Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Keterkaitan Pengetahuan KB dan Pendapatan Orang Tua terhadap Jumlah Anak dalam Keluarga: Studi di Wilayah Kota dan Desa Annisa Handayani; Fidia Wati; Salma Diani; Tia Handani; Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pengetahuan Keluarga Berencana (KB) dan pendapatan orang tua terhadap jumlah anak dalam keluarga pada wilayah kota dan desa. Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan Desa Tembung, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 20 keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan pendapatan rendah cenderung memiliki jumlah anak lebih banyak dibandingkan keluarga dengan pendapatan yang lebih tinggi. Selain itu, seluruh responden mengetahui program KB, namun tidak semua menggunakan alat kontrasepsi secara aktif. Rendahnya penggunaan KB dipengaruhi oleh efek samping, kurangnya penyuluhan, serta faktor budaya dan keyakinan pribadi. Penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan pola antara masyarakat kota dan desa. Masyarakat kota cenderung lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kualitas hidup anak dalam menentukan jumlah anak, sedangkan masyarakat desa masih dipengaruhi pola pikir tradisional dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jumlah anak dalam keluarga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, pengetahuan KB, pendidikan, serta lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi program KB dan edukasi mengenai perencanaan keluarga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dinamika Kehidupan Lansia dalam Transisi Demografi Sosial di Indonesia Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna; Kaiesa Raihatul Muntaza; Karin Sarah Angelina Siahaan; Maria Elpida Manalu; Margaretha Sembiring
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia saat ini menghadapi transisi demografi yang signifikan ditandai dengan pesatnya peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika kehidupan lansia dalam transisi demografi sosial di Indonesia, dengan fokus pada tiga aspek utama yaitu pertumbuhan populasi lansia, perubahan peran dan kehidupan sosial lansia, serta lemahnya perlindungan lansia serta upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah meliputi jurnal, buku, laporan resmi, dan publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi penduduk lansia Indonesia telah mencapai 12 persen pada tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai 20,31 persen atau sekitar 65,82 juta jiwa pada tahun 2045. Penuaan penduduk membawa implikasi besar terhadap struktur sosial dan ekonomi, meliputi perubahan peran dalam keluarga, meningkatnya isolasi sosial, serta terbatasnya akses terhadap perlindungan sosial. Sebagian besar lansia Indonesia masih ditandai dengan tingkat pendidikan rendah, pendapatan terbatas, dan ketergantungan pada dukungan keluarga. Pemerintah telah merespons melalui Strategi Nasional Kelanjutusiaan (Perpres No. 88/2021), namun implementasinya masih belum merata antarwilayah. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas hidup lansia memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan sistem perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Peran Digitalisasi Perpajakan dan Literasi Digital terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Era Ekonomi Digital depita sinaga; Christina Hotmatondini Turnip; Krisna Sarinauli Lumban Siantar; Putri Angelita BR Purba; Munzir Phonna
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's transition toward a digital tax administration system has transformed the way tax services are delivered, particularly through e-Filing, e-Billing, e-Faktur, and the Coretax Administration System. Although MSMEs account for 60.51% of the national GDP and serve as a major pillar of economic growth, their level of tax compliance continues to present challenges. The success of digital tax initiatives is closely linked to the ability of taxpayers to utilize digital technologies effectively. Accordingly, this article investigates the contribution of tax digitalization and digital literacy to improving MSME tax compliance in the digital era. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method guided by the PRISMA 2021 framework and analyzes 17 journal articles published from 2019 to 2025, sourced from Google Scholar and Scopus. The review reveals that digital tax services simplify administrative procedures and encourage higher levels of formal compliance. Nevertheless, the impact of these innovations is influenced by the digital literacy level of MSME participants. Several obstacles remain, including inadequate digital skills, disparities in technology access, and resistance to behavioral change. The article proposes digital education initiatives as an essential complement to MSME taxation policies.
Pengaruh Upah Minimum Dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Output Industri Di Sumatera Utara Periode 2020-2025 Riyani Tarigan; Ester Mei Zaskia Sitompul; Lia Salsabila; Muhammad Yusuf; Munzir Phonna
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upahminimum dan jumlah tenaga kerja terhadap output industri di Sumatera Utara pada periode 2020–2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber resmi lainnya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu upah minimum, jumlah tenaga kerja, dan output industri. Analisis dilakukan dengan melihat perkembangan data setiap tahun serta hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum dan jumlah tenaga kerja memiliki pengaruh positif terhadap output industri di Sumatera Utara. Kenaikan upah minimum cenderung diikuti dengan meningkatnya produktivitas tenaga kerja dan hasil produksi industri. Selain itu, bertambahnya jumlah tenaga kerja juga membantu meningkatkan kapasitas produksi industri. Namun, output industri tidak hanya dipengaruhi oleh upah minimum dan tenaga kerja saja, tetapi juga oleh faktor lain seperti teknologi, modal, efisiensi produksi, dan kondisi ekonomi daerah. Secara keseluruhan, upah minimum dan jumlah tenaga kerja memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan output industri di Sumatera Utara selama periode penelitian.