Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies

TUJUAN PENDIDIKAN DALAM LINGKUP KAJIAN TAFSIR TEMATIK PENDIDIKAN Indah Muliati; Muhamad Rezi
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.686 KB) | DOI: 10.30983/it.v1i2.475

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan terencana, yang di dalamnya terdapat berbagai komponen, karenanya pendidikan harus memiliki tujuan yang ingin di capainya. Alquran memberi perhatian penting terhadap pendidikan salah satunya adalah tujuan. Tujuan Pendidikan dalam Alquran jika dilihat dari tujuan, fungsi, dan tugas manusia dapat disimpulkan: (1) Ubudiyah, tujuan ini mengantarkan manusia sebagai subjek didik agar mampu mengarahkan prilakunya semata-mata untuk mengabdi kepada Allah. (2) khalifah fi al-Ardh, tujuan pendidikan pada bagian ini harus mampu memberikan dan membentuk pribadi manusia menjadi pribadi yang mampu mengemban misi memakmurkan bumi dengan acuan nilai-nilai Ilahiah. (3) Membina dan mengembangkan fitrah manusia, tujuan pendidikan pada bagian ini diarahkan untuk mampu mengintegrasikan seluruh potensi yang dimiliki manusia sebagai subjek didik, baik itu potensi jasmani maupun potensi rohani untuk mewujudkan sosok insan paripurna yang mampu melakukan dialektika aktif pada semua potensi yang dimilikinya. (4) Rahmatan lil’alamin, tujuan pendidikan mengantarkan subjek didik agar keberadaannya menjadi rahmat bagi segenap alam, baik bagi sesama manusia, hewan, dan alam sekitarnya dengan mengacu pada nilai-nilai Ilahiah. (5) Memperoleh kesejahteraan dunia dan akherat. Tujuan pendidikan dalam Alquran intinya adalah membina manusia sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah dan khalifahnya dengan memaksimalkan potensinya untuk membangun dunia sesuai dengan konsep yang ditetapkan Allah.
PENDIDIKAN ORANG DEWASA YANG DIKEMBANGKAN RASULLULLAH Alfurqan Alfurqan; Rini Rahman; Muhamad Rezi
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.802 KB) | DOI: 10.30983/it.v1i1.327

Abstract

Rasulullah, Muhammad SAW, succeeded in changing the uncivilized society into the civilized one as well as the Jahiliyah society into the educated one. The key to the success was his appropriate teaching concept and his sincerity. There were some representative and dominant educational approaches and methods that were developed by Rasulullah, Muhammad SAW, in teaching his Shahabah as adults. One approach that he used was the philosophycal approach. Meanwhile, the methods that he used were the exemplary and affectionate methods. Rasulullah, Muhammad SAW telah berhasil membina masyarakat dari masyarakat yang paling biadab menjadi masyarakat yang paling beradab, dari masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat yang terdidik. Kunci keberhasilan pendidikan yang beliau lakukan adalah: konsep ajaran yang beliau sampaikan adalah ajaran yang benar dan tepat, kesungguhan dan keikhlasan beliau dalam melaksanakan tugas. Ada beberapa pendekatan dan metode pendidikan yang dipandang representatif dan dominan yang dikembangkan oleh Rasulullah SAW dalam mendidik para sahabat sebagai orang dewasa. Pendekatan yang digunakan salah satunya adalah pendekatan filosofis, sedang metode yang digunakan beliau diantaranya metode keteladanan, metode lemah lembut dan kasih sayang.
DIMENSI PSIKOLOGI DALAM ALQURAN (ANALISIS TEKSTUAL TENTANG AYAT-AYAT ALQURAN) Sri Hartati; Muhamad Rezi
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.726 KB) | DOI: 10.30983/it.v3i1.844

Abstract

Alquran, as the Holy Book of Moslems, contents all of the guidance for humans in their life. Those guidances are written in global, not in detail. On the other hand, humanity consists of physics and psychics, and all need guidance from Allah in the Holy Qur’an. One of the directions is about psychology that is defined as a science of mental activities of a living organism. According to the Holy Qur’an, there are five terms of psychological aspects, and they are al-nafs, al-aql, al-qalb, al-ruh, and al-fithrah. All of these we call them the inner dimensions of human or psychology. Each of these aspects has a similarity to understand psychology. But in other case has different meaning and function.
MTQ ; Antara Seni Membaca Alquran dan Politik Akomodasionis Pemerintah terhadap Umat Islam Sri Handayana; Muhamad Rezi
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 2 (2018): Juli - Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.675 KB) | DOI: 10.30983/it.v2i2.747

Abstract

MTQ is a manifestation of Islamic culture and is constantly evolving. MTQ is also one of the government policies related to Muslims and even seems to accommodate the interests of Muslims. The author believes that MTQ can be investigated from various aspects. If viewed from a religious perspective, MTQ is one way to improve spiritual life. If viewed from an economic standpoint, MTQ can support economic development through exhibitions or bazaars held in the main arena. Whereas if it is highlighted with the political glasses of MTQ, perhaps on the one hand the government is accommodating towards Muslims. This paper attempts to describe MTQ and its ins and outs, then also attempts to analyze MTQ as a form of aesthetic reception of the Qur'an and the political dimension of MTQ. The effort to express the Koran aesthetically has actually emerged since the time of the Prophet Muhammad. One of the most popular stories is about the Islamic story of Umar ibn Khattab after hearing the reading of several verses of the Qur'an by his younger sister named Fatimah with her husband named Sa'id bin Zayd. Therefore MTQ is an opportunity to develop the art of reading the Qur'an, and an event to foster awareness to read and study the Qur'an.