Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN MIPA

Penerapan Authentic Assesment Berbasis E-Learning Dalam Pembelajaran Kimia Reni Andriani; Zulkarnain Gazali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i2.1000

Abstract

Penelitian ini bertujuan penerapan authtentic assesment berbasis e-learning dalam pembelajaran kimia dikelas X MAN 1 Mataram dan kendala dalam penerapan authentic assesment berbasis e-learning. Penelitian ini disajikan dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 guru kimia dan 5 peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan proses observasi, wawancara, pengisian kuesioner dan menelaah dokumen. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), paparan data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verification). Guru telah menerapkan authentic assesment berbasis e-learning dalam proses pembelajaran kimia. Untuk penilaian sikap (afektif) guru kimia menggunakan penilaian observasi, penilaian teman sejawat, jurnal, dan penilaian diri menggunakan pembelajaran berbasis online yaitu Googleclassroom dan Zoom. Penilaian pengetahuan (kognitif) yang dilakukan oleh guru kimia untuk mengetahui pemahaman siswa dengan cara tes tulis dan tes lisan, dan penugasan. Penilaian keterampilan memberikan tugas membuat video presentasi yang akan diunggah melalui e-learning. Selanjutnya tugas portofolio berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) selama 1 semester. Kendala yang sering ditemukan pada saat penerapan penilaian yaitu jaringan yang lambat dan putus-putus, vidio atau audio yang tiba-tiba mati serta jarang memiliki kuota internet, kurangnya aktif, tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru, malas mengerjakan tugas.
Pengaruh Pembelajaran Problem Posing terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi pada Materi Stoikiometri Zulkarnain Gazali; Reni Andriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran problem posing terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif mahasiswa pada materi stoikiometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest dan posttest one group design. Instrumen yang digunakan berupa tes kognitif pada materi stoikiometri dan angket motivasi belajar mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran problem posing dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dengan presentase nilai sebesar 89% dengan kriteria sangat termotivasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi thitung < 0,05 menunjukkan bahwa pembelajaran problem posing memiliki pengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai R-Square sebesar 64% dengan kriteria cukup berpengaruh.
Pengembangan Modul Kimia Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Reaksi Redoks Reni Andriani; Zulkarnain Gazali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1568

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelayakan dan kepraktisan modul kimia berbasis masalah pada materi reaksi redoks. Penelitian pengembangan ini, dirancangan menggunakan model 4-D yaitu; (1) Tahap define, (2) Tahap design, (3) Tahap develop, dan (4) Tahap disseminate. Penelitian ini terbatas hanya sampai tahap ketiga. Produk hasil pengembangan berupa modul yang berisi konteks-konteks yang diperlukan dalam membelajarkan materi reaksi redoks pada siswa kelas X SMA/MA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Dakwah Islamiah Putri Nurul Hakim Kediri tahun ajaran 2023/2024 dan guru mata pelajaran kimia. Sampel dalam penelitian sebanyak 10 orang siswa (uji coba terbatas) diambil secara acak. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar validasi modul pembelajaran dan angket respon siswa dan guru. Hasil uji kelayakan pada dosen diperoleh nilai rata-rata 70,25% dan guru bidang studi rata-rata 75,8% dikategorikan layak. Tingkat kepraktisan bahan ajar dilihat dari pengamatan keterlaksanaan pembelajaran terhadap dua pengamat mendapatkan nilai rata rata 83,5% dikategorikan praktis. Dengan demikian, modul kimia berbasis masalah yang dikembangkan dinyatakan layak dan praktis dapat digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Modul Kimia Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Reaksi Redoks Reni Andriani; Zulkarnain Gazali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1568

