Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Redoks

PENGARUH AIR FUEL RATIO (AFR) DAN TEMPERATUR TERHADAP KADAR CO2 DARI GASIFIKASI BIOMASSA KAYU KARET (HEVEA BRASILIENSIS) Tiara; Miftahul Djana; Rizka Mayasari; Hasrul Anwar; Muhammad Haviz; Ashruri
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 1 (2023): REDOKS JANUARI-JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i1.9303

Abstract

Proses gasifikasi terjadi di reaktor gasifikasi yang disebut gasifier. Di antara jenis proses gasifikasi, yang paling sederhana dan mampu menghasilkan gas dengan kualitas yang cukup baik adalah jenis gasifikasi downdraft. Dalam penelitian ini akan digunakan gasifier downdraft di mana udara pembakaran akan masuk dari bagian atas atau samping di zona pembakaran dan syngas akan keluar dari bagian bawah reaktor. Pada penelitian ini, gasifikasi biomassa berbahan baku kayu karet dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh AFR dan suhu terhadap nilai kalor dan komposisi syngas dengan menggunakan downdraft gasifier dan batubara sebagai stabilisator. Hasil dari penelitian ini terdapat persentase penurunan CO, H2, dan CH4 karena AFR meningkat, pada 0,64 AFR kadar CO2 menurun secara signifikan pada suhu 700ºC - 800ºC yaitu sebesar 6,01% tanpa batubara. Kondisi optimum terbaik terdapat pada suhu 0,64 AFR dan suhu 800ºC, pada kondisi tersebut didapatkan kadar CO2 sebesar 18,77%. Kondisi operasi terbaik pada penelitian terjadi pada air fuel ratio (AFR) 0,64, temperatur 800ºC dengan batubara sebesar 33,95% dan tanpa batubara sebesar 31,54%.  
Desain Sistem Pengolahan Air Layak Konsumsi Dengan Aplikasi Membran Ultrafiltrasi Termodifikasi Djana, Miftahul; Rizka Mayasari; Rosalia Dwi Werena; Hasrul Anwar
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.13208

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan proses dari penelitian sebelumnya dengan capaian evaluasi kualitas air dengan parameter fisika dan kimia dari beberapa sampel sumur bor di Perumahan Griya Saka Hajimena yang tidak memenuhi standar baku mutu air bersih dan air minum. Air sumur bor merupakan sumber air utama yang digunakan untuk kebutuhan sehari- hari di daerah tersebut dengan kondisi jauh dari layak untuk dikonsumsi sehingga perlu dilakukan perbaikan kualitas dari air sumur bor tersebut. Penelitian ini merancang dan membangun prototipe pengolahan air layak konsumsi dengan membran ultrafiltrasi termodifikasi, yang berfungsi untuk mengolah air sumur bor menjadi air layak konsumsi. Desain pengolahan air terdiri atas unit pretreatment dan unit ultrafiltrasi. Unit pretreatment meliputi pompa air baku, pompa dosing, bag filter dan tangki penampung air baku, sedangkan unit ultrafiltrasi terdiri atas membran ultrafiltrasi, Housing membran ultrafiltrasi, pompa, pompa dosing, tangki penampung air olahan dan membran ultrafiltrasi.  Dari hasil penelitian sebelumnya menyatakan bahwa rata-rata air sumur bor daerah Perumahan Griya Saka memiliki kandungan yang tinggi akan logam berat dan kandungan e-coli sehingga tidak layak untuk digunakan sebagai air bersih. Kualitas air bersih yang dihasilkan telah memenuhi baku mutu air bersih yang telah ditetapkan dengan parameter fisika dan kimia menunjukkan tidak ada bau, total zat padat terlarut (TDS) sebesar 52 mg/L, kekeruhan 2 NTU, warna 0,14 TCU, suhu 22,1oC, dan pH 7,87. Lebih lanjut kesadahan, besi, mangan, zat organik, dan total fosfat, serta total bakteri koliform (negatif)  menunjukkan di bawah baku mutu air bersih dan air minum.   Kata Kunci: air baku mutu, adsorben, air sumur bor, membran ultrafiltrasi termodifikasi, zeolit  
Karakteristik Membran Keramik Berpori Berbahan Baku Bentonit Dan Zeolit Dengan Proses Ekstrusi Mayasari, Rizka; Miftahul Djana; Rosalia D.W; Hasrul Anwar; Muhammad Haviz
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.15361

