Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI BAKTERI KONTAMINAN PADA GELANG TRI DATU Risky Vidika Apriyanthi; Ayu Saka Laksmita W; Ni Putu Widayanti
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat Hindu Bali menggunakan gelang yang disebut gelang Tri Datu. Dewasa ini, Gelang Tri Datu tidak hanya digunakan oleh umat Hindu Bali saja.  Gelang Tri Datu saat ini tidak hanya memiliki nilai keagamaan, melainkan juga berfungsi sebagai benda yang dimanfaatkan nilai estetikanya sebagai cinderamata dan digunakan sebagai aksesoris oleh wisatawan yang datang ke Bali. Gelang Tri Datu tidak mudah dilepaskan karena hanya dililitkan dan diikat pada pergelangan tangan dan terus digunakan di segala aktivitas pemakai. Hal ini menimbulkan potensi kontaminasi gelang ini oleh mikroorganisme. Proses kontaminasi dan  penyebaran bakteri berasal dari aktivitas sehari-hari dan seringkali tidak disadari oleh manusia. Aktivitas sehari-hari yang dapat menjadi sumber penyebaran bakteri antara lain, berkebun, mencuci, menyentuh benda, dan masih banyak aktivitas lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bakteri di gelang Tri Datu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional.  Prosedur penelitian terdiri dari tahap persiapan tahap pengujian dan interpretasi hasil terdiri dari isolasi dan identifikasi, pewarnaan gram, dan uji biokimia.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontaminasi bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus pada gelang serat benang dan ditemukan  2 sampel (S1 dan S5) yang terkontaminasi bakteri E. coli dan 4 sampel (S2, S3, S4, dan S6) yang terkontaminasi Staphylococcus aureus. Kata kunci :Gelang; Tri Datu; E. Coli; Staphylococcus aureus.
Lipid Peroxidation Inhibition Activity of Sintrong (Crassocephalum crepidioi-des) Leaf Extract in Rats Consuming Arak Jembrana Widayanti, Ni Putu; Laksmita W, Ayu Saka; Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Arijana, I G K Nyoman
Makara Journal of Science Vol. 24, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study was conducted to determine the antioxidant activity of sintrong (Crassocephalum crepidioides) leaf extract to inhibiting lipid peroxidation by decreased malondialdehyde (MDA) level in the blood plasma of rats consuming arak Jembrana. The process of making sintrong leaf extract used 96% ethanol with maceration techniques. In vivo testing used five groups: (1) a control group, (2) treatment with arak, (3) treatment with arak followed by extract at a dose of 37.5 mg/kgBW, (4) treatment with arak followed by extract at a dose of 50 mg/kgBW, and (5) treatment with arak followed by extract at a dose of 75 mg/kgBW. As much as 1 cc/day of arak was provided for seven days. The extract treatment at a dose of 37.5 mg/kgBW decreased the MDA level from 21.24 nmol/L to 16.33 nmol/L. Based on a Tukey’s Honestly Significant Difference (HSDa) test, this treatment was not significantly different from that of the control group (normal condition).
PEMERIKSAAN STATUS KESEHATAN BODY MASS INDEX (BMI) DAN KADAR GLUKOSA DARAH DI SMA NEGERI BALI MANDARA Ni Putu Rahayu Artini; Desak Putu Risky Vidika; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Yulidia Iriani L.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2828-2833

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mengalami masalah gizi double burden, yaitu underweight dan overweight. Masalah gizi dapat meningkatkan risiko penyakit rendah BMI seperti malnutrisi, hipoglikemia dan hipotensi. Sedangkan penyakit yang dapat disebabkan karena tingginya BMI dapat berupa obesitas, hiperglikemia, hiperkolesterol, hipertensi dan penyakit jantung koroner. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan gratis pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Bali Internasional dengan sasaran pada siswa, staf dan guru di SMA Negeri Bali Mandara. Pemeriksaan ini menggunakan metode point of care testing (POCT). Hasil pemeriksaan kesehatan siswa SMA Negeri Bali Mandara yang memiliki BMI < 18,5 dengan persentase 13,34%, BMI 18,5-24,9 sebanyak 80% kategori ideal, 6,66% memiliki BMI berlebih. Sedangkan untuk staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara 1 orang memiliki kriteria BMI kurang ideal dengan persentase 2,38%,  BMI ideal dengan persentase 45,23%,  BMI berlebih dengan persentase 40,47% dan BMI kriteria obesitas dengan persentase 11,92%. Berdasarkan parameter kadar glukosa darah, semua siswa SMA Negeri Bali Mandara memiliki kadar glukosa normal. Sedangkan kadar glukosa staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara hanya 4,77% yang memiliki kadar glukosa tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemeriksaan BMI dan glukosa darah dapat digunakan untuk pengecekan status kesehatan.
PERBEDAAN PREVALENSI HELICOBACTER PYLORI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR DAN JENIS KELAMIN DI KLINIK DOKTER SPESIALIS PATOLOGI ANATOMI Putu Agus Eriawan Kusuma; Ayu Saka Laksmita W; I Gusti Ngurah Mayun
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1836

