Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EKONOMI BERWAWASAN KEINDONESIAAN DI MAN 3 KOTA MALANG Nasution, Isnan Nisa
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol 2 No 2 (2017): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.12 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pemgembangan ini yaitu untuk mengembangkanpembelajaran ekonomi berwawasan keindonesiaan yang di kemas kedalam buku panduanguru dan buku panduan siswa. Buku panduan ini diperuntukkan bagi siswa kelas Xsemester 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design BasedResearch(DBR).Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknikstatistika deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pengembanganmenunjukkan hasil tanggapan siswapada saat uji coba di MAN 3 kota Malang sebesar89,2%. Hal ini berarti bahwa Pembelajaran Ekonomi Berwawasan Keindonesiaan dapatmemahamkan peserta didik tentang konsep ekonomi yang sesuai dengan idiologi bangsaIndonesia terutama untuk menanamkan nilai-nilai Pancasiladan UUD 1945 Pasal 33yaitu nilai kebersamaan dan kekeluargaan yangdiantaranya tercermin padanilaitoleransi, jujur, tanggungjawab, gotong royong dan demokrasi.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EKONOMI BERWAWASAN KEINDONESIAAN DI MAN 3 KOTA MALANG Isnan Nisa Nasution
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 2 (2017): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.12 KB) | DOI: 10.32696/jp2sh.v2i2.66

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pemgembangan ini yaitu untuk mengembangkanpembelajaran ekonomi berwawasan keindonesiaan yang di kemas kedalam buku panduanguru dan buku panduan siswa. Buku panduan ini diperuntukkan bagi siswa kelas Xsemester 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design BasedResearch(DBR).Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknikstatistika deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pengembanganmenunjukkan hasil tanggapan siswapada saat uji coba di MAN 3 kota Malang sebesar89,2%. Hal ini berarti bahwa Pembelajaran Ekonomi Berwawasan Keindonesiaan dapatmemahamkan peserta didik tentang konsep ekonomi yang sesuai dengan idiologi bangsaIndonesia terutama untuk menanamkan nilai-nilai Pancasiladan UUD 1945 Pasal 33yaitu nilai kebersamaan dan kekeluargaan yangdiantaranya tercermin padanilaitoleransi, jujur, tanggungjawab, gotong royong dan demokrasi.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP PEMBELIAN KONSUMEN DI UMKM OLLY COOKIES Annisa Putri, Dhiyaulhaq Asfa , Isnan Nisa Nasution, Neza Olivia, Nailah Az-Zahra, Nur Khalifah Arab
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 6 No. 1 (2025): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v6i1.4743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengkaji seberapa besar pengaruh strategi social media marketing terhadap keputusan pembelian secara spesifik di UMKM Olly Cookies. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah pemilik usaha Olly Cookies, dimana sampel yang diambil secara purposive. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam yang dilakukan oleh mahasiswa. Dari hasil yang ditemukan, Olly Cookies telah melakukan pemasaran di media sosial melalui Instagram, Facebook, dan TikTok. Promosi dilakukan dengan memasang konten video yang kreatif dan bekerja sama dengan beberape reseller ditunjang oleh kualitas produk premium. Penjulan daring lebih di dominasi dibandingkan penjualan luring, apalagi dimasa pandemi COVID 19. Respon yang cepat terhadap ulasan dari para konsumen pun menambah kekuatan loyalitas pelanggan. Berdasarkan hasil temuan penelitian, social media marketing berpengaruh secara signifikan terhadap pembelian dengan sosial media, terlebih bila dilakukan secara kekreatifan, strategis, dan tanpa henti menjaga produk yang dijual.
Application of the Kolb Experimental Learning Method to Marketing Management Material for Generation Z Students in the Economics Education Study Program, Al-Washliyah Muslim Nusantara University Nasution, Isnan Nisa
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 07 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i07.2172

