Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Forecasting Foreign Tourist Visits to West Nusa Tenggara Using ARIMA Method Siti Soraya; Maulida Nurhidayati; Baiq Candra Herawati; Anthony Anggrawan; Lalu Ganda Rady Putra; Didiharyono D
Jurnal Varian Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/varian.v5i1.1441

Abstract

West Nusa Tenggara (NTB) is one of the provinces in Indonesia that has its own charm in the world of tourism and is known as a pioneer of halal tourism. In addition to domestic tourists, NTB tourism always has an attraction for foreign tourists. This is evidenced by the increasing number of foreign tourists visiting NTB from year to year before the Covid-19 pandemic. This condition certainly has a positive impact on increasing NTB’s economic growth in the tourism sector and indirectly on the optimization of existing infrastructure. The purpose of the study is to predict the number of foreign tourist visits to NTB so that it can assist the government in making decisions in preparing adequate facilities and infrastructure in the event of a surge in tourist visits. The method used in this study is the Box-Jenkins-ARIMA model. The ARIMA method is based on 3 models that are formed from the results of plot data. The data used in this study is secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) of West Nusa Tenggara (NTB), from January 2010 to June 2019. The results show that the ARIMA (4,1,1) model is the most widely used model. This model is suitable for predicting the number of foreign tourists visiting NTB because this model produces the lowest SSE and MSE values compared to other models.
Metode Markov Chain untuk Menghitung Premi Asuransi pada Pasien Penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue Irwan Kasse; Didiharyono Didiharyono; Maulidina Maulidina
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.494 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v7i2.1251

Abstract

Abstract:This paper discusses the Markov Chain method in calculating insurance premiums for patients with dengue hemorrhagic fever (DHF) at Labuang Baji Hospital. The Markov Chain Model is a method that studies the characteristics of a variable in the present that depends on its properties in the past in an attempt to estimate the properties of these variables in the future. This paper aims to determine the transition probability model for each circumstance using the Markov multistate model and to determine insurance premiums using the Markov Method. Based on the results of research and discussion, obtained a probability transition model matrix with the order 5 x 5. Next calculate the transition rate matrix, calculate the transition opportunity, calculate the density function, and calculate the premium of each event. With a large one-year term life insurance premium paid to patients with Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at each transition opportunity adjusted to the state of each gradient I, II, and III, with the maximum value of the premium paid that is at the state of the gradient I that moves to die with the value Ax.a|04=Rp.1.372.500.. Abstrak:Tulisan ini membahas tentang metode Markov Chain dalam menghitung premi asuransi pada penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Labuang Baji. Model Markov Chain merupakan salah satu metode yang mengkaji sifat-sifat suatu variabel saat sekarang bergantung pada sifat-sifat variabel di masa terdahulu untuk mengestimasi sifat-sifat variabel tersebut untuk keperluan di masa mendatang. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui model probabilitas transisi dari setiap keadaan dengan menggunakan model multistatus Markov dan untuk menentukan premi Asuransi menggunakan Metode Markov. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh model matriks probabilitas transisi berordo 5 x 5 . Selanjutnya menghitung matriks laju transisi, menghitung peluang transisi, menghitung fungsi densitas, dan menghitung premi dari setiap kejadian. Dengan Besar premi asuransi jiwa berjangka satu tahun yang dibayarkan pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) pada setiap peluang transisi disesuaikan dengan keadaan masing-masing gradiasi I, II, dan III, dengan nilai maksimal premi yang di bayarkan yaitu pada keadaan gradiasi I yang berpindah ke meninggal dengan nilai Ax.a|04=Rp.1.372.500..
Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dengan Metode Six-Sigma Pada Industri Air Minum PT Asera Tirta Posidonia, Kota Palopo D. Didiharyono; M. Marsal; B. Bakhtiar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273702018