Abstract

Gastritis kronis adalah penyakit seumur hidup yang ditandai dengan inflamasi mukosa lambung yang telah berlangsung lama. Gastritis kronis umumnya disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori dan sering tidak terobati karena tidak bergejala. Inflamasi yang terus menerus dapat menyebabkan perburukkan kondisi dan menimbulkan penyakit lanjutan seperti ulkus peptikum dan kanker lambung. Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan metode studi kasus yang dilakukan untuk mengetahui profil klinikopatologi pasien gastritis kronis serta perbedaan prevalensi H. pylori berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin pada periode 1 Januari 2019 – 31 Desember 2021 di Klinik Dokter Spesialis Patologi Anatomi Kota Denpasar denganteknik total enumerative sampling. Pada penelitian ini didapatkan 412 sampel pasien yang terdiagnosa gastritis kronis. Prevalensi umur terbanyak ditemukan pada kelompok umur > 40 tahun dan prevalensi jenis kelamin terbanyak ditemukan pada jenis kelamin laki-laki dengan tidak ditemukan perbedaan jenis kelamin dengan kejadian H. pylori (p=0,565). Keluhan utama terbanyak adalah keluhan sistem pencernaan. Temuan terbanyak menurut klasifikasi Sydney System adalah derajat inflamasi kronis yang sedang, aktivitas neutrofil, atrofi kelenjar, danmetaplasia intestinal yang negatif. Sementara pada pulasan Giemsa sebagian besar ditemukan adanya kuman H. Pylori dengan ditemukan perbedaan umur dengan kejadian H. pylori (p=0,018).
Identifikasi Kandungan Metanil Yellow pada Nasi Kuning yang Beredar di Kota Denpasar Saka Laksmita
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2022): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v7i3.248

Abstract

Nasi kuning merupakan makanan khas masyarakat Indonesia. Bahan tambahan pangan illegal seperti pewarna sintetik, salah satunya methanyl yellow mampu menarik mata pembeli. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan keterbatasan tersebut, penggunaan pewarna alami semakin berkurang dan digantikan dengan pewarna sintetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan methanyl yellow pada nasi kuning yang di jual disekitar Kota Denpasar. Metode penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pemeriksaan laboratorium, yang menggunakan test Kit methanyl yellow pada 40 sampel nasi kuning. engambilan sampel dilakukan di 4 titik kota Denpasar dimana masing-masing titik akan diambil sebanyak 10 sampel, yaitu Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat. Berdasarkan hasil uji analisa identifikasi kandungan methanyl yellow yang beredar di Kota Denpasar bahwa dari 40 sampel tersebut aman dikonsumsi dan tidak terindentifikasi pewarna sintetik methanyl yellow sehingga menunjukkan seluruh nasi kuning tersebut memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Permenkes RI No. 033 Tahun 2012
Community Knowledge, Attitudes and Behaviors towards Obesity Prone to COVID-19 Infection Ayu Saka Laksmita; Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi; Ni Putu Widayanti
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 17 No. 1 (2023): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v17i1.6968

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic is an infectious disease that has spread worldwide. Prevention of COVID-19 can be suppressed with a good level of knowledge and positive attitudes and behaviors. The community needs to play a role in breaking the chain of transmission of COVID-19 by implementing health protocols. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of public knowledge about COVID-19 and the attitudes and behavior of the people of Denpasar City towards obesity, which are more susceptible to infection with COVID-19. Method: This type of non-experimental research with correlational design and cross-sectional design. The number of samples in this study was 400 respondents using simple random sampling. Data collection uses a questionnaire via WhatsApp with a google form. Results: The results showed that there was a relationship between public knowledge about COVID-19 and the attitudes and behavior of the people of Denpasar City towards obesity being more susceptible to infection with COVID-19 with p = 0.000 and r = 0.307 for attitudes and p = 0.000 and r = 0.408 for behavior. Conclusion: A strong correlation between the variable level of knowledge and attitudes and behavior and the direction of the relationship is positive, which means the better the level of knowledge, the better the attitude and behavior of the community to prevent contracting COVID-19.
ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA PENGUKIR KAYU DI DESA KUWUM ANCAK, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN Ni Putu Rahayu Artini; I Gusti Ayu Komang Purnamasari; Ayu Saka Laksmita W
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 5, No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.209 KB)

Abstract

Pekerja pengukir kayu merupakan pengrajin terampil yang membuat struktur kayu menjadi indah dalam pengerjaannya pengukir kayu berpotensi menghirup timbal yang terkandung dalam cat dari proses pengecatan kayu pada perusahaan pengukir kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin dan hematokrit pada pengukir kayu di Desa kuwum Ancak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian operational research non eksperimental. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2020 – Mei 2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pengukir kayu. Pemeriksaan kadar hemoglobin dan hematokrit menggunakan alat hematologi analyzer. Rata-rata kadar hemoglobin pada pekerja perempuan diperoleh dengan kadar 12,6 ± 0,2 g/dL dan pada laki-laki kadar hemoglobinnya diperoleh 14,2 ± 0,2 g/dL. Rata-rata kadar hematokrit pada pekerja perempuan diperoleh dengan kadar 37,3 ± 0,2% dan pada laki-laki kadar hematokritnya diperoleh 40,8 ±0.3%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin normal sebanyak 93,3% responden dan yang tinggi sebanyak 6,7% responden sedangkan kadar hematokrit normal sebanyak 70% responden dan yang rendah sebanyak 30% responden. Sehingga diperlukan adanya kesadaran dari pengukir kayu untuk menggunakan alat pelindung diri untuk mengurangi paparan debu dan bahan kimia selama bekerja. Kata Kunci : hemoglobin, hematokrit, pengukir kayu
Pemeriksaan Kesehatan (Kadar Gula Sewaktu dan Asam Urat) bagi Pengungsi Bencana Gempa Bumi di Desa Ban Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Bali Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi; Ayu Saka Laksmita W
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7509

Abstract

Gempa bumi yang berkuatan 4,8 skala richter (SR) terjadi di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem Bali. Hal ini berdampak pada segala sektor, khususnya pada kesehatan pengungsi. Mayoritas pengungsi mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, nyeri badan, susah tidur, dan gatal-gatal. Kondisi kesehatan lingkungan yang buruk di tempat pengungsian perlu ditanggulangi agar tidak menyebabkan penyebaran penyakit yang berbahaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada 16 Desember 2021 di Balai Desa Ban bertujuan untuk membantu para pengungsi Desa Ban dalam skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu dan asam urat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengetahui potensi resiko penyakit kronis, meliputi Diabetes Mellitus (DM) dan asam urat sedini mungkin sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 80 orang pengungsi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antar Program Studi di lingkungan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Bali Internasional. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan registrasi peserta kemudian seluruh peserta diperiksa gula darahnya dan beberapa orang yang memiliki keluhan nyeri sendi diarahkan untuk melakukan pemeriksaan asam urat. Dari hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan bahwa sebagian besar pengungsi di Desa Ban kadar gula sewaktu yang masuk dalam kategori prediabetes dan memiliki kadar asam urat dalam kategori normal. Pemeriksaan kesehatan berlangsung lancar dan sangat didukung oleh aparat Desa. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala untuk meningkatkan derajat kesehatan para pengungsi yang terdampak bencana gempa bumi.An earthquake measuring 4.8 on the Richter Scale (SR) occurred in Ban Village, Kubu District, Karangasem Regency, Bali. This had an impact on all sectors, especially on the health of the evacuees. Most evacuees experienced dizziness, headaches, body aches, insomnia, and itching. Poor environmental health conditions in refugee camps need to be addressed so as not to cause the spread of dangerous diseases. The community service activity on December 16, 2021, at Ban Village Hall aims to assist Ban Village refugees in health screening, including checking blood sugar and uric acid. This activity is expected to determine the potential risk of chronic diseases, including Diabetes Mellitus (DM) and uric acid, as early as possible to prevent degenerative diseases. Eighty refugees attended this community service activity. This activity is a collaboration between Study Programs within the Faculty of Health Sciences, Bali International University. The health examination was carried out by registering participants. All participants were checked for blood sugar, and some people complained of joint pain were directed to do a uric acid test. From the health check results, it was found that most of the refugees in Desa Ban had blood sugar levels that fell into the prediabetes category and uric acid levels in the normal category. The health checks went smoothly and were strongly supported by the village officials. This activity is expected to be carried out regularly to improve the health status of refugees affected by the earthquake. 
Perbandingan Kadar Air, Asam Lemak Bebas dan Bilangan Peroksida Pada Minyak Curah dan Minyak Tandusan di Desa Baluk, Jembrana Ni Putu Widayanti; Ayu Saka Laksmita W; Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2023.v08.i01.p08

