Juliani
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Globalisasi Terhadap Cara Pandang Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak di Kampung Bantara Tanah Merah Bagas Herawan; Juliani; Mhd Aslam Fikri Lubis
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/byxfxb17

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pandangan masyarakat terhadap pendidikan. Di Kampung Bantara Tanah Merah, kemajuan teknologi informasi telah memungkinkan orang tua mengakses wawasan global, yang berdampak langsung pada perubahan paradigma mereka terhadap pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana globalisasi memengaruhi cara pandang orang tua terhadap pendidikan anak, khususnya dalam hal persepsi, harapan, dan sikap mereka dalam menyikapi perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode naturalistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian adalah para orang tua yang memiliki anak usia sekolah di Kampung Bantara Tanah Merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi telah mendorong orang tua untuk lebih memprioritaskan pendidikan sebagai sarana penting dalam mempersiapkan anak menghadapi persaingan masa depan. Mereka kini lebih menghargai pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Namun demikian, mereka tetap selektif dalam menerima nilai-nilai global dan berupaya mempertahankan nilai-nilai lokal dan keagamaan sebagai penyeimbang. Tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan ekonomi menjadi hambatan utama, tetapi tidak menyurutkan semangat mereka dalam mendukung pendidikan anak. Dengan demikian, globalisasi telah membentuk cara pandang orang tua ke arah yang lebih progresif, namun tetap dibarengi dengan sikap kritis dan kearifan lokal dalam menyaring pengaruh luar.
Peran Orang Tua dan Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMPN 13 Binjai Fikri Farhanul Khair D. Munthe; Juliani; Tiara Melysa Br. Sembiring
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/53fxq671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 13 Binjai. Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sebagai pengawas utama di rumah dan guru sebagai pembimbing di sekolah sangat signifikan dalam membentuk sikap disiplin siswa. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan guru menjadi kunci utama dalam menumbuhkan kebiasaan positif pada siswa.
Peran Pojok Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa di SD Negeri 027950 Binjai Anisa Dwi Lestari; Juliani; Annisa Suge Hartati; Desi Lestari; Dinda Aldini
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6qbytb06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pojok baca dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Negeri 027950 Binjai. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat baca siswa sekolah dasar dan perlunya inovasi dalam penyediaan sarana literasi yang mendukung proses belajar. Pojok baca dipandang sebagai alternatif strategis dalam menciptakan lingkungan literasi yang menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan siswa kelas III dan IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pojok baca memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa. Siswa menjadi lebih tertarik membaca karena suasana pojok baca yang menarik dan ketersediaan buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Selain itu, frekuensi dan durasi membaca siswa meningkat secara signifikan, dan siswa menunjukkan pemahaman bacaan yang lebih baik. Guru juga memiliki peran penting dalam mendampingi kegiatan membaca dan memfasilitasi diskusi pasca membaca. Namun demikian, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan jumlah buku, waktu pengelolaan yang terbatas oleh guru, serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung kebiasaan membaca di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pojok baca merupakan media literasi yang efektif apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak. Rekomendasi diberikan untuk penguatan koleksi bacaan, peningkatan peran guru, dan kolaborasi dengan orang tua guna memperkuat budaya literasi siswa.
Meningkatkan Motivasi Belajar Agama Anak-anak Melalui Gerakan Mengaji Magrib di Kelurahan Suka Ramai, Binjai Barat Jariyah; Juliani; Jivani Syahdilla; Farah Fadhila
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/pj15z248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas gerakan mengaji Magrib dalam meningkatkan motivasi belajar agama anak di Lingkungan 6 Suka Ramai, Binjai Barat. dengan adanya penurunan partisipasi anak-anak dalam kegiatan keagamaan formal dan informal, yang mengindikasikan rendahnya motivasi belajar agama. Gerakan mengaji Magrib, sebagai inisiatif komunitas lokal, diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam menumbuhkan kembali semangat belajar agama pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan orang tua, tokoh agama, dan anak-anak peserta mengaji, penelitian ini menemukan bahwa gerakan mengaji Magrib dapat meningkatkan motivasi belajar agama anak-anak melalui interaksi sosial, kegiatan belajar yang menyenangkan, dan dukungan dari orang tua dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan mengaji Magrib dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar agama anak-anak.
Penerapan Kurikulum Al-Qur’an Bersanad Rumah Tahfiz Kawan M77 Medan Ananda Siddik; Juliani; Akbar Al Fadillah; Erik Aldi Yansyah; Kati Zinger Wan Ranto
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mqm0t231

