali ini juga akan ditampilkan pendekatan empiris yang dapat digunakan untuk menganalisa penurunan tanah pada proyek serupa di Jakarta Pusat dengan kondisi karakteristik tanah yang serupa.
Siklus Produksi (Cycle Time) Beton Pracetak dengan Metode Beton Self Compacting Concrete (SCC) Anjas Handayani
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i1.04

Abstract

Saat ini pemerintah sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur. Pada prosesnya pekerjaan infrastruktur di area perkotaan sangat membutuhkan kecepatan dan ketepatan pekerjaan konstruksi. Beton pracetak merupakan salah satu hasil produksi beton dalam mendukung proyek konstruksi, dengan tujuan dapat mempersingkat pekerjaan dilapangan. Hal ini dikarena beton pracetak dapat menghemat proses pengerjaan, praktis, dan mutu yang terjaga serta fleksibilitas penggunaan beton yang telah disesuaikan untuk kebutuhan penggunanya. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan beton khusus SCC (seft compacting concrete) yang digunakan pada beton pracetak.Proses penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan selama proses produksi dengan test case beberapa kali untuk mendapatkan waktu yang paling efektif. Dilanjutkan dengan proses penyebaran kuesioner kepada pada pelaksana pekerjaan produksi di pabrik beton pracetak. Kuesioner akan diolah menggunakan program statistic SPSS untuk mendapatkan hasil variabel – variabel yang mempengaruhi siklus produksi dengan menggunaan beton SCC dalam produksi beton pracetak.Hasil siklus waktu produksi yang paling efektif adalah 23 jam 30 menit dimana hasil tersebut merupakan proses produksi dimulai dari pekerjaan setting trolley dan tabel pada cetakan (moulding) hingga material pracetak di keluarkan dari cetakan dan dalam dimulai siklus produksi berikutnya. Hasil dari olahan data melalui kuesioner didapakan beberapa variabel yang mempengaruhi siklus produksi dengan penggunaan SCC pada beton pracetak.Kata kunci : Siklus Waktu, Beton Pracetak, Self Compacting Concrete
SIMULASI MODEL RISIKO PENGENDALIAN PEKERJAAN ERECTION PCI GIRDER PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL KUNCIRAN-CENGKARENG Lily Kholida; Nindyta Arih Kinanti; Putri Bellinda Yoseva
Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i2.04

Abstract

Pada proyek konstruksi jalan tol, pekerjaan struktur bangunan atas adalah salah satu fase yang memiliki tingkat risiko tinggi. Terutama pada saat pemasangan erection girder. Penelitian ini mengambil variabel  pada tahapan pekerjaan erection girder yang kemudian diperdalam dengan studi literatur dan validasi pakar. Nilai risiko yang diperoleh mengacu pada risk management PMBOK 2013 selanjutnya dipertajam dengan simulasi model risiko untuk melihat frekuensi dan sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam risiko utama dengan nilai tertinggi X14 (adanya tumpahan oli pada area kerja) sebesar 0,178 dan terendah X2 (pekerja terluka akibat terkena material atau peralatan saat proses mobilisasi) sebesar 0,129. Sensitivitas risiko tertinggi ada pada X24 (pekerja tertimpa material saat pengangkatan PCI girder) sebesar 86,9%. Upaya yang dapat dilakukan adalah memaksimalkan housekeeping area kerja, rambu,  dan APD bagi pekerja sesuai dengan Permenakertrans No. 8 tahun 2010 tentang alat pelindung diri pada konstruksi bangunan sehingga dapat meningkatkan kinerja kesehatan dan keselamatan kerja.   
The Phenomenon Of On-Street Parking In A Residential Ares In Batam City Yusra Aulia Sari
Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2021.v10.i1.04

