Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS POTENSI AGROWISATA DI KABUPATEN CIAMIS Asep Nurwanda
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v7i3.4260

Abstract

ABSTRAK Agrowisata salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia keparawisataan sehingga menjadi isu sentral di era otonomi daerah dan menjadi salah satu hal yang harus segera diselesaikan. Begitu pula di wilayah perdesaan masalah agrowisata masih menjadi masalah dan menghambat terwujudnya kesejahteraan. Penerapan otonomi daerah, juga berimbas pada Pemerintah Daerah harus berupaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang bertujuan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Adapun yang menjadi tujuan bersama adanya otonomi daerah, yakni pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang cukup berperan dan berkontribusi dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah. Hasil penelitian menunjukkan di Kabupaten Ciamis terdapat potensi agrowisata yang meliputi wilayah Kelurahan Benteng, Desa Karanganyar, Desa Sukamulya, Desa Medanglayang, Desa Baregbeg, Desa Jelat, dan Desa Cibeuruem. Adapun potensi agrowisata yang dapat dikembangkan meliputi: perkebunan durian jenis serendet, perkebunan kopi, perkebunan duku, perkebunan salak, dan palawija. Walaupun terdapat potensi yang cukup dapat dikembangkan, tetapi diperlukan perbaikan untuk aksesibilitas jalan, peningkatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kata Kunci: Potensi Pariwisata, Agrowisata, Pendapatan Asli Daerah  
FORCASTING DIGITALISASI TERHADAP PENDAMPINGAN UMKM DI KABUPATEN CIAMIS Asep Nurwanda; Elis Badriah; Eet Saeful Hidayat
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.7338

Abstract

Rendahnya manajerial skill pelaku UMKM seperti kemampuan peramalan, pemahaman dan  keterampilan pelaku usaha khas di Desa Kawunglarang Kecamatan Rancah Ciamis. Adapun tujuan penelitian adalah memberikan pemahaman tentang digitalisasi ke pelaku usaha tersebut sehingga dapat meningkatkan penjualan produksinya serta untuk menganalisis penerapan digitalisasi pemasaran dalam upaya peningkatan daya saing UMKM Saroja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualiatif dengan mengambil data primer berupa wawancara dengan responden serta data sekunder dari kantor Desa dan UMKM. dengan Objek penelitian adalah pelaku usaha UMKM yang telah menekuni usaha dalan rentang waktu yang lam.a Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan peramalan, penyuluhan dan pendampingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan peramalan, pemahaman dan  keterampilan pelaku usaha berimplikasi  terhadap peningkatan pemasaran berbasis digitalisasi, dan  omzet penjualan.  Kata kunci : Forcasting, UMKM, digitalisasi, keterampilan.
ANALISIS PROGRAM INOVASI DESA DALAM MENDORONG PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL OLEH TIM PELAKSANA INOVASI DESA (PID) DI DESA BANGUNHARJA KABUPATEN CIAMIS Asep Nurwanda; Elis Badriah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v7i1.3313

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya Tim PelaksanaInovasi Desa dalam mengidentifikasi dan mengkaji potensi ekonomi lokal baik itu sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia, kegiatan inovasi ide dan gagasan yang diberikan oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh kelompok penerima sasaran program, serta Tim Pelaksana Inovasi Desa belum mampu melaksanakan tugasnya dalam memfasilitasi layanan teknis tenaga ahli terkait pengembangan sumberdaya dan kewirausahaan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :Bagaimana pelaksanaan Program Inovasi Desa, hambatan dan upaya dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa di Desa Bangunhraja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis ? Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling, sumber data dalam penelitian ini sebanyak 5 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakanya itu studi pustaka, dan studi lapangan (observasi, wawancara dan dokumentasi).Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Pelaksanaan Program Inovasi Desa dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa di Desa Bangun harja umumnya telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan teori 3 pilar yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan program menurut Jones (Agustino, 2017 : 154-155), namun terdapat beberapa indikator yang belum dilaksanakan. Hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu kurangnya kemampuan sumberdaya manusia baik itu Tim Pelaksana Inovasi Desa, Pemerintah Desa Bangunharja, maupun masyarakat kelompok usaha, sehingga penerapan kegiatan inovasi sulit dikembangkan, masih minimnya kegiatan pendampingan pengembangan sumberdaya manusia dan pelatihan kewirausahaan serta kurangnya komunikasi antara Tim Pelaksana Inovasi Desa dengan masyarakat kelompokusaha. Upaya-upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan pengorganisasian Tim Pelaksana Inovasi Desa dengan memberikan motivasi kerjaa ntaranggota, Tim Pelaksana Inovasi Desa melakukan evaluasi dan merencanakan kegiatan pendampingan tenaga ahli dalam peningkatan tata kelola Pemerintah Desa dalam pembangunan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan, kemudian Pemerintah Desa mendampingi masyarakat kelompok usaha secaralangsung terkait kegiatan dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa.Kata Kunci :Pelaksanaan, Program Inovasi Desa, Pengembangan Ekonomi Lokal, Desa Bangun harja.
ANALISIS STRATEGI TERHADAP PENINGKATAN KEPUASAN STUDI ANALISIS DI BUMD (PDAM) TIRTA ANOM KOTA BANJAR PATROMAN ASEP NURWANDA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v5i2.2403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pegawai PDAM kurang respon dan cepat tanggap dalam mengatasi keluhan pelanggan. PDAM masih belum optimal dalam melakukan kegiatan pemantauan dan pengukuran kepuasan pelanggan secara berkesinambungan.. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi pelayanan Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar Patroman dalam meningkatkan kepuasan pelanggan? 2) Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi dalam strategi pelayanan Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar Patroman dalam meningkatkan kepuasan pelanggan? 3) Bagaimana upaya-upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam strategi pelayanan Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar Patroman dalam meningkatkan kepuasan pelanggan? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi, dan wawancara). Teknis analisa data dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: 1) Strategi pelayanan Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar Patroman dalam meningkatkan kepuasan pelanggan secara umum sudah dilaksanakan dengan baik. 2) Hambatan-hambatan yang dihadapi berupa terbatasnya waktu yang dimiliki pegawai, terbatasnya anggaran yang dimiliki, fasilitas yang belum memadai, kurangnya kemampuan pegawai dalam hal komunikasi,. 3) Upaya-upaya yang dilakukan berupa menambah sejumlah anggaran dan fasilitas dan juga upaya meningkatkan komitmen dan kesediaan pegawai. Kata Kunci: Strategi Pelayanan Perusahaan, Kepuasan Pelanggan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBANGUNAN MELALUI PEMANFAATAN POTENSI DAN LAHAN DESA DI DESA KARANGPAWITAN KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS H. Asep Nurwanda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v3i2.685

Abstract

Latar belakang  penelitian ini adalah:masih banyaknya tanah kas desa yang belum dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Kurangjelasnya standar operasional yang harus dilakukan dalam pemanfaatan potensi lahan desa Masih banyak program pembangunan  yang  belum diselesaikan disebabkan oleh  minimnya dana APBDes. Rumusan masalah dalam penelitian Bagaimana implementasi kebijakan program pembangunan melalui pemanfaatan potensi dan lahan desa?Apa saja hambatan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan program pembangunan melalui pemanfaatan potensi dan lahan desa?Apa saja upaya yang dilakukan  untuk mengatasi  hambatan dalam implementasi kebijakan program pembangunan melalui pemanfaatan potensi dan lahan desa?Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan sampel penelitian berjumlah 10 orang pegawai. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut:Implementasi kebijakan program pembangunan melalui pemanfaatan potensi dan lahan desa berdasarkan hasil wawancara telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan,70% kebijakan Program Pembangunan Melalui Pemanfaatan Potensi dan Lahan Desa di Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, telah dilaksanakan dengan baik, 17,69% kebijakan Program Pembangunan Melalui Pemanfaatan Potensi dan Lahan Desa di Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dilaksanakan dengan cukup baik dan 13,84% kebijakan Program Pembangunan Melalui Pemanfaatan Potensi dan Lahan Desa di Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dilaksanakan dengan kurang baik. Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan program pembangunan melalui pemanfaatan potensi dan lahan desa di Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis berdasarkan hasil wawancara adalah SDM, sarana, dana atau anggaran, Koordinasi, komunikasi, dukungan dan respon masyarakat. Upaya-upaya yang dilakukan adalah: peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, melengkapi sarana dan prasarana penunjang sosialisasi, penambahan dana atau anggaran sosialisasi, peningkatan koordinasi dan komunikasi baik  dengan masyarakat maupun dengan organisasi yang berkaitan, meningkatkan respon  masyarakat melalui sosialisasi.  Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Program Pembangunan, Pemamfaatan Potensi dan Lahan Desa 
PELAKSANAAN PROGRAM KARANG TARUNA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DI DESA CINTARATU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Siti Hertanti; Irfan Nursetiawan; R. Rindu Garvera; Asep Nurwanda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v5i3.2713

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya program Karang Taruna dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat dan cenderung tidak maksimal dalam melaksanakan suatu kegiatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lamanya penelitian yang penulis lakukan 9 bulan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi. Jumlah informan sebanyak 12 orang. Teknik pengolahan data melalui reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Pelaksanaan Program Karang Taruna dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Adanya hambatan-hambatan seperti kurangnya sosialisasi tentang program karang taruna kepada masyarakat, keterbatasan info yang diperoleh karang taruna dan sebagian program karang taruna masih ada yang belum terealisasikan karena minimnya dana karang taruna untuk pelaksanaan program karang taruna dan dalam bidang lingkungan hidup belum melakukan program penghijauan. Upaya yang dilakukan yaitu adanya komunikasi yang baik antar ketua dan anggota,banyak menjalin kerjasama dengan intansilain, mensosialisasikan semua progrm karang taruna, dan mengajukan proposal ke intansi-intansi untuk tambahan dana, memeberikan sanksi untuk anggota yang tidak hadir dalam rapat.
ANALISIS PENGELOLAAN CURUG SALOSIN DI DESA SUKAHURIP KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIAMIS ASEP NURWANDA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v4i3.1689

Abstract

Potensi keragaman Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Ciamis yang cukup banyak dapat dijadikan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk kawasan konservasi alam dan wisata alam. Wisata alam sendiri dapat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan tentunya dapat dijadikan sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Salah satu potensi alam tersebut berada di Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti. Dengan lokasi yang berdekatan dengan kawasan Gunung Syawal, Desa Sukahurip memberikan pemandangan yang didominasi oleh keindahan dan keramahan desa pada umumnya.  Potensi wisata yang ada di desa tersebut, yakni adanya curug yang bernama Curug Salosin. Di curug tersebut terdapat ekosistem yang masih asri dan banyaknya pepohonan menjadikan kawasan tersebut lekat dengan hijaunya pegunungan. Tetapi untuk saat ini kawasan tersebut belum dapat dibuka secara publik, karena masih menjadi kawasan pariwisata pra-konstruksi. Artinya kawasan tersebut belum dibuka secara resmi. Keindahan panorama alam menjadi salah satu bagian ikon Curug Salosin dan dengan lokasi yang berada di gerbang ke Kabupaten Ciamis menjadikan lokasi tersebut sangat strategis sebagai kawasan wisata alam. Adapun hambatan ke lokasi curug tersebut, yakni masih terbatasnya akses jalan dan masih belum terbentuknya pengelola wisata, jika objek wisata alam tersebut resmi dibuka. Diperlukan kajian yang mendalam untuk menjadikan suatu kawasan atau wilayah menjadi bagian dari objek wisata baru di Kabupaten Ciamis. Dengan segala potensi yang ada di lokasi curug, maka peneliti bermaksud untuk  menganalisis pengelolaan Curug Salosin di Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis dan hal ini dimaksudkan agar setelah dibuka secara resmi objek wisata tersebut, maka akan memberikan gambaran tentang pengelolaan objek wisata alam yang berlandaskan pada Community Based Tourism (CBT) dan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, ketika pengelolaan objek wisata tersebut berjalan dengan baik. Kata Kunci: Pengelolaan, Curug Salosin, Wisata, dan Desa.
PELAKSANAAN PROGRAM INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA OLEH PEMERINTAH DESA DI DESA CIJULANG KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN ASEP NURWANDA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v2i1.2741

