Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN PERSONAL IDENTIFICATION NUMBER PADA APLIKASI JASA TITIP BERBASIS WEB Ramona sari; Pretti Ristra; Mansur Mansur
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.16838

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi sistem berbasis web dalam mendukung pengelolaan transaksi yang lebih efektif dan terstruktur. Salah satu layanan yang mengalami pertumbuhan adalah jasa titip (jastip), namun dalam praktiknya masih banyak pelaku usaha yang mengelola pesanan dan transaksi secara manual tanpa sistem keamanan tambahan. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan proses transaksi, serta meningkatnya risiko penyalahgunaan akun dan data pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan Personal Identification Number (PIN) pada aplikasi jasa titip berbasis web sebagai upaya meningkatkan keamanan transaksi dan kepercayaan pengguna. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan dukungan basis data MySQL. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa penerapan sistem keamanan PIN mampu memberikan perlindungan tambahan pada proses transaksi, mencegah akses tidak sah, serta membantu pelaku UMKM dalam mengelola data produk dan transaksi secara lebih aman dan terstruktur
PENERAPAN KEAMANAN TWO FACTOR-AUTHENTICATION (2FA) PADA APLIKASI PEMESANAN PERCETAKAN PEMUDA GRAFIKA BERBASIS MOBILE Juliyono Juliyono; Rezki Kurniati; Pretti Ristra
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.17063

Abstract

Perkembangan teknologi mobile mendorong meningkatnya pemanfaatan aplikasi berbasis smartphone dalam mendukung aktivitas bisnis, termasuk di bidang percetakan. Namun, sistem pemesanan di Percetakan Pemuda Grafika masih dilakukan secara manual melalui kunjungan langsung atau komunikasi via WhatsApp dan telepon. Kondisi ini menyebabkan pelanggan kesulitan memperoleh informasi lengkap mengenai jenis layanan, harga produk, serta estimasi waktu pengerjaan, karena harus berkomunikasi satu per satu dengan admin. Selain itu, pelanggan tidak dapat memantau status pesanan secara langsung sehingga menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan dalam proses pemesanan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi pemesanan percetakan berbasis mobile yang menampilkan katalog layanan secara lengkap serta dilengkapi dengan sistem keamanan Two-Factor Authentication (2FA) menggunakan One-Time Password (OTP). Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototyping dengan melibatkan umpan balik pengguna secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu menyajikan informasi layanan secara jelas, memudahkan proses pemesanan, menyediakan pemantauan status pesanan secara real-time, serta penerapan 2FA berbasis OTP mampu meningkatkan keamanan proses login pengguna
ANALISIS TINGKAT KESADARAN MAHASISWA TERHADAP KEAMANAN INFORMASI MELALUI SIMULASI SERANGAN EMAIL PHISHING MENGGUNAKAN GOPHISH Putri Nuranisa; Nurmi Hidayasari; Pretti Ristra
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17410

Abstract

Email phishing masih menjadi salah satu ancaman utama dalam keamanan informasi dan sering memanfaatkan rendahnya kewaspadaan pengguna, termasuk mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi. Permasalahan yang muncul adalah masih terbatasnya penelitian yang mengukur tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap phishing berdasarkan perilaku nyata pengguna melalui simulasi serangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap keamanan informasi melalui simulasi serangan email phishing menggunakan GoPhish. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menerapkan simulasi serangan email phishing kepada mahasiswa sebagai responden. Simulasi dilakukan menggunakan GoPhish untuk mengirimkan email phishing dan mencatat respons responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 email phishing yang dikirimkan, sebanyak 87 email dibuka (90,6%), 72 responden melakukan klik pada tautan phishing (75,0%), dan 68 responden melakukan pengiriman data melalui landing page (70,8%). Berdasarkan indikator non-klik, tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap serangan phishing sebesar 25%, sedangkan tingkat kerentanan mencapai 75%. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap keamanan informasi masih tergolong rendah, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan sosialisasi terkait ancaman phishing di lingkungan akademik.
Gamified Language Learning Applications: Enhancing Motivation and Speaking Skills of First-Semester Informatics Engineering Students at Politeknik Negeri Bengkalis Desi Wahana; pretti Ristra
Juliet Vol 7 No 1 (2026): JULIET Volume 7 Number 1
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/juliet.v7i1.8222