Abstract

Six sigma merupakan salah satu metode yang sedang berkembang di dunia saat ini. Penerapan six sigma diharapkan dapat mengurangi kegagalan (kerusakan) dalam pencapaian sasaran mutu yang diinginkan dalam peningkatan jumlah produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengendalian kulitas produksi dengan metode Six Sigma dalam peningkatkan mutu produksi pada industri air minum PT Asera Tirta Posidonia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan data kuantitatif. Prosedur penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Action, Improve dan Control.  Hasil penelitian yang dilakukan yaitu pertama, tahap define merupakan mendefinisikan masalah standar kualitas dalam proses produksi perusahaan, mendefinisikan rencana tindakan yang harus dilakukan serta menetapkan sasaran dan tujuan peningkatan kualitas Six Sigma. Kedua, tahap measure. Pada tahapan ini pengukuran karakteristik kualitas produk yang dihasilkan pada proses produksi dilakukan oleh perusahan sehingga peneliti hanya melakukan pengumpulan data atau dokumentasi yang telah dibuat oleh pihak bagian produksi. Ketiga, tahap analyze dihitung mulai dari nilai Central Limit, Upper Control Limit (UCL), Lower Control Limit (LCL) serta perhitungan DPMO dan nilai Sigma. Berdasarkan perhitungan nilai Sigma, rata-rata tingkat sigma 1,929 atau berada pada kondisi 2 sigma dengan kemungkinan kerusakan sebesar 335.287 untuk sejuta kali proses produksi atau sebesar 33,5% Defect Per Million Opportunities (DPMO). Reject Pabrik dengan persentase dari total kerusakan adalah 57,1% dan Reject Supplier sebanyak 42,9%. Keempat, tahap improve yaitu dengan melakukan pelatihan bagi karyawan dan melakukan pengawasan pada karyawan bagian produksi, perawatan dan perbaikan mesin secara berkala dan pemilhan kualitas bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi serta pengelompokan produk cacat berdasarkan jenis kecacatan, melakukan pengamatan setiap minggu, pendataan cacat produksi dilakukan secara detail, pengontrolan produk cacat dilakukan dengan baik, skill dan kesadaran operator harus ditingkatkan, supervisor bertanggungjawab terhadap produk cacat masing-masing area. Kelima, tahap control yaitu dengan melakukan pencatatan dan penimbangan produk cacat dari masing-masing jenis kerusakan, melaporkan hasil penimbangan kepada supervisor dan pengawasan terhadap produksi oleh ketua bagian produksi secara terus menerus. Berdasarkan kegiatan pengendalian kualitas tersebut, bisa dikatakan bahwa perusahaan cukup memberikan manfaat dalam upaya mengurangi kegagalan produk akan tetapi masih belum maksimal. Sehingga perlu disarankan yaitu sebaiknya perusahaan meningkatkan kapabilitas Sigma dan meningkatkan proses dengan cara melakukan perbaikan terhadap mesin, bahan baku, metode dan lingkungan serta pembinaan dan pengawasan kerja karyawan.
Perkiraan Lonjakan Jumlah Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021 dengan Penerapan Metode ARIMA B. Bakhtiar; D. Didiharyono
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273682018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan (forecasting) lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 dengan penerapan model ARIMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan data sekunder kuantitatif yang diperoleh di BPS Kab. Toraja Utara. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi identifikasi model, estimasi parameter, tahap diagnostik dan forcasting dengan bantuan soft komputer dalam hal ini Minitab 18. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lima model time series yang digunakan memperkirakan lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 yakni ARIMA (1,1,1), ARIMA (2,1,1) dan ARIMA (1,2,1). Kriteria yang tepat dalam pemilihan model yang terbaik adalah model yang mempunyai nilai MS (Mean Square) terkecil. Dalam hal ini model time series dengan MS terkecil adalah ARIMA (1,1,1) yaitu sebesar 16487384. Sehingga, model ini yang digunakan dalam melakukan peramalan adalah ARIMA (1,1,1) dengan bentuk umumnya yaitu . Hasil memperkirakan dari bulan januari sampai Desember 2021 adalah 13984,9; 14924,1; 15033,1; 15204,6; 15371,4; 15538,6; 15705,7; 15872,8; 16040; 16207,1; 16374,2 dan 16541,4.
Pemberdayaan dan Pengembangan UKM Masyarakat Pesisir Berbasis Platform Digital Didiharyono D.; Arif Ferdian; Patahiruddin Patahiruddin; Besse Qur'ani
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1241

