Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JCOME (Journal of Computing and Multimedia Enginering

SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TINGKAT BAHAYA PENYAKIT PARESTESIA PADA SUATU INDIVIDU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BACKWARD CHAINING Gusnardi Fernandus Gago; Yonky Pernando
JCOME Vol. 1 No. 1 (2023): JCOME
Publisher : IAM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parestesia atau yang lebih dikenal sebagai kesemutan oleh masyarakat Indonesia merupakan suatu gejala dimana anggota tubuh akan merasakan panas, kebas, mati rasa dan tertusuk-tusuk jarum, gejala ini biasa terjadi pada anggota gerak tubuh manusia, Parestesia terjadi jika anggota tubuh mengalami tekanan yang cukup lama. Gejala Parestesia atau Kesemutan dapat berhenti apabila penderitanya menggerakkan anggota tubuh yang mengalami tekanan. Parestesia merupakan gejala awal dari penyakit-penyakit berbahaya karena itulah gejala ini tidak boleh diremehkan, jika gejala ini berlangsung dalam durasi yang lama, gejala ini perlu di konsultasikan, akan tetapi akan memakan waktu yang lama jika penderita gejala ini harus datang ke klinik atau rumah sakit untuk menemui dokter yang berhubungan di bidang ini untuk mengatasi masalah tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuat aplikasi sistem pakar yang dapat dipakai oleh penderita gejala ini untuk melakukan konsultasi dan mengetahui lebih jauh tentang gejala ini. Sistem pakar merupakan sebuah ilmu komputer yang mengadopsi pengetahuan dari seorang pakar dari bidang tertentu ke dalam komputer. Sistem pakar diharapkan menjadi pengganti pakar sementara ketika seorang pakar tidak memiliki waktu untuk melakukan pertemuan dengan orang yang ingin berkonsultasi dengannya.
Rancang Bangun Prototipe Sistem Parkir Kendaraan Bermotor Dengan Radio Frequency Identification Berbasis Arduino Uno Musliadi KH; Yonky Pernando
JCOME Vol. 1 No. 2 (2023): JCOME
Publisher : IAM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan parkir di kota Mamuju masih menggunakan cara konfensional yang menimbulkan banyaknya kenderaan parkir disembarang tempat seperti dibahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan sistem untuk mengaturnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang protipe sisitem parkir yang nantinya dapat diterapkan pada pusat perkatoran, pertokoan, pebelanjaan dan tempat-tempat umum lainnya. Hasil pengujian prototipe sistem dengan mengujikan kartu terdaftar dan yang tidak terdaftar, tidak terdapat kegagalan proses pembacaan. Hanya saja terdapat delai selama 5 untuk memproses data pada kartu yang terdaftar. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa sistem pada prototipe berfungsi dengan baik.
Introduction to Cyberterrorism in Indonesia Delvin; Yonky Pernando
JCOME Vol. 1 No. 2 (2023): JCOME
Publisher : IAM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 21st century, the development of cyber technology has had a significant impact on human life. However, this progress has also brought negative implications, including cybercrimes such as data theft, the distribution of pornography, and online fraud. Cybercrimes have evolved into the form of cyberterrorism, where terrorists utilize the internet and information technology to carry out attacks. Cyberterrorism has become a serious threat in the digital era. Terrorists have modified their communication techniques by targeting and utilizing the internet. They also incorporate artificial intelligence technology into their cyberterrorism operations. Furthermore, terrorist groups often exploit social media platforms to propagate their ideologies and recruit new followers. The government of Indonesia has made various efforts to combat cyberterrorism, including the establishment of the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) and the implementation of regulations, such as amendments to the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law), to prevent cybercrimes and cyberterrorism. This research employs normative research methods to analyze the application of relevant laws and norms. The analysis results indicate that cyberterrorism is a significant threat. The government has taken essential steps to address it, but cyberterrorism continues to evolve and requires continuous monitoring and cooperation between the government, law enforcement agencies, and the private sector. In conclusion, cyberterrorism is a real threat in today's digital era. The findings of this research can provide guidance to the government in developing more effective policies and regulations to address cyberterrorism.
STUDI KASUS: MENGENAL KEJAHATAN CYBERSTALKING DALAM KONTEKS LINGKUNGAN SEKOLAH Vinson Deslian; Yonky Pernando
JCOME Vol. 1 No. 2 (2023): JCOME
Publisher : IAM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat dalam teknologi informasi telah membawa dampak positif bagi dunia kerja dan interaksi sosial. Namun, perubahan ini juga membawa dampak negatif pada perilaku pengguna internet. Banyak individu, terutama di media sosial, terlibat dalam komunikasi yang kurang bijaksana, yang seringkali berujung pada masalah hukum, seperti penggunaan bahasa kasar, pelecehan, penyebaran konten yang tidak bermoral, atau tindakan Cyberstalking. Sayangnya, kesadaran tentang konsekuensi hukum sering kali baru muncul ketika pihak berwenang terlibat. Implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam berbagai kasus yang terkait dengan media sosial seringkali mengejutkan pelaku, terutama karena minimnya pemahaman mengenai konsekuensi hukum dari tindakan mereka dalam dunia maya. Untuk mengatasi masalah ini, sangat penting untuk mendidik masyarakat, khususnya remaja, tentang potensi risiko penyalahgunaan media sosial. Dilingkungan sekolah juga menghadapi tantangan serupa, terutama karena remaja merupakan pengguna aktif media sosial. Memberikan nasihat yang konsisten mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dapat memiliki dampak positif pada siswa, memastikan bahwa interaksi online mereka lebih aman dan lebih bertanggung jawab.
PERAN TEKNOLOGI DAN INOVASI DALAM PENCEGAHAN KEJAHATAN SKIMMING DI BANK Jordan Hue; Yonky Pernando
JCOME Vol. 1 No. 2 (2023): JCOME
Publisher : IAM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skimming crime is a serious threat to the banking sector around the world. These crimes include the theft of credit or debit card data through illegal devices installed in ATM machines or payment terminals. The impact is not only detrimental to customers, but also leads to significant financial losses for banks and related financial institutions. Customers suffer financial losses from the theft of their card data, while banks have to replace the stolen funds, face investigation costs, and maintain the affected reputation. Loss of customer confidence, loss of reputation, waste of time, and potential legal problems are also the impact of skimming crimes. The research aims to explore the role of technology and innovation in the prevention of skimming crime in banks. We identify the use of EMV chips, advanced monitoring devices, intelligent data analysis, and innovations in ATM engine design as preventive solutions. The research uses mixed methods that include literature studies, secondary data analysis, interviews, surveys, case studies, and field observations to understand the role of technology and innovation in skimming prevention practices. Research results show that technology and innovation play an important role in protecting customers and bank finances from the threat of skimming. The use of EMV chips increases the security of transactions, stronger authentication protects cardholders, and innovations in the design of ATM machines reduce the risk of device manipulation by skimming perpetrators. Strong legal action is also required against the perpetrators who succeed in arresting. This research underlines the importance of sustainable investment in technology and innovation as part of a strategy to prevent skimming crime. By adopting state-of-the-art and continuously innovative technology solutions in device design, the banking sector can reduce the risk of harmful skimming crimes and protect the security of customers as well as banking industry's reputation.