Abstract

This study investigates the impact of gamified language learning applications on the motivation and speaking skills of first-semester Informatics Engineering students at Politeknik Negeri Bengkalis. Using a quasi-experimental design with 60 participants, the study compared an experimental group using gamified apps like ELSA Speak and Duolingo against a control group following conventional methods. Quantitative data from pretests and posttests were analyzed using independent-sample t-tests, while qualitative insights were gathered through structured questionnaires. The results revealed a transformative effect: the experimental group achieved significantly higher t-test scores in motivation (t=8.76, p<0.001) and speaking proficiency (t=9.12, p<0.001) compared to the control group. These findings were reinforced by a "Very High" perception score of 4.58 in the experimental group, contrasted with the control group’s moderate score of 3.16. Gamification elements such as leaderboards and immediate feedback effectively satisfied students' psychological needs for competence and autonomy, while providing a "safe space" that reduced speaking anxiety. The study concludes that gamified tools are a superior pedagogical tool for technical students, offering a strong empirical basis for integrating digital pedagogies into the English for Specific Purposes (ESP) curriculum to foster more engaging and effective learning experiences.
Pelatihan Fun English Learning with Free Mobile Applications di Desa Penampi Kecamatan Bengkalis Desi Wahana; Agnes Arum Budiana Agnes Arum Budiana; Pretti Ristra Pretti Ristra
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/7rw5f522

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan semangat belajar bahasa Inggris warga Desa Penampi dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran gratis berbasis mobile. Dalam pelatihan, beberapa aplikasi seperti Duolingo, Cake English, Hello English, Kahoot, dan BBC Learning English diperkenalkan. Aplikasi-aplikasi ini memiliki fitur yang interaktif dan mudah digunakan. Peserta diajak untuk mengenal, mengunduh, serta langsung mencoba menggunakan aplikasi tersebut dalam proses belajar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta dan terjadi peningkatan motivasi belajar karena metode yang menyenangkan, fleksibel, dan menggunakan teknologi. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kebiasaan belajar mandiri serta meningkatkan kemampuan digital masyarakat dalam menghadapi tantangan di dunia global.
RANCANG BANGUN SISTEM PENCATATAN DATA OBAT BERBASIS WEBSITE PADA GUDANG FARMASI PUSKESMAS MESKOM Nauval Fatur Rahman; Mansur Mansur; Pretti Ristra
Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/sistek.v7i2.2414

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang sangat penting di Indonesia, berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat tingkat pertama. Salah satu aspek penting dalam operasional Puskesmas adalah pengelolaan obat, yang mencakup seluruh kegiatan dari perencanaan hingga pelaporan. Pengelolaan obat yang baik sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan obat yang tepat dan mendukung tercapainya tujuan kesehatan. Namun, di Puskesmas Meskom, pencatatan dan pelaporan data obat masih dilakukan secara konvensional menggunakan Microsoft Excel dan pencatatan manual, yang mengakibatkan proses pencarian data dan pembuatan laporan menjadi lambat, tidak akurat, dan memakan waktu. Berdasarkan hasil observasi, petugas pengelola obat di Puskesmas Meskom juga mengungkapkan kesulitan dalam menyampaikan laporan stok obat ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pencatatan data obat berbasis website di Gudang Farmasi Puskesmas Meskom. Sistem ini akan menyimpan data dalam bentuk elektronik yang memudahkan pencarian, pengelompokan, dan pembuatan laporan. Diharapkan dengan penerapan sistem ini, proses pengelolaan data obat di Puskesmas Meskom akan menjadi lebih efisien, akurat, dan mempermudah petugas dalam menyampaikan laporan tepat waktu.
EVALUATING EDLINK’S IMPACT ON ENGLISH LANGUAGE TEACHING FOR VOCATIONAL STUDENTS Pretti Ristra; Agnes Arum Budiana; Desi Wahana; Aprizawati Aprizawati
TELL - US JOURNAL Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2025.v11i3.9660