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa pelaksanaan program peningkatan IPM belum optimal. Berdasarkan latar belakang di atas, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia oleh Pemerintah Desa?; 2) Bagaimanakah hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia oleh Pemerintah Desa?; 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia oleh Pemerintah Desa? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Lamanya penelitian selama 9 bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara). Berdasarkan hasli penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pelaksanaan program peningkatan indeks pembanguna manusia oleh Pemerintah Desa belum tercapai sesuai dengan yang ditentyjan oleh Badan Pusat Statistik (2006:20). Hal tersebut dibuktikan dengan jawaban informan bahwa sebanyak 54.29% informan menyatakan sudah baik namun terdapat sebanyak 45.71% menyatakan kurang baik. Begitu pula dengan hasil observasi diketahui bahwa pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia belum dilaksanakan dengan baik karena masih adanya masyarakat yang kesulitan dalam meningkatkan pendapatannya. Selain itu tingkat pendidikan masyarakat masih kurang sementara pemerintahan desa tidak dapat membantunya. 2) Adanya hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia belum tercapai sesuai dengan yang ditentukan hal ini disebabkan oleh kurangnya ketersediaan anggaran yang memadai dalam melaksanakan peningkatan IPM. 3) Adanya upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambayan dalam pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia dengan memperbaiki penyelenggaraan pelayanan di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat. Begitu pula dengan hasil observasi diketahui bahwa pelaksanaan program peningkatan indeks pembangunan manusia oleh Pemerintah Desa dilakukan berbagai upaya dengan menyediakan anggaran yang disediakan untuk melakukan pengelolaan bidang ekonomi, pendidikan maupun kesehatan serta melakukan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat.
PENERAPAN METODE FULL COSTING DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PEMBANGUNAN RUMAH Elis Badriah; Asep Nurwanda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3011

Abstract

Penentuan harga pokok produksi dengan metode Full Costing sangat penting karena metode ini lebih rinci dalam memasukkan komponen-komponen biaya yang diperlukan dalam suatu proses produksi. Hal ini dapat berpengaruh pada penentuan harga jual dan laba yang dihasilkan. Penentuan harga pokok produksi dengan metode Full Costing diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pihak develover rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil penghitungan harga pokok produksi yang dilakukan pihak Develover rumah dengan penghitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode Full Costing. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Kibar Bumi Persada. Data yang diperoleh melalui survei ke lokasi dan wawancara langsung dengan pihak Developer Perumahan berkaitan dengan masalah yang dibahas serta dokumen-dokumen sebagai bukti pendukung. Dalam melakukan penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu suatu analisis data dengan merekomendasikan penyusunan harga pokok produksi yang seharusnya metode ini dinyatakan dengan angka-angka. Metode deskriptif kuantitatif yang diperlukan dalam penulisan  adalah metode full costing. Hasil menunjukan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode perhitungan sederhana yang dilakukan perusahaan pengembang rumah
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN FISIK (Studi Analisis Kebijakan Pemerintah Desa) ASEP NURWANDA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v4i2.1484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya partisipasi masyarakat di desa dan pemerintahan daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk partisipasi, hambatan-hambatan yang dihadapi, dan upaya-upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi hambatan-hambatan agar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan fisik  di Desa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data sebanyak 10 orang. Dalam penelitian ini diperoleh dengan studi pustaka dan studi lapangan. Teknik pengolahan data pendukung dari analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa: (a) partisipasi masyarakat dalam pembangunan fisik di desa secara keseluruhan sudah dilaksanakan, hal ini tampak pada partisipasi pikiran dan dilaksanakan melalui Musrenbangdes. Partisipasi tenaga, melalui sumbangsih swadaya tenaga. Partisipasi keterampilan, tenaga ahli melaksanakan proses keterampilannya. Partisipasi barang meminjamkan alat kerja dalam pembangunan fisik. Partisipasi uang, melalui pengajuan tokoh masyarakat; (b) hambatan-hambatan dalam partisipasi masyarakat pada pembangunan fisik di daerah. Pada partisipasi pikiran, partisipasi tenaga, warga belum seluruhnya hadir. Partisipasi keahlian, adanya tenaga ahli dalam pembangunan fisik. Partisipasi barang, peminjaman alat kerja. Partisipasi uang, pengajuan uang ke pusat, menunggu lama; dan upaya-upaya mengatasi hambatan-hambatan agar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan fisik di desa, melalui partisipasi pikiran, partisipasi tenaga dengan cara swadaya. Partisipasi keahlian, partisipasi barang, yakni pemerintah desa memerintahkan warga agar meminjamkan alat kerja. Partisipasi uang, pemerintah desa mengusulkan kepada pusat agar anggaran cepat diperoleh. Kata Kunci : Partisipasi, Masyarakat, Pembangunan Fisik.