Abstract

Learning for Generation Z (Gen-Z) students in college today will not be optimal if it is only in mastering theory, but also in developing practical skills that are applicable, where Generation Z students who are thick with their characteristics of mastering IT will certainly only be enthusiastic in learning that involves IT and Social Media. Today's Gen-Z students are those who when they graduate will face social life and work that are certainly more challenging, so students need to be equipped with various IT skills that can support their lives and careers after graduating from college. One solution to the problem in developing practical skills for Gen-Z students in the context of the Marketing Management course, Gen-Z students are required to understand not only theoretical marketing concepts, but also be able to apply marketing concepts using various IT platforms and social media to be applied in designing, preparing and marketing various products and displaying them in real activities. One solution to the problem of developing skills is exploring students' experiences in applying Kolb's experimental learning method to marketing material in the Marketing Management course. This method consists of four stages of the learning cycle: concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, and active experimentation. This study used a qualitative approach with data collection techniques in the form of reflective interviews with 2A semester students of the Economics Education Study Program at Al-Washliyah Muslim Nusantara University. The results of the study showed that students experienced an active, contextual, and meaningful learning process. They marketed products such as fruit salad, balado spring rolls, donuts, spring rolls, and firecracker meatballs using direct marketing strategies and social media. Students identified challenges such as time constraints, market competition, and product technical constraints, but they overcame these through teamwork, time management, and quality improvement. This experience fostered self-confidence, creativity, and an interest in entrepreneurship. Students stated that this learning experience was more effective and beneficial than conventional theoretical learning.
Analisis Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Datar di Sekolah Dasar Safrida Napitupulu, Dalimawaty Kadir, Beta Rapita Sillalahi, Isnan Nisa Nasution, Cheisya Anastasya,
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v2i1.660

Abstract

This study aims to examine various learning methods that can improve elementary school students' understanding of plane geometry concepts using a literature review method. The basis of this study is the limited understanding of plane geometry concepts among students, which is often caused by the application of traditional teaching methods and the limited use of real-world media. Information was obtained from several national research articles published between 2020 and 2025, then analyzed qualitatively by looking for patterns, similarities, and differences in the research results. The findings indicate that active learning methods such as STAD-type Cooperative Learning, Discovery Learning, Probing Prompting, Inquiry, and Problem-Based Learning have proven effective in improving students' understanding of plane geometry concepts. In addition, the use of concrete and innovative learning media, such as geoboards, tangrams, puzzles, and RUSBADAR media based on Realistic Mathematics Education (RME), as well as approaches that emphasize local culture, have been proven to help students better understand the concepts of area, perimeter, and the characteristics of plane geometry. Active learning strategies encourage students to be directly involved through discussion, exploration, and problem-solving, in line with constructivist theory which emphasizes the formation of knowledge through learning experiences. Therefore, the implementation of various student-centered learning strategies and media is highly recommended to improve understanding of mathematical concepts at the elementary school level.
ANALISIS KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMBACA WAKTU PADA JAM ANALOG DAN DIGITAL Refy Ristika; Safrida Napitupulu; Tiflatul Husna; Abdul Mujib; Isnan Nisa Nasution
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dialami siswa sekolah dasar dalam memahami dan membaca jam, baik yang berbentuk analog maupun digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa tingkat sekolah dasar. Dalam pembelajaran Matematika, materi tentang waktu meliputi satuan-satuan seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, hingga tahun. Satuan waktu berfungsi untuk mengukur lamanya suatu peristiwa berlangsung. Materi ini mulai diperkenalkan sejak jenjang sekolah dasar, yang mencakup pemahaman jenis-jenis satuan waktu, cara mengonversinya, melakukan perhitungan waktu, serta keterampilan membaca jam analog dan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca kedua jenis jam tersebut. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran di sekolah, kurangnya ketertarikan siswa terhadap pelajaran Matematika, serta rendahnya dukungan dan bimbingan dari orang tua di rumah. Melalui penelitian ini diharapkan proses pembelajaran di kelas dapat diperbaiki dan ditingkatkan, khususnya dalam melatih kemampuan siswa membaca jam analog dan digital.
ANALISIS KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMBACA WAKTU PADA JAM ANALOG DAN DIGITAL Aznisya Ajeng Putri; Safrida Napitupulu; Isnan Nisa Nasution; Abdul Mujib; Dinda Yarshal
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesulitan yang dialami siswa sekolah dasar dalam membaca waktu pada jam analog dan digital, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III atau IV sekolah dasar yang telah mempelajari materi tentang waktu. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung mengalami kesulitan yang lebih besar dalam membaca jam analog dibandingkan jam digital. Pada jam analog, kesulitan yang muncul antara lain ketidakmampuan membedakan fungsi jarum jam, kesulitan dalam menentukan menit, serta belum memahami konsep “lebih” dan “kurang”. Sementara itu, pada jam digital, kesulitan relatif lebih ringan, namun siswa masih mengalami kendala dalam memahami format 24 jam serta mengaitkan waktu dengan aktivitas sehari-hari. Faktor penyebab kesulitan tersebut meliputi kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bersifat konkret, proses pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan, serta terbatasnya latihan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih konkret, kontekstual, dan bertahap agar siswa dapat memahami konsep waktu secara lebih mendalam.
ANALISIS KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMBACA WAKTU PADA JAM ANALOG DAN DIGITAL Dira Salsabila Bilbina; Safrida Napitupulu; Isnan Nisa Nasution; Sutarini; Abdul Mujib
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan faktor penyebab kesulitan siswa sekolah dasar dalam membaca waktu pada jam analog dan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei diagnostik. Subjek penelitian berjumlah 87 siswa kelas III dan IV dari tiga sekolah dasar negeri di Kota Medan. Instrumen yang digunakan adalah tes diagnostik membaca waktu, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (72,3%) mengalami kesulitan dalam membaca posisi jarum menit pada jam analog, dan 78,6% mengalami kesulitan dalam mengkonversi format waktu 24 jam pada jam digital. Faktor utama penyebab kesulitan meliputi: (1) pemahaman konsep waktu yang masih abstrak, (2) minimnya paparan terhadap jam analog di lingkungan sehari-hari, dan (3) metode pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media konkret berbasis manipulatif serta pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan membaca waktu siswa sekolah dasar.
KONSEPTUALISASI UNSUR GEOMETRI DALAM PEMBELAJARAN BANGUN DATAR DI SEKOLAH DASAR Dilla Silvani; Safrida Napitupulu; Isnan Nisa Nasution; Tiflatul Husna; Wanoto
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.594

