Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dan Senam TerhadapPenurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Bratang Surabaya Sukmawati, Ermalynda; Novitasari, Nia
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 13 No 1 (2018): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v13i1.19

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan yang serius, karena merupakan faktor risiko penyakit degeneratif lainnya, seperti penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, penyakit ginjal, kelainan ginjal, pendarahan retina, dan gangguan penglihatan. Pendidikan kesehatan dan senam bisa bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dan senam terhadap tekanan darah pada orang dewasa hipertensi. Metode: Desain penelitian adalah satu kelompok pretest posttest. Populasi semua pasien di klinik Bratang, Surabaya. Contohnya adalah orang dewasa yang datang untuk pemeriksaan rutin. Sampel dipilih secara purposive sampling. Ukuran sampel adalah 22. Sedangkan untuk pendidikan kesehatan dan senam yang diberikan sebelum pasien diberikan pendidikan kesehatan, pasien pertama diberi kuesioner tentang pengetahuan hipertensi, maka dalam kelompok diberikan konseling dalam waktu 30 menit. Kemudian pasien diberi senam atau berolahraga selama 10 menit dengan dilakukan 2 kali seminggu, yang tujuannya adalah untuk menurunkan tekanan darah. Wilcoxon signed rank test digunakan untuk sistole pre post 0,000 dan diastole prepost 0,001; Kemudian H1 diterima berarti ada perbedaan dalam pendidikan kesehatan dan senam untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil:Mayoritas adalah perempuan (74%), 56 - 65 tahun (35%), dan lulusan sekolah dasar (44%). Pendidikan kesehatan dan senam dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan (p < 0,001). Mean pre pengetahuan  (24,22) dan hasil prepost sistole (1,09), median pre pengetahuan (25,00) dan hasil prepost sistole (1.00). Mean post pengetahuan  (27,09) dan hasil prepost diastole (1,35), median post pengetahuan (27,00) dan hasil prepost diastole (1.00). Diskusi: Dengan melakukan senam, elastisitas pembuluh darah akan meningkat. Pemberian pendidikan kesehatan bisa meningkatkan pengetahuan, sehingga perilaku akan berubah. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dan senam bisa menurunkan tekanan darah pada orang dewasa hipertensi.Keyword: Senam, Pendidikan Kesehatan, Hipertensi
Development of Automatic Object Detection and IoT for Garbage Pickup Assignment Problem Bayu Setyawan, Erlangga; Novitasari, Nia; Zahira, Aulia Dihas
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.2.2740

