Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Jangkauan Pesawat Menurut Karakteristik Runway Bandara Di Sumatera Utara Josua Jefferson; Mufti Arifin; Freddy Franciscus
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v5i1.110

Abstract

Karakteristik runway merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan operasional pesawat, terutama dalam menentukan jangkauan penerbangan yang dapat dicapai. Perbedaan panjang, lebar, kekuatan perkerasan landasan (Pavement Classification Number/PCN), serta kondisi lingkungan seperti temperatur, elevasi, dan kemiringan runway menyebabkan setiap bandara memiliki kemampuan yang berbeda dalam melayani berbagai tipe pesawat. Penelitian ini bertujuan menganalisis jangkauan pesawat berdasarkan karakteristik runway pada delapan bandara di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa spesifikasi runway dan karakteristik teknis pesawat. Analisis dilakukan melalui koreksi panjang runway terhadap faktor temperatur, elevasi, dan kemiringan, evaluasi kesesuaian nilai Aircraft Classification Number (ACN) terhadap PCN, penyesuaian beban operasi pesawat, serta perhitungan jangkauan menggunakan Persamaan Breguet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bandara dengan panjang runway dan nilai PCN yang lebih tinggi mampu melayani pesawat dengan jangkauan yang lebih besar tanpa memerlukan pengurangan beban yang signifikan. Bandara Sisingamangaraja XII mengalami pengurangan panjang runway efektif terbesar sebesar 44,50% akibat pengaruh elevasi, sehingga membatasi operasional beberapa jenis pesawat. Cessna 208B merupakan satu-satunya pesawat yang dapat beroperasi di seluruh bandara yang ditinjau tanpa penyesuaian beban. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengelola bandar udara dan maskapai penerbangan dalam menentukan kesesuaian tipe pesawat serta mendukung perencanaan pengembangan infrastruktur bandar udara di Sumatera Utara.
Analisis Utilize Man-hours Project C-Check Pesawat Airbus A320 Berdasarkan Data Aktual Man-hours mokhamad khoiruddin; Freddy Franciscus; Endah Yuniarti
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v5i1.237

Abstract

Pemeliharaan suatu pesawat udara diperlukan guna mengembalikan dan memastikan bahwa pesawat dalam kondisi layak terbang dan sesuai spesifikasi yang dikeluarkan oleh manufaktur. Salah satu upaya untuk menjaga kelayakan terbang tersebut adalah pelaksanaan pemeliharaan C-Check pada pesawat jenis Airbus A320. Dalam proses Pemeliharaan pesawat, diperlukan jumlah man-hours dan man-power agar pelaksanaan pemeliharaan dapat diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan dan disepakati. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara usia pesawat dengan kebutuhan man-hours dan man-power serta menyusun model estimasinya. Periode data yang di analisis yaitu sepanjang Tahun 2024 sesuai dengan ketersediaan slot yang ada di PT. GMF AeroAsia Tbk dan adapun hasil penelitian didapatkan bahwa dengan adanya peningkatan usia pakai pesawat Airbus A320 akan meningkatkan kebutuhan man-hours dan man power untuk pelaksanaan pemeliharaan C-Check. Nilai estimasi atau prediksi jumlah kebutuhan man- hours dan man-power untuk Pemeliharaan C-Check pesawat Airbus A320, didapat sebagai berikut; plan man-hours y = 138,5x + 3072,7 dan actual man-hours; y = 275x + 4362. Dan plan man-power y = 17,5x + 383,33 dan actual man-power; y = 34,5x + 545,67.