Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Aplikom

Peran Pendidikan Humaniora Dalam Pembinaan Manusiawi Kristiani Di Seminari Mertoyudan Antonius Ary Setyawan
Media Aplikom Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer YOS SUDARSO Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33488/1.ma.2015.3.93

Abstract

Pendidikan merupakan proses membentuk manusia menjadi semakin manusiawi . Secara hakiki pendidikan adalah suatu perbuatan fundamental dalam bentuk komunikasi antarpribadi. Dalam komunikasi inilah proses pemanusiawian manusia terjadi dan proses ini sering disebut dengan humanisasi. Karena ideologi positivisme Barat dan sistem pendidikan kolonial yang terarah pada profesi teknologis, pendidikan humaniora tidak serta merta dipandang vital. Respek terhadap pendidikan humaniora ternyata juga tidak secara langsung masuk dalam agenda besar pola dasar pendidikan seminari. Terjadi berbagai tarik ulur untuk menjadikan pendidikan humaniora sebagai bagian penting dari keseluruhan pendidikan seminari. Alasannya jelas, hasil-hasil pendidikan humaniora tidak dapat dilihat secara langsung secara numerik. Kesadaran akan arti penting pendidikan humaniora muncul atas dasar asumsi bahwa pendidikan humaniora merupakan sarana yang tepat untuk mengembangkan asp ek kemanusiaan seseorang. Lewat pendidikan humaniora para seminaris diharapkan semakin matang dalam mengusahakan pendidikan sebagai seorang pemimpin rohani, pendoa, pelayan, nabi, dan misionaris. Pendidikan nilai-nilai kemanusiawian menjadi perimbangan yang signifikan sebagai pendidikan integral. Pendidikan humaniora menyentuh sisi integral pribadi manusia, bukan sekedar terbatas pada kemampuan intelektual atau emosional belaka. Pendidikan humaniora memungkinkan pembentukan karakter pribadi yang seimbang, t eratur, matang, dan mendalam.
Analisis Pengukuran Tingkat Efektifitas Sistem Informasi Administrasi (SIA) Pada CV Axzlindo Telematika Purwokerto Endang Setyawati; Suyudi Suyudi; Antonius Ary Setyawan
Media Aplikom Vol 12 No 1 (2020): Media Aplikom
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer YOS SUDARSO Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33488/1.ma.2.1.252

Abstract

Perkembangan teknologi, sangat cepat di berbagai bidang, salah satu perkembangan yang penting adalah penggunaan alat pengolah data yang berfungsi untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Penelitian dengan Judul Analisis Pengukuran Tingkat Efektifitas Sistem Informasi Administrasi pada studi kasus CV Axlindo Telematika Purwokerto, bertujuan untuk mengetahu Tingkat Efektifitas pada pembuatan laporan sebelum dan setelah menggunakan sistem yang baru lebih cepat. Pengambilan data dilakukan pada pembuatan laporan yang dibutuhkan oleh Meneger pada setiap bagian. Setiap laporan akan diukur tingkat efektifitas kecepatan pembuatannya laporan pada sistem informasi administrasi. Data yang telah diperoleh di analisis dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan analisis pengukuran tingkat efektifitas menggunakan model Paired Samples T Test. Uji ini dilakukan untuk membandingkan rataan kecepatan dari dua kelompok yang diteliti satu dengan yang lain, apakah kedua kelompok tersebut mempunyai rataan yang sama atau tidak secara signifikan (nul atau alternatif hypothesis). Penelitian dilakukan dengan uji coba pengetesan antara waktu mengerjakan laporan sebelum dan sesudah diterapkan sistem baru. Dalam penelitian ini terbukti bahwa waktu yang digunakan untuk mengerjakan laporan setelah menggunakan sistem baru menjadi lebih cepat. Hal ini, dapat dilihat pada tabel 2, output pertama hasil analisis yaitu rataan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan laporan sebelum diterapkan sistem baru adalah 43,67 menit, sedangkan sesudah penerapan sistem baru waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan memiliki rataan waktu 7,27 menit. Kesimpulan dari hasil Analisis Pengukuran Tingkat Efektifitas Sistem Informasi Administrasi pada CV Axlindo Telematika, dalam pembuatan laporan terbukti lebih efektif dan efisien.