Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN ALAT FILTER IPAL KOMUNAL DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK Wati, Nopia; Husin, Hasan; Wijaya, Andri Kusuma; Ramon, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini di latar belakangi oleh limbah botol plastik yang semakin menumpuk. Limbah botol plastik masih dianggap kurang bermanfaat. Padahal limbah botol plastik dapat dimanfaatkan menjadi beraneka ragam bentuk. Dalam proses daur ulang limbah botol plastik diperlukan beberapa proses agar daur ulang limbah botol plastik dapat dimanfaatkan. Sebelum didaur ulang perlu adanya proses pencucian agar kotoran padat maupun kimia yang terkandung pada limbah botol plastik dapat diminimalisir.Permasalahan mitra yaitu masyarakatnya memiliki ekonomi rendah dan sebagian warganya bekerja di tempat pembuangan akhir sampah di Air Sebakul, untuk memenuhi kebutuhan vital mereka sehari-hari menjadi pemulung sampah. Walaupun pekerjaan mereka bergelut dibidang persampahan, tetapi mereka tidak memahami bagaimana cara mengelolah sampah tersebut supaya dapat dijadikan sebagai penambah perekonomian keluarganya. Masyarakat sekitar juga.banyak yang belum mengetahui dampak yang ditimbulkan jika limbah botol plastic ini tidak dikelolah dengan baik. Masyarakat juga belum belum mengetahui bagaimana cara pemanfaatan limbah botol plastic ini sebagai filter untuk IPAL .Pada kegaiatan ini masyarakat diberikan sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan filter IPAL dengan memanfaatkan limbah botol plastik yang mudh didapatkan oleh masyarakat sekitar. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelolah sampah plastic botol bekas, dan dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk menambah perekonomian keluarga.Kata Kunci: Pelatihan, Filter IPAL, Botol Plastik
Pindah Agama Setelah Perkawinan Perspektif Kompilasi Hukum Islam Putri, Brillian Sabila Anjani; Satu, Abdurrrahman; Multazam, Amar; Zain, Brilliana Fajrin Izza; Husin, Hasan; Ansory, Royanis; Atoilah, Muhibur Rohman
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 17 No. 2 (2026): April
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v17i2.4794

Abstract

Extrajudicial divorce (talak siri) remains prevalent within Indonesian Muslim society and poses significant legal challenges due to its incompatibility with the national family law system, particularly in terms of legal certainty, protection of women’s and children’s rights, and orderly population administration. This study aims to analyze the normative differences between Islamic jurisprudence (fiqh) and Indonesian positive law concerning talak siri practices and to examine their legal implications. Employing a normative legal research method with statutory, conceptual, and comparative approaches, this study examines fiqh doctrines, Law Number 1 of 1974 on Marriage, the Compilation of Islamic Law, and relevant legal doctrines related to divorce. The findings reveal a fundamental disparity between the validity of divorce under fiqh and its recognition under Indonesian state law, resulting in dual marital status and legal uncertainty that adversely affect the civil rights of former wives and children, particularly regarding marital status, inheritance, and administrative recognition. This study highlights isbat cerai as a crucial juridical mechanism to bridge normative differences, ensure legal certainty, protect vulnerable parties, and maintain orderly population administration.