Abstract

This research examines residential parking use in one Indonesian city, Batam via SNI 03-1733-2004 concerning road groupings in residential neighborhoods (secondary local road I, secondary local road II, secondary local road III). This is a digest of the paper describing in brief the background, problems, methods, findings, and conclusion. The results of this research found that on average it was filled with four-wheeled vehicles parked because there were 86,9% of the width of the road in the respondents residential area allowing for parking. Around 59,3% of respondents have private parking lots but 19,8% of respondents use their private parking lots as another function. Based on the comfort of the road in a residential area, there were 56,1% of respondents felt comfortable and 77% of the neighbouring respondents were not disturbed by vehicles that were parked outside private land. With 60,2% of the respondents four-wheeled vehicles parked along a residential neighborhood road, there was a 24% commotion. The decrease in road space capacity caused by four-wheeled vehicles parked was 19,35% on secondary local roads I, 20% on secondary local roads II and 37,5% on secondary local roads III. Parking policies on residential neighborhood roads are not listed in Batam city regulations.
Pengaruh Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Efektivitas Pencegahan Kecelakan Kerja Novika Candra Fertilia
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i1.05

Abstract

Project Constructions are unique, safety or security and protection factors at work become one of the most important factors of work productivity (Hanafi, 2017). Occupational safety and health have a contribution value of up to 20.2% on performance (Kartikasari, 2017). In the implementation of building projects by PT. XY found a lack of awareness of workers in the use of equipment and safety equipment, this is evident from the lack of use of protective fences and also signs/warning signs that are not fully installed. This research will discuss what are the dominant risks that influence the implementation of OHS management at PT. XY. Based on these dominant risks, this reaserch will create a safety execution development based on the Construction Extension to PMBOK Guide - 2016 Edition.
Kesertaan Warga Senior Jakarta pada Sistem Transportasi Era Industri 4.0 Mukhlisya Dewi Ratna Putri; Reni Karno Kinasih; Nabila Nabila Nabila
Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i2.05

Abstract

AbstractJakarta, the capital of Indonesia, undertook a major change of the transportation system, digitization of the transportation system was initiated by implementing a cashless payment system on the Commuter line in Jabodetabek, followed by implementing BRT with Busway mode, then MRT and LRT all of them are also cashless. All-digitization and application-based transportation systems force people to change. This is a trouble for senior citizens and is alleged to be one of the factors that causes them to be reluctant to switch to public transportation.This study analyzes the hypothesis that the reluctance of people of late adulthood to late elderly to use public transportation is due to the difficulty in understanding the digitalization system that is applied and because of the low level of respondents' trust in digital systems in public transportation. The study was conducted by distributing closed questionnaires to respondents who are Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) residents aged 45 years to 65 years who still have a fairly high activity, data tabulated then performed regression analysis. Key words: transportation system 4.0 era, transportation digitization, elderly transportation ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­AbstrakDaerah Khusus Ibu Kota Jakarta, ibu kota Indonesia, melakukan perombakan besar pada sistem transportasi, digitalisasi pada sistem transportasi diawali dengan menerapkan sistem pembayaran tanpa uang tunai (cashless) pada Commuter line di Jabodetabek, disusul dengan mengimplementasi BRT dengan moda Busway, kemudian MRT dan LRT yang semuanya juga cashless. Sistem transportasi yang serba didigitalisasi serta berorientasi pada aplikasi memaksa masyarakat untuk berubah. Hal ini merepotkan bagi warga senior dan disinyalir menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mereka enggan untuk beralih ke transportasi publik.Penelitian ini menganalisa menguji hipotesa bahwa keengganan masyarakat usia dewasa akhir hingga lansia akhir untuk menggunakan transportasi umum adalah karena kesulitan memahami sistem digitalisasi yang diterapkan dan karena rendahnya tingkat kepercayaan responden terhadap sistem digital pada transportasi umum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tertutup kepada responden yang merupakan warga jabodetabek berusia 45 tahun hingga 65 tahun yang masih mempunyai aktivitas yang cukup tinggi data ditabulasi kemudian dilakukan analisa statistik dengan SPSS.Kata kunci: sistem transportasi era 4.0, sistem transportasi, digitalisasi transportasi. 
Analisis Pengendalian Banjir Kota Bontang Kalimantan Timur jantiara eka nandiasa
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i1.01

