Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KEKUMUHAN DAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT DI PERMUKIMAN SITU CITAYAM Ayu Komalasari Dewi
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.003

Abstract

ABSTRAKMaraknya urbanisasi yang terjadi pada wilayah perkotaan tentunya dapat menimbulkan permasalahan baru dalam permukiman. Adanya ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan lahan untuk bermukimpun akhirnya menghasilkan berbagai permasalah dalam permukiman salah satunya yakni marakanya permukiman kumuh di kawasan perkotaan. Permukiman kumuh yang terjadi di kawasan perkotaan disebabkan oleh beberapa faktor yang berkembang di lingkungan perkotaan tersebut. Beberapa faktor yang memicu pesatnya perkembangan permukiman kumuh antara lain meningkatnya pengangguran di berbagai sektor serta banyaknya masyarakat desa yang ingin mencari peerjaan di kawasan perkotaan. Salah satu contoh kawasan permukiman yang terdampak akibat adanya urbanisasi yang pesat dan tingginya kebutuhan lahan untuk bermukim di Kota Depok yakni permukiman yang berada di kawasan Situ Citayam. Penelitian dilakukan pada kawasan permukiman Situ Citayam yang terletak di Kecamatan Bojong Pondok Terong, Depok. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis tingkat kekumuhan dan kualitas hidup masyarakat penghuni permukiman Situ Citayam. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode kualitatif dengan teknik deskripsi dan analisis. Penelitian membahas dan mendeskripsikan indikator dan karakteristik yang mempengaruhi tingkat kekumuhan dan kualitas hidup masyarakat penghuni permukiman Situ Citayam ini. Penelitian dimaksudkan untuk mendapatkan hasil akhir mengenai indikator-indikator tingkat kekumuhan dan kualitas hidup yang didapatkan berdasarkan hasil analisis untuk kemudian dapat dirubah dan ditingkatakan guna meningkatkan kawasan permukiman Situ Citayam menjadi kawasan permukiman sehat dan layak huni serta meningkatkan kualitas kehidupan penghuninya.Kata Kunci: Permukiman, Kumuh, Kualitas, Hidup, Citayam
OPTIMALISASI PENERAPAN KONSEP RUANG TERBUKA RAMAH ANAK PADA TAMAN TERPADU RIMBO BUJANG Ayu Komalasari Dewi; Suzanna Ratih Sari
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v5i1.40623

Abstract

Pembangunan ruang publik merupakan salah satu tujuan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Upaya penyediaan ruang publik bertujuan untuk mendukung segala kegiatan dan aktivitas masyarakat sehingga terbentuk interaksi-interaksi sosial didalamnya. Pembangunan ruang publik yang berada di Kecamatan Rimbo Bujang saat ini bertujuan untuk menyediakan ruang terbuka dalam bentuk taman terpadu yang nyaman dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan ditengah pusat pasar dan perdagangan perkotaan Wirotho Agung. Namun terdapat beberapa permasalahan dalam upaya penerapan konsep taman terpadu tersebut, salah satunya yakni dalam penerapan konsep ruang terbuka ramah anak. Oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi permasalahan serta memberikan arahan optimalisasi penerapan konsep pada pembangunan Taman Terpadu Rimbo Bujang ini. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif untuk mendeskipsikan hasil temuan dan permasalahan yang terjadi pada Taman Terpadu Rimbo Bujang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan analisa dan arahan dalam upaya optimalisasi penerapan konsep ruang trbuka ramah anak pada taman terpadu yang berada di kota Kecamtan Rimbo Bujang.
KAJIAN MORFOLOGI DAN PERKEMBANGAN PUSAT KOTA RIMBO BUJANG SEBAGAI WILAYAH EKS TRANSMIGRASI Ayu Komalasari Dewi; Edi Purwanto; Edward Endrianto Pandelaki
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.6830

