Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Strategi Bermain Peran sebagai Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Marwah Triyati; Nunung Lestari; Sutrisnowati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6285

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun fondasi perkembangan sosial emosional anak sebagai bekal kehidupan selanjutnya. Perkembangan sosial emosional yang optimal membantu anak dalam mengenali diri, mengelola emosi, serta menjalin interaksi sosial secara positif. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dinilai relevan dengan karakteristik anak usia dini adalah strategi bermain peran, karena memberikan pengalaman belajar yang bersifat kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bermain peran sebagai upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Azzahidah Purwasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bermain peran yang dirancang secara terencana dan dilaksanakan secara konsisten mampu memfasilitasi interaksi sosial anak, meningkatkan keberanian berkomunikasi, serta membantu anak mengekspresikan dan mengelola emosi dalam kegiatan pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan ruang fleksibel bagi anak untuk mengambil peran dan berinteraksi secara alami. Respons anak selama kegiatan menunjukkan keterlibatan sosial emosional yang lebih aktif dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa strategi bermain peran dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini serta menjadi rujukan praktis bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran berbasis bermain yang bermakna.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DI PAUD AT TAQWA Samsiah, Euis; Ismail Fahmi, Ade; Triyati, Marwah
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i3.3964

Abstract

Gross motor development in early childhood is very important because it affects basic motor skills, balance, and body coordination. However, initial observations at the At-Taqwa Early Childhood Education Center (POCD) showed that most children aged 4–5 years had difficulty jumping and running, which was caused by a lack of diverse stimulation in the learning process. This condition encourages the need for more interesting learning strategies that are appropriate to the child's developmental stage. One way is with the traditional jump rope game. The purpose of this study was to develop the development of gross motor skills in children aged 4–5 years through the traditional jump rope game at the At-Taqwa Early Childhood Education Center (POCD). This study used the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and Taggart model which was carried out in two cycles. The subjects of this study were 11 children, consisting of 7 girls and 4 boys. Data were collected through observation and documentation with success indicators including the ability to jump on two feet in balance, jump 20 cm high, and run in a directed manner. The results showed a significant increase from the pre-cycle to the second cycle. In the pre-cycle, most children were unable to jump and run well, while by the end of the second cycle, 81.18% had achieved the very good development category. These findings demonstrate that the traditional jump rope game is effective in improving gross motor skills in early childhood and can also be used as an alternative educational and fun learning strategy in early childhood education.
EKSPLORASI MEDIA SENSORIK BERBASIS TEKSTUR DALAM MENSTIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA 4 SAMPAI 5 TAHUN Andepi Daryana; Marwah Triyati; Enih Hartiani; Siti Aminah; Nurul Fahimah
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2354

Abstract

Perkembangan motorik halus pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar dan kemandirian dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari. Pengalaman sensorik berbasis tekstur dipandang memiliki potensi dalam memperkuat koordinasi otot-otot kecil melalui aktivitas manipulatif yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk implementasi, proses pelaksanaan, dan dampak penggunaan media sensorik berbasis tekstur dalam menstimulasi motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di PAUD Plmboyan 3 Karawang Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian adalah anak usia empat sampai lima tahun, dengan informan guru kelas dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media tekstur melalui tahap pengenalan, eksplorasi bebas, dan kegiatan terarah secara konsisten meningkatkan koordinasi jari, ketepatan gerak manipulatif, serta keberanian anak dalam mengeksplorasi permukaan yang beragam. Peran guru yang memberikan pendampingan proporsional turut memperkuat efektivitas stimulasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa variasi tekstur dapat diposisikan sebagai komponen pedagogis dalam pembelajaran multisensori, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi guru PAUD dalam merancang kegiatan yang mendukung perkembangan motorik halus secara sistematis.
PELATIHAN GURU PAUD DALAM IMPLEMENTASI DONGENG INTERAKTIF ISLAMI BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK Andepi Daryana; Enih Hartiani; Siti Aminah; Nurul Fahimah; Marwah Triyati
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2355

Abstract

The development of digital technology presents innovative opportunities in early childhood learning, particularly in stimulating language skills through interactive and meaningful approaches. Fairy tales as an educational medium have narrative power in enriching vocabulary and building children's expressive abilities, especially when combined with Islamic values ​​and multimedia support. This community service activity aims to improve the competence of early childhood education teachers in implementing interactive Islamic storytelling based on multimedia to optimize children's language development in Kutawaluya District. The method used was a participatory approach through the stages of needs assessment, workshops, media creation practice, classroom implementation assistance, and evaluative reflection with the teacher community. The results of the activity showed an increase in teacher capacity in designing and using digital media pedagogically, changes in learning interaction patterns to be more dialogic, and increased verbal participation of children in storytelling activities. In addition, a community of teacher practice was formed that collaboratively developed Islamic storytelling media as a sustainable innovation. The implications of this activity confirm that the integration of technology, Islamic values, and a participatory approach effectively encourages the transformation of early childhood learning practices. This model has the potential to be replicated in similar contexts to strengthen the quality of adaptive and character-building early childhood education.
MEMBANGUN GENERASI SEHAT, CERDAS, DAN BERKARAKTER MELALUI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT & PEMBIASAAN LITERASI ANAK DESA Puspitasari, Amanda; Sugiarti, Sugiarti; Yani, Yani; Maryani, Sri; Triyati, Marwah
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian bulan Oktober-Desember 2025
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i3.1370

