Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH KONSELING RASIONAL EMOTIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP PELAKU BULLYING PADA SISWA SMA KABUPATEN LOMBOK BARAT Hartati, Aluh
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v8i2.8582

Abstract

Seiring dengan perubahan remaja dari anak-anak menuju dewasa, mereka cenderung menonjolkan perilaku yang tidak stabil, seperti menghina, memaki, marah dan mengumpat, perilaku tersebut dapat dikatakan sebagai bullying. Pada masa ini penting bagi seorang remaja mendapatkan sebuah pendidikan yang memadai agar perilaku yang menyimpang dapat dicegah atau bahkan dihilangkan. Konseling rational emotive behavior therapy (REBT) adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu atau kelompok individu yang memiliki keyakinan atau pikiran irasional agar mengubahnya menjadi rasional. Bullying merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengintimidasi seseorang dan dilakukan secara terus-menerus oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lemah, dilakukan dengan sengaja dan bertujuan untuk melukai korbannya secara fisik maupun emosional. Rumusan masalah Apakah ada Pengaruh Konseling Rasional Emotive Behavioral Therapy terhadap Pelaku Bullying. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket untuk mencari informasi mengenai suatu masalah, wawancara untuk mendapatkan informasi secara mendalam dari sampel, observasi sebagai validasi terhadap informasi, dan dokumentasi sebagai bukti telah melakukan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis dengan rumus t-test. Jumlah populasi 87 orang. Berdasarkan hasil analisis dengan rumus t-test maka diperoleh t hitung sebesar 9,057 dan t tabel pada taraf signifikansi 5% (0,05) diperoleh 2,262.).
PENGARUH KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY (REBT) TERHADAP SIKAP KONFORMITAS SISWA SMP NEGERI 1 MATARAM Hartati, Aluh; Milda, Yasinta; Gunawan, I Made Sonny
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Edisi April 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i1.10860

Abstract

Konformitas adalah kecendrungan dalam perubahan keyakinan, perilaku seseorang sehingga sesuai dengan perilaku orang lain yang ditentukan oleh kelompok sekitar. Siswa di SMPN 1 Mataram melakukan sikap konformitas seperti keluar kelas pada saat jam pelajaran sedang berlansung, merokok dalam lingkungan sekolah, dan membolos. Faktor yang mempengaruhi sikap konformitas pada siswa yaitu faktor internal dan faktor ekternal. Faktor internal (Faktor dalam keluarga) siswa memiliki sikap konformitas memiliki harga diri yang rendah membuat siswa cenderung mencari teman dan ikut dalam suatu kelompok untuk meningkatkan harga dirinya, lemahnya tingkat keyakinan agama siswa tersebut, kurangnya kasih sayang dan perhatian dari keluarga, sedangkan faktor ekternal (Faktor dari luar/lingkungan) yaitu sikap konformitas dipengaruhi oleh tekanan dari kelompok yang dapat mempengaruhi sikap dan perilakunya, dipengaruhi dari media sosial. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Pengaruh Konseling Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Terhadap Sikap Konformitas Pada Siswa Kelas VIII C di SMPN 1 Mataram. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 37 sedangkan sampelnya adalah 12 dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket sebagai metode pokok, observasi, dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan yaitu metode statistic dengan menggunakan rumus t-test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai (t-hitung) sebesar 8,226 dan nilai (t-tabel) sebesar 2,201 dengan demikian nilai t-hitung hasil penelitian lebih besar dari nilai t-tabel yaitu 8,226>2,201 maka hipotesis nihil ( Ho) yang diajukan ditolak, dan sebaliknya hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan diterima, maka hasil penelitian ini adalah “signifikan” yaitu Ada Pengaruh Konseling Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Terhadap Sikap Konformitas Pada Siswa Kelas VIII C di SMPN 1 Mataram
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORALTHERAPY TERHADAP KECEMASAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 9 MATARAM Hartati, Aluh; Maharani, Jessica Festy; Sasmita, Mawar Sutjiati
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12873