Abstract

Perkembangan suatu kota merupakan salah satu bentuk kemajuan dan regenarasi dari kota tersebut. Berbagai faktor dapat mempengaruhi perkembangan kota diantaranya adanya perubahan dalam lingkup ruang kota, latar belakang, ekonomi, sosial, budaya, politik. Akan tetapi, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi dalam tahapan perkembangan suatu kota, yakni pemusatan perkembangan pada suatu kawasan saja. Hal ini terjadi pada objek penelitian yang dikaji berupa pemusatan perkembangan kota pada wilayah yang mengalami transmigrasi saja, sehingga terjadi kesenjangan antara wilayah lokal dan wilayah eks transmigrasi dalam hal perkembangan kota. Pada fakta empiris di lapangan dapat terlihat bahwa pusat kota Rimbo Bujang sudah setara dengan ibukota kabupaten. Tujuan dari penelitian ini yakni penulis mengkaji bagaimana morfologi dan perkembangan pusat kota Rimbo Bujang dengan melihat latar belakang wilayah tersebut sebagai wilayah eks transmigrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik deskriptif sebagai bentuk upaya mengeksplorasi lebih dalam terkait perkembangan terhadap morfologi pusat Kota Rimbo Bujang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung pada pusat kota Rimbo Bujang, melakukan studi literatur mengenai sejarah transmigrasi dan perkembangan kota melalui data sejarah serta melaksankan wawancara terhadap tokoh transmigrasi. Analisis elemen-elemen morfologi yang terdiri atas analisis terhadap tata guna lahan, bentuk massa banguna serta jaringan jalan dilakukan untuk memetakan perubahan dan perkembangan yang terjadi pada ruang kota. Analisis faktor fisik dan non fisik dilakukan untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi dalam fase-fase perkembangan objek penelitian. Kegunaan dari penelitian diharapkan dapat diadaptasi pada proses perkembangan wilayah lokal yang merupakan wilayah yang tidak mengalami transmigrasi dalam hal perkembangan aspek fisik dan non fisik didalamnya.
Kajian Teoritis Kaidah Pemaknaan Teritorial (Studi Kasus: Objek Bangunan Sarijadi, Pasar Baru, dan Istana Plaza) Putri, Tiya Suryadi; Faris, Moh. Faisal; Lestari, Suci; Dewi, Ayu Komalasari
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 6, No 01 (2025): Volume 6, Issue 01, January 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v6i01.4928

Abstract

Territorial merupakan salah satu atribut dalam arsitektur lingkungan (environtment) dan perilaku (behaviour). Dengan adanya territorial jugalah seseorang individu/kelompok dapat mencapai tingkat privasi dan kenyamanan yang mereka inginkan. Adapun tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengkaji mengenai teori territory dalam arsitektur dari beberapa ahli dan beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk melihat perilaku manusia dalam memberikan batasan-batasan territory yang secara tidak langsung memberikan identitas pada areanya untuk mencapai privasi ataupun kenyamanan yang mereka inginkan. dalam penulisan ini akan menggunakan metode literatur review untuk mencari teori-teori mengenai tema yang dibahas dan selanjutnya akan didiskusikan untuk menghasilkan argumen-argumen yang menjadi tujuan dari penulisan ini. Hasil dari literature review ini menunjukkan territory tercipta karena adanya interaksi antara individu/kelompok dengan lingkungannya, yang membentuk perilaku personalisasi, penandaan dan pertahanan. Dimana bentuk itu dilakukan untuk mempertahankan territory nya dan menjaga privasi ataupun kenyamanan yang ada didalam area tersebut. Penandaan-penandaan yang dilakukan rata-rata menggunakan elemen fix dan semi fix baik pada area primer maupun publik.
WOKAPODES: Workshop Design Portofolio For SMKN 3 Boyolangu Students Depatemen DPIB As A Means Of Branding Skills In The Digital Era Faris, Moh Faisal; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Putri, Tiya Suryadi
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i1.1442