Abstract

Waste management remains a challenge in certain cities, particularly in allocating fleets responsible for collecting garbage from temporary disposal sites. Inadequate planning can lead to the accumulation of substantial waste piles. This study aims to enhance truck assignment by considering truck capacity and the collection route. The assignment process incorporates the fundamental concept of the transportation problem, precisely the northwest corner method. The volume of waste transported aligns with the resident or industrial population within the designated service area. The waste generation capacity determines the future fleet and quantity, forming a crucial element of the ensuing distribution channel. A monitoring system integrating object detection and the Internet of Things (IoT) has been devised to ensure effective garbage collection. Cameras strategically positioned at temporary disposal sites transmit real-time images. The system evaluates garbage collection capacity through object detection facilitated by neural network training. The research outcomes demonstrate the system's capability to identify waste pile levels and validate the garbage pickup process by the designated fleet. Future research should focus on assignment and scheduling in waste transportation, enabling fleet allocation within specific timeframes. Additionally, an object detection algorithm refinement is necessary for more precise identification of waste pile locations.
PerancanganKebijakan Persediaan Tembakau Dengan Mempertimbangkan Masa Kadaluarsa dan Kapasitas Gudang Untuk Meningkatkan Service Level Pada PT XYZ Permatasari, Sekar Safitri; Saragih, Nova Indah; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tembakau merupakan komoditas penting dalamsektor pertanian Indonesia yang memberikan kontribusisignifikan terhadap perekonomian, terutama melalui industrihasil tembakau (IHT). PT XYZ, sebuah perusahaan yangbergerak dalam produksi rokok jenis Sigaret Kretek Tangan(SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM), menghadapitantangan dalam memenuhi permintaan pasar akibatpengelolaan persediaan tembakau yang kurang optimal. Salahsatu permasalahan utama adalah kedaluarsanya tembakauakibat penyimpanan yang tidak efisien dan keterbatasankapasitas gudang.Penelitian ini menggunakan pendekatan probabilistik multiitem untuk merancang kebijakan persediaan yang lebih efisien,dengan mempertimbangkan variabel-variabel penting sepertimasa kedaluarsa dan kapasitas gudang. Data yang dianalisismencakup permintaan, masa kedaluarsa, kapasitas gudang,serta biaya terkait, dari Januari hingga Desember 2023.Klasifikasi ABC digunakan untuk mengidentifikasi produkyang memerlukan perhatian lebih dalam pengelolaanpersediaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh produktembakau masuk dalam kategori A, yang membutuhkanpengelolaan intensif. Perhitungan menunjukkan bahwakebijakan persediaan yang baru dapat meningkatkan servicelevel perusahaan dari 35% menjadi 95%, sesuai dengan targetperusahaan. Selain itu, kebijakan baru ini juga diharapkandapat mengurangi biaya yang terkait dengan kekurangan stokdan kedaluarsa produk.Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnyapengelolaan persediaan yang responsif terhadap fluktuasipermintaan dan kapasitas penyimpanan. Rekomendasidiberikan agar PT XYZ terus mengevaluasi dan menyesuaikankebijakan persediaan mereka, serta memperhatikan faktoreksternal seperti perubahan harga cukai dan fluktuasi pasar. Kata kunci - Persediaan Tembakau, Masa Kedaluarsa,Kapasitas Gudang, Service Level, Probabilistik, KebijakanPersediaan.
Usulan Perancangan Pemilihan Vendor dalam Pengadaan Barang/ Jasa untuk Kategori Kendaraan Operasional Maung MV3 Menggunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) di PT. Pindad Bandung Ananda, Bagas Rizky; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Salah satu upaya untuk menghadapi tingginyatingkat persaingan bisnis dalam industri otomotif adalahdengan meningkatkan kinerjanya dan mengoptimalkan segalasumber daya yang dimiliki. Namun perbaikan di internalperusahaan tidaklah cukup, sehingga dibutuhkan peran sertasemua pihak mulai dari vendor yang menyediakan barang/jasa,pabrik yang mengubah komponen menjadi produk jadi, danjaringan distribusi yang akan menyampaikan produk ke tanganpelanggan. Sehubungan dengan hal tersebut, PT. Pindad perlumelakukan pemilihan terhadap vendor agar barang/ jasa yangditerima perusahaan sesuai dengan harga, kualitas,ketersediaan, pengiriman, dan pelayanan. Penelitian inibertujuan untuk memperoleh alternatif vendor denganmenggunakan metode Fuzzy AHP serta membandingkan bobotkriteria dan sub kriteria pada PT. Pindad. Berdasarkan hasilpenelitian diperoleh bahwa kriteria cost (U1) merupakankriteria paling penting sedangkan sub kriteria kemampuanmenyesuaikan produk (U51) jadi sub kriteria dengan urutanyang paling pertama. Hal ini berarti kriteria dan sub kriteriatersebut merupakan indikator paling prioritas dalam pemilihanvendor. Kata kunci—Fuzzy Analytical Hierarchy Process, Vendor,Kriteria, Sub kriteria
Penerapan Dashboard Persediaan dengan Mempertimbangkan Umur Hidup Produk dalam Optimalisasi Biaya Persediaan pada UMKM Produk Olahan Labu di Kota Bandung Novitasari, Nia; Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Wiradharma, Adam; Rizki, Hasbi Aditya Affa; Diana, Nala Lalita Dwi Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3408

Abstract

CV XYZ merupakan UMKM yang bergerak dibidang makanan dan minuman yang memiliki tiga produk andalan yaitu brownies labu, stik labu, dan kerupuk labu. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini yaitu jumlah persediaan yang melebihi kebutuhan persediaan yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan yang masuk. Tingginya jumlah persediaan menunjukkan bahwa perusahaan mengalami overstock yang mengakibatkan banyaknya jumlah produk yang rusak. Adanya overstock dan kerugian akibat produk outdate berdampak terhadap biaya persediaan yang dikeluarkan oleh CV XYZ. Biaya persediaan yang dikeluarkan melebihi 45% dari batas anggaran yang sudah ditetapkan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah perancangan dashboard pengelolaan persediaan dengan mempertimbangkan umur hidup produk. Pada pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam perancangan kebijakan persediaan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal serta menentukan reorder point melalui implementasi dashboard pengelolaan persediaan. Solusi tersebut dipilih karena dapat menyelesaikan akar masalah yang menjadi penyebab tingginya biaya persediaan. Metode pelaksanaan yaitu perancangan dashboard dalam rangka menciptakan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan pelatihan dalam penggunaan dashboard. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukan adanya penyelesaian solusi atas permasalahan pengelolaan persediaan produk labu yang ditunjukan dengan kuesioner evaluasi secara rata-rata menunjukan 82% peserta merasakan dampak positif dari penerapan dashboard persediaan. Pelaksanaan kegiatan berikutnya dapat dilanjutkan dengan mempertimbangkan aspek pengiriman produk olahan labu kepada konsumen.
SCHEDULING PLANNING SOYBEAN COMMODITY DISTRIBUTION ACTIVITIES AT CV XYZ USING DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) METHOD Jilan Amarla Diwani; Iphov Kumala Sriwana; Nia Novitasari
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 35 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24961/j.tek.ind.pert.2025.35.1.23

