Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Seven Tools untuk Mengendalikan Kualitas Produk Cacat pada Produk Konveksi di UMKM X Yofi Aziz Rafi Athallah; Kardiman Kardiman; Viktor Naubnome
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6295

Abstract

Dalam kondisi luasnya persaingan dimasa sekarang ini, dunia industri menjadi semakin ketat dalam bersaing termasuk pada usaha kecil seperti UMKM. UMKM X, berfokus pada produksi dan penjualan produk konveksi seperti pakaian, jaket, dan lainnya. Namun, dalam proses bisnisnya terutama proses produksi, perusahaan masih sering mengalami kecacatan pada produk yang dihasilkan. Pelaksanaan penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya cacat dan memberikan usulan perbaikan untuk menekan angka cacat. Seven tools menjadi metode yang diterapkan dalam mencapai tujuan penelitian. Data produksi pada bulan Maret 2022 menjadi data yang digunakan dalam proses penelitian ini. Hasil penerapan seven tools yang dilakukan dapat diketahui ada tiga jenis cacat yaitu jahitan tidak rapi, miss ukuran, dan adanya sobek kecil. Jahitan tidak rapi menjadi jenis cacat dominan berdasarkan diagram pareto dengan persentase 51,85%. Cacat terjadi disebabkan karena tiga faktor berdasarkan fishbone yaitu manusia, mesin, dan metode. Beberapa perbaikan yang diusulkan dalam penelitian ini diantaranya pembuatan SOP, jadwal perawatan mesin, pengadaan standar kualitas hingga adanya pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pekerja.
Performa Mesin Plastic Melter Kapasitas 15 - 20 Liter Fulha, Muhammad Wildan Ainul; Naubnome, Viktor; Kardiman, Kardiman
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i1.2010

Abstract

Jumlah sampah plastik yang terus meningkat setiap tahunnya membuat kita harus terus melakukan pembaharuan dalam mengatasinya. Daur ulang sampah merupakan hal yang harus dilakukan agar sampah plastik dapat menjadi bahan yang lebih berguna. Oleh sebab itu dilakukan pembuatan mesin plastic melter sebagai salah satu alat mendaur ulang sampah plastik. Mesin plastic melter kapasitas 20 liter ini merupakan alat yang dapat melelehkan sampah plastik menjadi pasta yang dapat di cetak sesuai kebutuhan. Pada penelitian ini penulis membuat mesin plastic melter dengan motor listrik dan thermocontrol agar memudahkan penggunaan dari mesin tersebut. Mesin ini berbentuk tabung dengan pemanas kompor dimana plastik dipanaskan dan di aduk dengan mixer yang di gerakkan motor listrik. Mesin ini memiliki dimensi 712x500x1100mm dengan motor listrik 1 HP dengan putaran 2800rpm yang di redusi 70rpm. Mesin plastic melter ini dapat mencapai suhu 200° celcius dalam waktu 9 menit.
Penerapan Seven Tools untuk Mengendalikan Kualitas Produk Cacat pada Produk Konveksi di UMKM X Yofi Aziz Rafi Athallah; Kardiman Kardiman; Viktor Naubnome
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6295

Abstract

Dalam kondisi luasnya persaingan dimasa sekarang ini, dunia industri menjadi semakin ketat dalam bersaing termasuk pada usaha kecil seperti UMKM. UMKM X, berfokus pada produksi dan penjualan produk konveksi seperti pakaian, jaket, dan lainnya. Namun, dalam proses bisnisnya terutama proses produksi, perusahaan masih sering mengalami kecacatan pada produk yang dihasilkan. Pelaksanaan penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya cacat dan memberikan usulan perbaikan untuk menekan angka cacat. Seven tools menjadi metode yang diterapkan dalam mencapai tujuan penelitian. Data produksi pada bulan Maret 2022 menjadi data yang digunakan dalam proses penelitian ini. Hasil penerapan seven tools yang dilakukan dapat diketahui ada tiga jenis cacat yaitu jahitan tidak rapi, miss ukuran, dan adanya sobek kecil. Jahitan tidak rapi menjadi jenis cacat dominan berdasarkan diagram pareto dengan persentase 51,85%. Cacat terjadi disebabkan karena tiga faktor berdasarkan fishbone yaitu manusia, mesin, dan metode. Beberapa perbaikan yang diusulkan dalam penelitian ini diantaranya pembuatan SOP, jadwal perawatan mesin, pengadaan standar kualitas hingga adanya pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pekerja.
Pengaruh iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi daya keluaran pada pemodelan photovoltaic Canadian solar 270 Wp Mochammad Iedvan Maulana; Viktor Naubnome; Jojo Sumarjo
Jurnal POLIMESIN Vol 19, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v19i2.2286