Abstract

ABSTRAK Portofolio desain merupakan suatu media yang dapat digunakan dalam menunjang personal branding diera digital. Melalui workshop penyusunan karya portofolio desain peserta diberikan bekal pengetauhan dan keterampilan dalam menyusun portofolio desain yang kreatif, komunikatif, menarik, dan professional. Tidak hanya itu peserta juga diberikan strategi personal branding diera digital. Kegiatan ini merupakan kolaborasi pengabdian dosen dan mahasiswa program profesi guru lintas universitas. Kegiatan ini bermitra dengan pihak SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Terdapat dua tahapan yaitu sesi I pelaksanaan pelatihan dan sesi II praktik penyusunan portofolio desain. Total sebanyak 118 peserta yang mengikuti serangkaian kegiatan, baik secara daring dan luring. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pemahaman peserta denga skor sebesar 3,30 poin dari rerata skor pre-test 5,75 poin menjadi 9,05 poin pada skor post-test. Kegiatan ini berhasil menjadi stimulus dalam peningkatan skill dan peluang karir bagi peserta.
KAJIAN IMPLEMENTASI MATERIAL RINGAN PADA DESAIN BANGUNAN RUMAH TINGGAL SEDERHANA ADAPTIF TERHADAP BANJIR Moh Faisal Faris; Putri, Tiya Suryadi; Lestari, Suci; Dewi, Ayu Komalasari
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.4831

Abstract

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali, memberikan dampak pada terjadinya bencana alam. Banjir adalah satu jenis bencana alam yang menjadi permasalahan didaerah perkotaan. Penelitian ini mengkaji implementasi material ringan pada desain rumah tinggal sederhana adaptif terhadap banjir sebagai respons terhadap meningkatnya frekuensi bencana banjir di kawasan perkotaan, khususnya di Kota Bandar Lampung seperti kecamatan Bumi Waras, Teluk Betung Selatan, Terluk Betung Timur, dan Kecamatan Panjang. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh konfigurasi tatanan ruang pada denah rumah sederhana tipe 36 dan pemilihan material terhadap berat bangunan sebagai parameter kritis dalam kinerja sistem adaptif seperti apung atau elevasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis komparatif terhadap dua model denah rumah tipe 36A plong atau lurus dan zig-zag atau bersilang. Hasil penelitian terhadap analisis volumetrik dan perhitungan berat total menunjukkan bahwa tipe plong memiliki berat lebih ringan, yaitu 5.020,88 kg dibandingkan tipe zig-zag sebesar 5.420,30 kg, atau 9,6% lebih berat akibat kebutuhan konfigurasi ruang ekstra yang berkorelasi terhadap berat mati bangunan. Material ringan seperti baja ringan, sandwich panel, dan genteng metal terbukti efektif mengurangi beban mati, meskipun material seperti PVC pada plafon perlu dipertimbangkan ulang karena menyumbang 31,79% terhadap beban non-struktural. Berdasarkan hasil analisis, desain tipe 36A lebih direkomendasikan karena memberikan efisiensi struktural, reduksi massa, dan optimalisasi material, mendukung konsep rumah adaptif yang aman, berkelanjutan, dan responsif terhadap perubahan iklim.
IDENTIFIKASI TEKNIK SAMBUNGAN KAYU PADA ARSITEKTUR VERNAKULAR LAMBAN PESAGI DI LAMPUNG Suci Lestari; Putri, Tiya Suryadi; Faris, Moh. Faisal; Dewi, Ayu Komalasari
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.4865

Abstract

Vernacular architecture represents the physical embodiment of local wisdom shaped by adaptation to environmental conditions, cultural practices, and available materials. One example of such architecture in Indonesia is Lamban Pesagi, the traditional house of the Lampung Pepadun ethnic group, which holds significant historical, cultural, and technical value. This study aims to identify and analyze the wooden joinery systems employed in the construction of Lamban Pesagi as part of efforts to preserve traditional building techniques increasingly threatened by modernization. The research adopts a qualitative, descriptive-analytical approach through field observation, visual documentation, technical sketching, and literature review. The object of study is a Lamban Pesagi structure relocated to the Lampung Museum. The findings reveal a variety of joinery techniques, including mortise-and-tenon joints, wooden pegs, ornamental clamped joints, oblique mortise-and-tenon, and lashed joints. Each joint type serves specific structural functions according to its location in the foundation, mid-structure, or roof zone and demonstrates a high level of technical sophistication. These techniques not only ensure structural strength and stability but also provide lateral flexibility and efficient use of local materials. The identified joinery systems exhibit strong potential for integration into contemporary timber construction practices focused on sustainability. The documentation and analysis of these traditional joints contribute significantly to the preservation of Nusantara’s architectural heritage and the development of sustainable construction practices rooted in indigenous knowledge.
Bantuan Teknis Perencanaan Renovasi Masjid Ali Wal Asri di Kota Bengkulu Tiya Suryadi Putri; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Faris, Moh. Faisal
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i1.120

