Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendampingan dan Inovasi Pemasaran Syariah Berbasis Digital Marketing pada UMKM Makanan Tradisional Singkong 4 Putra di Kota Pekanbaru Mufti Hasan Alfani; Muhammad Arif; Zulfadli Hamzah; Putri Nuraini; Zulkifli Rusby; Harini Pratiwi
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1272

Abstract

Pelaku UMKM harus dapat menguasai pengembangan teknologi yang saat ini semakin modern dengan menggunakan media sosial, permintaan teknologi bisnis dalam strategi menawarkan barang dan jasa serta pengembangan usaha pada masa depan yang lebih baik. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan mengenalkan pemasaran syariah berbasis digital marketing kepada masyarakat, karena saat ini pemasaran digital lebih pesat dan ramai dalam penjualan barang secara online yang mampu menjangkau masyarakat luas. Tujuan utama dari pemasaran syariah berbasis digital marketing adalah konsep pemasaran yang sangat mengedepankan nilai-nilai agama, moral dan etika yang memanfaatkan alat atau media digital untuk menjangkau target konsumen secara cepat, tepat dan luas. Pendampingan dan inovasi pemasaran syariah berbasis digital marketing dalam bentuk pemanfaatan media sosial terhadap seluruh aktivitas bisnis yang mencakup kegiatan penciptaan, penawaran, dan perubahan value serta mendayagunakan kemanfaatannya yang dilandasi dengan kejujuran, keadilan, keterbukaan, keikhlasan, sesuai proses yang berprinsip Islami kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat mulai mengetahui inovasi pemasaran dengan cara online, mengenal aplikasi penjualan online dan mulai memasarkan produk secara online pada aktifitas bisnis yang didasarkan kepada syariat Islam.
Pendampingan Dan Edukasi Penyusunan Laporan Keuangan Bisnis Berbasis Syariah pada UMKM di Kelurahan Tangkerang Pekanbaru Putri Nuraini; Boy Syamsul Bakhri; Amirudin Amirudin; Amira Hernawan; Muhammad Arif; Mufti Hasan Alfani; Zulfadli Hamzah; Zulkifli Rusby
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1274

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan bisnis berbasis syariah bagi pemilik UMKM usaha rumah jahit serta memberikan edukasi tentang sistem bagi hasil. Kemudian membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan terwujudnya wirausaha berbasis syariah. Salah satu usaha jahit rumahan yang ada di Kelurahan Tangkerang Pekanbaru adalah Rumah Jahit Nia yang belum optimal dalam membuat laporan keuangan syariah. Dengan diselenggarakannya pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi kepada mitra dan membantu memberikan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan mitra dalam menyusun laporan keuangan bisnis yang sesuai dengan perkembangannya yakni berbasis syariah, juga memberikan edukasi tentang ekonomi syariah terkait dengan akad bagi hasil antara pemilik usaha rumah jahit dan pekerja. Selama ini mitra sudah menerapkan sistem bagi hasil sesuai dengan prinsip syariah. Hasil kegiatan pendampingan dan edukasi ini adalah mitra mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang etika bisnis dalam Islam, termasuk kejujuran dalam bertransaksi, tidak mengeksploitasi pekerja, dan menjaga hak-hak pekerja serta mendukung kegiatan yang mitra jalankan dengan efisien dan efektif dengan basis syariah.
Sosialisasi Penggunaan Mobile Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) di TPQ Hafizh Hafizhah Pekanbaru Zulfadli Hamzah; Mufti Hasan Alfani; Hamzah Hamzah; Muhammad Arif; Putri Nuraini; Arif Gunawan; Astri Ayu Purwati
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1290