Abstract

Matahari sebagai sumber energi yang tidak terbatas sangat menguntungkan terhadap Indonesia dengan letak astronomis yang berada digaris khatulistiwa dan beriklim tropis. Dengan memiliki iklim tropis (musim hujan dan kemarau) mengakibatkan penyinaran energi radiasi lebih kurang 12 jam menjadikan Indonesia cukup untuk memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi pengganti. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini salah satunya adalah dengan teknologi yang disebut Panel Surya atau Photovoltaic. Berbeda dengan Negara 4 musim, Indonesia memiliki nilai temperatur lingkungan rata-rata lebih tinggi dan Iradiasi yang berubah-ubah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memodelkan dan menganalisa lebih lanjut hubungan antara pengaruh Iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi dan daya keluaran serta daya optimum rata-rata yang dapat dihasilkan panel surya sehingga penempatan photovoltaic dapat dimanfaatkan sesuai dengan kondisi Iradiasi dan temperatur disekitarnya. Berdasarkan hasil simulasi pemodelan menunjukan Daya keluaran maksimum yang dihasilkan Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding lurus secara signifikan dengan iradiasi matahari, Pada saat iradiasi tertinggi sebesar 876,11 W/m², daya keluaran yang dihasilkan pun tinggi sebesar 214,35 Watt, namun perubahan temperature terhadap daya keluaran selama 7 hari cenderung fluktuatif. Pada saat temperature tinggi sebesar 32,7°C daya keluaran yang dihasilkan kurang maksimal yaitu sebesar  202,21 Watt. Sedangkan Nilai Efisiensi Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding terbalik dengan iradiasi. Pada saat Iradiasi tertinggi dan bersifat fluktuatif mengakibatkan penurunan Nilai Efisiensi yang signifikan bernilai 16,11% - 16,09 %, sedangkan pengaruh temperatur yang signifikan mengakibatkan Nilai Efisiensi menurun namun tidak terlalu drastis
Perancangan Struktur Mobil Listrik “JETZ” dan Analisis Statik Menggunakan Fea (Finite Element Analysis)” Daizanie Widiputri Hendarmin; Rizal Hanifi; Viktor Naubnome
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i10.74

Abstract

Dirancangnya Mobil listrik "Jetz" dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi, keberlanjutan, dan kinerja keseluruhan. Proses perancangan melibatkan langkah-langkah seperti konsep desain, pemilihan material, dan pemodelan 3D menggunakan perangkat lunak desain terkini. Setelah perancangan selesai, dilakukan analisis statik menggunakan FEA untuk mengevaluasi respons struktural mobil terhadap beban statik yang mungkin terjadi selama operasi normal. Metode ini memberikan gambaran mendalam tentang distribusi tegangan, deformasi, dan faktor keamanan untuk memastikan keandalan dan keamanan struktur mobil. Hasil analisis FEA digunakan untuk melakukan perbaikan desain struktur yang diperlukan, dengan fokus pada pengoptimalkan bobot dan kekuatan material. Laporan ini juga membahas implikasi desain terhadap performa keseluruhan mobil listrik, termasuk aspek keberlanjutan dan efisiensi energi. Dengan kombinasi perancangan inovatif dan analisis statik menggunakan FEA, diharapkan mobil listrik "Jetz" dapat menjadi model yang dapat diandalkan, efisien, dan aman, memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Simulasi Injection Molding Dalam Pembuatan Gelas Plastik Menggunakan Inventor 2021 Fadhila, Farhan; Naubnome, Viktor; Hanifi, Rizal
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.20743

