Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perhitungan Stabilitas Dinding Penahan Tanah (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari) Hasran Jaya; Sulha Sulha; Anafi Minmahddun; Muh Handy Dwi Adityawan; Baso Mursidi; Rini Sriyani; Sultan Machmud Hasan Masiki
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i2.44

Abstract

Abstrak Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari adalah proyek yang dibangun Diatas lahan seluas 6,3 hektar dan menelan anggaran sebesar 250 milyar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari ini terdiri dari tiga bangunan utama, yaitu gedung podium setinggi lima lantai, tower setinggi sembilan lantai dan gedung parkir setinggi tuga lantai dan akan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun. Karena pada proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari memiliki bangunan basement parkir yang berada dibawah elevasi tanah yang menggunakan struktur dinding penahan tanah, maka dibutuhkan perhitungan yang akurat untuk menahan gaya yang dapat menyebabkan kegagalan struktur dinding penahan tanah sebagai dinding basement parkir pada proyek pembangunan gedung kantor walikota kendari. Supaya dapat menahan tanah yang memilki kondisi khusus tersebut, konstruksi ini harus mampu memberikan kestabilan terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal maupun internal. Oleh karena itu, dalam perencanaan dinding penahan tanah, kestabilan konstruksi harus ditinjau terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal yang dapat menyebabkan keruntuhan guling (overtuning failure), keruntuhan geser (sliding failure), dan keruntuhan daya dukung tanah (bearing capacity failure), maupun terhadap gaya-gaya internal yang dapat pecahnya konstruksi.
Daya Dukung Fondasi Tangki 5000 KL Pertamina Region VII Sulawesi, Kota Kendari, Kecamatan Kendari Barat Muh Handy Dwi Adityawan; Umran Sarita; rini sriyani; Baso Mursidi; Sultan Machmud Hasan Masiki; Wuliman La Ode; Sulha Sulha
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.89

Abstract

Seiring dengan pertambahan penduduk pengguna kendaraan juga meningkat secara signifikan setiap tahunya. Sehingga kebutuhan akan bahan bakar juga meningkat. Selain itu, Meningkatnya aktivitas pertambangan secara regional turut menyumbang peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Untuk menjamin ketersedian BBM di Kota Kendari, PT. Pertamina melakukan peningkatan infrastruktur berupa penambahan tangki dengan kapasitas 5000 KL. penelitian ini bertujuan untuk menentukan dimensi fondasi tangki timbun yang sesuai berdasarkan daya dukung tanahnya. Analisi daya dukung fondasi dilakukan dengan terlebih dahulu mengintepretasi data tanah dan data struktur tangki timbun sesuai API 650. Dimensi fondasi awal ditentukan secara trial. Analisis daya dukung berdasarkan data sondir yang dikorelasikan ke nilai kohesi undrained. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai tekanan maksimum yang bekerja pada tanah di bawah fondasi lebih kecil dibandingkan daya dukung ijin dari fondasi. Dengan demikian dimensi fondasi yang telah ditetapkan telah sesuai dan memenuhi persyaratan angka aman
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Sandey Konawe Selatan Melalui Pengembangan Batako Interlock Abu Sekam Padi Edward Ngiil; La Welendo; Ridwan Syah Nuhun; Muammar Makmur; Rini Sriyani; Fikri Aris Munandar; Slamet Slamet
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6115

Abstract

Desa Sandey, Kecamatan Angata, Konawe Selatan memiliki potensi limbah sekam padi mencapai 390 ton per tahun yang belum dimanfaatkan optimal. Di sisi lain, UMKM "Zidan Roster" sebagai pengrajin batako menghadapi permasalahan biaya produksi tinggi (Rp 900.000/truk material konvensional) dan kualitas produk yang belum memenuhi standar SNI. Tujuan kegiatan ini adalah mentransfer teknologi batako interlock berbasis abu sekam padi untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan mengatasi permasalahan lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan "Technology Transfer and Community Empowerment" melalui lima tahap: persiapan dan asesmen baseline, uji coba laboratorium, transfer teknologi dan implementasi, evaluasi dan pengujian produk, serta konsolidasi dan keberlanjutan. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, formula optimal yang digunakan adalah: semen 30%, pasir 35%, abu sekam padi 35%, dengan faktor air semen (fas) 0,5. Hasil menunjukkan produk batako interlock memenuhi standar SNI dengan kuat tekan 26,5 kg/cm² dan penyerapan air 25%. Monitoring dan evaluasi menunjukkan 90% mitra menguasai keterampilan produksi BATASIK (Batako Abu Sekam Interlock). Dampak ekonomi berupa efisiensi biaya produksi 30-40% dan peningkatan pendapatan 25-30%. Dampak lingkungan mencakup utilisasi limbah sekam padi dan pengurangan emisi CO₂. Program ini berhasil menciptakan model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan melalui inovasi teknologi ramah lingkungan.