p-Index From 2021 - 2026
1.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Septiani, Deva Eka
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pekarangan sebagai Sumber Pangan Keluarga di Wilayah Desa Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang Bushron, Raushanfikr; Mahardika, Muhammad Wisnu; Arifanty, Revina Devi; Septiani, Deva Eka
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.02.05

Abstract

ahan pekarangan di sekitar rumah hunian merupakan asset keluarga yang mudah diakses untuk beragam pemanfaatan, termasuk untuk memproduksi beragam jenis tanaman pangan, seperti sayuran dan buah-buahan. Lahan pekarangan secara tradisional telah dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman sayuran dengan aneka teknologi, termasuk tanaman pot, polybag, hidroponik, dan vertikultur. Kegiatan ini dilakukan di wilayah Desa Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang untuk menganalisis beragam teknologi pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam tanaman sayuran dan tanaman hias. Kegiatan ini menggunakan metode survei lapangan di lahan-lahan pekarangan milik warga masyarakat untuk mengamati teknik-teknik budidaya tanaman pekarangan dan mewawancarai pemilik lahan pekarangan. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, seperti menanam tanaman buah, sayuran, rempah, obat-obatan dan tanaman hias. Beberapa teknologi budidaya tanaman yang dilakukan warga masyarakat adalah teknologi Pot atau Verttikultur dengan media tanam campuran tanah atau hidroponik. Warga Masyarakat umumnya sudah memahami dan memanfaatkan lahan pekarangannya untuk budidaya berbagai jenis tanaman sayuran, buah, obat-obatan, bumbu dapur, dan tanaman hias. Beragam teknik penanaman pot dan vertikultur dapat ditemukan di lingkungan pemukiman warga masyarakat. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah pemanfaatan media tanam campuran yang dapat dimanfaatkan sec ara berulang (daur ulang) dan pemilihan jenis tanaman sayuran yang berumur pendek dan dapat ditanam dan dipanen setiap waktu.
Aplikasi Kapur Pertanian melalui Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Memperbaiki Kualitas Tanah Berpasir Masam Zona Perakaran di Kebun Kopi Rakyat Safira, Nabila; Alfathin, Syifa Chairani; Soemarno, Soemarno; Ramadhani, Muhammad Hibatullah; Aulia, Sitti Salma; Septiani, Deva Eka
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.02.08

Abstract

Tanaman kopi (Coffea sp.) memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat pedesaan. Kebun kopi rakyat menempati areal yang sangat luas, kondisinya sangat beragam dan produktivitasnya masih rendah. Kondisi tanah berpasir masam yang miskin unsur hara diduga menjadi  kendala utama rendahnya produktivitas kopi rakyat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh aplikasi kapur dalam lubang resapan biopori (LRB 40 cm) terhadap karakteristik tanah topsoil dan subsoil di kebun kopi rakyat di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Penelitian lapangan melibatkan tujuh perlakuan, yaitu P0(Kontrol tanpa LRB), BK(LRB Kosong), KP1(LRB + AgLime dosis 1 ton ha-1), KP2 LRB + AgLime dosis 2 ton ha-1), KP3 LRB + AgLime dosis 3 ton ha-1), KP4 (LRB + AgLime dosis 4 ton ha-1), KP5 (LRB + AgLime dosis 5 ton ha-1). Setiap perlakuan diulang empat kali dalam rancangan acak kelompok. Petak perlakuan berukuran 12m x 12 m berisi 25 tanaman kopi dengan jarak tanam 3m x 3m, tiga tanaman kopi sampel berada di tengah petak , pada setiap tanaman sampel ini dipasang empat LRB. Pengamatan dilakukan 5 bulan setelah aplikasi (BSA) meliputi pH tanah, C-organik, N-total dan P-tersedia, Kadar P-daun, N-daun, klorofil daun dan produksi kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kapur pertanian di lubang resapan biopori (LRB) dapat memperbaiki kualitas tanah dengan indikator peningkatan relatif kandungan C-organik sebesar 25.80 %, N-total sebesar 33.33 % dan P-Bray1 sebesar 34.51 % pada kedalaman tanah 0-60 cm dibandingkan kontrol.  Aplikasi kapur pertanian di LRB juga meningkatkan produksi kopi sebesar 40-45% dibandingkan kontrol.  Produksi tanaman kopi (Y) berhubungan erat dengan kandungan P-tersedia (0 – 20 cm) (X1), C-organik (20 – 40 cm) (X2), P-tersedia (40 – 60 cm) (X3), P-daun (X4) dan kandungan klorofil (X5) dengan urutan kontribusi pengaruh terhadap produksi kopi :  X1 > X3 > X4 > X2 > X5. 
Pupuk Kandang Kambing dalam Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Memperbaiki Ketersediaan Fosfat Tanah Berpasir di Kebun Kopi Rakyat Alfathin, Syifa Chairani; Ramadhani, Muhammad Hibatullah; Septiani, Deva Eka; Mahardika, Muhammad Wisnu; Ifadah, Nisfi Fariatul; Hanuf, Atiqah Aulia
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2022.003.01.04