Abstract

Proses simulasi Injection Molding dalam pembuatan gelas plastik bertujuan untuk mengetahui hasil dari simulasi suatu produk. Produk gelas plastik didesain dengan menggunakan material plastik jenis Polypropylene PPC 5660, mold base yang digunakan sesuai standard DME tipe E dengan ukuran 346 mm x 346 mm, parameter suhu yang digunakan untuk meleburkan material polypropylene PPC 5660 sebesar 231,03 °C dan suhu temperature mold 42,02 °C. Simulasi yang dihasilkan berupa fill time yaitu waktu yang dibutuhkan dalam mengisi ruang cetakan dengan lama waktu 1,350 detik, confidence of fill yaitu presentase cairan yang telah mengisi cetakan, pada proses ini hasilnya menunjukan 100%, quality prediction untuk mengetahui kualitas produk, hasil dari pembuatan gelas plastik sebesar 99,9% sangat baik ditunjukan dengan warna hijau dan 0,10% cukup baik ditunjukkan dengan warna kuning, cycle time yang dibutuhkan dalam proses ini selama 15,43 detik.
ANALISIS VARIASI KUAT ARUS DAN KELEMBAPAN ELEKTRODA PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP CACAT LAS PADA PENGELASAN BAJA SS400 DENGAN METODE NON- DESTRUCTIVE TEST (NDT) PENETRANT TESTING Avilla, Gilang; Suhendra, Bobie; Naubnome, Viktor
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.7004

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas mengenai pengaruh perbedaan kuat arus dan tingkat kelembapan elektroda pada pengelasan SMAW dengan metode Non-Destructive Test (NDT) Penetrant test yang bertujuan untuk menentukan apakah spesimen uji dapat diterima berdasarkan acceptance criteria ASME. Penelitian ini menggunakan material baja SS400 dengan dimensi 150 mm x 100 mm x 10 mm dengan kampuh 60˚ yang disambungkan dengan pengelasan SMAW posisi 1G dan dengan elektroda lembap tingkat kelembapan sebesar 2,8585%. Spesimen yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 6 spesimen. Hasil inspeksi penetrant test pada 6 jenis perlakuan spesimen didapatkan bahwa 3 dari 6 jenis spesimen mengalami reject dan dinyatakan tidak memenuhi kriteria ASME Sec V Article 6 Acceptance Criteria Penetrant Testing.Kata kunci: Pengelasan SMAW, NDT-PT, ASME, Kelembapan elektrodaAbstractThis study discusses the effect of differences in current strength and electrode humidity levels in SMAW welding using the Non-Destructive Test (NDT) Penetrant test method which aims to determine whether the test specimen can be accepted based on ASME acceptance criteria. This study used SS400 steel material with dimensions of 150 mm x 100 mm x 10 mm with a seam of 60˚ which was connected by SMAW welding at 1G position and with a damp electrode with a humidity level of 2.8585%. The specimens used in this study amounted to 6 specimens. The results of the penetrant test inspection on the 6 types of specimen treatment found that 3 of the 6 types of specimens were rejected and declared not meeting the criteria of ASME Sec V Article 6 Acceptance Criteria for Penetrant Testing.Keywords: Welding, SMAW, NDT-PT, ASME, Moisture content
Pengaruh Sudut Kemiringan Pin Metode Friction Stir Welding pada Material Aa-1100 terhadap sifat Mekanis dan Struktur Mikro Napiun, Matius Patrik; Naubnome, Viktor; ., Oleh
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i1.6906

Abstract

Pada proses pengelasan Friction Stir Welding (FSW), sudut kemiringan tool pin mempengaruhi sifat mekanis aluminium 1100. Pada sudut 2o, hasil pengelasan menunjukkan nilai kekerasan yang lebih tinggi, yaitu sebesar 74,79 VHN, sementara pada sudut 4o nilai kekerasan terendah, yaitu sebesar 72,07 VHN. Selain itu, pada sudut 2o, terdapat kekuatan tarik paling besar, yaitu sebesar 115,9 N/mm2. Hal ini membuktikan bahwa kemiringan sudut tool pin memiliki pengaruh pada sifat mekanis dalam pengelasan FSW.Pada uji metalografi, terlihat bahwa variasi sudut tool 2o memiliki butiran yang lebih halus dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan sudut 4o. Hal ini disebabkan oleh adanya pengadukan partikel oleh probe dan panas yang dihasilkan di daerah nugget zone, sehingga terbentuklah struktur butiran kecil. Semakin halus butiran, cenderung semakin banyak batas butir yang terbentuk. Kehadiran banyak batas butir ini menghambat gerakan dislokasi, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan sifat mekanis material tersebut.
ANALISA FLOWLESS PADA POMPA SLURRY FEEDS PUMP LINE 6 VISCOSE PT. INDO BHARAT RAYON Zaelani, A M; Hanifi, Rizal; Naubnome, Viktor
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.7106