Abstract

The scarcity of cooking oil in various regions is a major problem in the food security sector. One alternative that can be done to overcome this phenomenon is to develop tandusan oil as a product of local wisdom in Baluk Village, Jembrana. The purpose of this study was to determine the water content, free fatty acids, and peroxide number of the tandusan oil and compare it with the bulk oil on the market. Testing the oil quality parameters each uses three samples with the AOAC (Association of Official Analytical Chemists) method. The test results from this study obtained that the water content in the three samples of tandusan oil was 0.16%; 0.12%; and 0.14% while in the bulk oil sample it was 0.47%; 0.45%; and 0.48%. The free fatty acid content obtained from the tandusan oil test was 0.49%; 0.42%; and 0.46% while in the bulk oil sample it was 2.39%; 2.41%; and 2.45%. The measured peroxide number in the tandusan oil was 0.52 mg eq/kg; 0.55 mg eq/kg; and 0.50 mg eq/kg whereas in the bulk oil it is 3.49 mg eq/kg; 3.55 mg eq/kg; and 3.59 mg eq/kg. Tandusan oil has better oil quality than bulk oil and meets SNI 2902:2011 and SNI 3741: 2013 so it is safe to use as food.
PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL di PSTW WANA SERAYA DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini; Risky Vidika A; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.964-973

Abstract

Permasalahan yang dialami para lanjut usia yang ditampung di PSTW Wana Seraya semakin hari semakin kompleks diantaranya mengenai kesehatan dengan berbagai macam keluhan seperti rheumatik, sakit kepala, dan gatal-gatal. Menyikapi hal tersebut Prodi TLM Universitas Bali Internasional Denpasar mengadakan kegiatan pengabdian masayarakat di panti tersebut dengan melakukan pemeriksaan kimia darah dengan sasaran para lansia dan petugas panti yang bertugas. Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan kolesterol total para lansia dan petugas yang berada di PSTW Wana Seraya. Bahan yang dipergunakan serum diperiksa menggunakan alat semiotomatis Chemistry Analyzer Mindray tipe BA 88A. Metode pemeriksaan asam urat adalah Uricase/Enzymatic sedangkan CHOD PAP untuk kolesterol total. Hasil pemeriksaan dari 36 sampel didapatkan kadar asam urat dengan nilai terendah 2,0 mg/dL, nilai tertinggi 10,7 mg/dL sadangkan kadar kolesterol total minimum 144 mg/dL dan kadar maksimum 354,0 mg/dL Simpulan yang didapat pemeriksaan asam urat para lansia dan petugas PSTW Wana Seraya kadar tertinggi terjadi pada kelompok umur  56-65 tahun 10,7mg/d diikuti kelompok umur 76-85 tahun 9,6 mg/dL dengan jenis kelamin perempuan masing masing satu orang, sedangkan pada laki-laki terjadi pada kelompok umur 66-75 tahun sebanyak satu orang dengan kadar 8,6 mg/dL Kadar kolesterol tertinggi pada kelompok umur 76-85 tahun 354mg/dL dan kelompok umur 46-55 tahun 347 mg/dL masing –masing satu orang dengan jenis kelamin perempuan. Pada jenis kelamin laki laki satu orang dengan kadar kolesterol total tinggi  terjadi pada kelompok umur 66-85 tahun dengan kadar sebesar 222 mg/dL.