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemanfaatan platform Edlink terhadap kualitas pengajaran Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bengkalis, dengan fokus pada aspek produk dari model evaluasi CIPP. Penelitian ini melibatkan 60 mahasiswa vokasi dan 3 dosen Bahasa Inggris yang secara aktif menggunakan Edlink dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 75% mahasiswa merasa bahwa penggunaan Edlink bermanfaat dalam pembelajaran Bahasa Inggris mereka, terutama dalam meningkatkan pemahaman materi dan manajemen waktu. Para dosen juga melaporkan adanya peningkatan efisiensi pengajaran serta keterlibatan mahasiswa. Uji t berpasangan menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada performa Bahasa Inggris mahasiswa (t = 3,45, p = 0,002). Temuan kualitatif juga mengungkapkan persepsi positif dan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti keandalan sistem dan pelatihan pengguna. Secara keseluruhan, Edlink memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pengajaran Bahasa Inggris, meskipun dukungan teknis berkelanjutan dan pengembangan literasi digital tetap diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya.Kata kunci: Edlink, Mahasiswa Vokasi, Pengajaran Bahasa Inggris,  AbstractThis study investigates the impact of Edlink utilization on the quality of English Language Teaching (ELT) at Politeknik Negeri Bengkalis, focusing on the product aspect of the CIPP evaluation model. The research involved 60 vocational students and 3 English lecturers who actively use Edlink in teaching and learning. Data were collected through structured questionnaires and semi-structured interviews to evaluate students’ learning outcomes, teaching effectiveness, and overall satisfaction with the platform. Quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistics via SPSS, revealing that 75% of students perceived a positive impact of Edlink on their English proficiency, with a statistically significant improvement in student performance (t = 3.45, p = 0.002). Qualitative findings from interviews indicated that students appreciated Edlink’s flexibility and ease of access, although technical limitations and inconsistent usage behavior were noted. Lecturers reported improved instructional management but emphasized the need for better system integration and training. Overall, the study concludes that Edlink contributes positively to ELT quality but requires continuous improvement and institutional support to maximize its potential in vocational education. Keywords: Edlink, ELT, Vocational Students
Implementasi Sistem Server Lokal Tanpa Kuota untuk Penyediaan Materi Edukasi di Lingkungan Terbatas Akses Internet pada SMKN 1 Bantan Nur Ilham. A; Agus Tedyyana; Pretti Ristra
SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober: Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/saber.v3i4.3243

Abstract

Limited internet access in remote areas remains a major obstacle to equitable digital education in Indonesia. This situation significantly impacts student and teacher accessibility to digital learning resources, which are increasingly becoming a necessity in 21st-century learning. One way to address this obstacle is to provide alternative technology infrastructure that does not rely on external internet connections. This study aims to implement and evaluate a local server system without a quota at SMKN 1 Bantan as a solution for providing educational materials in environments with limited network coverage. The local server system is designed to store various learning content, including text, video, and interactive modules, which can then be accessed through the school's internal network. This mechanism allows students and teachers to access materials more quickly and stably, free from quota limitations and dependence on commercial internet networks, which are often slow or unavailable. The implementation results indicate that the local server is able to improve the accessibility and speed of distribution of learning materials. Teachers can easily upload teaching materials, while students can access them anytime through devices connected to the school network. Surveys conducted with students and teachers also indicate a high level of satisfaction with this system. They assessed that local servers facilitated the teaching and learning process, supported student independence, and reduced technical barriers that often arose due to weak internet connections. Furthermore, this study emphasized the importance of utilizing appropriate technology in educational settings in remote areas. Implementing local servers without quotas proved to be a relatively inexpensive, easy-to-manage, and sustainable solution to support equitable digital education.