Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Effect of Public Exercise on Increasing Breast Milk Production in Post Partum Mothers in Puskesmas Tanjung Tiram Basyariah Lubis
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.209 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i1.956

Abstract

In Indonesia, there are many postpartum mothers who cannot exclusively breastfeed for 6 months due to decreasing milk production, causing mothers to give formula milk. Meanwhile, efforts to increase breast milk production can be obtained apart from using green vegetables, but also through Postpartum Gymnastics. This research is a quasi-experimental research method with the design used in this study using One group pre-test and post-test. The study was conducted at the Tanjung Tiram Health Center, Batu Bara Regency 2021. The study population was 30 people, with a sample of 15 respondents. The sampling technique used was non-probability sampling with incidental sampling. Data analysis used univariate analysis, bivariate analysis with Paired Sample t-test to determine differences in breast milk production before and after postpartum exercise. Based on the results of data analysis, t count = 18.52, with df = 14 and (5%) obtained t table = 2.042. It turns out that t count more than t table (18.52 more than 2.042), meaning that Ho is rejected, and Ha is accepted. This means that there is an increase in breast milk production after postpartum exercise for postpartum mothers at the Tanjung Tiram Health Center, Batu Bara Regency 2021. It is recommended that health workers are expected to provide health education to postpartum mothers about the benefits and proper techniques of postpartum exercise so as to increase the coverage of exclusive breastfeeding.Abstrak: Di Indonesia terdapat banyak ibu nifas yang tidak dapat menyusui secara eksklusif selama 6 bulan dikarenakan produksi ASI yang semakin menurun sehingga menyebabkan ibu memberikan susu formula. Sedangkan upaya untuk memperbanyak produksi ASI selain diperoleh dengan memanfaatkan sayur sayuran hijau juga dapat melalui Senam Nifas. Penelitian ini adalah penelitian metode Quasi Eksperimental dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan One group pretest and post test. Penelitian dilakukan di Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara 2021. Populasi penelitian sebanyak 30 orang, dengan jumlah sampel 15 responden. Teknik pengambilan besar sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan acidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan Paired Sample t-test untuk mengetahui perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan senam nifas. Berdasarkan hasil analisa data didapatkan t hitung = 18.52, dengan df =14 dan ? (5%) didapatkan t table = 2.042. Ternyata t hitung lebih dari t table (18.52 lebih dari 2.042), berarti Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan produksi ASI setelah dilakukan senam nifas pada ibu post partum di Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara 2021. Disarankan petugas kesehatan diharapkan memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu nifas tentang manfaat dan teknik Senam Nifas yang tepat sehingga meningkatkan cakupan ASI Eksklusif.
The Effect Of Soaking In Warm Water With Aromatic Ginger For Edema In Pregnant Mothers Titin Novayanti Dey; Basyariah Lubis; Siti Sarah Bintang
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v5i1.1323

Abstract

During pregnancy, there are changes in pregnant women both physically and psychologically that often make pregnant women feel uncomfortable. Swelling in the legs is one of the pregnancy discomforts that pregnant women often complain about and 80% is found in third trimester pregnant women. The purpose of this study was to determine the effect of foot soaking using warm water mixed with kencur on edema in pregnant women. The research method uses a Quasi Experiment with One Group Pretest-Posttest Design without a control group. The research site was at Karang Anyar Health Center in 2022, the research was carried out in May - June. The population was 57 pregnant women, the sampling technique used purposive sampling where the samples were taken in accordance with predetermined inclusion criteria. The sample in this study amounted to 12 third trimester pregnant women who were given an intervention in the form of foot soaking using warm water mixed with kencur for 5 consecutive days. The data obtained are based on primary and secondary data. Data analysis is the Paired Sample T-Test. The results showed that there was a decrease in the level of pitting edema from pre-intervention to post-intervention, namely a decrease from grade II to grade I as many as 8 people (66.6%) with p <0.05 (p = 0.003). The conclusion is that there is an effect of soaking the feet using warm water mixed with kencur on leg edema in pregnant women.
Hubungan posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani Achmad Rifai; Basyariah Lubis; Fadlilah Widyaningsih; Delita Panjaitan
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i1.3361

Abstract

Petani rentan mengalami keluhan muskuloskeletal karena beban kerja yang berat dan posisi kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 39 orang petani. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Untuk mengukur keluhan MSDs menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dari variabel posisi kerja dan keluahan muskuloskeletal. Uji Chi Square dilakukan untuk mengetahui hubungan posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal, serta menghitung nilai ukuran asosiasi PR (prevalensi ratio). Dari hasil uji statistik terlihat bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,017; PR=2,7; 95%CI 1,023-7,389). Responden dengan posisi kerja tidak ergonomis 2,7 kali kecenderungannya mengalami keluhan muskuloskeletal dibanding posisi kerja yang ergonomis.
SOSIALISASI MINUMAN KUNYIT ASAM SEBAGAI TERAPI PENURUNAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Ika Nur Saputri; Dwi Handayani; Basyariah Lubis; Irma Nurianti; Sri Melda Bangun; Jurpia Yasara
Jurnal Antara Abdimas Kebidanan Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Antara Abdimas Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.121 KB) | DOI: 10.37063/pengmas.v4i2.601