Abstract

CV XYZ is a company engaged in the distribution of soybean commodities, located in Tangerang Regency. The company distributes its products to five retail outlets across the Jabodetabek area using two operational vehicles. Currently, CV XYZ faced issues with distribution scheduling due to the lack of a fixed policy, leading to occasional increases in delivery frequencies caused by insufficient stock and an inefficient existing scheduling system. As a result, the fulfillment rate of retail demands only reached 93% of the company’s target of 99%, creating a 6% gap that the company aims to address. To resolve this issue, a new distribution scheduling plan was developed using the Distribution Requirement Planning (DRP) method. Distribution Requirement Planning (DRP) method consists of four stages: first Netting for the process of calculating the amount of net requirements, second Lotting for the process of calculating the ideal order quantity, third Offsetting to determine the order plan, and finally the fourth explosion for the process of calculating gross requirements in distribution. The results of the new plan show an increase in the fulfillment rate of retail demands to 99.8%. Additionally, total distribution costs were successfully minimized, decreasing from Rp 593,980,120 to Rp 551,934,498, resulting in a saving of Rp 42,045,622 or approximately 7% of the previous total distribution costs. Keywords: inventory, scheduling, distribution, distribution requirement planning (DRP)
Penentuan Lokasi Dan Perancangan Fasilitas Distribution Center Dalam Rantai Pasok Bahan Baku Rotan Di Kalimantan Timur Untuk Industri Furnitur Dengan Menggunakan Metode P-Center Hakiki , Muhammad Daffa; Setyawan, Erlangga Bayu; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kemampuan yang sangat baikdalam produksi hasil hutan kayu dan bukan kayu. Rotanmerupakan hasil dari sekian banyak jenis hutan bukan kayu yangmemiliki perkembangan dengan tren yang positif di Indonesia.Pasokan bahan baku rotan di Kalimantan Timur sangat rendahdikarenakan kemampuan distribusi yang rendah sehinggamenyebabkan ketidakmampuan memenuhi permintaan secaramaksimal. Agar permintaan terpenuhi maka harus memilikipenentuan dan perancangan pusat distribusi. Dalam penelitiankali ini berfokus pada penentuan dan perancangan lokasi pusatdistribusi dalam rantai pasok bahan baku rotan di KalimantanTimur untuk industri furnitur dengan metode P-Center. Hasilperancangan dalam penelitian ini berupa pemenuhan permintaanpelanggan dan lokasi pusat distribusi yang optimal. Setelah lokasioptimal ditemukan dapat dilanjutkan dengan melakukan studikelayakan bisnis. Ada beberapa alteratif solusi untuk penelitianini yaitu, jaringan rantai pasok rotan yang terlalu panjang dengansolusi optimasi jaringan rantai pasok dari bahan baku rotan.Meminimalkan jarak pengiriman pemasokan bahan baku darisumber pasokan ke daerah tujuan pasokan. Kata kunci— rotan, pusat distribusi, jarak, P-Center, studikelayakan
Perancangan Alokasi Penyimpanan Barang Pada Forward Pick Area Dengan Pertimbangan Korelasi Permintaan Untuk Meminimasi Waktu Order Picking Pada Gudang Barang Habis Pakai Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Menggunakan Model Mixed Integer Linear Sasabela, Tania Kirana; Novitasari, Nia; Setyawan, Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan sebuah instansipendidikan yang memiliki lima program studi yang telahmemiliki akreditasi nasional. FRI melakukan aktivitasperkuliahan dengan penerapan teori serta praktikum.Sebagai bentuk pendukung aktivitas perkuliahantersebut FRI memberikan fasilitas berupa laboratoriumdan ruang kelas. Kondisi yang dihadapi saat ini olehgudang barang habis pakai yaitu belum ada aturanterkait alokasi penyimpanan barang karena produk yangdisimpan dalam gudang dilakukan secara random.Berdasarkan permasalahan yang terjadi, perluperbaikan