Abstract

Rata-rata produktivitas kopi rakyat sangat rendah dan beragam. Kesuburan tanah berpasir yang miskin fosfat dianggap sebagai salah satu kendala utama yang membatasi produktivitas kopi. Upaya yang dapat dilakukan adalah aplikasi pupuk kandang kambing ke zona perakaran tanaman kopi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh aplikasi pupuk kandang kambing melalui LRB terhadap ketersediaan fosfat tanah dan kinerja tanaman kopi. Penelitian dilakukan di kebun kopi rakyat di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Perlakuan dosis pupuk kandang kambing adalah 0, 5, 10,15 dan 20 ton.ha-1 yang diaplikasikan melalui LRB 40 cm. Setiap perlakuan diulang empat kali dalam Rancangan acak kelompok (RAK). Pengamatan dilakukan lima bulan setelah aplikasi, meliputi pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, N-daun, P-daun, klorofil daun dan hasil buah kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi pupuk kandang kambing melalui lubang resapan biopori (BIH) meningkatkan kandungan C organik tanah sebesar 26% dan P-Bray 1 sebesar 35% pada kedalaman tanah 0-60 cm, dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Perlakuan ini juga meningkatkan hasil kopi sekitar 45% dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Ada hubungan linear berganda antara hasil kopi (Y) dengan kandungan P-tersedia topsoil (X1), kandungan P-tersedia subsoil (X3),  kandungan P-daun kopi (X4), kandungan C-organik subsoil (X2), dan kandungan klorofil daun kopi (X5), dengan urutan besarnya kontribusi pengaruh terhadap hasil kopi: X1 > X3 > X4 > X2 > X5.
Serasah Kebun Untuk Memperbaiki Kesuburan Tanah Berpasir Di Kebun Kopi Rakyat Tadah Hujan Ifadah, Nisfi Fariatul; Faradilla, Santi; Soemarno, Soemarno; Safira, Nabila; Septiani, Deva Eka
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.01.02

Abstract

Tanah berpasir di perkebunan kopi rakyat memiliki kendala tanah utama berupa rendahnya kandungan C-organik dan rendahnya kapasitas tukar kation (KTK). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian serasah kebun pada tanah berpasir perkebunan kopi rakyat terhadap kandungan C organik dan KTK tanah.Penelitian inkubasi tanah menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan dan empat kali ulangan. Faktor pertama adalah sampel tanah (Topsoil dan Subsoil), faktor kedua adalah dosis serasah (0, 5, 10, 20 ton.ha-1). Penelitian dilakukan di rumah kaca selama 16 minggu, pengamatan tanah meliputi pH tanah, kandungan C-organik, KTK tanah, kandungan N total, P tersedia dan K tersedia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serasah kebun (dosis serasah setara dengan 20 ton.ha-1) pada tanah lempung berpasir dari perkebunan kopi rakyat dapat meningkatkan nilai KTK dan kandungan bahan organik tanah topsoil dan subsoil.
Pemanfaatan Pupuk Kandang Sapi Untuk Meningkatkan Kemampuan Tanah Berpasir Menyimpan Air Di Kebun Kopi Rakyat Septiani, Deva Eka; Aulia, Siti Salma; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.01

Abstract

Tanah berpasir di kebun kopi rakyat mempunyai kemampuan sangat rendah untuk menyimpan air, sehingga sering terjadi cekaman air pada tanaman kopi di musim kemarau dengan dampak serius pada produktivitas tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahgui efek pupuk kandang sapi terhadap peningkatan kapasitas air tersedia (KAT) tanah berpasir (topsoil dan subsoil) yang diambil dari kebun kopi rakyat di Desa Bambang, Wajak.  Penelitian inkubasi tanah selama 16 minggu di rumahkaca Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan kombinasi, yaitu tanah berpasir dengan dua kedalaman (K1: 0-30 cm, K2: 30-60 cm), dikombinasikan dnegan tiga dosis pupuk kandang sapi (D0: 0 ton.ha-1; D1: 10 ton.ha-1, D2: 20 ton.ha-1, D3: 30 ton.ha-1), setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi hingga dosis setara 30 ton.ha-1 ke tanah berpasir (topsoil dan subsoil) dapat menurunkan bobot isi (BI) tanah, meningkatkan porositas tanah, meningkatkan kadar air pF 2,5, pF 4,2 dan kapasitas air tersedia (KAT). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi dapat meningkatkan nilai KAT (atau pF 2.5 – pF 4.2) tanah berpasir yang diambil dari lapisan atas (topsoil) dan lapisan bawah (subsoil) di kebun kopi rakyat.
Asam Humat untuk Membenahi Tanah Inceptisol dari Kebun Kopi Rakyat, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang Putri, Rr. Audry Alivianisha; Pramesti, Gitri Ardia; Septiani, Deva Eka; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi asam humat terhadap sifat tanah (pH, KTK, C-Organik dan P-tersedia) topsoil dan subsoil tanah inseptisol dari kebun kopi rakyat.   Penelitian ini dilaksanakan dari Oktober 2023 hingga Maret 2024. Pengambilan sampel tanah inseptisol dilakukan di kebun kopi rakyat di wilayah Karangploso, kabupaten Malang.  Percobaan inkubasi tanah di rumah kaca menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan dan empat ulangan. Kombinasi perlakuan tersusun atas faktor I Contoh tanah (yaitu topsoil dan subsoil) dan faktor II Dosis asam humat (yaitu 0, 500, 1000, dan 2000 ppm). Percobaan inkubasi berlangsung 16 minggu dan pengamatan meliputi tekstur tanah, pH tanah, kandungan C-organik, KTK tanah dan kandungan P-tersedia (P-Bray I). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) aplikasi asam humat dapat memperbaiki karakteristik topsoil dan subsoil tanah inseptisol dari kebun kopi rakyat; (2) aplikasi asam humat berpengaruh signifikan terhadap berat kering tanaman dan serapan P tanaman jagung umur 16 minggu.