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pada wanita yang normal setiap bulan akan mengalami menstruasi. Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina akibat pelepasan jaringan endometrium karena tidak ada sel telur yang matang yang dibuahi oleh sperma. Banyak perempuan yang mengalami masalah menstruasi walaupun pada dasarnya menstruasi merupakan proses yang alami. Salah satu masalah menstruasi yang sering terjadi adalah nyeri menstruasi atau dismenorea. Dismenorea adalah terjadinya nyeri di bagian panggul selama menstruasi dan produksi prostaglandin. Dismenorea pada umumnya dimulai sejak mengalami menstruasi pertama (menarchea). Pemberian minuman asam jawa merupakan salah satu penatalaksanaan nyeri menstruasi secara non farmakologis. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada remaja putri. Persiapan pertama yang dilakukan sebelum terjun kelapangan yaitu mendiskusikan materi yang akan disosialisasikan kepada remaja putri. Persiapan selanjutnya membuat spanduk yang mempermudah proses sosialisasi. Hasil: Minuman kunyit asam terbukti dapat menurunkan nyeri menstruasi pada remaja putri. Kesimpulan: Minuman kunyit asam dapat diolah sebagai obat untuk menurunkan nyeri menstruasi. Selain itu hasil olahan minuman kunyit asam ini bisa dijual agar menghasilkan pendapatan bagi remaja putri
The Effect Of Abdominal Stretching Exercises On The Intensity Of Menstrual Pain (Dysmenorrhea) In Young Woman In Adolescent Women Novita Br Ginting Munthe; Iskandar Markus Sembiring; Basyariah Lubis; Riri Safitri
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v5i2.1664

Abstract

Dysmenorrhea is pain that occurs during menstruation and is often experienced by adolescents. Reduced pain can interfere with the daily activities of teenagers. Based on an initial survey conducted by researchers at SMK AL-Washliyah 9 Perbaungan on 6 students, the researchers conducted interviews with students who were experiencing dysmenorrhea, often asking permission to go to the UKS room and even going home because of the pain caused by dysmenorrhea which greatly interfered with the learning process and activities other. To overcome this, one of the non-pharmacological alternatives is Abdominal Stretching exercises that can provide a relaxing effect, so that it can be used to treat pain during menstruation. The purpose of this study was to determine whether or not there was a decrease in pain intensity in adolescent girls before performing Abdominal Stretching exercises and after Abdominal Stretching exercises. This type of research is pre-experimental in one group (one group pre-test and post-test). The sample of this study was taken by purposive sampling technique, namely sampling based on specified criteria. The sample in this study amounted to 22 people. This research was conducted in June 2022. Data analysis used the Saphiro Wilk test. The research instrument used was a pain observation sheet, namely the Numeric Rating Scale (NRS). The results showed that the average pain scale before treatment was 2.59 then reduced to 1.50 after the Abdominal Stretching exercise was performed. The calculated Z value is 4.233 and the p-value is 0.000, thus p-value<? (0.000<0.05). This shows that there is a significant difference in the dysmenorrhea pain scale of adolescent girls before and after the Abdominal Stretching exercise.
Relationship Between Mother Characteristics and Parental Feeding Style with Stunting Incidence in Children Under Children Adela Sari Lubis; Basyariah Lubis
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v5i2.1514

Abstract

In 2013, UNICEF stated that 1 in 3 toddlers was stunted. UNICEF data for 2013 states that stunting in Indonesia is predicted to be 7.8 million children under five. This incident places Indonesia in the top 5 countries with the largest number of stunting toddlers in the world. This research aims to analyze the relationship between maternal characteristics and parenting style of feeding with the incidence of stunting. An analytical survey with a cross-sectional approach was chosen in this research. The research was conducted in Palusibaji Village, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency in 2022. The population in this study were all mothers who had 56 toddlers and the sampling technique was accidental sampling with a sample of 34 people who were tested using the Chi-Square test at ? = 5%. The research results from the data obtained and based on bivariate analysis, it was concluded that the variables of early breastfeeding initiation (p=0.01), complete basic immunization (p=0.01), and parenting style (p=0.001) are related to the incidence of stunting in toddlers. Analysis of multiple logistic regression tests is parenting style p = 0.003 with a value of Exp (B) = 1.615, which means that parenting styles in good feeding is 1.615 likely not to experience stunting compared to bad parenting styles with stunting events. Conclusion of the study Children who are cared for by parents will find it easier to monitor nutritional intake, feeding patterns, stimulus, and children's activities because parents, especially mothers, care about their children's needs.
PENYULUHAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 Sri Wulan; Rahmad Gurusinga; Novita Br Ginting Munthe; Basyariah Lubis; Iskandar Markus
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.205 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v1i1.707