Abstract

Kota Bontang sebagai salah satu kota perindustrian dan jasa, mendorong pesatnya laju pertumbuhan penduduk serta pembangunan infrastruktur yang mengakibatkan terjadinya perubahan alih fungsi lahan sehingga menimbulkan permasalahan cukup serius yaitu bencana banjir. Puncak bencana banjir terjadi pada tahun 2017 dan 2018 dimana hampir sebagian Kota Bontang tergenang air dan banjir bandang yang terjadi mengakibatkan terputusnya akses jalan dari Bontang ke Samarinda. Pemodelan banjir menggunakan metode numerik analisis hidrologi dengan Metode ITB dan model HEC HMS, kemudian dilakukan analisis hidraulika menggunakan program HEC RAS. Dari hasil Analisis hidrologi, debit banjir rencana yang aman dengan menggunakan Model HEC HMS karena menghasilkan debit yang lebih besar dibandingkan dengan Metode ITB. Dari hasil Analisis Hidraulika dengan memasukan debit rencana Model HEC HMS dan membagi titik kontrol banjir sungai bontang menjadi 11 bagian, maka dapat direduksi banjir maksimal sebesar 39,517%. Setelah dilakukan analisa, maka dihasilkan suatu sistem pengendalian banjir yang terdiri dari beberapa simulasi rencana model, yaitu Plan 0:Kondisi Eksisting; Plan 1:Kondisi dengan adanya Normalisasi Sungai;Plan 2:Kondisi Peningkatan Danau Kanaan;Plan 3:Kombinasi Plan 1 dan Plan 2; Plan 4:Kondisi Potensi Bendali Bontang Terbangun.
Pengaruh Variasi Persentase Bukaan Terhadap Daya Serap Dinding Geser Zainal Abidin Shahab
Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2021.v10.i1.05

Abstract

Abstrak                 Pada bangunan berlantai-banyak, dinding geser berperan sebagai sub-sistem yang dirancang untuk menahan gaya geser sekaligus memberikan kekakuan tambahan pada gedung. Gunawan et al. (2019) melakukan penelitian terhadap bangunan 10 lantai dengan sistem pengaku berupa core wall sebanyak 12 model yang ditambahkan bukaan. Hasil dari penelitian tersebut menyatakan bahwa terjadi pelemahan terhadap kekakuan struktur akibat bukaan yang diberikan. Penelitian ini dilakukan  sejak Oktober 2019 – Janurai 2020, dalam selang waktu tersebut, penulis melakukan analisis terhadap bangunan 30 lantai dengan kombinasi ragam penempatan dan variasi bukaan dinding geser menggunakan aplikasi ETABS 2013. Metode yang digunakan yaitu analisis dinamis respon spektra. Diharapkan dari kajian ini adalah dapat mengetahui kemampuan daya serap dari masing-masing model.Dari analisis yang telah dilakukan, menunjukan nilai daya serap gaya geser yang semakin berkurang seiring dengan bertambah besarnya persentase bukaan yang diberikan. Pada model dengan bukaan 40%, pengurangan daya serap yang terjadi adalah berkisar 11.2% terhadap model tanpa bukaan (bukaan 0%). Pada dinding geser dengan persentase bukaan yang semakin membesar akan mengakibatkan berkurangnya sifat kekakuan milik struktur, ditandai dari nilai simpangan antar lantai (drift) yang juga kian membesar. Diketahui dari analisis yang dilakukan bahwa penempatan dinding geser lokasi 2 (dinding geser terletak di tengah bangunan) adalah yang paling baik dalam memberikan kekakuan tambahan, sedangkan penempatan dinding geser lokasi 1 dan 3 (dinding geser terletak pada perimeter bangunan) adalah yang paling optimum dalam menyerap gaya geser arah X dan Y.Kata kunci : Dinding Geser, Bukaan, Daya Serap, Kekakuan
Pengaruh Beban Ledakan pada Permukaan Tanah Terhadap Pelat Lantai Atap Bangunan Tinggi Erwin Susanto
Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i2.01