Abstract

AbstrakDalam era teknologi ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bergantung pada penelitian dananalisisyang mendalam. Mekanika fluida memiliki aplikasi luas dalam berbagai sektor, termasuk industri berbagaiskala. Dalam perkembangan industri di Indonesia, peningkatan kinerja produk menjadi kunci, di manamesin dan peralatan memiliki peran sentral. Pendidikan tinggi berperan dalam membentuk sumber dayamanusia terampil.Dalam dunia industri, pompa sentrifugal digunakan secara luas untuk mengatasi hambatan aliran cairanmelalui peningkatan tekanan. Penelitian ini mengeksplorasi penyebab dan dampak aliran tersumbat padapompa feed slurry di PT. Indo Bharat Rayon. Solusi dan langkah-langkah pencegahan diusulkanberdasarkan observasi dan wawancara. Hasilnya mengindikasikan penurunan signifikan dalamefisiensi mesin akibat aliran tersumbat.Kata Kunci: mekanika fluida, pompa sentrifugal, aliran tersumbat, efisiensi, industri.AbstractIn this era of technology, the advancement of science and technology relies on in-depth research andanalysis.Fluid mechanics has extensive applications in various sectors, including industries of different scales. In thedevelopment of industries in Indonesia, improving product performance is key, where machinery andequipment play a central role. Higher education institutions contribute to shaping skilled human resources.In the industrial world, centrifugal pumps are widely used to overcome fluid flow obstructions by increasingpressure. This study explores the causes and impacts of flow blockages in the slurry feed pump at PT. IndoBharat Rayon. Solutions and preventive measures are proposed based on observations and interviews. Theresults indicate a significant decrease in machine efficiency due to flow blockages.Keywords: fluid mechanics, centrifugal pump, flow blockages, efficiency, industry.
Analysis of the Effectiveness of Solar Panel Systems in Electricity Using the Fmea Method on Smokeless Waste Burning Machines Afriadi, Reza Tri; Naubnome, Viktor; Kardiman, Kardiman
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3167

Abstract

This research has been carried out on the analysis of the effectiveness of solar panel systems in electricity using the FMEA method on smokeless waste burning machines. This research aims to determine the problems and causes that occur in the electrical failure of solar panels in smokeless waste burning machines. This research also aims to implement and find out how effective the Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) method is in reducing the risk of electrical power failure in the panel system. solar energy on smokeless waste burning machines. This research also analyzes the effect of damage and data processing using the FMEA method to determine the intensity of solar radiation in measurements using a luxmeter. Temperature measurements were carried out on the solar panels using a thermogun, for voltage and current measurements using a digital multimeter, while for measuring the intensity of sunlight using a luxmeter. The temperature test results in sunny weather were 39.3oC at 9:07, 42.4oC at 12:07, 34.9oC at 15:07 while in cloudy weather it was 38.5oC at 09:07, 40.3oC at 12:07, 36.9oC at 15:07. Electrical power is very different when collecting data in sunny conditions and cloudy conditions, therefore in this study the differences will be tested after and before fanning so that it can be easier to determine the effectiveness of the electrical power produced. The increase in temperature on the surface of the solar panel greatly influences the output voltage and current of the solar panel which has an impact on the output power of the solar panel. Temperatures from 09:07 to 15:07 can result in a decrease in the power produced by the solar panel, but at At the same time, the surface of the solar panel is cooled using a fan for 5 minutes, then the power produced by the solar panel directly experiences the highest increase at 11:00 with an increase in power of 3.53 watts. In accordance with the flow diagram for making FMEA for the system, several types of damage or failure that often occur in solar panel systems are collected based on several studies. Information regarding the severity level, number of occurrences and how a method can detect errors in solar power generation systems was obtained from several previous research literature and discussions with PLTS practitioners. The S, D, O values are then multiplied to get the Risk Priority Number (RPN) results which indicate which failures have a large RPN. From this mapping we can take further action to overcome failures in the solar panel system. From the results of the FMEA test analysis, it is very useful in finding out deficiencies or causes of failure in the electricity produced, in this tool there is damage to use or damage to the tool or room factors which can interfere with the process of ineffectiveness of the solar panels that produce electricity in smokeless waste burners. This.