Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA DI SDIT AL IZZAH SERANG Muhammad Arifin Arifin; Hamdanah; Nuryati; Deden Hidayat; Epi Hasan Rifai; Siti Nurbani; Afdi Maulfianti; Dede Mulyati
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research used is a mixed methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative phase involved a survey with questionnaires administered to teachers and guardians to measure their perceptions of the implementation and benefits of extracurricular programs. Quantitative data were analyzed descriptively and inferentially. The qualitative stage was conducted through in-depth interviews with school officials, extracurricular supervising teachers, and student guardian representatives to explore more in-depth information regarding the experiences, challenges, and successes of the program in shaping student character. The quantitative research results showed a high level of satisfaction and positive perceptions of the extracurricular program from teachers and student guardians. Qualitative analysis reinforces these findings by revealing how various extracurricular activities such as scouting, arts, and sports provide opportunities for students to develop character values such as discipline, cooperation, responsibility, independence, and self-confidence. Further discussion elaborates on the factors that support the success of the program and provides recommendations for improving the implementation of extracurricular programs at SDIT Al Izzah Serang so that their contribution to students' character development becomes more optimal. Keywords: Program Evaluation, Extracurricular, Character,
PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI SARANA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMPN 1 CILELES KABUPATEN LEBAK Arta; Eneng Humaeroh; Muhammad Arifin
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 2 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemandirian belajar siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kemandirian belajar merupakan kemampuan siswa dalam mengelola proses belajar secara mandiri, termasuk mengatur waktu, mencari sumber belajar, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan hasil belajar yang diperoleh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah melalui pemanfaatan aplikasi Google Classroom sebagai media pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP Negeri 1 Cileles Kabupaten Lebak. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan Google Classroom dilakukan melalui penyusunan materi pembelajaran digital, pembuatan kelas digital, pengelolaan peserta didik, pengaturan jadwal pembelajaran, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui kemudahan akses materi, penyelesaian tugas secara mandiri, peningkatan disiplin belajar, serta tanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran. Faktor pendukung penggunaan Google Classroom meliputi tersedianya sarana dan prasarana teknologi, kompetensi digital guru, dukungan sekolah, serta kemudahan akses aplikasi. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan jaringan internet, keterbatasan perangkat digital, rendahnya literasi digital sebagian siswa, serta kurangnya motivasi dan disiplin belajar. Kata Kunci: Google Classroom, Kemandirian Belajar, Pendidikan Agama Islam.