Syukron Makmun
Institut Studi Islam Al-Amin Indramayu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Existence of 'Urf as a Source of Law: A Comparative Study of Madzhab Four's Thought on Local Traditions in Indramayu Syukron Makmun; Sugiarti; Ahmad Basuni; Indah Nurhaliza; Ahkmad Fathus Sidik
TA'DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): TADIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/jt.v3i2.115

Abstract

This article examines the existence of 'urf (custom) as a source of Islamic law within the framework of the four major legal schools (madzhab), namely Hanafi, Maliki, Shafi'i, and Hanbali, and its application to local traditions in Indramayu, West Java. Using a comparative qualitative methodology with a library research approach, this study analyzes the epistemological foundations, scope, and conditions for the acceptance of 'urf in each madzhab and then contextualizes those criteria against selected Indramayu traditions, including ngunjung (ancestral grave visitation), sedekah bumi (earth almsgiving ceremony), ngarot (pre-harvest youth ritual), mapag sri (rice-welcoming procession), and tahlilan (communal Quranic recitation for the deceased). The findings reveal that while each madzhab differs in the weight and conditions attributed to 'urf, all four schools fundamentally recognize valid custom as a legitimate auxiliary source of law. Maliki and Hanafi traditions grant 'urf the broadest operative role, whereas Shafi'i and Hanbali schools impose stricter conditions. When applied to Indramayu traditions, most practices are classifiable as 'urf shahih (valid custom) after appropriate purification of syncretic elements, making them legally permissible within a maqashid al-shari'ah framework.
Educational Psychology Intervention in Reducing School Dropout Rates: A Growth Mindset Approach to Marginalized Communities in Indramayu Fiqih Amrullah; Agus Maksum; Syukron Makmun; Hani Permata Sari; Johadhid Akmal Arif
TA'DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2024): TADIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/jt.v2i2.116

Abstract

School dropouts are a complex and multidimensional educational problem, especially in marginalized areas such as Indramayu Regency, West Java. This study aims to examine the effectiveness of growth mindset-based educational psychology interventions in reducing school dropout rates in marginalized communities in Indramayu. Using a descriptive qualitative approach with in-depth interview techniques, participatory observation, and documentation studies, this study involved 30 informants consisting of students who are vulnerable to dropping out of school, parents, teachers, and community leaders. The results of the study showed that growth mindset interventions carried out through Islamic-based counseling guidance programs, teacher training, and community involvement were significantly able to change the mindset of students from a fixed mindset to a growth mindset. This change has an impact on increasing learning motivation, resilience in the face of economic difficulties, and a 23% reduction in school dropout rates in one year of the program. These findings reinforce the urgency of integrating educational psychology approaches in Islamic education policies that favor marginalized communities.
Etika Islam dalam Pemilihan Ilmu dan Lingkungan Belajar yang Baik : Studi Kitab Ta’lim Mutaalim Syukron Makmun; Ahmad Fauzi Zakaria; Isop Syafei; Izzudin Musthafa
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.669

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat dan kemudahan akses informasi di era kontemporer menimbulkan tantangan baru bagi pendidikan Islam, terutama dalam membentuk karakter intelektual, moral, dan spiritual para pembelajar. Banyak siswa kesulitan mengidentifikasi pengetahuan yang bermanfaat, guru yang kredibel, dan lingkungan belajar yang mendukung, menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik belajar modern dan landasan etis yang ditekankan dalam teks-teks pendidikan Islam klasik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan mekanisme internalisasi adab dalam pemilihan pengetahuan, guru, teman sebaya, dan lingkungan belajar sebagaimana dijelaskan dalam Ta'lim al-Muta'allim karya al-Zarnuji. Menggunakan desain kualitatif deskriptif, penelitian ini mengacu pada sumber primer terutama Ta'lim al-Muta'allim didukung oleh wawancara semi-terstruktur dengan pakar pendidikan Islam, analisis dokumen, dan pengamatan di lembaga pendidikan Islam. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi adab melibatkan tahap-tahap berlapis: pemahaman kognitif, internalisasi afektif, dan aktualisasi perilaku. Adab membimbing peserta didik untuk mengejar pengetahuan dengan niat yang jelas, memilih guru yang terpercaya, membangun jaringan teman sebaya yang mendukung, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan prinsip-prinsip etika Ta'lim al-Muta'allim ke dalam kerangka kerja pembelajaran kontemporer dapat meningkatkan penilaian etika siswa dan mendukung perkembangan akademik yang holistik.