Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Identifikasi Bryophyta Di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang Permadani, Karunia Galih; Alifia, Anis Nur; Alamsyah, Muhammad Radian Nur
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.17114

Abstract

Bryophyta merupakan tumbuhan tingkat rendah yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya pada lingkungan lembab seperti Kawasan air terjun. Meskipun keanekaragaman Bryophyta di Indinesia tergolong tinggi, data spesies di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan Bryophyta di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang, serta menganalisis kondisi abiotik yang mendukung pertumbuhannya. Pengambilan data dilakukan pada April 2025 menggunakan metode purposive sampling dengan model line transect sepanjang 10 m pada empat stasiun, masing-masing terdiri dari empat plot berukuran 1×1 meter. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran faktor abiotik (suhu udara, suhu tanah, pH tanah, intensitas cahaya, dan kelembapan), serta identifikasi morfologi menggunakan mikroskop stereo dengan mengacu pada buku Tumbuhan Lumut di Kampus UGM serta didukung oleh aplikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 spesies Bryophyta yang tergolong dalam 5 kelas, 7 ordo, 11 famili, dan 13 genus. Kelas Bryopsida merupakan kelas yang paling mendominasi, dengan struktur morfologi yang adaptif terhadap berbagai substrat. Faktor abiotik lokasi penelitian berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan Bryophyta, yakni suhu udara 25℃, suhu tanah 21℃, pH tanah 5,9, intensitas cahaya 718 LUX, dan kelembapan udara 69,2%. Meskipun demikian, tingkat keanekaragaman spesies tergolong relatif terbatas, yang diduga disebabkan oleh keterbatasan luas area pengambilan sampel dan variasi substrat. Penelitian ini menegaskan pentingnya konservasi habitat alami sebagai tempat tumbuhnya tumbuhan Bryophyta. Kata kunci: Bryophyta, Kedung Kayang, keanekaragaman hayati, faktor abiotik
Identifikasi Keanekaragaman Jenis Mangrove di Kawasan Konservasi Lembupurwo Kabupaten Kebumen Alamsyah, Muhammad Radian Nur; Khairiyah, Davina; Permadani, Karunia Galih
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.17205

Abstract

Kawasan Konservasi Lembupurwo sebagai salah satu kawasan pesisir di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, merupakan kawasan konservasi yang mendukung tumbuhnya keanekaragaman jenis mangrove dan masih memerlukan perhatian dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis mangrove dan menganalisis kondisi vegetasi kawasan mangrove untuk mendukung upaya pelestarian yang ada. Fokus penelitian ini adalah pada klasifikasi taksonomi, morfologi, dan faktor abiotik sebagai pendukung tumbuhnya keanekaragaman mangrove di kawasan pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif menggunakan metode line transek untuk mengidentifikasi jenis mangrove di enam stasiun pengamatan yang kemudian dilakukan tahap analisis data menggunakan rumus indeks keanekaragaman jenis dengan teori Shannon-Wiener (H’) untuk menganalisis tingkat keanekaragaman dan struktur vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 jenis mangrove sejati dan 16 jenis mangrove asosiasi yang berhasil diidentifikasi. Spesies yang mendominasi adalah Rhizophora mucronata Poir. (INP = 0,348). Indeks keanekaragaman vegetasi sebesar 2,519 dengan kategori sedang, hasil tersebut didukung oleh faktor abiotik seperti salinitas, pH, suhu, oksigen terlarut, intensitas cahaya, kelembaban, dan substrat sebagai media tumbuh. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengelolaan Kawasan Konservasi Lembupurwo dengan menyediakan data baseline keanekaragaman mangrove dan rekomendasi pengendalian faktor abiotik untuk meningkatkan upaya pelestarian ekosistem pesisir secara berkelanjutan. Kata kunci : Identifikasi, Mangrove, Lembupurwo
Integrating Community Outreach into Next Generation Science Standards for Prospective Science Teachers' Sustainable Climate Action Skills Parmin; Jabbar, Abdul; Rahayu, Endah Fitriani; Pamelasari, Stephani Diah; Sukmawati, Ika; Alamsyah, Muhammad Radian Nur
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i4.30121

Abstract

Human behavior that impacts climate change is increasingly out of control, which is very worrying for the survival of future generations. The weak climate-action skills of prospective science teachers, along with their daily activities that have the potential to cause climate change, need to be addressed. This study aims to integrate community outreach into the three dimensions of the Next Generation Science Standards so that prospective science teachers are skilled at preventing climate change. This study uses a mixed-methods embedded experimental design with a quasi-experimental component. Community outreach is integrated into the three dimensions of NGSS to develop the climate action skills of prospective science teachers by learning from community habits for climate change prevention practices. The study results showed that prospective science teachers are increasingly skilled at preventing climate change by planting trees and sorting organic and inorganic waste, thereby demonstrating economic potential. Integrating community outreach into the three dimensions of NGSS is a new strategy to prepare prospective teachers who are aware of being agents of sustainable climate change prevention.