Abstract

Kelurahan Penggoli adalah salah satu wilayah pesisir di Kecamatan Wara Utara Kota Palopo. Kondisi wilayah Kelurahan Penggoli berada di sepanjang garis pantai bagian Utara dimana mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting, serta pembudidayaan rumput laut. Potensi hasil kelautan yang ada di lokasi Mitra tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dengan berbagai inovasi produk yang bernilai ekonomis. Sehingga, diperlukan ada upaya mengembangkan dan inovasi produk yang memanfaatkan potensi sumber daya wilayah pesisir baik secara manual maupun berbasis platform digital. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini penting untuk dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Mitra UKM Pa’bila dalam membantu melakukan inovasi dan pengembangan produknya dengan memperhatikan aspek strategi marketing, brand, dan citra produk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan menggunakan metode partisipatif masyakarat melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan menggunakan pendekatan interaktif dan demonstratif. Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengolahan sumber daya pesisir, peningkatan diferensiasi produk, brand, pemanfaatan teknologi dan akses internet dalam memasarkan produk yang dihasilkan serta perluasan area pemasaran produk sehingga bisa digunakan oleh konsumen melalui kegiatan pelatihan dan pemberdayaan yang berbasis partisipatif masyarakat. Saran yang diberikan dalam kegiatan ini adalah sebaiknya dilakukan pendampingan lanjutan terkait dengan digital marketing dalam hal ini pemanfaatan palform digital dalam promosi dan penjualan berbagaimacam produk sehingga terjadi peningkatan pendapatan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan Objek Wisata dan Pemberdayaan Kelompok UKM di Kawasan Pesisir Danau Towuti Desa Tokalimbo Arif Ferdian; Didiharyono D.; Muhhlis Muhallim; Nurhuda Nurhuda; A. Molang Chaerul Kambau; Muhammad Fikri; Hisma Abduh; Siti Afiyah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i1.1565

Abstract

Desa Tokalimbo memiliki beberapa objek wisata dan UKM yang perlu dikembangkan. Pariwisata yang terkenal di desa Tokalimbo yakni pesisir dana Towuti yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun nasional. Namun, pengelolahaan yang bersifat konvensional membuat objek wisata pesisir danau Towuti masih perlu pengelolahan yang layak dan lebih modern dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi. Adapun Tujuan pada pengabdian ini yaitu mengembangkan objek wisata dan memberdayakan Kelompok UKM yang ada di pesisir danau Towuti desa Tokalimbo. Metode penelitian ini menggunakan Subsitusi IPTEKS, Pelatihan, Pendampingan dan Evaluasi. Adapun hasil dalam pengabdian ini yaitu penerapan TTG (teknologi Tepat Guna) dalam bentuk website serta peningkatan keteramilan Kelompok UKM serta peningkatan Promosi objek wisata baik wisata alam, buatan maupun budaya.Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu pengabdian yang dilakukan olem tim pengabdi telah mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dan kelompok UKM dan mampu mengadopsi teknologi tepat guna yang di hibahkan kepada mitra dalam bentuk website yakni Desa Tokalimbo.
Community-Based Kambo Tourism Area Planning With a Participatory Planning Approach Amiruddin Akbar Fisu; Zulham A. Hafid; Liza Utami Marzaman; Didiharyono D.; Ulfa Utami Mappe; Abri Hadi; Suparman Manuhung
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i1.1558

Abstract

At the end of 2021 Kambo was selected as the Top 100 Indonesian Tourism Village Award (ADWI) 2021 by the Ministry of Tourism and Creative Economy. This proves that Kambo has huge tourism potential. However, this potential has not been managed properly. This can be seen from the absence of management and governance of tourism activities carried out by the local community. Kambo also does not have planning documents related to tourism development, either in the form of an academic manuscript or a master plan. Even the things discussed and determined at the sub-district level musrembang have not accommodated these, while in fact, these documents are very important to be a guideline for planning and developing tourism. For this reason, the Palopo Urban Forum with Andi Djemma University took the initiative together with a number of volunteers from various communities, institutions and professions, taking a role to participate in assisting the residents of Kambo in identifying problems, mapping potential and designing places, through the Placemaking Workshop. The Placemaking Workshop is broadly a tourism planning with a participatory approach so as to provide space and opportunity for the people of Kambo to tell stories about their village, knitting history, describing the area, explaining existing problems, expressing hopes and aspirations, and making concepts and plans together. The people of Kambo are the holders of the right to the future of their own territory. Therefore, they are really in charge of the vision, planning, activities and efforts to control their own living space.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Menggunakan Regresi Spline Didiharyono D.; Muh. Syukri; Eka Purnama
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v6i1.1753