Abstract

Mobil Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan fasilitas mobile banking yang di tawarkan oleh Bank Syariah Indonesia bagi kemudahan untuk transaksi keuangan para nasabahnya. BSI Mobile memiliki akses rekening tabungan nasabah sehingga dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi secara online seperti cek saldo, cek mutasi, transfer, pembayaran listrik, pembayaran pajak, isi pulsa dan transaksi keuangan lainnya. Tujuan kegiatan PKM ini untuk mensosialisasikan penggunan mobile banking yang di sediakan oleh Bank syariah Indonesia kepada para guru-guru yang ada di Taman Pendidikan Al-Quran Hafizh Hafihoh Pekanbaru yang berlokasi di Jl. Lintas Timur Km 13, Gang Anggrek IV, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Hasil kegiatan pengabdian ini meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para guru-guru di TPQ Hafiz Hafizhah Pekanbaru tentang aplikasi mobile banking bank syariah Indonesia, para guru-guru akan terbantu dan lebih aman dalam melakukan transaksi keuangan melalui aplikasi mobile banking bank syariah Indonesia tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor bank syariah Indonesia yang terdekat.
SOSIALISASI PKM TENTANG PEMENUHAN HAK-HAK ASUH ANAK PASCA PERCERAIAN DI TINJAU MENURUT UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ISLAM DI PANTI ASUHAN AS-SHOHWAH PEKANBARU R. Febrina Andarina Zaharnika; Putri Nuraini; Erlina; Meilan Lestari; Shanty; Zannuba Arifah
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian pada dasarnya merupakan putusnya hubungan atau ikatan perkawinan antara suami dan istri dengan keputusan pengadilan dengan adanya cukup alasan bahwa di antara suami dan istri tersebut tidak dapat hidup rukun lagi sebagai suami dan istri. Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan pada Panti Asuhan As-Shohwah Pekanbaru terkait permasalahan hak-hak asuh anak pasca terjadi perceraian. Tujuan dari Sosialisasi  ini agar mitra memahami hak, Kewajiban serta Tanggung Jawab Orang Tua terkait Hak-Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Islam. Metode pelaksanaannya adalah melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan dan evaluasi kepada peserta yang diikutkan dalam kegiatan PKM. Hasil dari PKM ini adalah Pihak yang berhak mendapatkan hak asuh anak bisa dari pihak ibu atau pihak ayah. Hal ini tergantung dari penilaian hakim. Maka besar tanggung jawab hak dan kewajiban orang tua terhadap anak sebagai bentuk perlindungan hak-hak anak yang mesti di indahkan karna anak merupakan karunia keberkahan yang Allah SWT turunkan kepada setiap orang tua yang harus memberikan secara baik, kasih sayang, memberikan bekal ilmu agama, memberikan nasihat dan merawat, melindungi anak sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang perkawinan No.1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Hukum Islam
SOSIALISASI PKM TENTANG PEMENUHAN HAK-HAK ASUH ANAK PASCA PERCERAIAN DI TINJAU MENURUT UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ISLAM DI PANTI ASUHAN AS-SHOHWAH PEKANBARU Febriana Andarina Zaharnika; Putri Nuraini; Erlina; Meilan Lestari; Shanty; Zannuba Arifah
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian pada dasarnya merupakan putusnya hubungan atau ikatan perkawinan antara suami dan istri dengan keputusan pengadilan dengan adanya cukup alasan bahwa di antara suami dan istri tersebut tidak dapat hidup rukun lagi sebagai suami dan istri. Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan pada Panti Asuhan As-Shohwah Pekanbaru terkait permasalahan hak-hak asuh anak pasca terjadi perceraian. Tujuan dari Sosialisasi  ini agar mitra memahami hak, Kewajiban serta Tanggung Jawab Orang Tua terkait Hak-Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Islam. Metode pelaksanaannya adalah melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan dan evaluasi kepada peserta yang diikutkan dalam kegiatan PKM. Hasil dari PKM ini adalah Pihak yang berhak mendapatkan hak asuh anak bisa dari pihak ibu atau pihak ayah. Hal ini tergantung dari penilaian hakim. Maka besar tanggung jawab hak dan kewajiban orang tua terhadap anak sebagai bentuk perlindungan hak-hak anak yang mesti di indahkan karna anak merupakan karunia keberkahan yang Allah SWT turunkan kepada setiap orang tua yang harus memberikan secara baik, kasih sayang, memberikan bekal ilmu agama, memberikan nasihat dan merawat, melindungi anak sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang perkawinan No.1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Hukum Islam.
PENINGKATAN DAYA SAING UMKM MELALUI PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL: MINUMAN SEHAT THEWELLNES.BAR Hamzah, Zulfadli; Putri Nuraini; Mufti Hasan Alfani; Muhammad Arif
IJTIMA': JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2026.27833