yang dapat mengurangi waktu pengambilanbarang. Penelitian ini menggunakan model matematisyaitu dengan mixed integer linear programming (MILP)dengan bahasa pemrograman python dan bantuan solveroptimasi gurobi. Hasil penyelesaian model MILPmenunjukkan jarak tempuh optimal yang selanjutnyadikonversikan menjadi waktu dan alokasi penyimpananpada forward pick area yang optimal. Pada hasilperhitungan menggunakan model matematika yang telahdiformulasikan sebelumnya mendapatkan hasil jarakoptimal yaitu sebesar 144 meter dimana terjadipenurunan dari kondisi eksisting sebesar 60%.Kemudian dilakukan konversi menjadi waktu denganpenurunan waktu dari 9,76354 menjadi 1,13545 atausebesar 88%. Kata kunci— Gudang, Mixed Integer LinearProgramming (MILP), Waktu Picking, Forwad Pick Area,Korelasi Permintaan
Usulan Kebijakan Stock Take Untuk Meningkatkan Inventory Record Accuracy Dalam Perancangan Sistem Informasi Dengan Pendekatan Abc Cycle Counting Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) Aditama , M. Almeyda Putra; Bayu, Erlangga; Novitasari , Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan persediaan merupakan aspekkrusial dalam memastikan kelancaran operasional suatuentitas, khususnya pada gudang barang elektronik. Aktivitasstock take atau penghitungan fisik persediaan menjadikeharusan untuk memastikan ketersediaan barang, meskipunseringkali melibatkan biaya dan waktu yang signifikan.Kontribusi yang paling besar disebabkan oleh kerusakanbarang atau produk sebesar 64%, kemudian salah tempat 29%dan nomor serial yang tidak teridentifikasi sebesar 7%. Salahsatu dampak dari kurangnya kegiatan stock take adalahtingginya jumlah barang elektronik yang rusak. Berdasarkandata yang tercatat, terdapat berbagai barang elektronik dengantotal kerugian sebesar Rp10.289.000, - Pada tugas akhir inidilakukannya pembuatan sistem informasi stock take berbasiswebsite untuk membantu aktivitas stock take pada GudangElektronik FRI. Hal yang diharapkan yaitu dalam membantumengurangi masalah yang terdapat pada proses stock takebarang, berupa pencatatan hasil stock selisih aktual dan stockdi sistem.Kata kunci— Stock take, Shrinkage, Sistem Informasi
Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Pengadaan Material Proyek Pada Perusahaan Manufaktur Dengan Pendekatan Engineering To Order Menggunakan Scor Racetrack Dan Fahp Hendra, Aliffian Gusma; Ridwan, Ari Yanuar; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji keberhasilan dan kegagalan perusahaan manufaktur kereta api, yang menjadi perhatian utama pelanggan yang mengharapkan layanan yang handal dan sesuai. Evaluasi kinerja perusahaan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, menjadi krusial dalam meningkatkan layanan. Studi ini memfokuskan pada PT. XYZ yang menerapkan Engineer-to-Order (ETO), di mana analisis data pengadaan material menyoroti variasi persentase selisih yang perlu diperhatikan. Integrasi SCOR Racetrack dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) diusulkan sebagai strategi pengukuran kinerja yang komprehensif. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan SCOR Racetrack dan FAHP menghasilkan sistem pengukuran kinerja terintegrasi, memungkinkan perusahaan mencapai tujuan strategis. Pengukuran kinerja, terutama dalam pengadaan, membantu meningkatkan Perfect Order Fulfillment (POF) dengan akurasi pengiriman barang mencapai 91% dan akurasi kuantitas pengiriman 90%. Rekomendasi untuk perusahaan termasuk menerapkan rancangan sistem pengukuran kinerja pengadaan yang melibatkan SCOR Racetrack dan Fuzzy AHP. Langkahlangkah seperti pelatihan tim, pemantauan berkala, dan evaluasi proaktif diharapkan dapat meningkatkan POF hingga 81%, memastikan ketepatan dan kualitas pengiriman, serta mencapai hasil optimal dalam konteks manufaktur dengan pendekatan ETO. Kata kunci: SCOR Racetrack, Fuzzy AHP, Kinerja Perusahaan, Engineer-to-Order