Made Adi Nugraha Tristaningrat
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Google Sites Berbantuan Assembler Edu Pada Materi Harmoni Dalam Ekosistem Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Buleleng Ni Luh Putu Siska desviani; I Made Ariasa Giri; Made Adi Nugraha Tristaningrat
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.943

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran IPAS pada jenjang SD.  Hasil tinjauan wawancara serta observasi bersama guru kelas V di Gugus VII, Kecamatan Buleleng, ditemukan beberapa permasalahan dalam proses pembelajaran yaitu Pembelajaran masih didominasi penyampaian materi secara langsung sehingga interaktivitas dalam pembelajaran belum berkembang secara maksimal. Tujuan studi ialah mengembangkan media pembelajaran Google Sites interaktif berbantuan assemblr edu pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Gugus VII Kecamatan Buleleng. Pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan model yang digunakan adalah model ADDIE. Hasil validasi media pembelajaran Google Sites berbantuan Assemblr Edu untuk peserta didik kelas V sekolah dasar menunjukkan skor sebesar 0,98 aspek materi, 0,93 aspek media, 0,95 aspek bahasa yang memiliki kategori secara keseluruhan yaitu “validitas sangat tinggi”. Kepraktisan media pembelajaran Google Sites berbantuan Assemblr Edu pada materi harmoni dalam ekosistem memeproleh rata rata persentase sebesar 95% berdasarkan penilaian guru dan rrata-rata persentase sebesar 94 % berdasarkan penilaian peserta didik berkategori “sangat praktis”. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu rancang bangun media pembelajaran Google Sites berbantuan Assemblr Edu yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif dengan mengintegrasikan elemen dan berupa visualisasi pembelajaran
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN I Ketut Suparya; I G Agung Jaya Suryawan; Made Adi Nugraha Tristaningrat; Kadek Hengki Primayana; Putu Yulia Angga Dewi; Ni Nyoman Kurnia Wati; Komang Trisna Mahartini; Nyoman Pancaria; I Gede Arya Wiradnyana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan faktor penting dalam mendukung pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Namun, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan merancang perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan deep learning, pembelajaran kontekstual, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru sekolah dasar dari 45 satuan pendidikan di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 di SD No. 4 Sangsit menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat, pendampingan, dan evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman konsep deep learning dari 2,8 menjadi 4,5; kemampuan merumuskan tujuan pembelajaran dari 3,0 menjadi 4,6; penyusunan aktivitas pembelajaran kontekstual dari 2,9 menjadi 4,4; dan pengembangan asesmen autentik dari 2,7 menjadi 4,3. Analisis perangkat menunjukkan 87% peserta mampu mengintegrasikan tujuan, aktivitas, dan asesmen. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan mendukung penguatan kompetensi profesional guru dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis deep learning.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berorientasi Tri Kaya Parisudha Materi Pancasila dalam Kehidupanku pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V Sekolah Dasar Tri Nanda Kesuma; Made Adi Nugraha Tristaningrat; I Ketut Ngurah Ardiawan
MEDIA DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 3 No 3 (2026): International Journal of Teaching
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/ijt.v3i3.1198

Abstract

This study aimed to develop interactive multimedia oriented toward Tri Kaya Parisudha for the topic Pancasila in My Life in Grade V Pancasila Education and to determine its validity and practicality. This research employed a Research and Development (R&D) method using the 4-D development model, consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate stages, with the study limited to the development and practicality testing stages. The research subjects consisted of three expert validators, four Grade V teachers, and 24 Grade V students from elementary schools in the Sriwijaya Cluster, Pekutatan District, Jembrana Regency. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires, and analyzed using Aiken’s V coefficient for validity and percentages for practicality. The results showed that the interactive multimedia obtained average validity scores of 0.93 from the media expert, 0.94 from the material experts, and 0.85 from the language expert, all of which were categorized as highly valid. The practicality test obtained a score of 96% based on teacher responses, categorized as highly practical, and 86% based on student responses, categorized as practical. Therefore, the developed interactive multimedia oriented toward Tri Kaya Parisudha is considered valid and practical for supporting Pancasila Education learning for Grade V elementary school students
The Integration of Interactive Storybook Media in Language Learning for Strengthening Literacy Skills Among Elementary School Students Kadek Tisnawati; I Nyoman Miarta Putra; Made Adi Nugraha Tristaningrat
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i3.3431

Abstract

This study aims to analyze the integration of interactive storybook media in language learning as an effort to strengthen literacy among elementary school students. Low reading interest and students’ literacy skills remain challenges in the language learning process; therefore, learning media capable of increasing student engagement, motivation, and understanding of learning materials are needed. This study employed a mixed-method approach with a descriptive design to obtain an overview of the effectiveness of using interactive storybook media in language learning. The research subjects consisted of elementary school students involved in learning activities using interactive storybook media. Data collection techniques included observation, questionnaires, and documentation. Quantitative data were used to determine improvements in reading interest and student participation, while qualitative data were used to describe students’ responses during the learning process. The results showed that the use of interactive storybooks was able to increase reading interest, reading comprehension skills, and students’ active involvement in learning activities. Interactive storybook media provided a more engaging learning experience through the combination of text, images, audio, animation, and interactive activities, enabling students to understand language learning materials more contextually. In addition, teachers found it easier to deliver materials communicatively and create a more enjoyable learning atmosphere. The integration of interactive storybook media proved to make a positive contribution to strengthening elementary school students’ literacy skills and supporting the creation of effective, innovative, creative, collaborative, adaptive, and student-centered learning. Keywords: interactive storybook, language learning, literacy skills