Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Transformasi Limbah Organik menjadi Pupuk Bernilai Ekonomis bagi Kelompok Tani Hidup Baru Bayu Mahendra; Suroto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal PKM Agri Hatantiring Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2025
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/7b484030

Abstract

Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia menyebabkan peningkatan biaya produksi dan penurunan kualitas tanah secara berkelanjutan. Di sisi lain, limbah organik pertanian dan rumah tangga di pedesaan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasikan limbah organik menjadi pupuk bernilai ekonomis guna meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha tani pada Kelompok Tani Hidup Baru di Kelurahan Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11–20 Mei 2025 dengan melibatkan 29 peserta yang terdiri dari 20 anggota kelompok tani, 4 mahasiswa, dan 5 dosen. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kuantitatif berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 84,2 (peningkatan 49,29%). Produksi pupuk organik padat mencapai 1.250 kg dan pupuk organik cair 300 liter per siklus. Analisis kelayakan usaha menunjukkan nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 1,78 yang menandakan usaha layak dikembangkan. Program ini mampu menekan biaya pupuk hingga 32% per musim tanam serta membuka peluang usaha berbasis kelompok. Kata kunci: limbah organik, pupuk organik, pemberdayaan masyarakat, analisis ekonomi, pertanian berkelanjutan
Sosialiasi Pendidikan Tinggi Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Sekolah Menengah Atas Terhadap Pendidikan Lanjutan Suroto; Darmono; Tina Purnamasari; Ridwan; Muhammad Nazarul Yanis; Dermawan Zebua
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 1 No. 2 (2024): JUPENGEN - November
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v1i2.49

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan tinggi kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di beberapa wilayah yang memiliki keterbatasan informasi. Kegiatan ini meliputi sosialisasi pendidikan tinggi, diskusi interaktif, simulasi pemilihan program studi, serta pemberian informasi mengenai peluang beasiswa dan jalur pendidikan lanjutan. Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pendidikan tinggi, dengan 85% siswa memiliki pemahaman yang lebih baik setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, minat siswa untuk melanjutkan pendidikan meningkat dari 50% menjadi 70% pasca kegiatan. Meskipun program ini berhasil meningkatkan motivasi siswa, beberapa tantangan seperti keterbatasan akses informasi di daerah terpencil tetap perlu diperhatikan. Oleh karena itu, pendampingan dan tindak lanjut melalui platform daring disediakan untuk memastikan keberlanjutan dampak dari program ini.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BERAS SEHAT S. ORGANIK DI KABUPATEN SLEMAN Suroto SP., M.MA.
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i1.44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan Beras Sehat S. Organik produksi CV. Khanon Garden & Collection di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei dengan observasi, kuesioner dan wawancara. Variabel yang diukur adalah variabel kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan Beras Sehat S. Organik. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan uji t. Interpretasi hasil analisis menggunakan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan beras sehat s.organik didominasi oleh usia proudktif dan pada tingkat pendidikan sarjana. Untuk hasil presentase skor kuesioner kualitas produk didapatkan persentase rata-rata jawaban butir 85,71%, harga 80,66% dan kepuasan adalah 86%, ini menunjukkan bahwa pelanggan beras sehat s.organik puas dengan kualitas dan harga produk. Hasil uji regresi linier berganda diketahui sinifikansi kualitas produk 0,903, nilai ini lebih besar dari nilai α (0,05) sehingga variabel tersebut dinyatakan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan harga nilai signifikansinya 0,000 lebih kecil nilai α (0,5) sehingga dinyatakan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. kemudian hasil triming harga terhadap kepuasan juga didapatkan nilai signifikanis 0,000 lebih kecil dari α sehingga dinyatakan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Untuk uji t berdasarkan hasil regresi berganda kualitas produk disimpulkan Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan. sedangkan harga disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya harga berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan Beras Sehat S. Organik.Kata kunci : Kualitas produk, kemasan, harga, kepuasan, loyalitas.
ANALISIS PENGARUH MODAL DAN HARGA TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA KARTIKA BAKTI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Suroto *; parisa; Zul Erianto Suarja
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i2.78

