Wati, Cheppy
Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Bogor, West Java 16119, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH NAUNGAN TERHADAP KARAKTER MORFO-FISIOLOGI JAGUNG MANIS Wati, Cheppy; Sulistyowati, Dwiwanti; Krisnawati, Endang; Musyarofah, Neni; Adirianto, Bayu
Agrica Ekstensia Vol 18 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v18i2.230

Abstract

Jagung manis merupakan produk pangan strategis nasional yang berpotensi untuk dikembangkan, namun permasalahan kurangnya lahan garapan. Salah satu cara mengatasinya dengan menanam tanaman jagung sistem pertanaman berganda sebagai tanaman sela di bawah tegakan naungan, upaya ini dilakukan untuk mengefisiensikan pemanfaatan lahan dan meningkatkan produktivitas tanaman. Penelitian telah dilaksanakan pada Juli 2023 sampai November 2023 di Kebun Percobaan Pasir Kuda IPB, Dramaga, Bogor. Penelitian disusun dengan rancangan petak tersarang (Nested Design) dengan petak utama adalah naungan dan anak petak adalah 25 genotip jagung hibrida. Faktor naungan terdiri atas 4 taraf, yaitu 0%, 25%, 50%, dan 75%. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, diameter batang, klorofil a dan b, karotenoid, total klorofil, kerapatan trikoma, panjang dan diameter tongkol, serta bobot tongkol dengan dan tanpa kelobot. Hasil yang diperoleh bahwa penggunaan naungan berpengaruh terhadap karakter morfologi tanaman dan fisiologi. Hasil tanaman jagung manis mengalami penurunan seiring dengan peningkatan persentase naungan. Tanaman jagung lebih toleran pada kondisi lahan dengan intensitas cahaya matahari penuh. Lima genotip jagung manis terbaik lebih toleran pada intensitas cahaya rendah yaitu genotip Eksotik, Paragon, Talenta, Golden Boy, dan F1 SM12-2 x T10-3.
EFEKTIVITAS PENGAPLIKASIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP TINGKAT SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annuum L.) Wati, Cheppy; Sulistyowati, Dwiwanti; Krisnawati, Endang
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 1 (2025): April: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i1.6204

Abstract

Curly chili (Capsicum annuum L.) is a horticultural commodity of significant economic value in Indonesia. However, its production frequently encounters challenges due to pests and diseases.This study aims to examine the effectiveness of liquid organic fertilizer (POC) in mitigating pest and disease attacks on curly chili plants. The study was conducted from March to December 2024 at the Experimental Garden of the Department of Agriculture, Bogor Agricultural Development Polytechnic.The experiment employed a nested plot design, incorporating two levels of NPK fertiliser application and three levels of POC doses.The parameters observed encompassed the population of the primary pests, the presence of natural enemies, and the incidence of the predominant diseases. The findings indicated that the application of POC at optimal doses was effective in suppressing pest populations and reducing the incidence of diseases, particularly Cucumber Mosaic Virus (CMV) (10.69%) and Pepper Yellow Leaf Curl Virus (13.97%).Consequently, the study concluded that the application of POC holds considerable potential as an environmentally sustainable alternative in the curly chili cultivation system, thereby reducing reliance on chemical pesticides.