Abstract

Pada penelitian ini membahas mengenai akibat beban ledakan yang terjadi pada permukaan tanah terhadap lantai atap bangunan tinggi. Beban ledakan terjadi pada permukaan tanah pada jarak tertentu dari bangunan yang mengacu pada kejadian ledakan bom yang terjadi didepan kedutaan besar Australia.Beban ledakan merupakan beban dinamik yang luar biasa sehingga dapat membebani suatu struktur bangunan diluar kondisi pembebanan biasa. Didalam perencanaan struktur bangunan beban ledakan hampir tidak pernah diperhitungkan sebagai beban desain. Dalam penelitian ini, pelat lantai dimodelkan dengan syarat batas partial fixity pada sisi-sisinya dengan variasi geometri pada ketebalan pelat lantai dan penambahan pengaku lalu diberikan beban ledakan pada permukaan tanah pada jarak terdekat dari bangunan yang mungkin terjadi. Respons sistem yang diamati adalah lendutan transversal pada tengah bentang dan tegangan dalam pada pelat, khususnya tegangan utama maksimum, tegangan utama minimum dan tegangan geser maksimum. Tiga tahap beban disertakan dalam analisis, yaitu fase positif, fase negatif dan fase getaran bebas. Analisis dikerjakan dengan pendekatan numerik yang disebut Modified Bolotin Method. Hasil tegangan disajikan dalam bentuk grafik kontur yang dapat dibandingkan antara setiap model. Berdasarkan hasil penelitian, pelat lantai tanpa pengaku mempunyai nilai lendutan dan tegangan yang lebih besar dibandingkan dengan pelat yang menggunakan pengaku. Dimensi pengaku yang kecil tidak memberikan peningkatan respon pelat lantai terhadap lendutan tetapi dapat mengurangi tegangan yang terjadi pada pelat lantai. Pelat lantai dengan dimensi pengaku yang memadai dapat meningkatkan respon pelat terhadap lendutan dan tegangan.
Pengendalian Biaya dan Waktu pada Pekerjaan Renovasi Taman Kota Bangkinang Menggunakan Earned Value Concept Siska Rahayu Ningsih; Gusneli Yanti; Muthia Angraini
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2021.v10.i2.04

Abstract

Taman Kota Bangkinang sedang dilakukan pekerjaan renovasi, untuk memperindah taman kota yang merupakan salah satu tempat yang saat ini ramai dikunjungi di Kota Bangkinang. Pada Minggu ke-19 pekerjaan, prestasi proyek mencapai 23,014% sedangkan prestasi rencana 69,699%, terdapat deviasi -46,685%. Tujuan penelitian ini untuk memantau pelaksanaan proyek konstruksi. Metode penelitian menggunakan metode Earned Value yang mengintergrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi pekerjaan. Hasil Pengendalian kinerja ditinjau selama 6 minggu, dengan mengumpulkan data berupa nilai ACWP, BCWP dan BCWS. Pada minggu ke-19 menunjukan indeks penampilan jadwal bernilai 0,3302 (SP1<1). Indeks penampilan biaya bernilai 0,915 (CPI < 1). Analisis perkiraan waktu penyelesaian menghasilkan perhitungan  yaitu sekitar ± 34 minggu yang artinya pekerjaan mengalami keterlambatan selama ± 15 minggu.  Perkiraan biaya sampai selesai Proyek Renovasi Taman Kota Bangkinang  dengan tambahan biaya denda sebesar Rp 5.855.386.831,03 nilai ini lebih besar dibandingkan dengan rencana anggaran proyek dengan selisih sebesar Rp 825.068.893.89

Page 7 of 12 | Total Record : 117