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelayakan dan kepraktisan modul kimia berbasis masalah pada materi reaksi redoks. Penelitian pengembangan ini, dirancangan menggunakan model 4-D yaitu; (1) Tahap define, (2) Tahap design, (3) Tahap develop, dan (4) Tahap disseminate. Penelitian ini terbatas hanya sampai tahap ketiga. Produk hasil pengembangan berupa modul yang berisi konteks-konteks yang diperlukan dalam membelajarkan materi reaksi redoks pada siswa kelas X SMA/MA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Dakwah Islamiah Putri Nurul Hakim Kediri tahun ajaran 2023/2024 dan guru mata pelajaran kimia. Sampel dalam penelitian sebanyak 10 orang siswa (uji coba terbatas) diambil secara acak. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar validasi modul pembelajaran dan angket respon siswa dan guru. Hasil uji kelayakan pada dosen diperoleh nilai rata-rata 70,25% dan guru bidang studi rata-rata 75,8% dikategorikan layak. Tingkat kepraktisan bahan ajar dilihat dari pengamatan keterlaksanaan pembelajaran terhadap dua pengamat mendapatkan nilai rata rata 83,5% dikategorikan praktis. Dengan demikian, modul kimia berbasis masalah yang dikembangkan dinyatakan layak dan praktis dapat digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Sikap Ilmiah dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Reaksi Redoks Reni Andriani; Zulkarnain Gazali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i2.2773

Abstract

Pendekatan konvensional kurang efektif dalam keberhasilan proses belajar mengajar, penerapan metode yang digunakan guru harus sesuai dengan karakteristik siswa atau kondisi siswa supaya membentuk generasi yang tidak hanya memahami konsep ilmiah, tetapi juga memiliki sikap ilmiah yang tinggi dan kemampuan berpikir kritis . Oleh karena itu, di perlukan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif. Metode demonstrasi efektif dalam mengatasi kesulitan kimia, yang sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan abstrak. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode demonstrasi terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi reaksi redoks. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA di salah satu SMA NW Mataram pada tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 20 orang peserta didik. Data diperoleh melalui kuesioner sikap ilmiah dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil Uji t menunjukkan makna 0,000 (p < 0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan dalam sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah penerapan metode demonstrasi, sedangkan nilai N-gain Sikap Ilmiah dan kemampuan berpikir kirtis termasuk kategori sedang. Dengan demikian penggunaan metode demonstrasi secara signifikan meningkatkan sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Integrasi Etnokimia dalam Pengajaran IPA: Analisis Literatur Sistematis pada Pendekatan Berbasis Kearifan Lokal di SMA Zulkarnain Gazali; Reni Andriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3783

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji bagaimana etnokimia diterapkan dalam Pendidikan IPA dan kimia dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis (System Literatur Review) terhadap publikasi dari tahun 2015 hingga 2025. Penggunaan etnokimia dianggap semakin penting dalam Pendidikan di abad ke-21 karena dapat mengaitkan konsep kimia yang sulit dipahami dengan praktik budaya lokal yang relevan dalam kehidupan nyata. Data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti Scopus, Google, Scholar, ERIC, DOAJ, dan SINTA, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria relevansi, tahun publikasi, dan fokus penelitian sehingga menghasilkan 15 artikel untuk analisis mendalam. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa jumlah publikasi tentang etnokimia telah meningkatkan secara signifikan dalam sepuluh tahun terakhir, terutama setelah peluncuran Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual dan pendekatan yang berbeda. Empat topik utama ditemukan dalam kajian ini, yaitu model pembelajaran yang berbasis etnokimia, pengembangan materi ajar yang kontekstual, pengaruh etnokimia terhadap hasil belajar, sikap ilmiah dan literasi sains, serta arah tren penelitian terkini. Analisis menunjukan bahwa etnokimia sangat membantu dalam meningkatkan motivasi, litersai sains, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter siswa. Selain itu, penerapan etnokimia juga berkontribusi dalam menjaga budaya, pendidikan yang bekelanjutan, dan relevansi dalam pembelajaran di zaman modern dan bermanfaat dalam pemebelajaran.