Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Industrial Engineering Journal (IEJ)

ANALISIS PENGENDALIAN KEHILANGAN MINYAK (OIL LOSSES) PADA CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Prima Ranika, Angela; Meutia, Sri; Irwansyah, Defi
Industrial Engineering Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i2.1137

Abstract

PT. Blang Ketumba merupakan Industri yang bergerak pada bidang pertanian dan pengolahan kelapa sawit dimana perusahaan tersebut menghasilkan CPO/Crude palm oil dan kernel. Pihak perusahaan memiliki target maksimum oil lossespada proses produksi yaitu pada stasiun sterilizer 1%, stasiun bantingan 3%, stasiun ampas kempa 5% dan stasiun pemurnian 1%. Dari beberapa stasiun tersebut berdasarkan data, diperoleh oil lossesmelebihi batas yang telah ditetapkan yang mengakibatkan berkurangnya perolehan rendemen minyak. Tujuan dari penelitian ini untuk menekan kehilangan minyak sebagai usulan perbaikan serta melihat kerugian secara finansial akibat kehilangan minyak. Dalam penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan menggunakan konsep defene, measure, analyse, dan improve  untuk mengendalikan kehilangan minyak dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk melihat faktor penyebab masalah yang menjadi prioritas perbaikan berdasarkan nilai RPN tertinggi dengan menggunakan variabel FMEA yaitu severity, occurrence dan detection. Hasil penelitian menunjukkan nilai DPMO diperoleh sebesar 24800,96 dan untuk nilai sigma sebesar 3,46 dimana nilai sigma tersebut menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam rata-rata industri indonesia serta kapabilitas proses (Cp) pada setiap stasiun menunjukkan nilai sebesar 1,00 yang berarti kapabilitas proses berjalan dengan baik, namun masih perlu pengendalian yang ketat, sehingga perlu ditingkatkan performansinya melalui perbaikan pada proses tersebut. Pada metode FMEA diperoleh tiga nilai RPN tertinggi penyebab masalah yang menjadi prioritas perbaikan yaitu pada stasiun pemurnian minyak sebesar 105 dan sterilizer yaitu tekanan yang tinggi dan lama waktu perebusan berturut-turut sebesar 98 dan 84. Untuk kuantitas losses minyak pada periode November 2022 dimana minyak yang seharusnya diperoleh ikut terbawa pada proses menimbulkan kehilangan sebesar Rp. 61.280.276.
Identifikasi Pengaruh Marketing Mix Terhadap Peningkatan Pelanggan Pada PT. Pos Indonesia Meutia, Sri; Anshar, Khairul; Nufus, Ukhwatul
Industrial Engineering Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i2.1142

Abstract

PT. Pos Indonesia ialah perusahaan yang beropersional pada bagian jasa. Pos Indonesia membagi operasionalnya menjadi dua bagian: Usaha Bisnis Surat Paket (BPS) dan Jasa Keuangan (Jaskug). Usaha logistik surat dan parsel dibagi menjadi tiga bagian, yaitu surat domestik, surat internasional, dan logistik. Usaha jasa keuangan meliputi Pospay, Weselpos, Pos Giro, Saluran Penyaluran Dana dan Perbankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak bauran pemasaran (penetapan harga, produk/jasa, situs, dan promosi) terhadap PT. Perluasan basis pelanggan Pos Indonesia dan identifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perluasan tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan menganalisis data primer yang dikumpulkan dari survei yang dilakukan kepada klien PT. Pengambilan sampel secara sengaja menghasilkan 100 tanggapan untuk divisi Bisnis Paket Surat Pos Indonesia. Uji instrumental, uji hipotesis klasik, uji linier multivariat, dan uji statistik digunakan untuk mengolah dan menganalisis data pada SPSS versi 16. Penelitian ini menemukan bahwa pengaruh variabel independen (harga, produk, situs, dan promosi) terhadap variabel dependen variabel penjelas (Y) sama besarnya dengan variabel penjelas lainnya (26,4%). Uji F menunjukkan bahwa faktor independen (Harga, Produk, Lokasi, Promosi) semuanya mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah konsumen, dengan Fhitung > Ftabel = 69,175 > 2,46. Harga, produk/jasa, lokasi, dan promosi semuanya memiliki nilai thitung lebih besar dari ttabel yang ditunjukkan dengan uji t. Oleh karena itu, variabel Produk (X2) merupakan variabel yang paling penting dengan tingkat signifikansi 0,000<0,05.