Abstract

Pengembangan membran keramik berpori dengan memanfaatkan material alam sebagai bahan baku keramik berpeluang menjadi kajian yang relatif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan membuat sampel produk membran keramik berpori berbahan baku bentonit, zeolit dan bahan aditif serbuk kayu menggunakan proses ekstrusi dengan variasi komposisi bahan bakunya. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sifat fisik sampel produk yaitu susut volum, susut massa, densitas, porositas, dan serapan air.. Dari data hasil penelitian diperoleh kondisi optimum terjadi pada jenis sampel membran keramik CF1 dengan nilai susut volume 6 %, susut massa 4 %, uji densitas 1,347 gr/cm3, serta porositas dan serapan air masing- masing sebesar 22,64% dan 16,02%.  Penambahan serbuk kayu sebagai aditif menurunkan densitas, menaikan porositas dan daya serap air dari sampel. Sampel membran keramik berpori yang dihasilkan memiliki ukuran pori yang relatif seragam dengan rentang diameter sekitar 10 – 20 μm, sehingga dapat digunakan sebagai material filter.
Kinerja Unit Portable Pengolahan Air Minum Berbasis Membran Keramik: Efektivitas dalam Menurunkan E. Coli dan TSS Djana, Miftahul; Rizka Mayasari; Hasrul Anwar; Kurniawati Oktarina
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.18827

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rentan terhadap bencana banjir dan kekeringan akibat dampak perubahan iklim. Kondisi ini menyebabkan gangguan terhadap pasokan air bersih bagi masyarakat, terutama pada musim ekstrem seperti musim hujan yang intens atau kemarau panjang. Di beberapa daerah, sumber air permukaan seperti sungai dan sumur dangkal tercemar akibat limpasan air hujan dan limbah domestik, terutama saat banjir. Sementara pada musim kemarau, banyak sumber air mengalami penurunan debit atau bahkan mengering. Selain itu, infrastruktur pengolahan air minum di wilayah terdampak sering kali tidak memadai atau tidak berfungsi optimal dalam situasi darurat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem pengolahan air minum portabel berbasis teknologi membran keramik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Teknologi tersebut dirancang untuk menurunkan parameter kualitas air seperti TDS, TSS, kekeruhan, dan E. Coli, serta memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel air dari wilayah terdampak banjir dan kekeringan di Provinsi Lampung. Air disaring menggunakan sistem portabel berbasis membran keramik yang dikembangkan dari campuran tanah liat, bentoni, zeolite, dan fly ash lalu dibakar untuk membentuk pori mikro. Sistem ini bekerja tanpa tekanan eksternal dan tanpa listrik, memungkinkan operasional dalam kondisi darurat. Uji kualitas air dilakukan sebelum dan sesudah penyaringan dengan parameter TDS, TSS, kekeruhan, dan Escherichia coli, menggunakan metode spektrofotometri, gravimetri, turbidimetri, dan MPN.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran keramik dengan kadar fly ash 75% dapat menurunkan TDS hingga 70%, dan membran keramik dengan kadar 10% dapat menurunkan E. Coli hingga 98%. Alat ini dirancang portabel dan tidak bergantung pada sumber energi eksternal, sehingga sangat praktis, cepat dioperasikan, dan efektif digunakan dalam kondisi darurat, terutama di wilayah terdampak bencana dengan keterbatasan akses terhadap infrastruktur air bersih.