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan harga terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei dengan observasi, kuesioner dan wawancara. Variabel yang diukur adalah variabel modal dan variabel harga terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan uji t. Interpretasi hasil analisis menggunakan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti memiliki usia kisaran usia 40 tahunanan, hal ini menunjukkan bahwa para petani pada umumnya berada pada usia dengan produktifitas tinggi. Dari segi pendidikan, didominasi tamatan SD sekitar 75%, kemampuan pengambilan keputusan yang baik, didukung oleh kemudahan akses informasi dunia pertanian khususnya terkait kelapa sawit. Dari hasil skor kuesioner kita ketahui rerata untuk variabel modal, harga dan pendapatan mendapatkan angka diatas 4,0 sehingga dapat disimpulkan dalam kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa para petani sudah memiliki kesiapan yang baik ketika memulai untuk masuk pada kegiatan budidaya tanaman kelapa sawit, para petani meyaqini akan prospek yang bagus untuk bisnis kelapa sawit kedepannya. Hasil uji regresi linier berganda diketahui bahwa nilai signifikansi variabel modal 0,002 dan nilai signifikansi variable harga 0,000, sehingga variabel modal dan variable harga dinyatakan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti. Kemudian berdasarkan hasil regresi tersebut disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, artinya variabel modal berpengaruh sifnifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL PETANI KELAPA SAWIT DI DESA RUNGAU RAYA KECAMATAN DANAU SELULUK Suroto *; Zul Erianto Suarja,; parisa
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i1.145

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi masyarakat Desa Rungau Raya Kecamatan Danau seluluk dalam memilih usaha pertanian kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan datanya dengan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan frekuensi. Hasil penelitian bahwa skor jawaban kuesioner yang didapat dari faktor eksternal yaitu variabel lingkungan memberikan pernyataan tentang kondisi fisik lingkungan Desa Rungau Raya mendapatkan dominasi skor yang tinggi, yaitu skor 5 sebanyak 113 frekuensi pilihan jawaban responden atau 75,3%. Dominasi frekuensi respon pilihan jawaban skor yang tinggi menunjukan penilaian petani kelapa sawit terhadap kondisi alam sesuai sebagai lahan budidaya kelapa sawit. Kemudian skor jawaban dari variabel kelompok acuan dengan pernyataan tentang acuan para petani memilih usaha budidaya kelapa sawit memperoleh respon jawaban skor 5 sebanyak 85 frekuensi pilihan jawaban atau 56,7%, hal ini menunjukkan bahwa petani kelapa sawit Desa Rungau Raya memiliki cukup pertimbangan sebagai acuan sebelum mengambil keputusan untuk berusaha kelapa sawit khususnya dari keluarga. Sedangkan penyataan alih fungsi lahan mendapatkan frekuensi respon jawaban skor 2 yang cukup banyak atau 21,3% disebabkan pada kenyataannya lahan yang digunakan untuk bertanam kelapa sawit bukan alih fungsi lahan melainkan lahan hutan yang sengaja dibuka untuk perkebunan kelapa sawit. Lalu skor jawaban yang didapat dari faktor internal yaitu variabel persepsi mendapatkan frekuensi respon jawaban tinggi, yaitu skor 5 mendapatkan frekuensi respon jawaban 143 atau 68,4%, hasil tersebut menjelaskan bahwa mayoritas petani kelapa sawit terpengaruh oleh persepsi yang dibangun terhadap usaha kelapa sawit. Skor jawaban dari variabel motivasi mendapatkan skor jawaban yang sangat tinggi dengan skor 5 frekuensi respon jawabannya sebanyak 217 kali atau 90,8%. Tingginya frekuensi skor 5 mencapai 90,8% membuktikan bahwa usaha dibidang kelapa sawit sangat menjanjikan sehingga petani memiliki harapan besar untuk mendapatkan kesejahteraan bagi diri dan keluarganya dalam jangka panjang. Kata kunci ; Lingkungan, Kelompok Acuan, Persepsi, Motivasi.
PENGARUH KEKERINGAN DAN KEBAKARAN LAHAN TERHADAP BIAYA USAHATANI PETANI KELAPA SAWIT DESA KARTIKA BAKTI Suroto *; Fathur Rahim; Jhossy Pratama; Farah Rahmadhani
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v3i2.161