Abstract

Pendampingan sertifikasi halal menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, khususnya di sektor minuman sehat. Studi ini memfokuskan pada UMKM Thewellness.bar, produsen cold pressed juice, dengan tujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang konsep halal, Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), regulasi sertifikasi, dan membentuk tim manajemen halal internal. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelatihan dan bimbingan, implementasi, serta evaluasi, termasuk pendampingan teknis penyusunan dokumen sertifikasi dan pendaftaran melalui sistem SIHALAL. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi halal, tersedianya dokumen sertifikasi yang lengkap dan terstruktur, penerapan SJPH sederhana dalam proses produksi, serta terbentuknya tim manajemen halal internal. Implementasi ini meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar halal, dan memperkuat daya saing produk. Model pendampingan ini direkomendasikan sebagai praktik baik yang dapat direplikasi untuk UMKM sejenis, sekaligus menegaskan sertifikasi halal sebagai instrumen strategis untuk pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, dan keberlanjutan bisnis.
Peran Digital Banking Dalam Meningkatkan Akurasi Dan Efektivitas Alokasi Dana Bank: The Role of Digital Banking in Improving the Accuracy and Effectiveness of Bank Fund Allocation Dui Rofifah Dzahabiyyah Dzahabiyyah; Tiara Afrilia Putri; Bagas Khoro Pratama; Putri Nuraini
Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2026): April 2026
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jkubs.v5i1.5762

Abstract

Purpose: This article aims to examine the role of Digital banking in improving the accuracy and effectiveness of bank fund allocation and identify factors influencing the optimization of its utilization, both in conventional and Islamic banks. Design/methodology/approach: The research method used is a qualitative approach with a literature review of various literature sources including national scientific journals, reference books, and relevant publications published in the 2020–2025 period.    Research Findings: The results of the study indicate that Digital banking plays a significant role in improving the accuracy of fund allocation through technology-based data analysis, efficiency of the fund distribution process, increased transparency and supervision, more accurate liquidity management, and data-driven decision-making. Contribution/Originality/Novelty: In the context of Islamic banking, Digital banking also supports compliance with Islamic principles through transparent contract recording, real-time financing monitoring, and strengthening the Islamic supervisory function. However, the implementation of Digital banking still faces challenges in terms of data quality, system security, human resource readiness, and technological infrastructure gaps. Therefore, optimizing Digital banking requires policy support, increased human resource capacity, and strengthened governance and oversight to sustainably improve the accuracy and effectiveness of fund allocation.
ANALISIS PENGARUH ALOKASI DANA TERHADAP UMKM PADA BANK SYARIAH Cantika Wulandari; Okta Debby Anggraini; Ahmad Rusdiwantoro; Putri Nuraini
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1620

Abstract

Islamic banking plays a strategic role as a financial intermediary that channels public funds to the real sector based on sharia principles. One of the main sectors targeted for financing is Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), considering their significant contribution to the national economy, employment creation, and poverty reduction. However, the level of MSME financing in Islamic banks is strongly influenced by the policies and effectiveness of fund allocation implemented by the banks. Therefore, this study aims to analyze the effect of fund allocation on MSME financing in Islamic banking. The results of the study indicate that the allocation of Islamic bank funds, sourced from Third Party Funds (TPF), investments, social funds, and liquidity management, has a significant influence on the level of MSME financing. Effective and well-targeted fund allocation is able to increase the capacity of MSME financing, encourage business growth, and strengthen the role of Islamic banks in supporting economic development based on justice and public welfare. Thus, optimizing fund allocation is a crucial factor in enhancing MSME financing in Islamic banking.