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan ekonomi Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan Tahun 2022. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi nonparametrik spline dengan menganalisis data sekunder yang diperoleh dari BPS. Hasil analisis menunjukan bahwa Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah Kota Makassar sebesar 34,86% dan yang memiliki pertumbuhan ekonomi terendah adalah Kepulauan Selayar sebesar 1,25%. Pemilihan titik knok optimal, satu titik Knot dengan nilai GCV minimum sebesar 37.87, dua titik knot dengan nilai GCV minimum sebesar 1.97, tiga titik Knot dengan nilai GCV minimum sebesar 2.21. Dengan demikian, nilai GCV yang paling optimal digunakan adalah dua titik knot dengan nilai GCV minimum sebesar 1.97 dan diperoleh model yang optimal dengan nilai R2 yang diperoleh sebesar 52% mempengaruhi variable respon.
Application of Principal Component Regression in Analyzing Factors Affecting Human Development Index Sumarni Susilawati; Didiharyono Didiharyono
Jurnal Varian Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/varian.v6i2.2366

Abstract

The human development index is an indicator to measure the quality of people's lives. If the human development index number increases, the better the quality of people's lives. There are many factors or variables that affect the level of the human development index, ranging from economic issues, education, health and other factors. However, not all factors have a positive and significant effect. Thus, this study aims to determine the factors that significantly affect the human development index in South Sulawesi. The method used in this study is principal component regression which involves many variables. The variables involved are expected length of schooling, average length of schooling, percentage of population with the highest Diploma, Bachelor and Masters education, school enrollment rate for people aged 7-24 years, percentage of poor people, spending per capita, and life expectancy. From the results of data processing using principal component analysis, 4 main components are obtained which represent the other components, for principal component regression, taking into account the cumulative proportion of > 80%. The results of this study indicate that the human development index in South Sulawesi is influenced by all the variables involved, which is equal to 95.7%. With the variable percentage of poverty being one of the variables that has a negative effect on HDI in South Sulawesi which shows that the higher the percentage of poverty, the lower the human development index. Thus, in order to increase the human development index in Indonesia, it is necessary to take strategic steps to improve people's welfare.
Analisis Sistem Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Pada Biro Pengadaan Barang Jasa Provinsi Sulawesi Selatan Melalui Aplikasi Reviu Irfan Arifandy; Rosnaini Daga; Didiharyono Didiharyono
Jurnal Sains Manajemen Nitro Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Pasca Sarjana IBK Nitro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56858/jsmn.v2i2.160

Abstract

Adapun tujuan penelitian dalam artikel ini yaitu (1) untuk mengetahui kendala yang dihadapi PA/KPA/PPK dalam pengusulan paket melalui aplikasi reviupbj. (2) Untuk mengetahui penerapan reviu pengadaan barang/jasa secara online lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada Biro Pengadaan Barang/Jasa Sertariat Daerah Provinsi Sulawesi-Selatan. Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan sumber data primer yang terdiri dari 8 orang Biro Pengadaan Barang Jasa dan Sumber data sekunder yang berupa laporan, catatan dan dokumen serta berita online dan peraturan perundang-undangan. Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa : (1) Tahap perencanaan pengadaan melalui penyedia seperti penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sudah dibuat namun masih harus diperbaiki sehingga tidak terkesan dibuat seadanya dan untuk penyusunan spesifikasi teknis, perkiraan biaya / RAB, pemaketan pengadaan barang/jasa, konsolidasi pengadaan barang/jasa dan penyusunan biaya pendukung telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur didalam Perpres 16 Tahun 2018. (2) Belum dilakukannya reviu oleh PA/KPA/PPK terhadap dokumen persiapan pengadaan khususnya untuk spesifikasi teknis/KAK dan dokumen persiapan lainnya pada tingkat OPD yang bertujuan untuk memastikan bahwa spesifikasi/KAK pada saat penyusunan anggaran belanja atau perencanaan Pengadaan Barang/Jasa masih sesuai dengan kebutuhan barang/jasa dan ketersedian anggaran belanja sesuai hasil persetujuan. (3) Tahap persiapan pengadaan barang/jasa seperti penetapan spesifikasi teknis / KAK, penyusunan dan penetapan HPS, dan penyusunan dan penetapan rancangan kontrak telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur didalam Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) nomor 9 Tahun 2018.