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh faktor kekeringan dan kebakaran lahan terhadap Biaya Usahatani petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif, penentuan samplingnya menggunakan sampling pupossive, dengan metode pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik insindental. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji t. Deskripsi jawaban variable kekeringan lahan nilai jawaban rerata tertinggi pernyataan bahwa kekeringan menyebabkan mudah terjadi kebakaran lahan nilainya sebesar 4,6 dan pernyataan bahwa kekeringan menyurutkan motivasi petani untuk berkebun nilai reratanya rendah yaitu 3,1. Deskripsi hasil varibel kebakaran hutan nilai rerata tertinggi pernyataan kebakaran lahan menyebabkan hangusnya tajuk- tajuk daun kelapa sawit dan pernyataan kebakaran menyebabkan rusaknya vegetasi dan polusi asap yang mengganggu pernafasaan warga mendapatkan nilai rerata 4,3. kemudian rerata dengan nilai 3,7 antara lain pernyataan kebakaran mematikan pohon sawit, merusak tekstur dan kesuburan tanah serta infrastruktur. Deskripsi jawaban responden variable biaya usahatani reratanya 3,8 terkait dengan pernyataannya bahwa dengan terjadinya kekeringan dan kebakaran meyebabkan pendapatan menurun pada kebun tanaman menghasilkan dan manaikkan biaya usahatani baik kebun kondisi tanaman menghasilkan ataupun tidak menghasilkan. Dari uji t nilai signifikansi variable kekeringan lahan 0,092, nilai ini lebih besar dari  (0,05), disimpulkan bahwa hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak, artinya variable kekeringan lahan tidak berpengaruh sifnifikan terhadap biaya usahatani. Kemudian nilai signifikansi variabel kebakaran lahan adalah 0,015, nilai ini lebih kecil dari α (0,05) sehingga disimpulkan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel kebakaran lahan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel biaya usahatani. Hasil uji regresi linier berganda nilai adjust R2 adalah 0,540 atau 54 %. Artinya bahwa, variasi variabel kekeringan lahan dan variabel kebakaran lahan mampu menjelaskan variasi variabel biaya usahatani sebesar 54 %, sedangkan sisanya sebesar 46 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model.
Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Sekunder (KKMB SKD) Studi Kasus Masyarakat Desa Sungai Bakau Rahmajiyah Jiyah; Denny Triwandoyo; Suroto *
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.195

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi persepsi masyarakat Desa Sungai Bakau terhadap keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Skunder (KKMB SKD) dalam pengelolaan kebun plasma PT. Sumur Pandanwangi Kartika. Koperasi ini dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 26 Tahun 2007, yang menetapkanbahwa perusahaan Perkebunan yang memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) atau Izin Usaha Pengolahan (IUP) wajib membangun kebun masyarakat seluas minimal 20% dari total area kebun perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 23 anggota koperasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada anggota koperasi Desa Sungai Bakau untuk mengukur persepsi mereka. Hasil analisis menunjukkan persepsi positif terhadap keberadaan KKMB SKD, dengan persentase rata-rata hasil kuesioner sebesar 70%, yang termasuk dalam kategori “Setuju” (Kisaran 60%-79.99%). Temuan ini mengindikasikan bahwa koperasi berperan positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan kebunplasma
DAMPAK KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SWADAYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Gina Meilani; Suroto *; Denny Triwandoyo
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.201