Abstract

The community service program activity was carried out at Ali Wal Asri Mosque, located in the city of Bengkulu. One of the main issues identified at the mosque is the need for a more comfortable and spacious indoor prayer area than what currently exists. This condition highlights the necessity for building renovations to meet these spatial and functional needs.The objective of this community service activity is to provide technical support in the form of a renovation design proposal for Ali Wal Asri Mosque. The design focuses on expanding the indoor prayer area, emphasizing spatial harmony and user comfort, as well as the addition of openings such as windows and doors. The activity involved a planning process that included preliminary data collection and surveys, analysis and decision-making, and design development that resulted in conceptual and technical drawings as references for construction.The final output of this community service activity is a completed renovation design and a Detailed Engineering Design (DED), which can be used by the foundation as a guideline for the renovation process and for preparing a Bill of Quantities (BoQ) to support fundraising efforts for the mosque’s development.
Bantuan Teknis Usulan Redesain Masjid Nurusshiyam Kelurahan Sungai Tuha, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Kemiring Ulu Timur Seprianto, Tri; Dewi, Ayu Komalasari; Adrian, Ahmad Baqir; Viriezky, Viata
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.151

Abstract

Community service is one of the implementations of the university's tri dharma, involving direct engagement with the community. In this context, the service activities were conducted through planning and design processes aimed at providing concrete solutions to societal challenges. This study was carried out at Nurusshiyam Mosque, located in Sungai Tuha Village, Martapura District, Ogan Komering Ulu Timur Regency, South Sumatra. The mosque faces challenges such as limited funds for a single-phase construction and considerations between renovation or complete reconstruction.The community service activities involved systematic planning processes, including data collection, analysis, and decision-making, as well as design processes that produced conceptual and technical drawings as references for the construction. The outcomes of these activities are expected to provide significant benefits to the community, particularly in terms of assistance from planning to construction phases. Furthermore, these designs aim to enhance the efficiency and effectiveness of the mosque's construction systematically, reducing potential conflicts among stakeholders, such as mosque management, the mosque council, committees, and contractors.Overall, this community service not only addresses technical issues but also provides education on project management, particularly in planning, designing, and implementing construction projects. Hence, this activity serves as a tangible contribution to the application of knowledge and technology in improving the quality of community life.
Pendampingan Partisipatif Revitalisasi Rumah Panggung Tahan Bencana Berbasis Arsitektur Lokal untuk Penguatan Komunitas Tangguh Persada, Citra; Kustiani, Ika; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Ruslie, Lielianie Pratiwi; Friskilla, Isabel
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3199

Abstract

Hanura merupakan desa yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir akibat curah hujan yang intens, sistem drainase yang kurang memadai, serta tekanan ekologis disekitar permukiman padat. Kerentanan ini diperparah dengan terbatasnya akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan, sumber daya material, dan keterampilan teknis membangun hunian aman. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan perancangan rumah panggung tahan bencana berbasis arsitektur lokal dan prinsip keberlanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui pelatihan teknis, lokakarya desain, diskusi kelompok terarah, dan pembangunan prototipe rumah panggung adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip desain hunian tahan bencana, sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya mitigasi berbasis komunitas. Selain menghasilkan prototipe rumah yang fungsional dan replikatif, program ini juga membentuk embrio komunitas tangguh yang siap menghadapi risiko perubahan iklim. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan permukiman yang aman, sehat, dan berkelanjutan, serta memperkaya wacana arsitektur kontekstual berbasis pemberdayaan masyarakat