Abstract

Covid-19 merupakan salah satu jenis virus dan penyakit yang saat ini sedang mewabah atau pandemik, setiap harinya terjadi peningkatan jumlah kasus dengan cukup pesat penyakit ini juga sudah menyebar hampir diseluruh negara. Risiko kematian yang tinggi secara global terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia) diatas 50 tahun. Hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 100.000 juta penduduk dunia dan sekitar 4.000 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan protokol kesehatan dan menambah pengetahuan serta merubah sikap lansia tentang pencegahan covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan lembar observasi dan kuisioner tentang pencegahan covid-19. Dari hasil kegiatan yang dilakukan lansia sangat antusias menyambut kegiatan ini. Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan lansia dapat bertambah dan merubah sikap sehingga dapat memetahui protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan dapat menurunkan kasus covid-19.
PENYULUHAN PENGOLAHAN BAHAN SUSU DAN MENTEGA UNTUK PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA Sri Wulan; Novita Br Ginting Munthe; Basyariah Lubis; Iskandar Markus; Rahmad Gurusinga
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.686 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v1i2.900

Abstract

Memiliki anak yang sehat, cerdas dan bergizi merupakan dambaan setiap orang tua, tetapi di zaman sekarang ini masih ada anak di bawah umur lima tahun yang mengalami gangguan gizi, di mana anak balita merupakan salah satu kelompok resiko tinggi sehingga Pemebrian nutrisi merupakan hal yang sangat penting untuk proses pertumbuhan balita dan ibu merupakan salah satu orang yang paling berperan dalam memenuhi nutrisi bagi keluarga sehingga sangat penting bagi ibu untuk mengetahui pemenuhan nutrisi bagi balita. Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan ibu tentang pengolahan bahan susu dan mentega terhadap berat badan balita dengan mengimplementasikan secara langsung kepada ibu-ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan kegiatan dengan mengguankan lembar observasi dan kuisioner tentang pengolahan bahan susu dan mentega. Dari hasil kegiatan yang dilakukan ibu-ibu yang memiliki balita sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan ibu-ibu dapat bertambah terutama dalam penuhan nutrisi pada balita.
SOSIALISASI KOMPRES DINGIN DAUN KUBIS DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PAYUDARA Ika Nur Saputri; Raini Panjaitan; Novita Br Ginting Munthe; Basyariah Lubis; Irma Nurianti; Yuni Adelia; Sri Melda Br. Bangun
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.153 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v1i2.916

Abstract

Breastfeeding problems that often arise in the postpartum period are breast engorgement or also called breast milk dams. Cabbage leaf cold compress can have an effect in reducing the intensity and swelling of the breast, cabbage leaf contains sinigrin (allylisothiocyanate) rapine, mustardoil, magnesium, oxylate, sulfur and has antibiotic, anti-irritating, and anti-inflammatory properties. The content in cabbage leaves can help increase blood flow to the area of ​​swelling, and expand capillary networks so that it has properties that can be used to reduce swelling and inflammation of the breast so that it affects the smoothness of milk. This community service is carried out on postpartum mothers. The first preparation before going into the field was discussing the material that would be socialized to postpartum mothers. The next preparation is making banners that facilitate the socialization process. Cabbage leaf cold compresses are proven to reduce breast pain. Cabbage leaves contain sulfur and antibiotic properties that can reduce the pain of breast engorgement and reduce inflammation in the breast. In addition, processed cabbage leaves can be sold to generate income for postpartum mothers.
EDUKASI PEMBERIAN MP – ASI AWAL PADA IBU MENYUSUI Basyariah Lubis; Ika Nur Saputri; Ronny Ajartha
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.423 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v1i2.932

Abstract

Diare menjadi penyebab 1.5 juta kematian anak di dunia, 80% dari kasus tersebut adalah anak berusia dibawah dua tahun. Presentase yang cukup mencengangkan, dalam sehari ada sekitar 460 balita meninggal karena diare. Angka kejadian diare si sebagian besar wilayah Indonesia hingga saat ini masih tinggi. Berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa diare mempunyai prevalensi yang sangat tinggi mempunyai andil yang besar dalam meningkatkan angka kematian balita di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan desain cross sectional (potong lintang). Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara Tahun 2021. Populasi penelitian sebanyak 40 orang, pengambilan sampel dilakukan secara total (total sampling). Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan chi-square. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square, diperoleh hasil perhitungan p value = 0,000 < 0,05, maka Ha diterima, kesimpulannya ada hubungan usia awal pemberian MP – ASI pada bayi dengan kejadian diare di wilayah kerja puskesmas Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara. Disarankan bagi petugas diharapkan dapat memberikan informasi kepada kader tentang hal diare dan pemberian makanan pendamping ASI. Kader diharapkan untuk mengingatkan cara dan waktu yang tepat pemberian makanan pendamping ASI selama posyandu.