Abstract

Desa Bangun Harja merupakan salah satu dari 5 (lima) desa yang ada di KecamatanSeruyan Hilir Timur Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah:1 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat di Desa Bangun Harja 2 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap perekonomian di Desa Bangun Harja . Waktu penelitian ini dari bulan febuari hingga bulan juni  2024. Penentuan Lokasi ini di lakukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan jumlah subjek  petani kelapa sawit swadaya yaitu  17 petani subjek . subjek di tentukan menggunakan  reduksi data (reduktion), penyajian data ( display), penarikan Kesimpulan (verifikasi ).Hasil penelitian ini menunjukan Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak terhadap kesempatan kerja bagi petani kelapa sawit yang dapat dilihat dari adanya luas lahan yang dimiliki oleh petani kelapa sawit di Desa Bangun Harja yang semakin luas, dengan adanya pertambahan luas lahan, maka pendapatan petani semakin bertambah sehingga peluang kerja semakin meningkat karena adanya produksi dari perkebunan tersebut yang akan memerlukan tenaga kerja dalam menjalankan proses usahataninya Perkebunan kelapa sawit memiliki dampak terhadap perekonomian Desa Bangun Harja, secara positif perkebunan menghasilkan lapangan kerja bagi penduduk setempat, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong perekonomian lokal. Dampak perkebuanan kelapa sawit terhadap perekonomian dapat dilihat dari tingkat pendidikan dari anak petani yang sudah menempuh pendidikan tinggi lebih tinggi dari orang tuannya hingga ke universitas, begitupun dengan tingkat perekonomian lainnya Kata kunci : Dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit swadaya terhadap perekonomian masyarakat
ANALISIS NILAI TAMBAH KELAPA MENJADI KOPRA DI KECAMATAN TELUK SAMPIT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR: Muchliandy 1), Suroto 2), Parisa Swasti Rn 3) Muchliandy Muchliandy; Suroto Suroto
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v5i1.267

Abstract

This study aims to determine the characteristics of copra entrepreneurs in Teluk Sampit District, East Kotawaringin Regency, and how much added value is obtained by copra entrepreneurs from copra processing. The method used is quantitative descriptive with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The author decided to involve the entire population of copra entrepreneurs, consisting of 18 respondents. Respondents were grouped into ages 30-35, 41-45, and 46-50 years, each contributing 22.22% of the total. There were no respondents from the 56-60 age group, but there were some from the 61-65 age group, which was 11.11%. Of the 16 copra entrepreneurs, most were male (88.89%), while 2 were female (11.11%). The majority of copra entrepreneurs in Teluk Sampit District are married. Their business experience averages between 3 to 9 years, which is important for business success. The education of copra entrepreneurs is generally junior high school graduates, with a total of 9 people or 50%. This study shows that the added value of processing coconut into copra in Teluk Sampit District is IDR 2,200 per kilogram of copra. Keywords: Characteristics, Added Value
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA BANGUN HARJA: Nor Fadilah1, Suroto2, Parissa Swasti RN2 Nor Fadilah; Suroto Suroto
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v5i1.268

Abstract

The income of oil palm farmers in Bangun Harja Village shows significant variation despite the cultivation of the same commodity. One of the primary issues to investigate is the fluctuation in the price of Fresh Fruit Bunches (FFB), which can directly impact farmers' income. Additionally, land quality and the application of cultivation techniques play crucial roles in determining harvest outcomes and income. Access to agricultural inputs such as fertilizers and equipment, along with socio-economic factors, government policies, and supply chain issues, are other challenges that need consideration. A comprehensive understanding of these factors will provide deeper insights into the dynamics of oil palm farmers' income in the village. The objectives of this study are: to analyze the impact of price on oil palm farmers' income in Bangun Harja Village; to examine the influence of production costs on income; to assess the effect of land area on income; and to evaluate the simultaneous effects of price, production costs, and land area on income. The study utilizes validity and reliability tests of the data, multiple linear regression analysis, F-test (ANOVA), and coefficient of determination tests. Conducted in Bangun Harja Village with 17 sample data points, the research employs secondary and primary data collected through questionnaires, which are then tested for validity and reliability. Multiple linear regression analysis using SPSS version 26.0 reveals that price (X1) has a significant effect on income (Y) with a t-value of 0.629 and a significance level of 0.533. Production costs (X2) significantly impact income with a significance level of 0.775 and 0.533. Land area (X3) does not have a significant effect on income with a t-value of -4.291 and a significance level of 0.05. Simultaneously, price, production costs, and land area (X1, X2, and X3) collectively affect income with a t-value of 7.617 and an R-squared value of 0.637, indicating that these variables contribute 63.7% to the income of oil palm farmers in Bangun Harja Village. Keywords: Palm Oil, Income, Price, Production Costs, Land Area