Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung Bahrul Falah; Amr Al Usaidi; Meisanti Meisanti
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4t09m738

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masyarakat di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung ditandai dengan tidak adanya praktik pemilahan sampah dan tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam kegiatan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan serta pembuatan pupuk organik. Program dilaksanakan melalui empat tahapan terintegrasi yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Peserta terdiri dari ibu rumah tangga dan petani sebagai kelompok sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya pemilahan sampah yang diukur melalui pre-test dan post-test. Pelatihan pembuatan kompos dan pupuk organik memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Pendampingan selama kurang lebih satu hingga dua bulan memastikan keberlanjutan praktik yang telah dipelajari. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan perilaku positif dalam pengelolaan sampah dan penurunan bertahap penggunaan pupuk kimia oleh petani peserta. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan dapat menciptakan perubahan perilaku lingkungan yang berkelanjutan.
Dari Sampah jadi Karya: Edukasi Daur Ulang Plastik Saset pada Anak Panti Asuhan Septyan Davin Hirzi; Nurcahyo Eka Saputra; Meisanti Meisanti
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/39fkcn60

Abstract

Sampah plastik saset salah satu penyumbang limbah terbesar sulit terurai dan berdampak buruk terhadap lingkungan. Rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak di panti asuhan, terhadap pengelolaan sampah plastik menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendekatan edukatif. Penelitian ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk: (1) meningkatkan kesadaran anak-anak panti asuhan terhadap pengelolaan sampah plastik saset; (2) memberikan edukasi daur ulang plastik saset secara sederhana dan efektif; serta (3) mengembangkan kreativitas dalam mengubah limbah plastik keproduk bernilai guna. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2026 di Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah Cipete dengan melibatkan 16 anak panti sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan kerajinan dari plastik saset. dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test. Hasil terlihat peningkatan pemahaman yang sangat signifikan, di mana rata-rata skor pre-test sebesar 2,13 dari 7 menjadi 7,00 (100%) pada post-test. Seluruh peserta mampu menjawab seluruh post-test dengan benar. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran lingkungan, dan kreativitas anak-anak panti asuhan dalam pengelolaan sampah plastik saset.
PEMBUATAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN GENANGAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN KRUKUT, DEPOK Jamaludin Isa; Diemas Saputra; Meisanti Meisanti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah dan penanggulangan genangan air masih menjadi tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat di kawasan permukiman padat penduduk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan lubang resapan biopori (LRB) sebagai solusi sederhana pengelolaan sampah organik dan pengurangan genangan air di Kelurahan Krukut, Kota Depok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan melibatkan 10 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, remaja putra dan putri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat yang signifikan, dari 30% menjadi 90% untuk kesadaran manfaat biopori, dan dari 20% menjadi 90% untuk pengetahuan cara pembuatan biopori. Sebanyak 4 titik biopori berhasil dibuat di area rawan genangan. Partisipasi masyarakat berjalan aktif sepanjang kegiatan, menunjukkan bahwa metode praktik langsung efektif dalam membangun kesadaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi model yang dapat direplikasi di komunitas lain dengan permasalahan lingkungan serupa.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromatherapi di Kelompok PKK RW 05, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Dahlia Nauly; Dessy Iriani Putri; Lorenta In Haryanto; Meisanti Meisanti; Lola Rahmadona; Rosdiana Rosdiana; Helfi Gustia; Sukrianto Sukrianto; Dian Diani Tanjung; Rizki Adi Puspita Sari; Lilis Imamah Ichdayati; Junaedi Junaedi; Dewi Rochmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3724

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang volumenya terus bertambah seiring tingginya aktivitas menggoreng di tingkat keluarga maupun usaha kuliner skala kecil. Pendekatan ekonomi sirkular menempatkan minyak jelantah bukan semata limbah, melainkan sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata penerapan ekonomi sirkular pada level RW dengan pendekatan yang sederhana dan mudah direplikasi. Kegiatan ini dilakukan di kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 05, Pisangan, Ciputat Timur. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan partisipatif yang memadukan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko lingkungan dari minyak jelantah serta mampu mengikuti tahapan pembuatan lilin aromaterapi. Pelatihan ini juga membuka peluang penguatan ekonomi rumah tangga karena produk lilin aromaterapi berpotensi dikembangkan sebagai usaha skala kecil. Keberlanjutan program dapat ditingkatkan melalui pembentukan mekanisme pengumpulan minyak jelantah di tingkat RW.
Pengaruh Pelatihan Pertanian Organik The Learning Farm Indonesia terhadap Kompetensi Bertani Generasi Z Dessy Iriani Putri; Meisanti Meisanti; Sukrianto Sukrianto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.236-246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan pertanian organik yang dilakukan oleh The Learning Farm Indonesia terhadap kompetensi bertani Generasi Z. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 (satu) batch peserta pelatihan The Learning Farm Indonesia, yaitu pemuda yang berusia 17-24 tahun (tergolong dalam Generasi Z), sebanyak 28 orang. Data karakteristik dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Sedangkan data kompetensi dan pelatihan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, dengan uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama metode pelatihan, materi pelatihan, dan instruktur pelatihan berpengaruh secara nyata terhadap kompetensi bertani Generasi Z di The Learning Farm Indonesia, ditunjukkan dari hasil uji F dengan nilai F hitung sebesar 5,660 dan signifikansi 0,004. Secara parsial metode pelatihan berpengaruh nyata terhadap kompetensi bertani Generasi Z di Learning Farm Indonesia, ditunjukkan dari nilai t hitung sebesar 2,323 dan signifikansi 0,029. Sedangkan materi pelatihan dan instruktur pelatihan tidak berpengaruh terhadap kompetensi bertani Generasi Z di The Learning Farm Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung variabel Materi Pelatihan, yaitu sebesar 1,67 dan variabel Instruktur Pelatihan, sebesar 0,823. Metode pelatihan yang digunakan oleh The Learning Farm Indonesia adalah lecture (ceramah dan diskusi), video presentation, dan action learning
INOVASI BIOPORI SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA GEMPOL SARI, KECAMATAN SEPATAN TIMUR, BANTEN Hafizah Salsabilah; Febri Yani; Meisanti Meisanti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian terhadap sampah organik rumah tangga masih menjadi isu lingkungan di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga tentang pengelolaan sampah organik dengan memanfaatkan biopori yang dibuat dari galon bekas. Metode pengabdian yang dipakai adalah penyuluhan dan pelatihan melalui kegiatan sosialisasi, praktik pembuatan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat biopori dan tata kelola sampah organic dengan skor rata-rata peserta naik dari 87,14 menjadi 95,00 dengan signifikansi 0,028 (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa program efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan