Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Maarif

Pembelajaran Jarak Jauh: Kendala dalam Belajar dan Kelelahan Akademik Yudhistira, Santi; Murdiani, Deni
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya Covid-19 pertama kali pada akhir 2019 menyebabkan pemerintah memutuskan untuk melaksanakan pendidikan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam melaksanakan PJJ dan gambaran kelelahan akademik yang dirasakan dalam belajar dari rumah. Responden dalam penelitian ini adalah 1227 mahasiswa dari seluruh Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dengan metode PJJ. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelelahan akademik yaitu Maslach Burnout Inventory Student Survey (MBI-SS) (Maslach, Schaufeli, & Leiter, 2001). Instrumen ini memiliki reliabilitas Cronbach Alpha 0.850 yang menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan reliabel. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam melaksanakan PJJ yang dibagi ke dalam tiga klasifikasi, yaitu kendala yang berkaitan dengan dengan aktivitas belajar, kendala yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, dan kendala yang berkaitan dengan pribadi mahasiswa atau lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara mahasiswa yang menikmati atau tidak menikmati kuliah dengan metode PJJ terhadap kelelahan akademik. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang cenderung tidak dapat menikmati perkuliahan dengan metode PJJ maka memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kelelahan akademik.
Pembelajaran Jarak Jauh: Kendala dalam Belajar dan Kelelahan Akademik Santi Yudhistira; Deni Murdiani
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i2.122

Abstract

Munculnya Covid-19 pertama kali pada akhir 2019 menyebabkan pemerintah memutuskan untuk melaksanakan pendidikan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam melaksanakan PJJ dan gambaran kelelahan akademik yang dirasakan dalam belajar dari rumah. Responden dalam penelitian ini adalah 1227 mahasiswa dari seluruh Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dengan metode PJJ. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelelahan akademik yaitu Maslach Burnout Inventory Student Survey (MBI-SS) (Maslach, Schaufeli, & Leiter, 2001). Instrumen ini memiliki reliabilitas Cronbach Alpha 0.850 yang menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan reliabel. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam melaksanakan PJJ yang dibagi ke dalam tiga klasifikasi, yaitu kendala yang berkaitan dengan dengan aktivitas belajar, kendala yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, dan kendala yang berkaitan dengan pribadi mahasiswa atau lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara mahasiswa yang menikmati atau tidak menikmati kuliah dengan metode PJJ terhadap kelelahan akademik. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang cenderung tidak dapat menikmati perkuliahan dengan metode PJJ maka memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kelelahan akademik.
Pembelajaran Jarak Jauh: Kendala dalam Belajar dan Kelelahan Akademik Santi Yudhistira; Deni Murdiani
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i2.122

Abstract

Munculnya Covid-19 pertama kali pada akhir 2019 menyebabkan pemerintah memutuskan untuk melaksanakan pendidikan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam melaksanakan PJJ dan gambaran kelelahan akademik yang dirasakan dalam belajar dari rumah. Responden dalam penelitian ini adalah 1227 mahasiswa dari seluruh Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dengan metode PJJ. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelelahan akademik yaitu Maslach Burnout Inventory Student Survey (MBI-SS) (Maslach, Schaufeli, & Leiter, 2001). Instrumen ini memiliki reliabilitas Cronbach Alpha 0.850 yang menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan reliabel. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam melaksanakan PJJ yang dibagi ke dalam tiga klasifikasi, yaitu kendala yang berkaitan dengan dengan aktivitas belajar, kendala yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, dan kendala yang berkaitan dengan pribadi mahasiswa atau lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara mahasiswa yang menikmati atau tidak menikmati kuliah dengan metode PJJ terhadap kelelahan akademik. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang cenderung tidak dapat menikmati perkuliahan dengan metode PJJ maka memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kelelahan akademik.
Literasi Digital pada Mahasiswa: Dampak Keberfungsian Keluarga dalam Mengatasi Penyalahgunaan Internet di Masa Pandemi Santi Yudhistira; Lussy Dwiutami Wahyuni; Deasyanti Deasyanti
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh fungsi keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar kegiatan belajar terhadap problematic internet use (PIU) pada mahasiswa di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil responden 1062 mahasiswa S1 dan Diploma di seluruh Indonesia yang aktif mengikuti perkuliahan dengan metode pembelajaran jarak jauh menggunakan teknik non-probability sampling, dengan convenience sampling. Instrumen yang digunakan, yaitu Generalised Problematic Internet Use-2 (GPIU-2; Caplan, 2010) dan Family Assessment Device (FAD) Survey (Eipstein, Baldwin, dan Bishop, 1983). bahwa hasil uji regresi linear berganda menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, dimana nilai ini lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan P<0,05 maka terdapat pengaruh signifikan antara keberfungsian keluarga, durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar, dan jenis kelamin terhadap PIU pada mahasiswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa keberfungsian keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar merupakan faktor prediktor dan memberikan efek terhadap PIU pada mahasiswa di Indonesia.