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rasa kecemasan belajar pada siswa kelas VIII di SMPN 9 Mataram. Untuk menghindari rasa kecemasan belajar terhadap siswa kelas VIII ini dibutuhkan adanya konseling individu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan belajar pada siswa SMPN 9 Mataram. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan belajar pada siswa SMPN 9 Mataram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode angket sebagai metode pokok, sedangkan observasi,wawancara dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Berdasarkan hasil perhitungan t-test yang diperoleh melalui analisis, ternyata nilai t-hitung diperoleh -4,7 yang kemudian di konsultasikan dengan nilai t dalam tabel db (N-1) 9 – 1 8 dengan taraf signifikansi 5% -3,7. Sedangkan nilai dari t-hitung hasil penelitian ini lebih besar dari nilai t-tabel yakni -4,7>-3,7, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima pada taraf signifikan 5% sehingga penelitian ini dinyatakan “signifikan”. Berarti ada pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kecemasan Belajar SMPN 9 Mataram.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA MTS NWDI BAGIK POLAK Hartati, Aluh; Ramadhani, Muhamad Syahrizal
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i1.14803

Abstract

Sikap tanggung jawab belajar adalah kewajiban untuk menyelesaikan tugas yang telah diterima secara tuntas melalui usaha yang maksimal serta berani menanggung segala akibatnya. Individu yang bertanggung jawab merupakan individu yang dapat memenuhi tugas dan kebutuhannya dirinya sendiri, serta dapat memenuhi tugas tanggung jawab terhadap lingkungannya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap sikap tanggung jawab belajar siswa MTs NWDI Bagik Polak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-experimental dalam bentuk one group pre-test- post-test design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan populasi 66 siswa MTs NWDI Bagik Polak dan sampel sebanyak 8 siswa yang memiliki sikap tanggung jawab belajar yang rendah. Analisis data menggunakan rumus t-test, berdasarkan analisa data perhitungan nilai t, dimana nilai t-hitung diperoleh= 9,231 kemudian dicocokkan dengan niali t dalam tabel dengan db (N-1) = 8 – 1= 7 dengan taraf signifikan 5% = 2,365. Dengan demikian nilai t hitung lebih besar dari t-tabel yakni (9,231>2,365), maka hipotesis nihil (Ho) ditolak sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima pada taraf signifikan 5%
PENGARUH TEKNIK MODELING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EMPATI SISWA Putra, Aji Dupa Prita; Mustakim, Mustakim; Hartati, Aluh
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10961

Abstract

ABSTRACT Empathy is an important aspect of students’ social development because it plays a significant role in building positive interpersonal relationships within the school environment. However, low levels of empathy among some students may affect their social interactions and daily behavior. This study aimed to determine the effect of the modeling technique on improving the empathy of eleventh-grade students at SMAN 1 Lingsar in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sampling technique used was purposive sampling, with a population of 184 students and a research sample of 10 students. Data were collected using questionnaires as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were used as supporting data. Data analysis using the t-test indicated that the calculated t value was higher than the t table value at the 5% significance level. The findings revealed that the modeling technique had a positive effect on increasing students’ empathy through the process of observing and imitating positive social behaviors. Therefore, the modeling technique can be used as an alternative guidance and counseling strategy to enhance students’ empathy in the school environment. ABSTRAK Empati merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial siswa karena berperan dalam membangun hubungan interpersonal yang positif di lingkungan sekolah. Namun, rendahnya kemampuan empati pada sebagian siswa dapat memengaruhi interaksi sosial dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik modeling terhadap peningkatan empati siswa kelas XI SMAN 1 Lingsar Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 184 siswa dan sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagai instrumen utama, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan uji t-test yang menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dibandingkan t tabel pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modeling memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan empati siswa melalui proses pengamatan dan peneladanan perilaku sosial yang baik. Dengan demikian, teknik modeling dapat digunakan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling untuk membantu meningkatkan empati siswa di lingkungan sekolah.