Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kecenderungan Pengembangan Potensi Tanaman Keladi (Colocasia Esculenta) Sebagai Bahan Pangan Alternatif Kholil, A Yusuf; Khoirunnisa', Ninin; Nugroho, Anung Prasetyo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.9

Abstract

 Karangploso Subdistrict is known as having abundant taro commodity products in Malang Regency. However, the average utilization of the taro plant is not optimal, even though there is a large enough land available and has high potential for the development of the caladium plant commodity. Related to the above, the purpose of this research is to find out (a) the application of agribusiness system in the development of taro commodity, (b) the trend level of land area, production and productivity of taro in Karangploso District, Malang Regency. This research was carried out in Karangploso District as the object of the survey which is the development area for the taro plant commodity in Malang Regency. The respondents used were 30 taro farmers in Karangploso sub-district who were selected randomly. Data Analysis includes Qualitative Descriptive Analysis, and Trend Analysis. The results showed that, (a) The application of the concept of agribusiness in general has not run optimally while aspects of human resources in supporting the agribusiness development of taro commodity are quite adequate, (b) The level of trend (Trend) of the development of harvested area and production of taro commodity shows that this commodity has good prospects. that is good for development, but the trend of its development is still relatively small compared to the level of need for taro in the region.Keywords: Taro Plants, Alternative Foodstuffs, TrendsABSTRAKKecamatan Karangploso dikenal sebagai memiliki produk komoditi tanaman keladi yang melimpah di Kabupaten Malang. Namun demikian rata-rata pemanfaatan tanaman  keladi belum optimal, padahal tersedia lahan yang cukup luas dan berpotensi tinggi untuk pengembangan komoditi tanaman keladi tersebut. Terkait dengan hal diatas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (a) penerapan sistem agribisnis dalam pengembangan komoditi keladi, (b) tingkat kecenderungan luas lahan, produksi dan produktivitasi keladi di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan di  Kecamatan Karangploso sebagai objek survey yang merupakan daerah pengembangan komoditi tanaman keladi di Kabupaten Malang. Responden yang digunakan sebanyak 30 petani keladi di  Kecamatam Karangploso yang dipilih secara acak. Analisis Data meliputi Analisis Deskriptif Kualitatif, dan Analisis Trend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (a) Penerapan konsep agribisnis pada umumnya belum berjalan secara maksimal sementara aspek sumberdaya manusia dalam mendukung pengembangan agribisnis komoditi keladi cukup memadai, (b) Tingkat kecenderungan (Trend) perkembangan luas panen dan produksi komoditi keladi menunjukkan komoditi tersebut memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan, akan tetapi trend perkembangannya masih relatif sedikit dibandingkan dengan tingkat kebutuhan keladi dalam daerah. Kata kunci: Tanaman Keladi, Bahan pangan  Alternatif, Kecenderungan.
MOTIVASI PETANI DALAM PENGGUNAAN AGEN HAYATI TRICHODERMA. SP PADA PRODUKTIVITAS SAWI CAISIM ORGANIK (STUDI KASUS, DI DESA SUMBERGONDO, KECAMATAN BUMI AJI, KOTA BATU) Junaidi, Junaidi; Nugroho, Anung Prasetyo; Mutiara, Farah
Optima : Jurnal Ilmiah Agribinis, Ekonomi, dan Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v9i2.6783

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, meskipun kontribusinya terhadap pendapatan negara menurun. Salah satu komoditas potensial adalah sawi caisim, yang memiliki nilai gizi tinggi dan manfaat kesehatan. Namun, produktivitasnya sering terhambat oleh penyakit akar gada (clubroot) yang disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae. Penggunaan agen hayati seperti Trichoderma sp. menjadi solusi alternatif yang efektif karena berfungsi sebagai agens antagonis terhadap patogen tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi petani dalam menggunakan agen hayati Trichoderma sp. serta dampaknya terhadap produktivitas sawi caisim organik di Desa Sumbergondo, Kota Batu. Penelitian ini melibatkan 32 anggota kelompok tani Guyub Rukun dengan metode sensus. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, sementara data sekunder berasal dari literatur dan statistik desa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara variabel seperti usia, luas lahan, dan pengalaman berusahatani terhadap produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Trichoderma sp. meningkatkan produktivitas sawi caisim secara signifikan. Dari aspek ekonomi dan sosial, penerapan agen hayati ini memperoleh penilaian baik hingga sangat baik, dengan persentase masing-masing 87,76% dan 88,54%. Temuan ini menegaskan efektivitas Trichoderma sp. dalam mendukung budidaya organik sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Analisis Kepuasan Terhadap Konsumen Waroeng Steak And Shake Kota Malang Karunia Setyowati Suroto; Jatmiko Setiaji; Anung Prasetyo Nugroho; Ariani Trisna Murti
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 1 (2026): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v11i1.7841

Abstract

This study aims to analyze and empirically prove the effect of product quality, price, service quality, and convenience on customer satisfaction at Waroeng Steak and Shake in Malang City. The main focus is to identify the most contributing determinants in shaping positive customer experiences amidst intense competition in the culinary industry. A quantitative approach with a survey method was employed , using purposive sampling of 100 active customers. This sample size meets the statistical power criteria for regression analysis in the context of consumer behavior research. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that partially and simultaneously, product quality, price, service quality, and convenience have positive and significant effects on customer satisfaction. The findings reveal that service quality is the most dominant factor in increasing customer satisfaction, followed by convenience, price, and product quality. The coefficient of determination (R2) of 70.3% shows that this model has high predictive ability in explaining variations in customer satisfaction.    
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM KERIPIK APEL PADA CV KAJEYE FOOD KOTA MALANG Ninin Khoirunnisa; Anung Prasetyo Nugroho; Merliana Siul
Optima : Jurnal Ilmiah Agribisnis, Ekonomi, dan Sosial Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v10i1.8905

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pengembangan agroindustri berbasis potensi lokal. Salah satu UMKM yang bergerak pada sektor agroindustri adalah CV Kajeye Food yang memproduksi keripik apel sebagai produk unggulan khas Kota Malang. Meskipun telah beroperasi lebih dari dua dekade, perusahaan masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek pemasaran, promosi digital, dan perluasan pangsa pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat menggunakan analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di CV Kajeye Food pada Februari–Maret 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan Matriks IFAS, EFAS, SWOT, serta SPACE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kekuatan berupa kualitas produk yang baik, pengalaman usaha yang panjang, legalitas usaha yang lengkap, serta ketersediaan bahan baku. Di sisi lain, kelemahan utama meliputi pemasaran digital yang belum optimal, keterbatasan inovasi produk, dan promosi yang masih konvensional. Peluang berasal dari meningkatnya permintaan produk pangan olahan dan perkembangan teknologi digital, sedangkan ancaman berasal dari tingginya persaingan serta fluktuasi harga bahan baku. Berdasarkan analisis SWOT dan SPACE, strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif melalui optimalisasi pemasaran digital, inovasi produk, peningkatan kapasitas produksi, serta perluasan jaringan pemasaran.