Abstract

Artikel ini membahas penerapan kurikulum Al-Qur’an bersanad sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan santri di Rumah Tahfizh Kawan M77. Kurikulum ini menekankan pentingnya transmisi keilmuan yang autentik dan berkesinambungan hingga Rasulullah ﷺ melalui jalur sanad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum bersanad diterapkan melalui proses talaqqi, setoran hafalan, dan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani. Kurikulum ini tidak hanya menekankan pada hafalan semata, tetapi juga pada pembentukan adab dan tanggung jawab spiritual santri. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan guru bersanad, penerapan kurikulum ini terbukti efektif dalam membentuk santri yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan menjaga kemuliaan Al-Qur’an secara utuh.
Pendidikan dalam Komunitas Tukang Ojek: Perspektif dan Harapan Terhadap Sekolah Anak Lisa Seprina Br. Sembiring; Juliani; Ayu Nisa Lestari; Durroh MA; Dinda Aulia Prastiwi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/qm0p8782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perspektif dan harapan komunitas tukang ojek terhadap pendidikan anak-anak mereka, serta kendala yang dihadapi dalam mendukung proses pendidikan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan di pangkalan ojek online di depan Kafe Oe dan Binjai Supermall, Kota Binjai, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para tukang ojek memiliki keterbatasan ekonomi dan waktu, mereka memiliki kesadaran dan harapan yang tinggi terhadap masa depan pendidikan anak-anak mereka. Mereka memandang pendidikan sebagai jalan untuk memperbaiki taraf hidup keluarga. Solidaritas sosial dalam komunitas juga berperan penting dalam membangun semangat dan dukungan moral. Namun, kurangnya dukungan dari pemerintah dan institusi pendidikan masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih dari berbagai pihak untuk membantu komunitas ini mengakses pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.
Peran Guru Tahfidz dan Guru Mengaji dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah Kec. Sunggal Julaiha; Juliani; Citra Aulia Rahmi; Hesti Indah Sari; Dhea Puja Puspita
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/k6vnsp59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru tahfidz dan guru mengaji dalam membentuk karakter peserta didik di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah, Kecamatan Sunggal. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tahfidz dan guru mengaji tidak hanya berperan sebagai pengajar hafalan dan bacaan Al-Qur'an, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual bagi santri. Tantangan seperti perbedaan karakter peserta didik dan pengaruh lingkungan negatif dihadapi dengan strategi adaptif, seperti pendekatan individual dan metode motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendidikan Al-Qur'an, bimbingan moral, dan keteladanan guru sangat penting dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia.
Peran Pendidikan Non Formal TPQ dalam Menumbuhkan Minat Belajar Agama Anak-anak di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah Medan Erimawahti; Juliani; Atila Zulfani Irawan; Ayu Safrida Yanti; Eva Marsela
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s52g3w18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan nonformal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam menumbuhkan minat belajar agama pada anak-anak di Pondok Tahfidz Al-Qur’an Hj. Shofiyah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPQ memiliki peran signifikan dalam menumbuhkan minat belajar agama melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti kisah islami, hafalan berjenjang, serta keteladanan ustadz/ustadzah. Suasana pondok yang religius juga mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan religius anak sejak dini. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam kegiatan keagamaan turut memperkuat hasil pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan nonformal TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam menanamkan kecintaan anak terhadap ilmu agama serta pembentukan akhlak mulia secara berkelanjutan.
Peran Guru dalam Memfasilitasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Berbasis Teknologi di TPQ Rabbani Arif Akbar; Juliani; Faiz Zahfa; Ahmad Fauzi; Iqbal Nur Afazi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m3dasy54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) berbasis teknologi di TPQ Rabbani. Transformasi pembelajaran ke arah digital menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan media dan teknologi guna meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama adalah para guru TPQ Rabbani yang aktif menggunakan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memerankan beberapa fungsi penting, yakni sebagai fasilitator teknologi, desainer pembelajaran digital, serta motivator santri dalam penggunaan media Qur’an berbasis aplikasi. Guru memanfaatkan berbagai media seperti aplikasi Qur’an digital, video interaktif, dan platform komunikasi (WhatsApp) untuk menyampaikan materi secara fleksibel. Selain itu, guru juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Dengan memadukan teknologi pendidikan dan metode tradisional, guru mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik santri di era digital. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana teknologi dan variasi tingkat literasi digital guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari lembaga pendidikan maupun orang tua untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Kesimpulannya, peran guru sangat strategis dalam menjembatani nilai-nilai tradisi Islam dengan pendekatan teknologi modern. Integrasi ini memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an serta meningkatkan partisipasi santri. Implikasi dari penelitian ini mendorong perlunya pelatihan literasi digital bagi guru TPQ sebagai upaya transformasi pendidikan Islam berbasis teknologi.
Pengaruh Membaca Al-Qur’an Terhadap Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Fatiyah Fitri; Juliani; Nur Syifa Arida; Amanda Kuslaina; Egi Anisa
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/54myzm30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan membaca Al-Qur'an terhadap kedisiplinan santri di lingkungan pesantren. Disiplin merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter santri. Aktivitas membaca Al-Qur'an secara rutin diyakini mampu membentuk kepribadian yang lebih tertib, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu pondok pesantren di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas membaca Al-Qur'an yang tinggi berkorelasi positif dengan peningkatan kedisiplinan santri dalam hal ibadah, belajar, dan kepatuhan terhadap tata tertib pesantren.