Abstract

Permasalahan motivasi belajar anak di Desa Mulyasari menjadi tantangan tersendiri di era digital, di mana gadget lebih banyak digunakan sebagai alat distraksi dibandingkan sebagai media belajar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya budaya literasi dan melemahnya pembiasaan belajar yang konsisten. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya menanamkan kebiasaan gemar belajar dan gemar berolahraga melalui program sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang dipadukan dengan kegiatan parenting. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi 7 KAIH kepada anak melalui media e-book fisik, parenting dengan pencatatan jurnal kebiasaan oleh orang tua yang dilaporkan kepada guru setiap bulan, serta kunjungan mobil pintar untuk meningkatkan literasi anak desa. Mitra kegiatan adalah SDN Mulyasari 1 dan PAUD Kenanga 2 dengan jumlah peserta 45 anak. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya motivasi belajar anak, meningkatnya minat baca, serta kesadaran orang tua akan pentingnya membiasakan anak beraktivitas fisik melalui olahraga sederhana. Program ini membuktikan bahwa sinergi sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam menanamkan kebiasaan gemar belajar dan gemar berolahraga pada anak desa.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI SISTEM PERTOLONGAN PERTAMA UNTUK MASYARAKAT DESA Triyati, Marwah; Putri Hendrayana, Saniyya; Kurniasih, Kurniasih; Arifudin, Opan; Kartika, Ika
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 1 (2025): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2025
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i1.4784

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat desa dalam sistem pertolongan pertama guna mengoptimalkan penanganan awal kejadian darurat dan kecelakaan di lingkungan sekitar. Kegiatan ini meliputi pelatihan praktik pertolongan pertama yang melibatkan warga desa, petugas desa, dan tokoh masyarakat sebagai peserta. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pertolongan pertama, yang ditandai dengan keberhasilan mereka dalam menyelesaikan simulasi dan kemampuan menerapkan prosedur dengan percaya diri. Program ini diharapkan mampu memperkuat sistem penanganan darurat di tingkat desa, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertolongan pertama, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap siaga menghadapi berbagai kejadian darurat.
KONSTRUKSI MAKNA NILAI TAUHID DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK USIA DINI MELALUI PEMBIASAAN IBADAH HARIAN Marwah Triyati; Ade Ismail Fahmi; Nurul Fahimah; Siti Aminah; Saniyya Putri Hendrayana
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.2359

Abstract

Penanaman nilai tauhid sejak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter religius anak dalam konteks pendidikan Islam. Lembaga Raudhatul Athfal memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran ketuhanan melalui pembiasaan ibadah harian yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi makna nilai tauhid dalam pembentukan karakter religius anak usia dini melalui pembiasaan ibadah harian di Raudhatul Athfal Al Misbah Curug Kecamatan Klari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali pengalaman dan pemaknaan guru serta dinamika praktik keseharian di lembaga. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi makna tauhid terbentuk melalui integrasi pembiasaan ibadah yang konsisten, peran guru sebagai mediator nilai melalui narasi kontekstual, serta dukungan budaya sekolah religius yang memperkuat pesan simbolik dan verbal. Praktik ibadah tidak sekadar menjadi rutinitas ritual, tetapi berfungsi sebagai pengalaman sosial yang membangun kesadaran ketuhanan secara bertahap. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran guru dan pengembangan budaya sekolah religius dalam merancang pembiasaan ibadah yang reflektif dan bermakna sebagai strategi pembentukan karakter religius anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Bermain Peran Kisah Islami Endah Nursa’adah; Ahmad Riyadi; Marwah Triyati
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.86

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5–6 tahun di RA Miftahul Falah Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang. Sebagian besar anak belum mampu berbicara dengan lancar, menjawab pertanyaan secara jelas, menceritakan pengalaman sederhana, serta berkomunikasi aktif dengan teman sebaya maupun guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui penerapan metode bermain peran kisah Islami. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 15 anak berusia 5–6 tahun sebagai partisipan yang menjadi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif berbentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada kondisi awal, anak yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik hanya sebesar 13%, meningkat menjadi 40% pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 86% pada siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam berbicara, menjawab pertanyaan, menceritakan pengalaman, dan berkomunikasi secara aktif. Dengan demikian, metode bermain peran kisah Islami efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5–6 tahun.
Melindungi Generasi Digital: Menerapkan Kontrol Orang Tua pada Gawai Anak untuk Pengalaman Online yang Aman: Pengabdian Cindy Febrianthy; Irena Laras; Saepudin; Agus Jaenal; Marwah Triyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4793

Abstract

Meningkatnya penggunaan gawai pada anak usia dini di era digital membawa dampak positif sekaligus risiko terhadap perkembangan anak, khususnya terkait kecanduan gawai, paparan konten tidak sesuai usia, serta lemahnya pengawasan aktivitas daring. Kondisi ini menuntut peran aktif orang tua dalam pengasuhan digital sebagai bagian dari upaya perlindungan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital orang tua serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mengontrol penggunaan gawai anak melalui pemanfaatan aplikasi Google Family Link. Kegiatan dilaksanakan di TKN Pembina Karawang dengan sasaran orang tua/wali murid, menggunakan metode edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung penggunaan aplikasi parental control, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai risiko penggunaan gawai pada anak dan pentingnya pengawasan digital sebagai bagian dari perlindungan anak. Selain itu, orang tua mampu menerapkan pengaturan batas waktu layar, pembatasan aplikasi, serta pemantauan aktivitas daring anak secara lebih terstruktur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi perlindungan anak, peningkatan literasi digital orang tua, dan penerapan teknologi kontrol orang tua dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan pengalaman digital anak yang lebih aman dan sehat.