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep bangun datar pada siswa sekolah dasar menunjukkan adanya kesenjangan dalam penguasaan unsur dasar geometri berupa titik, garis, bidang, dan sudut. Sejumlah penelitian nasional melaporkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam membedakan bentuk, menganalisis sifat bangun, serta menghubungkan unsur geometri secara struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konseptualisasi unsur geometri dalam pembelajaran bangun datar di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan pembelajaran geometri di pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa berakar pada lemahnya fondasi konseptual serta pembelajaran yang terlalu berorientasi pada prosedur perhitungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis hasil penelitian nasional yang menegaskan pentingnya penguatan unsur geometri sebagai dasar sebelum pembelajaran bangun datar yang lebih kompleks. Disimpulkan bahwa penguatan konsep titik, garis, bidang, dan sudut secara sistematis dan kontekstual menjadi kunci peningkatan pemahaman bangun datar siswa sekolah dasar.
Analisis Konseptual Pembelajaran Geometri Bangun Datar Melalui Pendekatan Etnomatematika di Sekolah Dasar Dinda Agustina Nasution; Safrida Napitupulu; Dinda Yarshal; Isnan Nisa Nasution; Sutarini
Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jep.v2i1.549

Abstract

Pembelajaran geometri bangun datar pada jenjang sekolah dasar berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir spasial, visualisasi, dan pemahaman struktur matematis siswa. Dalam praktiknya, penyampaian materi masih sering berfokus pada penerapan rumus dan prosedur perhitungan sehingga siswa kurang memperoleh pemahaman terhadap makna konseptual dari setiap bentuk geometri. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah etnomatematika, yaitu pendekatan yang memanfaatkan unsur budaya sebagai konteks dalam menjelaskan konsep matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konseptual terhadap pembelajaran geometri bangun datar melalui pendekatan etnomatematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional yang relevan dengan tema kajian. Analisis difokuskan pada landasan teoretis, bentuk implementasi pembelajaran berbasis budaya, serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berbagai artefak budaya, seperti struktur bangunan tradisional, kerajinan anyaman, motif tekstil daerah, dan permainan tradisional, memiliki keterkaitan dengan konsep bangun datar dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman konseptual siswa. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang sistematis dan kontekstual.